[EXOFFI FREELANCE] Bad Husband (Chapter 4)

HBGC_20170303184216.jpg

Title// Judul: ‘’BAD HUSBAND”shitt !!  you make me hangover...”.CHAPTER 4 )

Author: Fanie Park

Length:Chaptered

Gendre : Sad, Hurt ,Romance, Angst, Kekerasan(Bullying), Idol life, campus life, Marrige life

Rating : PG 17 !!

Main Cast

Oh Sehun EXO

Lee Ha NI (OC) VISUAL : Aom sucharat Manaying

Additional Cast: Kim Jongin // Park Chanyeol // Jung Soojung( krytal F(x) )// Bae Irene

Summary: “ alasan terbesar mengapa aku tetap bertahan disini karna AKU “mencintaimu” …Oh SEHUN “

Diclaimer : cerita ini hanya fiktif belaka, alur cerita adalah hak author dan para Main cast Milik Tuhan yang Maha esa dan ingat liat keterangan waktu setiap plot ya!! Agar kalian lebih faham dengan alur cerita….^^

..WELCOME TO MY IMAGINATION…

Don”t BASH !

Don”t PLAGIATSM !

Don”t  be silencer reader’s !!!

Happy reading..^^

***BAD HUSBAND***

Shitt !!!!! you make me hangover...”

STORY BEGIN^^

16 april 2016

03.40 dini hari.

Suara  rintik hujan deras bergemuruh, menyelimuti setiap ruangan rumah mewah diseluruh  kawasan elite kediaman keluarga oh , waktu dinihari  dan langit hitam pekat membuat  suasana layaknya adegan film horor yang menegangkan.

Tik..

Tik…

Tik..

Suara detik jarum jam menggema dikoridor ruangan elite rumah  utama keluarga oh.

Tak ada  suara apapun…

Karna semua pelayan dan penghuni utama keluarga oh telah hanyut dalam alam bawah sadar

Hening..

Namun samar samar terdengar suara  erangan berat seorang namja bersurai hitam dengan hightlight biru silver, yang terlihat menyeret paksa setiap tungkai kaki milik nya dengan langkah terseok seok, pada sebuah tangga yang menghubungkan 2 buah lantai rumah megah bak istana kediaman keluarga Oh

“ah brengsek !“ umpat nya pelan.

Tap…

Tap..

Tap..

Suara langkah kaki panjang itu akhirnya terhenti setelah  beberapa saat lalu  mengejutkan kang ajusshi  sang penjaga rumah  yang bertugas malam itu karna tak biasa  tuan muda nya  datang  tanpa membawa mobil serta dalam kondisi mengenaskan, terhenti disebuah pintu kamar mewah yang begitu dihapalnya sejak  kecil,  tergesa gesa membuka gagang pintu, meskipun dirinya tau pintu itu tidak terkunci, yang artinya  ada makhluk lain yang sekarang menghuni tempat pribadinya dan sayangnya sekarang namja albino itu dalam kondisi tidak sadar.

Melangkah berat dan pelan akibat pengaruh 5 botol vodka yang beberapa jam yang lalu tanpa sadar dihabiskan  bersama seorang yeoja cantik di club langganan nya setelah kabur diam diam dari dorm tanpa sepengetahuan member EXO  lain

Tidak biasanya sehun mau ditemani apalagi disentuh seorang yeoja sembarangan tapi entah  karna tekanan pikiran yang berat sehingga ia biarkan seorang yeoja yang biasa dipanggilnya “irene noona” itu bergelayut manja pada tubuh nya yang secara kebetulan bertemu diclub, malam itu dan sial nya gadis leader RED VELVET itu saangaat menyukai bahkan menggilai  sehun.

Sehun melangkah pelan menuju ranjang mewah king size milik nya, tapi langkah kaki itu  seketika terhenti ketika obsidian tajam milik nya menyipit, berusaha memandang jelas objek apa yang sedang dilihatnya.

“ck ! gadis sialan !”

