[EXOFFI FREELANCE] Because I love You (Chapter 3)

wenyeol-couple

Title : Because I love You

Author : Meihaena

Length : Chapther

Genre : Romance,Friendship,Family.

Rating : PG-15

Main Cast : Park Chanyeol and Son Wendy.

Additional Cast : Tiffany kwang, Kim Kai, Choi Siwon.

                            Oh Sehun,Byun Baekhyun,

                            Do Kyungsoo, Bae Irene,

                            Kang Seulgi,Park Soo-Young a.k.a Joy, etc.

Summary : Cinta butuh waktu.

                  Untuk menghadapinya perlu kesabaran dan hati yang ikhlas.

                  Cinta yang tulus akan mampu menghadapinya.

                  Walau terkadang sakit. Tapi itulah cinta, karena cinta yang mendewasakanmu.

Recomended song  : Wendy RV Last Love.

Disclaimer : Cerita ini murni hasil kerja otak author.  Terinspirasi dari judul lagu Wendy

                      “Because I love you” dan  juga dari beberapa drama korea.

                       Jika ada kesamaan tokoh,alur ataupun cerita itu hanya unsur

                     ketidaksengajaan. Please apologize for typo(s). Thank you.

Note : Happy reading and dont forget to give critic,comment, and any ideas !.

Chapter 3

“ Sebenarnya….aku….aku…sudah punya p-pacar.” Mereka pun terkejut sekaligus senang.

“ Jinjja?. Nugu?. Eyy,kau merahasiakannya dari kami ya?.” Seulgi bertanya bertubi tubi, membuat Joy semakin gugup untuk mengatakan yang sebenarnya. Dia sendiri takut jika teman temannya akan marah saat ia mengatakan siapa pacarnya.

“ Seulgi, tanya satu satu.” Sahut Wendy.” Selamat Joy, tapi siapa pacarmu itu .

Ayo ceritakan !.”

“ Pacarku itu….dia….” Aku berharap mereka tidak marah, batinnya.

“ Aku.” Secara bersamaan mereka pun menatap seseorang yang telah membuka suaranya tadi. Dan seseorang itu tengah berdiri diantara  Baekhyun dan Sehun.

“ D.O ?!. Kau…” mereka semua begitu terkejut dengan perkataan yang pria itu ucapakan.

“ Heh,kau jangan bercanda.” Baekhyun masih belum percaya dengan ucapan sahabatnya itu.

“ Aku tidak bercanda. Kami….sudah bepacaran sebulan yang lalu.” Ucap D.O dengan lantang.

“ Mianheyo..aku sudah menutupi semua ini dari  kalian.” Sedangkan Joy hanya bisa menundukan kepalanya,sambil menangis karena menyesal membohongi teman temannya.

Wendy tidak tega melihat sahabatnya menangis seperti itu.“ Joy, Mianhe.” Ucap Wendy kini tatapan mereka beralih pada gadis itu.” Semua ini salahku. Maaf jika aku membuat hubungan kalian jadi tidak nyaman. Kalian menutupi hubungan kalian demi keutuhan persahabatan kita,kan?.” Joy hanya menganggukan kepalanya sambil mengusap air mata dipipinya.

“ Kau..tidak marah Wendy?.” Tanya Joy sedikit hati hati.

“ Tentu saja tidak. Semua orang berhak jatuh cinta tidak perduli dia musuh kita, atau…apapun latar belakangnya. Asalkan itu membuat kita merasa nyaman dan bahagia. Itu sama sekali bukan masalah.” Chanyeol yang mendengar perkataan gadis itu,langsung teringat kejadian kemarin saat Wendy yang ternyata menyukainya.

“ Aku juga minta maaf D.O. Karena sikap kekanakanku,kalian jadi…” Akhirnya Chanyeol buka suara.Dia merasa bersalah karena bagaimana pun juga dia yang memulai permusuhan dengan Wendy.

“ Gwenchana, justru dengan menutupi hubungan kami didepan kalian. Membuat perasaanku pada Joy semakin kuat.” D.O pun memotong perkataan Chanyeol. Dan kini pria itu tengah menghampiri kekasihnya.kemudian menggengam tangannya ” Joy, kau itu gadis yang penyabar, dan kau tidak pernah mementingkan kebahagianmu sendiri. Itu yang membuat aku menyukaimu Joy. Happy Birthday Chagi..” Mereka sedikit terkejut saat melihat D.O mencium kening Joy namun setelah itu mereka semua tersenyum senang. Mungkin mereka terkejut karena D.O yang mereka kenal ternyata bisa romantis juga. Wajah Joy yang tadinya sempat menangis dan khawatir, kini berubah menjadi merah merona karena tak menyangka kekasihnya akan melakukan itu didepan teman temannya.

