[EXOFFI FREELANCE] All With You – (Chapter 2)

17-02-21-15-33-15-411_deco.jpg

ALL WITH YOU

AUTHOR BigBoss

MAIN CAST Kim Junmyeon | Hwang Gain

GENRE romance

RATING Teen

LENGTH Chaptered

SUMMARY tanpa kusadari aku melakukan semua hal bersamamu

DISCLAIMER hanya sebagai hiburan dan tidak untuk dianggap serius, and I hope you like this story guys, thank you

EP.2

Gain bersiap – siap hendak pergi ke sekolah untuk mengajar. Tepat di tengah jalan ia melihat Junmyeon yang baru pulang dari rumah sakit. Pria itu terlihat lelah, tapi tetap bersikeras untuk mengantar Gain sampai ke sekolah.

” gwenchana Junmyeon-ah, malah kau yanh terlihat tidak baik ”

” gwenchana aku baik baik saja, cepat naiklah aku akan mengantarmu ”

” gomawo Junmyeon-ah ”

Gain menempatkan dirinya duduk di belakang Junmyeon, tapi baru saja akan pergi. Mereka berdua malah jatuh.

Junmyeon langsung panik sambil berkali – kali meminta maaf pada gadis itu.

Gain yang melihat Junmyeon begitu khawatir terhadapnya malah tertawa dan membuat pria itu bingung.

” apa otakmu juga terluka nyonya Hwang? ”

Gain tertawa semakin keras, membuat Junmyeon tambah bingung dibuatnya.

▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌♠ ▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌▌█

Selama mengajar Gain terus teringat kejadian tadi pagi. Sebenarnya juga terbesit rasa khawatir pada pria itu.

” saem ”

Gain tak mendengar saat seorang murid memanggilnya sampai panggilan ketiga ” saem! ”

” nde? Ah! Mianhae Hyerim-ah ”

” saem apa ada yang salah denganmu hari ini?”

Gain melihat kesampingnya ” ani, waeyo?”

” kenapa saem terus menulis nama ‘ Junmyeon ‘ di papan?”

” Junmyeon? ” Gain langsung tersentak saat melihat apa sudah ia tulis dipapan ” A!”

” saem siapa Junmyeon? ” tanya salah murid laki laki.

” cinta saem ya?”

” husstt” desis Gain merasa sangat malu, sampai menyuruh murid muridnya diam.

Gain sangat malu sampai ke bawa ke alam mimpi.

▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌♠ ▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌▌█

Esoknya Gain malah bertemu Junmyeon yang tengah menyiram tanaman di depan tokonya. ” annyeong nyonya Hwang ”

” annyeong? Kau tidak pergi ke rumah sakit?”

” tidak hari ini aku masuk siang, kau sendiri? Mau berangkat ke sekolah?”

” nde ”

” kau sangat cantik hari ini nyonya Hwang ”

Gain langsung tersipu malu dengan ucapan Junmyeon padanya, wajahnya langsung terasa panas.

Untuk saat itu ahjumma pemilik toko memanggil Junmyeon, karena saat itu Gain sendiri tidak ingin menunjukan wajahnya yang merona.

” apa mau kuantar?”

” tidak perlu Junmyeon-ah, gomawo ”

” kalau begitu hati hati di jalan ” ucap Junmyeon sambil berjalan masuk ke dalam rumah. Tiba – tiba ia kembali lagi ” tunggu di sini, aku akan mengantarmu ”

” a…aniya ” tolakkan Gain itu tidak didengarkan oleh Junmyeon, pria itu cepat cepat mengambil sepedanya.

▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌♠ ▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌▌█

” gomawo Junmyeon-ah ” Gain merasa sangat tak enak dengan Junmyeon, yang setiap saat harus mengantarnya.

” gwenchana cepatlah masuk nanti kau telat lagi ”

” nde, gomawoyo ”

” saem!” tiba – tiba salah seorang murid melihatnya ” wow! Saem, dia cintamu ya ”

” yak!” anak anak itu langsung kabar setelah melihat kemarahan Gain. ” mianhae Junmyeon-ah ”

Gain merasa benar – benar tak enak dengan Junmyeon ” jeongmal mianhae ”

Junmyeon tersenyum lalu mengelus rambut Gain lembut ” gwenchanayo ”

▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌♠ ▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌▌█

” Hwang saem gwenchana?” tanya salah seorang guru yang mejanya berdekatan dengan Gain.

” nde Jang saem?”

” sepertinya kau banyak pikiran? Apa terjadi sesuatu? ”

” aniyo, aku baik baik saja ”

Meskipun Gain bilang ia baik, tapi sepertinya ia tidak bisa menyembunyikan wajahnya yang merah.

▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌♠ ▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌▌█

” oh nyonya Hwang ” sapa bibi pemilik toko. ” mau belanja?”

” ani, aku hanya ingin membeli es krim ”

Setelah mengambil es krimnya, tanpa sadar Gain celingak – celinguk seperti mencari seseorang.

Ahjumma langsung tahu siapa orangnya. ” mencari Junmyeon ?”

Gain cepat – cepat mengelaknya dengan wajah memerah.

” dia bilang akan pulang telat karena ada operasi mendadak ”

” operasi mendadak ?”

” ah!” ahjumma langsung menepul kedua tangannya ” nyonya Hwang, maukah kau menolongku?”

” nde?”

▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌♠ ▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌▌█

” nyonya Hwang ?”
Junmyeon berkali – kali mengerjabkan matanya tak percaya Gain datang ke rumah sakit hanya untuk mengantarkan makan malamnya.

” apa ibuku yang memintamu-” belum selesai Junmyeon dengan kata –  katanya, Gain tiba – tiba menjawab, benar kalau ahjumma yang meminta bantuannya.

” lagi pula aku juga bosan di rumah ”

” gomawo ”

” hmm, bagaimana operasinya? Aku dengar dari ahjumma tadi, kalau kau ada operasi darurat ”

Junmyeon menganguk sambil memakan makanannya ” semuanya berjalan baik ”

” syukurlah ” gumam Gain merasa lega, tiba – tiba sesuatu mendarat di bibirnya.

” kau juga harus makan,aaaaaa….”

Ternyata Junmyeon tengah menyuapinya, awalnya Gain menolak. Ia bilang ia sudah makan malam tadi, tapi Junmyeon bersikeras agar Gain makan satu suap saja.

” satu saja ”

Aegeyo Junmyeon itu berhasil membuat Gain menyerah, ia memakan makanan yang suapkan Junmyeon.

” enak?”

Gain mengangguk ” gomawo ”

▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌♠ ▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌▌█ ♠ │ ♠ █ ▌│♠│ ▌▌█

” apa kau mau langsung pulang ?” tanya Junmyeon setelah mereka selesai makan dan hendak kembali ke rumah sakit.

” jangan terlalu lelah dan cepatlah pulang…itu pesan ahjumma ”

” katakan pada ibuku, sepertinya aku harus lembur hari ini ”

” lagi?”

” apa kau khawatir ?”

” tentu saja, jangan memaksakan dirimu. Menurutku kau lebih lebih parah dari pasienmu ”

Junmyeon tertawa, Gain senang setidaknya ia bisa membuat pria itu sedikit terhibur ” kalau begitu sampai jumpai jumpa Junmyeon-ah ”

Saat itu mereka harus berpisah, Gain harus pulang sedang Junmyeon harus kembali ke rumah sakit.

” semakin hari, semakin banyak hari yang kulalui bersamanya, membuat ku semakin jatuh hati padanya “

 

||| TBC |||

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Iklan

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s