Sehun menggeram ketika samar, dilihat nya tubuh mungil seorang gadis terlihat tertidur damai disisi ranjang  pribadinya

Nafas gadis itu terlihat berat dan teratur, tertidur tanpa tertutupi selimut  entah mungkin tersingkap  karna tertiup angin, terbaring damai dengan gaun tidur panjang sebetis, berwarna hitam transparan tanpa lengan  yang sialnya tersingkap hingga sebatas paha, dengan posisi tubuh miring menghadap jendela kaca, surai kecoklatan gadis itu tertiup angin dari sela sela jendela yang berhembus keras ,dan ditambah suasana remang remang karna saat itu hanya sebuah lampu tidur mewah diatas nakas yang menerangi kamar super luas itu bersamaan dengan deras hujan dan angin diluar sana..

Sesaat mata sehun terasa tersihir dengan sosok tertidur itu..

Punggung dan paha mungil gadis itu terlihat indah dengan kulit pucat nya..

Ditambah dengan hembusan nafas teratur yang naik turun disela sela bibir ranum alami yang sedikit terbuka, serta terdapat luka robek dengan sedikit darah mengering meskipun beberapa saat lalu, sempat diobati oleh dokter pribadi keluarga Oh  akibat  perbuatan laki laki, yang tak lain sedang menatap  intens  sosok  ha ni sekarang.

Sehun mendekat dan  tanpa sadar menduduk kan diri disisi tubuh hani yang tertidur

Mata tajam itu seakan  tiada henti menatap bibir ranum didepan nya , sekilas sehun mengingat beberapa jam lalu  ketika ia dengan emosi melepaskan “ciuman pertama”  dengan cara tak manusiawi tapi  benar benar nikmat  pada bibir gadis dihadapan nya..

Rasa lembut, basah, serta jujur sangat memabukkan dari setiap sentuhan bibir gadis itu sekelebat muncul bagaikan memori tak kasat mata dalam otak setengah mabuk sehun sekarang.

Tapi seolah menipu diri, sehun kembali tersadar bahwa gadis dihadapan ini bukanlah gadis yang pantas untuk nya

gadis rendahan” ucap geram sehun sambil memicingkan mata tajam dan semakin mendekati sosok tak sadarkan diri itu

“apa yang sebenarnya eomma ingin kan ? kenapa gadis jelek ini dibiar kan tidur dikamar ku !! “ gerutu sehun dengan suara berat yang lumayan meninggi.

Kening gadis itu berkerut , bereaksi karna mendengar suara asing yang menggusik mimpi nya..

Pendengaran ha ni yang tajam tak pernah berbohong..

Nyatanya hazel kecoklatan itu akhirnya  perlahan terbuka disela sela bulu mata lentik nya

Ia menatap polos sekitar dan sangat terkejut  melihat samar siluet sosok namja tinggi yang duduk tak jauh dari sisi tubuh nya terbaring.

“nu..gu.. seo??” gadis itu terbata, tenggorokannya tercekat Ketika sadar sosok laki laki bertubuh tinggi dengan berpakaian serba hitam itu mendekat.

Lantas hani terlonjak dan berusaha duduk namun baru separuh tubuh nya terbangun lalu  seperti ada tangan kekar dan dingin mencengkram kuat kedua sisi lengan atas miliknya seolah melarang gadis itu bergerak

“Diam  !!!”  geram sehun pelan namun sarat  intimidasi, takut ha ni berteriak mengegerkan   seluruh  penghuni rumah  mewah  itu ,dan hani hanya  mampu terdiam tak berkutik  dalam   penglihatan  yang buruk, karna sungguh!  mustahil ha ni  memakai kaca mata apalagi soflens ketika ia tidur. Gadis itu gemetar, setiap sisi  jari tangan mungil   miliknya ia genggam erat hingga memutih

“sakit !!” ringis ha ni dalam  hati. Ketika cengkraman itu semakin kuat.

Mata sehun  kian menajam  dan seringai  jahat terlihat diwajah mempesona itu merasa bahagia melihat reaksi ketakutan gadis mungil dalam kuasa.

