[Xiumin Birthday Project] Lose You – deagoldea

EXO-Xiumin

Lose You by deagoldea. ficlet. angst, hurt, sad, teenager.

 

Starring by EXO’s Xiumin and OC.

 

Supported by EXO’s member and others.

 

The storyline is purely from my imagination. Don’t be plagiator and siders!

 

Happy Reading!

Aku tidak mengerti. Tidak, lebih tepatnya aku tidak ingin mengerti. Aku tidak mengerti alasanmu mengatakan kata yang tidak ingin kudengar. Aku tidak mengerti alasanmu lebih memilih meninggalkanku, wanita yang selalu mencintaimu tanpa batas. Aku tidak mau mengerti, yang kuinginkan hanya kau yang kembali datang padaku dan mengatakan bahwa semua ini hanya lelucon saja, seperti yang sering kau lontarkan saat kita sedang bersama.

Dua bulan, waktu yang mungkin cukup singkat menurut orang banyak untuk sekedar merasakan apa itu cinta. Tapi tidak denganku, aku mengerti bagaimana rasanya mencintai seseorang dan berusaha selalu menomorsatukan orang yang dicintai. Tidakkah dua bulan yang kita lewati berarti bagimu? Benarkah aku hanya pemeran figuran di hatimu? Tidak adakah sedikit celah untukku di hatimu?

Rasanya baru kemarin kita menghabiskan waktu bersama. Walaupun hanya sekedar kau yang datang ke rumahku dan kita hanya saling melontarkan lelucon singkat. Nyatanya waktu seperti itu tidak akan kembali terulang setelah kau memutuskan untuk pergi, tanpa sedikitpun menoleh ke belakang untuk memastikan apakah aku baik-baik saja.

Aku akan menjadi pendusta besar jika aku berkata baik-baik saja sepeninggalmu. Tidak, aku tidak baik-baik saja. Tidakkah kau merasakan betapa sakitnya aku saat kau mengatakan bahwa kau sudah tidak bisa bersamaku lagi? Apa kesalahanku sangat besar hingga kau membuat keputusan sepihak seperti itu? Tidak bisakah kita membicarakannya dengan baik-baik dan memperbaikinya?

Beberapa hari telah berlalu sejak kau memutuskan untuk pergi. Keadaanku masih sama seperti sebelumnya, menangisimu semalam suntuk sampai aku lelah dan tertidur kemudian terbangun dengan mata yang membengkak. Menyedihkan bukan? Tentu saja. Tidak, aku bukan menyesali keputusanmu untuk pergi, yang kusesali adalah kau yang pergi begitu saja tanpa memberiku alasan yang jelas tentang kepergianmu.

Tidakkah kau sadar aku selalu menunggu kabar darimu? Aku selalu berharap setiap notifikasi pesan masuk itu darimu. Aku selalu berharap ponselku berbunyi karena kau berusaha menghubungiku dan menjelaskan semuanya. Lagi-lagi aku terus berharap tanpa sadar jika itu hanya akan semakin melukaiku. Ya, betapa bodohnya aku.

Sampai pada suatu hari aku menerima kabar dari sahabat karibmu yang bernama Kim Jongdae. Ia menanyakan bagaimana kabarku setelah kau pergi, dan pertanyaan lain yang menurutku hanya basa-basi saja. Kau tahu? Yang kuharapkan tentu saja kau, aku selalu berharap kau setidaknya menanyakan kabarku atau semacamnya.

Jongdae kemudian sering mengabariku tentang dirimu setelah tidak lagi bersamaku. Sekarang aku tahu alasanmu meninggalkanku. Kau menemukan rumah yang lebih nyaman daripada aku. Dulu hanya aku tempatmu pulang sebelum wanita itu datang dan kau yang mulai merasa jenuh padaku karena sudah menemukan rumah baru untuk beristirahat dan menceritakan keluh kesahmu.

Tidak, aku tidak menyalahkan wanita itu, sama sekali tidak. Aku hanya tidak mengerti mengapa kau lebih memilih wanita yang baru kau kenal di banding aku yang sudah cukup lama mengenalmu. Seharusnya kau tahu aku jauh lebih mencintaimu dibandingkan wanita yang mungkin kini sedang berpelukan mesra denganmu. Seharusnya kau tahu aku sudah mencintaimu terlalu dalam. Seharusnya kau tahu semua itu, sayang.

Tapi kau seakan tidak peduli dengan perasaanku, bukankah begitu? Walaupun semua orang berkata kau brengsek dan semacamnya, aku masih tetap mencintaimu. Bodoh memang mencintai lelaki brengsek sepertimu. Apa aku harus menyalahkan cinta atas apa yang terjadi padaku?

Pada akhirnya aku hanya terus menangisimu semalam suntuk, kembali memutar memori indah yang kau berikan di ingatanku. Melupakanmu? Mana bisa aku melupakan sosok sempurna sepertimu. Hal yang mustahil, terlebih kau memiliki posisi utama di hatiku. Mungkin lama-kelamaan akan ada yang menggantikanmu. Tapi aku tidak akan lupa saat aku menjadi wanita bodoh yang mencintaimu tanpa alasan.

Ya, wanita bodoh yang mencintai lelaki brengsek tanpa mempedulikan sang lelaki brengsek yang telah menyakitinya begitu dalam.

-END-

Iya galau-galau lagi. Maklum akunya lagi galau wkwkwk. Maaf umin dijadiin jahat dulu gitu, abis authornya lagi galau, jadi nurut aja ya author buatnya gimana wkwkwk

Mind to review? Just comment!:)

Iklan

2 pemikiran pada “[Xiumin Birthday Project] Lose You – deagoldea

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s