“ So Sweet…Joy kau beruntung dapat kekasih yang sangat menyayangimu.” Sahut Seulgi dan kini tengah memeluk Irene yang berada disampingnya.” Tapi, kapan ya aku bisa menemukan kekasih yang  sangat menyayangiku juga.” Mereka semua langsung tersenyum senang melihat tingkah Seulgi yang lucu.

“ Bukannya kau sudah menemukannya?.” Ucap Irene.Raut wajah Seulgi terlihat bingung.” Siapa?.”

“ Baekhyun..” Mereka semua langsung tertawa.

“ Mwo?.Aniyo. Aku tidak mau dengan  si bebek itu.” Seulgi langsung kesal.

“ Memangnya aku mau dengan ratu cerewet sepertimu?. Andwe !!.”

“ Hey, sudah sudah. Lebih baik kita pikirkan restoran mana yang akan kita kunjungi untuk merayakan hari ini.” Ujar Sehun.” D.O, Joy kalian harus siap siap mentraktir kita.” Mereka pun langsung mengangguk setuju. Tetapi raut wajah D.O dan Joy terlihat khawatir karena pasti dompet mereka akan terkuras habis.

Sekarang mereka ber-delapan telah duduk di kursi kantin sambil menunggu pesanan mereka datang.

“ D.O kau menghadiahkan apa pada Joy?.” Tanya Sehun yang duduk disebelahnya.Sedangkan D.O hanya tersenyum menatap Joy yang duduk dihadapannya. Mereka semua langsung menatap ke arah D.O yang tengah mengeluarkan sebuah kotak kecil dari saku celananya. Dan membuka kota kecil itu.

“ Wah…kalung.” Ucap Wendy yang terlihat terkejut. D.O pun segera memasangkan kalung itu ke leher Joy. Dan gadis itu tak henti hentinya  memamerkan senyuman sedari tadi diwajah manisnya.

“ Gomawoyo…” Ucap Joy pada D.O.Sedangkan pria itu  hanya membalasnya dengan senyuman.” Kau suka?.” Tanya nya. Gadis itu langsung mengangguk senang sambil menatap kalung putihnya itu.

“ D.O aku tak menyangka kau begitu romantis.”Sahut Baekhyun. Sehun yang duduk di sebelahnya pun mengangguk setuju dengan ucapan Baekhyun.” Iya, ekspresimu saja selalu datar.” ucapnya.

“ Ini semua berkat Joy yang merubah D.O menjadi se-romantis ini. Joy kita memang hebat !.” Seulgi langsung merangkul sahabatnya itu.

“ Aku rasa bukan hanya aku yang mendapatkan pacar.” Mereka semua masih belum mengerti dengan ucapan D.O.” Chanyeol, aku melihatmu kemarin di toko perhiasan. Apa kau akan menyatakan cinta pada seseorang?.” Tanya D.O. Ke-enam orang itu langsung terkejut mendengarnya. Terkecuali Wendy yang sudah bisa menebak pada siapa Chanyeol akan menyatakan cintanya. Sedangkan pria yang tengah menjadi pusat perhatian, hanya diam dan terlihat salah tingkah.

“ Jinja, nugu?.” Tanya Baekhyun yang sangat penasaran. Begitu pula yang lainnya.

Tiba tiba datanglah seorang pria tinggi menghampiri meja mereka.

“ Hai,Wendy.” Ucap pria itu. Mereka merasa bingung karena tidak mengenal pria itu. Kecuali Wendy dan Chanyeol.

“ Kim Kai.” Wendy sedikit terkejut dengan kedatangan pria itu.” Kau mulai masuk sekolah?”

“ Iya Wendy,untuk apa aku disini jika bukan sekolah.” Jawab pria itu sambil mengacak rambut gadis itu. Beruntunglah Chanyeol yang dapat menghindari pertanyaan teman temannya, tidak mungkin kan jika Chanyeol harus memberitahu yang sebenarnya.