“nu.. gu ??” ucap ha ni gemetar merasa tak kuat  lagi menahan sakit ditambah dengan aroma alkohol yang sangat menyengat dari  jalan  nafas namja yang sejak tadi menatap dalam  seolah ingin membunuh nya sekarang.

Tubuh kokoh sehun kian mendekat menghimpit gadis itu dalam posisi menindih, tubuh mungil  gadis polos itu gemetar hebat  dibalik tubuh  tinggi besar namja yang berada diatas  tubuh ha ni

Samar dan sesak tak bisa bernafas.

Ha ni  ketakutan, seluruh tubuh gadis itu lemas melihat samar tatapan tajam menusuk  milik namja itu.

Sehun lantas kembali hanyut dalam fantasi liar  ketika memandang bibir plum dengan luka mengering dan sedikit bengkak hasil perbuatan nya sendiri itu dalam jarak dekat

Harum chamomile dan citrus menguar lembut dalam penciuman sehun, berasal dari aroma tubuh gadis mungil yang semakin membuat namja itu lepas kendali, gadis terlihat cantik, sangaat cantik tapi nyata nya itu belum mampu melumpuhkan hati dan keangkuhan namja bermarga  oh itu.

“aku  ??” ucap sehun berat sambil tetap memandang bibir cantik yang kian gemetar ketakutan, sehun tersenyum jahat seperti melihat mainan baru  ketika melihat reaksi gelisah tubuh gadis itu

“aku ?? aku calon suami mu gadis jelek..” suara husky sehun dalam kondisi hangover  terdengar jelas  dan itu membuat ha ni merinding dan semakin ketakutan.

“se..hun ? ucap ha ni  terbata tubuh gadis itu kian gemetar karna mengingat  bayangan  bagaimana kasar dan tak manusiawi  sentuhan namja  ini ketika menperlakukan tubuh lemah dan mungil tak berdosanya

sssht.. jangan pernah sekalipun kau memanggil nama ku.. aku merasa mual mendengar nya ..” ucap sehun berat tepat ditelinga sang gadis yang tertunduk ketakutan.

Sebulir air mata mengalir dan sedikit  membasahi  pipi indah merona itu.

ha ni benar benar ketakutan sekarang…

ya tuhan  adakah yang  mampu menolong ??

Sehun menyeringai jahat ketika  melihat gadis itu terdiam dan tak berani menatap obsidian tajam nya sama sekali  entah karna pengaruh alkohol yang membuat otak cerdas milik sehun “hangover” hanya melihat sosok mengoda tak berdaya didepan itu

“tatap aku gadis jelek !!” suara  berat sehun kembali terdengar, merasa benci seolah disepelekan oleh lawan bicara nya karna hampir seumur hidup, sehun tidak pernah menemui satupun gadis, yang tak berteriak ketika memiliki kesempatan bertemu apa lagi berbicara dengan dirinya, begitu pun setiap jalang yang ia temui di club, yang seolah olah  rela diseret  langsung ke ranjang untuk jadi pelampiasan hasrat primitif seorang namja yang dalam diri sehun.

Hani kian gemetar dan dia tak berdaya ketika dengan kasar sehun mengapit dagu mungil milik gadis tak berdaya  itu dengan jari jari kokoh kurus pucat yang tentu saja selalu didambakan bahkan digilai oleh semua yeoja tapi bagi ha ni ini semua hanya siksaan karna seumur hidupnya gadis itu tak pernah disentuh sekasar dan setega ini karna mana ada laki laki baik yang mampu tega terhadap gadis polos cacat mental seperti nya selain sehun ??

“buka mata mu gadis jelek !!” hardik sehun berat dengan suara seksi yang membuat hani terkejut dan sial nya reflek semakin erat memejamkan mata polos nya.

Sehun mengeram jengkel dan tanpa sengaja kembali memandang bekas luka gigitan pada bibir plum merekah itu yang dari sejak awal sehun berusaha mati matian mengendalikan diri untuk tak menyentuh  lagi karna jujur untuk pertama kali tubuh ekclusive seorang OH SEHUN ketagihan seolah bibir gadis itu seperti magnet yang menarik nafsu tak tersentuh milk sehun tapi, fakta berkata lain  kini hal tak tersentuh itu telah terjamah lembut melalui sentuhan nan polos dari gadis yang tak  lain  ha ni  sendiri .tapi ketahuilah hal itu sangat dibenci oleh logika keras kepala nan dingin sehun karna ia merasa jijik pada sosok rendahan  Ha ni yang secara mutlak telah menyandang gelar “calon istri “.

