[XIUMIN BIRTHDAY PROJECT] CALL ME BAE – WEND21

1490238433249

[XIUMIN BIRTHDAY PROJECT]
CALL ME BAE – WEND21

Xiumin & Jimin, Baekhyun & Suzy || Cute, Comedy, Romance || 12+

==
“Oppa!” Jimin memanggil Xiumin sambil melambaikan tangannya dari seberang jalan
“Huftt kenapa sih dia selalu bertingkah seperti anak kecil seperti itu” Xiumin menatap Jimin sekilas lalu terus berjalan
“Oppaaaaaa! Kenapa kau tidak menungguku menyeberang jalan? Kau ini sangat keterlaluan!” Jimin mengeluh seperti anak kecil


“Jangan memanggilku oppa! Dan bisakah kau berhenti bersikap manja? Kau ini sudah kuliah tingkat akhir! Lihat pakaianmu, kau seperti anak smp dengan pakaian seperti itu” Xiumin pun kesal lalu pergi meninggalkan Jimin
“Aishh aku lagi yang kena marah, ahh sudahlah terserah dia mau bicara apa. Lagi pula aku suka dengan pakaianku, lebih baik aku selfie” Jimin pun memposting fotonya di Instagram

Saat di kelas Xiumin membuka hp nya dan melihat postingan Jimin yang di tag ke ig nya.
“Aish benar benar ya dia” Xiumin melihat postingan Jimin dengan caption ‘Xiumin oppa ku sangat menyukai style baju ku hari ini dan mengatakan aku terlihat lebih muda seperti anak smp. Terima kasih oppa, aku mencintaimu #OOTD’ Xiumin pun langsung menelfon Jimin.

“Hapus postinganmu!” Xiumin kesal
“Tidak mau”
“Baiklah. Terserah jika itu mau mu, aku tidak akan mau bertemu denganmu satu hari ini”
“Aaaah baiklah oke aku akan menghapusnya, kau puas oppa?”
“Berhenti memanggilku oppa!” Xiumin pun mematikan panggilan

Jimin sangat kesal dengan Xiumin hari ini. Suzy datang menghampiri Jimin dengan wajah yang terlihat sedih…
“Hey kau kenapa?” Jimin menatap Suzy
“Tidak, aku tidak apa apa” Suzy menutup wajahnya
“Hey aku sahabatmu”
“Hufft aku sudah lelah Jim”
“Lelah? Lelah karna apa?”
“Well kau tau Baekhyun?”
“Hmm Baekhyun teman Xiumin?”
“Ya dia”
“Ada apa dengannya?”
“Aku ditolak dia lagi”
“Benarkah? Tapi bagaimana mungkin dia menolakmu? Kau kan sangat cantik?”
“Ahh entahlah aku sudah lelah mencoba mendekatinya”
“Hmm well kurasa jika kau memang sudah lelah, mungkin ini saatnya kau berhenti mencoba” Jimin memegang tangan Suzy
“Tapi kau kan tau, aku sangat menyukainya. Bahkan aku sudah menaruh hati ku tepat di depan pintu hatinya agar dia dapat melihat isi hati ku dan mengerti bahwa aku benar benar menyukainya” Suzy menangis
“Hey sudahlah, aku tau kau sangat mencintainya. Tapi kau bodoh! Kau tau hati yang terekspos di depan pintu itu akan terkontaminasi dan menjadi kotor jika terus menerus dilihat namun tidak diambil. Percayalah jika dia memang tidak berniat untuk bersamamu, kau harus meninggalkannya dan pergi mencari seseorang yang baru yang dapat mengubah hidupmu. Sekarang lebih baik kau ambil hatimu lagi dan menaruhnya di kotak kaca agar seseorang yang benar benar menyukaimu akan melihatnya dan mengerti bahwa hatimu adalah sesuatu yang sangat berharga” Jimin memeluk Suzy, Suzy pun menangis dipelukan Jimin
“Sudahlah Suzy aku yakin kau akan mendapatkan seseorang yang lebih baik dari Baekhyun” Jimin tersenyum
“Hmm terima kasih Jimin kau sangat baik, kau sahabat terbaik!” Suzy tersenyum

Xiumin menulis pesan untuk Jimin…
“Hey kau ingin pulang bersama ku tidak?”
“Jimin cepatlah!”