Kai pun membawa kursi kosong dan duduk di sebelah Wendy.

“ Wendy,siapa pria itu?.Kau mengenalnya,kenalkan pada kami.” Tanya Seulgi yang penasaran sedari tadi terus menatap Kai.

“ Oh iya, Ini Kim Kai. dia murid baru di sekolah ini.” Jelas Wendy. Dan temannya pun mengangguk mengerti.

“ Hai semuanya..senang mengenal kalian.” Ujar Kai tersenyum. Seulgi pun datang menghampiri Kai dan duduk disebelahnya.

“ Anyeong Kai, aku Seulgi.” Seulgi langsung mengulurkan tangan kanan nya untuk berjabat tangan. Dan Kai membalasnya.

“ Wendy kenapa kau bisa mengenal Kai?.” Seulgi begitu penasaran Wendy bisa mengenal pria tampan yang selama ini dia cari. Ya, jujur saja Seulgi menyukai Kai pada pandangan pertama.

“ Oh, aku mengenalnya karena aku sekarang bernyanyi di kedai ibunya.” Jawabnya. “ Dan ternyata dia itu sepupunya miss Tiffany.”

“ Wendy sebenarnya aku…”

“ Kau bernyanyi di kedainya?. Untuk apa?.” Ucapan Kai terpotong karena Irene  buka suara.

Sebenarnya Kai ingin mengatakan jika dia bukan sepupunya Tiffany.

“ Aku ingin membantu miss Tiffany. Uang hasil penampilan kita kemarin belum cukup untuk melunasi biaya operasi.” Jelas Wendy.

“ Ya,ampun Wendy. Kau kenapa tidak cerita pada kami. Kami kan bisa membantumu.” Irene merasa bersalah karena sebagai sahabatnya dia tidak tahu apa apa. Kai tersenyum menatap Wendy,dia kagum dengan kebaikan hati Wendy. Dan dia bisa melihat Wendy begitu sayang pada Tiffany.

“ Iya maafkan aku. Tapi yang terpenting sekarang biaya operasi nya telah lunas dan eomma miss Tiffany bisa dioperasi.”

Saat mereka tengah berbincang,seorang pelayan datang membawakan makanan yang mereka pesan sedari tadi. Dan mereka langsung menyantap makanan yang terhidang di hadapan mereka. Tak ada lagi pembicaraan yang bicarakan karena saat ini mereka sedang lapar dan fokus pada makanan masing masing.

Setelah bel pulang terdengar, semua murid langsung keluar dari kelasnya. Tak terkecuali mereka ber-delapan yang tengah menunggu Kai keluar dari kelasnya. Joy dan D.O sudah memutuskan untuk mentraktir teman temannya di kedai Kai. Yang menurut Wendy sup nya sangat enak, karena penasaran mereka pun menyetujuinya.

“ Aku tidak bisa ikut kalian. Aku harus pulang.” Ucap Chanyeol mereka semua pun terkejut mendengarnya.

“ Kenapa?. Memang ayahmu ada dirumah?.” Tanya Baekhyun.

Sebenarnya Ayah Chanyeol belum pulang dari bisnis nya sama seperti ibu Wendy. Ayahnya juga manusia super sibuk. Tapi hari ini Chanyeol berencana ingin menemui Tiffany dan menyatakan perasaannya. Bahkan Chanyeol sudah mempersiapkan sebuah kalung cantik yang dia beli kemarin untuk calon kekasihnya. Dan hari ini terpaksa dia harus berbohong menutupi rencananya pada mereka.

“ I-iya. Ayahku bilang aku harus pulang cepat.” Mereka pun sebagai teman yang baik harus bisa mengerti jika itu menyangkut orang tua.

“ Baiklah, tidak apa apa.” Ucap D.O sambil menepuk pundak Chanyeol. Chanyeol pun segera pergi ke parkiran. Dengan perasaan yang sedikit bersalah sudah membohongi mereka. Mau bagaimana lagi, dia belum berani untuk mengatakan yang sejujurnya. Tapi dia berjanji jika Tiffany mau menerima cintanya. Dia akan mengatakan semuanya.

***

“Wah,kau benar Wendy. Sup ini sangat lezat.” Ujar Sehun saat menyantap sup ayam ginseng buatan Kai langsung. Sekarang mereka tengah berada di kedai Kai.