Sehun kembali menyeringai ketika kelopak mata itu terbuka perlahan dan sejenak menatap obsidian tajamnya dengan tatapan polos nan sayu serta syarat akan kepasrahan.

“shit ! why am I so want to toch her lip again ??” geram sehun  dalam hati, kesal ketika perasaan dingin seorang oh sehun yang sesaat menghangat ditatap polos hazel bening itu, tidak ada sedikitpun kebencian didalam lautan bening itu, yang ada hanya sebuah ketulusan dari seorang gadis yang telah berjanji menjadi istri “terbaik” bagi suami nya kelak

“se…hu.._” ucapan ha ni terbungkam oleh benda lembut itu lagi , tapi ia sedikit bernafas lega karna sentuhan bibir sehun kali ini melembut tidak sekasar beberapa jam yang lalu tapi

sebentar…

tatapan itu….

tatapan yang mampu membuat ha ni ketakutan,  kembali berusaha menolak dengan mendorong tubuh sehun sekuat tenaga, dan berhasil !, lumatan memabukkan sehun terlepas dan sehun tersentak merasa harga diri nya “terinjak”karna penolakan   ha ni

Sehun menggeram   kesal luar biasa karna baru kali ini ada seorang gadis  yang berani menolak sentuhan mega eksclusive milik nya.

“ sekarang  kau berani menolakku gadis jelek !!” sehun geram dan kembali menghimpit tubuh mungil hani serta mengenggam erat kedua tangan gadis itu sehingga semakin tak berkutik.

Sehun kembali menyentuh gadis malang itu tapi nihilnya bukan sentuhan memabukkan dibibir tapi sentuhan seduktif menuntut yang diramu dengan kasar, telinga , leher, bahkan pundak suci ha ni, sesekali mencium, melumat, mengigit hingga menimbulkan banyak sekali bekas kiss mark merah keunguan yang benar benar kontras pada kulit pucat ha ni.

“hiks…hiks…hiks…”

Ha ni terisak air mata yang sempat tertahan kini tumpah  serta merta seperti badai yang mengamuk diluar sana, menangis polos karna tak mengerti apa apa , mendengar hal itu sontak sehun tersentak ,merasa terganggu dengan tetesan air mata yang mulai menganak pada  tubuh gadis itu

“andd..wehh se..hun.. ku.. mo..hon mmmmpphh..”mulut mungil itu kembali  terbungkam sehun menghisap habis semua sisi bibir nya, tak   perduli dengan tetesan air mata  ha  ni karna bagi sehun  menyentuh bibir plum nan nikmat itu  lebih penting sekarang, bergerak seduktif diselingi gigitan gigitan  kecil mendamba seolah olah ingin memakan habis bibir  itu,  luka robek yang tadi sempat mengering kini terbuka lagi, dan tanpa bisa dicegah kembali mengeluarkan darah yang akhirnya menyatu dalam ciuman memabukkan dinihari itu,

“manis”  bathin  sehun bersuara dalam  keadaaan mabuk sekarang

Tubuh sehun terasa ringan dan hanyut ketika bibir gadis ini diam, pasrah  dan  tidak membalas sentuhan  itu sama sekali berbeda dari setiap gadis yang terlalu agresif menyentuh nya dan itu membuat  muak karna jijik

“Se…hun”ucap ha ni terengah ketika ciuman  itu terlepas, kening mereka  menyatu dengan tarikan nafas yang terlihat saling berlomba merebut pasokan oksigen yang menipis

“ck ! sudah kukatakan aku mual mendengar kau menyebut nama ku “ dinding egois itu kembali berdiri kokoh dalam diri sehun suara berat serak itu kembali membuat ha ni diam dan ketakutan,