Baekhyun menghampiri Xiumin
“Apa kau menunggu seseorang?” tanya Baekhyun
“Well yeah aku menunggu Jimin”
“Pacarmu?”
“Hmm ya, dan apa itu kau membawa paperbag pink?” Xiumin tertawa karna melihat Baekhyun membawa paperbag berwarna pink
“Hey jangan menggoda ku, aku mendapatkannya dari teman kelas pacarmu” Baekhyun memukul Xiumin
“Hmm benarkah?”
“Ya namanya Suzy kalo tidak salah”
“Dalam rangka apa dia memberimu hadiah?”
“Dia menyatakan cintanya padaku”
“Lalu kau terima?”
“Tidak, ini untuk mu saja kau berikan saja untuk pacarmu”
“Apa kau tidak akan menyesal menolaknya?” namun Baekhyun sudah berjalan meninggalkan Xiumin

Xiumin kembali menulis pesan
“Hey cepat aku sudah 30 menit menunggumu!!”
“Kau keluar sekarang atau aku akan meninggalkamu!!!”
“Iya ya tunggu sebentar aku akan keluar” Jimin membalas

Jimin keluar dari kelasnya dan menghapiri Xiumin
“Maaf aku terlambat” Jimin menatap paperbag yang dibawa Xiumin
“Hwaaa apa itu untuk ku?” Jimin mencoba mengambil paperbag dari tangan Xiumin, tapi Xiumin tidak memberikannya
“Kau tau punya siapa ini?” tanya Xiumin dan Jimin menggeleng
“Ini punya teman mu Suzy”
“Suzy? Apa Baekhyun yang memberikannya?”
“Hmm ya”
“Apa dia belum lama pergi?”
“Kurasa”
“Dimana dia akan kuberi pelajaran dia” Jimin mengambil paperbag dari tangan Xiumin dan berlari mencari Baekhyun

Jimin menepuk belakang kepala Baekhyun. Baekhyun pun berbalik menatap Jimin
“Apa apaan kau?”
“Kau yang apa apaan! Seenaknya kau memberikan barang yang diberikan sahabatku ke pada orang lain! Kau ini benar benar laki laki yang jahat!” Jimin memukul bahu Baekhyun dan Baekhyun berusaha melindungi dirinya dari amukan Jimin
“Hey hey stop Jimin!” Xiumin berusaha menghentikan Jimin
“Jangan hentikan aku dia laki laki jahat Xiumin!” Jimin meronta
“Hey sudahlah, Baek kau pergi saja. Aku akan mengurusnya” Baekhyun pun pergi, lalu Xiumin membawa Jimin ke cafe

“Hey kenapa kau emosi tadi?” tanya Xiumin
“Kau kan tau dia itu sangat jahat ke Suzy” Jimin meninggikan suaranya sehingga pengunjung cafe menatap mereka
“Sttt hey pelankan suara mu kita sedang dicafe”
“Hmm maaf, habisnya aku benar benar kesal dengan temanmu itu” kata Jimin lalu meminum capuccino yang dipesankan Xiumin

Xiumin menatap Jimin dan menyadari bahwa pacarnya ini memang unik. Perempuan yang manis tapi jika ada seseorang yang menyakiti sahabatnya dia bisa menjadi sangat ganas seperti yang dilakukannya kepada Baekhyun. Lalu Xiumin melihat ada luka di tangan Jimin mungkin itu karna goresan resleting jaket Baekhyun
“Sini tanganmu”
“Ahh kenapa?”
“Kau lihat tanganmu luka” Xiumin pun menempelkan plester dan mencium tangan Jimin
“Pasti akan cepat sembuh” Jimin pun tersenyum
“Maafkan aku karna memukul temanmu, aku hanya tidak suka saja dengan sikapnya yang sok jual mahal dan tidak menghargai pemberian Suzy itu”
“Hmm aku tahu kau itu sangat perduli dengan orang yang kau sayangi. Tapi cinta itu tidak bisa dipaksakan, jadi mungkin memang mereka berdua tidak jodoh” Xiumin mengelus rambut Jimin
“Well mungkin, tidak semua orang bisa merasakan cinta. Namun aku beruntung karna bisa memiliki mu Oppa” Jimin tersenyum
“Don’t Call me Oppa! Just CALL ME BAE” Xiumin pun mencium kening Jimin

Iklan

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s