“ Ternyata kau pintar memasak Kai. ” Kai langsung tersenyum saat Seulgi memujinya. Seulgi sangat senang karena Kai adalah tipe pria idaman yang selama ini dia tunggu. Dari sekian banyak pria yang mendekatinya belum ada yang bisa memasak seperti Kai.

“ Aku kan sudah bilang, kalian saja yang tidak percaya.” Mereka semua tertawa senang dan melanjutkan makanan mereka dengan lahap, walaupun tanpa kehadiran Chanyeol suasana di kedai Kai menjadi ramai karena gelak tawa yang mereka ciptakan di sore hari itu.

***

“ Eomma, dia sudah sampai didepan rumah sakit.” Teriak Tiffany saat membuka pintu rawat ibunya dan membuat Ibunya terkejut setelah gadis itu  menerima telpon dari seseorang.  Raut wajahnya terlihat sangat senang .

“ Benarkah?, ahh Eomma merindukannya. Cepat temui dia dan bawa dia kemari. Eomma tidak sabar ingin bertemu dengannya.” Ibunya sudah tahu siapa seseorang yang putrinya sedang tunggu itu. Yang pasti seseorang itu adalah pria yang selama ini selalu menemaninya disaat sedih dan senang. Bahkan ibunya sudah memberikan lampu hijau alias restu untuk kebahagian mereka berdua. Karena ia tahu,pria itu adalah pria yang terbaik untuk mendampingi putrinya kelak.

“ Baik eomma. Aku juga sudah sangat merindukannya.Aku tinggal dulu ya.” Sebelum gadis itu pergi ia tak lupa untuk mencium pipi ibunya  kemudian langsung pergi ke luar kamar untuk menemui seorang pria yang sangat ia cintai akhrinya datang dan menemuinya.

Kai langsung menyuruh pegawai kedainya untuk membersihkan meja kedainya karena teman temannya sudah pulang kecuali Wendy yang masih duduk dikursinya sambil menatap pemandangan di luar lewat kaca besar kedai itu.Wendy sendiri kini tengah memikirkan Chanyeol yang tiba tiba tidak bisa datang ke acara mereka hari ini. Dia curiga apa mungkin Chanyeol tidak bisa datang karena ingin mengatakan perasaannya pada miss Tiffany?.

Bagaimana jika mereka sekarang sudah jadian?. Apa dia sanggup untuk melihat kemesraan mereka berdua?. Itulah pertanyaan pertanyaan yang ada di benak Wendy saat ini.

Sampai Kai datang menghampirinya da mengehentikan lamunannya tentang Chanyeol.

“ Wendy, kau sedang memikirkan apa?.” Tanya Kai tengah duduk dihadapanya.

“ Anni, aku tidak memikirkan apapun.”

Kai hanya menganggukan kepalanya.” Kalau begitu, kau mau menemaniku ke rumah sakit?.”

“ Ke rumah sakit?. Memangnya kau sakit?.”

“ Tidak.Aku ingin menjenguk ibu noona Tiffany.”

“ Oh, aku kira kau sakit. Baiklah ayoo.”

Mereka berdua pun keluar dari kedai dan segera mencari taksi untuk sampai ke rumah sakit.

Selama diperjalanan Wendy hanya diam dan begitu betah memandangi pemandangan dari kaca mobil. Sedangkan Kai merasa bosan karena diacuhkan. Akhirnya pria itu yang memulai pembicaraan.

“ Wendy, ada satu hal yang ingin aku katakan padamu.” Ucap Kai dan sontak membuat Wendy menoleh ke arahnya.

“Ada apa?.”

“ Kenapa kau mengira aku ini sepupu nya noona Tiffany?.”

Wendy sedikit berpikir.” Bukannya,miss Tiffany sendiri yang bilang kalau kau itu sepupunya?.”

“ Dan Kau percaya?” Wendy hanya bisa menganggukan kepalanya. Masih belum mengerti maksud pembicaraan Kai.

“ Sebenarnya aku ini bukan sepupunya noona Tiffany. Tapi aku sepupunya Siwon.”Wendy sedikit terkejut saat mendengar penuturan Kail. Jika dia bukan sepupunya, lalu dia siapanya?.Batin Wendy.

“ Oh..tapi siapa itu Siwon ?.”

“ Siwon itu tunangannya noona Tiffany.”

“ Mwo??” Wendy kali ini benar benar terkejut. Tak menyangka gurunya sudah punya tunangan. Lalu bagaimana dengan Chanyeol, entah kenapa pertanyaan itu yang pertama kali ada dibenaknya. Dia tak perduli siapa itu siwon dan bagaimana mereka telah bertunangan.Tapi yang sekarang ini dia pikirkan adalah perasaan Chanyeol.

“ Kenapa kau sangat terkejut?.” Tanya Kai saat melihat raut wajah Wendy langsung berubah.

“ T-tidak,karena selama ini kami semua tidak pernah tahu miss Tiffany punya hubungan dengan seseorang.”

“ Iya,kau benar. Mereka memang jarang bersama selama 2 bulan ini. Karena Siwon hyung tengah dipindah tugaskan di jerman. Dia itu seorang dokter spesialis jantung yang hebat. Makanya dia dipindah tugaskan untuk menggantikan dokter yang lain. Kalau kau bertemu dengannya kau juga akan kagum dengannya.” Wendy mengerti sekarang,jadi itu alasan miss Tiffany tidak pernah memamerkan kekasihnya atau tunangannya pada semua orang.

lalu sekarang aku harus bagaimana, apa aku harus menghubungi Chanyeol dan memberi tahu semuanya?.  batinnya.

“ Wendy, ayo kita sudah sampai.” Ternyata benar mereka sudah sampai didepan rumah sakit. Karena terlalu banyak memikirkan Chanyeol, Wendy sampai tidak sadar dia berada dimana sekarang.

Setelah keluar dari taksi, Wendy dan Kai berjalan memasuki gerbang rumah sakit. Dan saat mereka tengah berjalan, tiba tiba Kai memanggil seseorang yang tengah berdiri dengan miss Tiffany dan …..Chanyeol.

***

“ Kemana dia,katanya sudah menunggu di depan rumah sakit. Apa jangan jangan dia membohongiku.” Ucapnya setelah sampai didepan rumah sakit dan tak menemukan pria itu berada disana. Tiba tiba sebuah tangan menyentuh pundaknya dan gadis itu langsung tersenyum menyangka pria yang ia tunggu ada di belakangnya.

“ Tiffany..” Tiffany langsung membalikan badannya. dan menatap pria itu.

“ Chanyeol…Sedang apa kau disini?.”

“ Aku…ingin membicarakan sesuatu denganmu.” Chanyeol bahkan berani saat memanggil namanya tanpa embel embel Miss.

“ Oh, ada apa?.” Kini nadanya sedikit lemah karena tadinya dia kira yang menyentuh pundaknya itu adalah pria yang sedang ia tunggu. Tapi ternyata..

Tanpa meminta izin Chanyeol langsung memasangkan sebuah kalung cantik yang sengaja ia persembahkan untuk Tiffany. Tapi Tiffany sedikit terkejut setelah kalung itu sudah menggantung di lehernya.

“ Apa ini? Kalung?.” Tiffany merasa bingung kenapa Chanyeol tiba tiba memberinya kalung.

“ Iya, aku ingin memberikan itu untuk mu” Chanyeol tersenyum senang saat melihat kalung itu sangat cocok dipakai oleh Tiffany. Dan Tiffany baru menyadari sedari tadi muridnya itu memanggil namanya tanpa kata miss didepannya. Sepertinya ada sesuatu yang salah dengan anak ini, Batin Tiffany.

“ Apa maksudmu memberikan kalung ini?.”

“ Aku…Aku menyukaimu. Aku sudah lama menyukaimu Maukah kau menjadi kekasihku?.” Seperti disambar geledek firasat Tiffany memang benar, ada yang salah dengan Chanyeol.

Bagaimana bisa,pria ini menyukaiku,Batinnya lagi.

Tiffany segera melepaskan kalung itu dari lehernya dan memberikannya pada Chanyeol.

“ Maaf aku tidak bisa menerima ini.” Chanyeol langsung terkejut melihat gadis yang dia sukai mengembalikan barang pemberiannya. Apakah ini sebuah penolakan, Batin Chanyeol.

“ Kenapa…kenapa kau tidak mau menerimanya?.” Tanya Chanyeol sedikit kesal.

“ Maaf Chanyeol,Aku…”

“ Fany,ah…” Teriak seorang pria yang menghampirinya dengan membawa sebuah koper di tangannya.

“Siwon…” Tiffany langsung tersenyum melihat kedatangan pria yang sedari ia tunggu itu.

Pria itu langsung memeluk Tiffany dan sontak pemandangan itu membuat Chanyeol terkejut dan sedikit marah.

“ Kau ini siapa?.” Chanyeol segera menarik tangan Siwon dari punggung Tiffany. Tiffany kembali sadar dengan apa yang dia lakukan didepan Chanyeol.

Siwon menatap Chanyeol dengan tatapan bingung.” Dia siapa?.” Tanya Siwon pada Tiffany.

“Dia… salah satu muridku disekolah.” Jawab Tiffany. Dia tidak ingin menceritakan yang sebenarnya bahwa Chanyeol baru saja menyatakan cinta padanya.

“ Oh,perkenalkan aku Choi Siwon, Tunangannya Tiffany.” Dengan bangga Siwon mengulurkan tanganya ke hadapan Chanyeol. Hari ini Chanyeol sudah dua kali hampir terkena serangan jantung, karena sedari tadi dia dikejutkan dengan berbagai hal. Chanyeol sedikit tidak percaya dengan ucapan pria itu, tapi saat menatap mata Tiffany seakan menjawab pertanyaanya saat itu juga.

“ Hyung…” Mereka bertiga menoleh ke arah sumber suara. Dan ternyata itu adalah Kai dan Wendy yang menghampiri mereka.

“ Hyung, kapan kau sampai di seoul?.” Tanya Kai yang saat itu memeluk Siwon.

“ Baru saja aku sampai,Kai.”

“ Kenapa kau tidak memberitahuku,kalau hari ini kau sudah pulang. Ternyata kau memberitahu tunanganmu duluan dibanding aku.”

“ Iya, karena aku sangat merindukan tunanganku ini.” Siwon merangkul Tiffany dan mencubit hidung kekasihnya itu. Tiffany hanya bisa tersenyum kecil karena merasa canggung dan tidak enak memamerkan kemesraan di hadapan mereka, terutama di hadapan Chanyeol yang notabene nya menyukainya. Sedangkan Siwon yang tidak tahu apa apa santai saja saat menunjukannya.

“ Chanyeol, kau sedang apa disini?” Tanya Kai yang baru sadar ada Chanyeol diantara mereka.Orang yang ditanya hanya diam saja tidak menjawab.

“ Kau mengenalnya?.” Tanya Siwon.

“ Iya kami satu sekolah.” Jawab Kai.

“ Permisi…” Chanyeol langsung pergi begitu saja. Sekarang dia percaya jika pria itu adalah tunangannya Tiffany. Dan tidak akan ada lagi kesempatan untuknya.

“ Chanyeol…” Teriak Wendy yang terlihat khawatir dengan keadaan Chanyeol sehingga dia memutuskan untuk mengejar pria itu. Kai dan Siwon hanya menatap mereka bingung, tetapi Tiffany merasa bersalah kenapa dia tidak menyadari jika selama ini Chanyeol menyukainya.

Semua ini pasti tidak akan terjadi.

***

Chanyeol terus saja berjalan tanpa memperdulikan gadis dibelakangnya yang sedari tadi memanggil namanya. Akhirnya Wendy mempercepat langkahnya agar dapat menyusul pria itu dan menahannya untuk tak berhenti berjalan.

“ Tunggu..” Gadis itu merentangkan kedua tangannya agar pria itu tak bisa pergi kemana mana. Dan akhirnya Chanyeol mau menuruti perkataan Wendy.Wendy menghembusakan nafasnya sejenak karena kelelahan. “Tolong Chanyeol,jangan berjalan lagi. Kau ini sebenarnya mau kemana sih?. Kau ini sedang dalam tekanan emosi,jadi jangan melakukan yang membahayakan dirimu sendiri..” Pria itu tetap saja diam tidak memperdulikan gadis itu berbicara sedari tadi.

“ Maksudmu apa?. Aku akan bunuh diri?.” Akhirnya Chanyeol membuka suaranya juga. Wendy lebih suka Chanyeol yang banyak bicara dari pada Chanyeol yang dingin dan tiba tiba jadi pendiam.

“ Mungkin saja kan?!.”

“ Ah,sudahlah..minggir.” Chanyeol pun mendorong lengan gadis itu agar tak menghalangi jalannya.

“ Eehh,kau mau kemana?”. Tetapi Wendy berhasil mencegahnya dengan menarik lengannya yang panjang itu.

“ Lepaskan aku !. Aku ingin sendirian Wendy !.” Teriakan Chanyeol mampu membuat Wendy menundukan kepalanya karena takut. Dan akhirnya Wendy segera melepaskan lengan pria itu yang tadi di tariknya.

Pria itu langsung membalikan badannya kemudian berjalan meninggalkannya.

“ Aku tahu kau pasti sangat sedih saat ini karena ternyata miss Tiffany sudah punya tunangan. Jika kau butuh seseorang untuk diajak bicara.Aku siap menjadi pendengar yang baik.” Ucapan gadis itu mampu membuat langkah Chanyeol terhenti.

“ Kau bodoh.” Wendy terkejut saat ia mengangkat kepalanya yang sedari tadi menunduk. Tiba tiba wajah pria itu sudah berada dihadapannya. Kini tengah menatapnya lekat.

“ Kenapa kau mau mendengarkan curhatanku yang jelas jelas sudah menyakiti hatimu,karena aku tidak mencintaimu dan malah mencintai wanita lain?!.”

“ karena cinta itu tidak harus memiliki. Cinta yang sesungguhnya itu, ketika  orang yang kita cintai sedih maka kita juga ikut merasakan kesedihan itu,dan ketika dia bahagia maka kita juga ikut bahagia. Patah hati itu adalah berkah tuhan untuk menunjukan sesorang itu bukanlah yang terbaik untuk kita.”

Tiba tiba saja Chanyeol jadi terdiam,entah dia tengah mencerna kata kata Wendy tadi atau

“ Jadi maksudmu aku tidak pantas untuk dirinya?.” Wendy sudah tidak tahu harus menasehati pria itu seperti apa lagi.Chanyeol benar benar keras kepala.

“ Bukan begitu ….” Chanyeol pun langsung pergi begitu saja meninggalkan gadis itu. Lalu Wendy kembali mengikutinya.

“ Chanyeol tolong dengarkan aku dulu. Kau salah paham.”

“ Sudahlah,aku tidak ingin mendengar nasihatmu lagi.” Tanpa menoleh kebelakang, Chanyeol terus saja berjalan dan tanpa ia sadari saat tengah menyebrang jalan, pria itu tidak melihat lampu hijau yang sudah menyala. Dan sebuah mobil yang tengah berada pada kecepatan tinggi, akan menabraknya. Namun seseorang langsung mendorong Chanyeol sampai ke samping trotoar.

Braakk

Chanyeol begitu terkejut saat ia  melihatnya dengan mata kepalanya sendiri. Gadis itu yang sedari tadi mengikutinya dan mencoba menasehatinya agar segera meredakan emosinya. Sudah tergeletak di atas aspal jalan. Semua orang yang melihat kejadian itu langsung mengerumuni gadis itu.

“ Wendy…” Teriak Chanyeol yang menghampiri gadis itu dan mendekap kepalanya dan terlihat darah yang mengucur dari dahi nya. “ Bangun Wendy… aku mohon.”

TBC

Haloo,saya bawa chapter baru nih. hehe.

Ini juga berkat kalian yang sudah membaca,coment, and like

ff gaje ini. Makasih banyak ya, chingu..!!

saya gak tahu ff ini mau di buat berapa chapter.

tapi yang jelas ide di otak  udah mulai menumpuk.

dan kuliah saya juga lagi padat banget. tapi saya bakal usahain

buat selesaikan ff ini. Asalkan kalian always read,coment and like

ff ini hehe. Semoga kalian gak bosan dengan ceritanya ya…Anyeong ~

Iklan

2 pemikiran pada “[EXOFFI FREELANCE] Because I love You (Chapter 3)

  1. Ya ampun Wendy ketabrak mobil.. CY tuh keras kepala bgt, tapi kasihan jga, lagi patah hati..
    di tunggu next chapter nya thor.. Hwaiting..

  2. tuh kan gedek deh gue sama ceye tuh.jelas2 ada wndy dihadapan masih aja menatap tiffany,dsar ceye bego……….semangat trus buat ngelanjutin ff in thor aku akn sllu mnunggu ff in dipost kok

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s