“mulai sekarang selain dihadapan eomma dan appa kau harus memanggil ku tuan kau mengerti !” suara berat itu terdengar seksi dan sarat intimidasi, membuat sistem syaraf ha ni lumpuh ketika genggaman sehun pada kedua telapak tangan yang tadi sempat menyiksa nya kini terlepas dan   raut kesakitan nampak  jelas pada diri sehun ketika rasa pusing itu kembali mendera kepala dan lehernya, secara tak sadar tangan kokoh namja itu tergerak  kebelakang punggung ha  ni ,berakhir memeluk erat tubuh ha ni yang mematung seperti tak bernafas .

Bruk!!

Tubuh besar sehun, ambruk tak sadarkan diri dengan sempurna menindih tubuh ha ni dibawah  dengan posisi kepala sehun yang terdampar tepat didada hangat lee Ha ni

“se..a.. tuannh..” ucap ha ni terpotong karna nyaris kembali menyebut nama “sehun” yang sekarang haram bagi ha ni untuk diucapkan.

“euggh..akhh…” suara rintihan sehun terdengar karna terganggu ketika ha ni berusaha mengeser tubuh besar itu tapi karna mendengar rintihan kesakitan sehun, ha ni tiba tiba merasa khawatir karna baru menyadari betapa dingin  tubuh namja yang sedang memeluk nya ini.

“tu..ann gwenn.. cana?” ucap polos ha ni sesaat melupakan rasa perih dan sesak akibat perbuatan kasar yang baru beberapa menit lalu ia terima dari sosok dingin nan tempramental diatas nya

“k..au de..mam ..” ucap cemas ha ni ketika dengan penglihatan samar dan tangan gemetar menyentuh kening sehun yang tergeletak miring diatas buah dada nya.

Dan dengan gerakan terbatas ha ni meraih ujung selimut yang tadi tersingkap dan bergerak pelan menyelimuti tubuh sehun diatas  hingga sebatas leher, dan entah mengapa pelukan sehun semakin erat pada tubuh nya membuat ha ni tersentak seperti ada bunga bunga yang memenuhi perasaan gadis polos itu sekarang, merasa nyaman mencium aroma mint  maskulin milik sehun membuat  nyaman dan ketakutan pada tubuh gadis itu berangsur rangsur menguap terganti dengan ke hangatan .

“ jika seandainya aku diizinkan boleh kah aku mencintai mu sehun ah?” bathin ha ni menyerah  ketika kegugupan itu merajai perasaan polos  ketika menatap dalam wajah mempesona sehun yang tertidur sangat erat ditubuhnya meskipun dengan pandangan samar, tak fokus tapi gila ! begini saja membuat ha ni kelimpungan mengendalikan hati dan perasaan asing yang di sebut cinta itu.

“dingin…. “ suara serak sehun terdengar kembali dalam tidur nya membuat ha ni tersentak dan gelisah pada posisi nya

hanya satu cara yang terlintas dalam fikiran ha ni agar membuat tubuh demam sehun terbebas dari rasa dingin seperti yang dilakukan hyun min ayah lee ha ni, ketika dirinya  sakit, yakni memeluk  tapi sungguh ha ni sangat ketakutan jika harus memeluk balik sehun, takut sehun terbangun dan kembali menyakiti  tapi ketika melihat tubuh sehun yang mengigil dengan wajah memucat, dinding ketakutan ha ni pecah

“bukan kah aku sudah berjanji untuk menjadi istri yang baik bagi nya ??” bathin ha ni bersuara dan dengan tangan gemetar, bergerak perlahan memeluk balik tubuh sehun , memposisikan diri sejajar dengan tubuh besar namja itu, memeluk erat dengan raut wajah  sangat khawatir ,merasa bersalah karna baru menyadari sang calon suami itu sedang sakit.

sesaat dengan bodoh melupakan rasa sakit, dan perih pada diri nya sendiri.

“ maafkan aku, karna diriku.. kau harus bersama gadis cacat mental dan jelek… tapi ku mohon bolehkah aku memiliki perasaan yang disebut cinta  itu hanya untukmu??” bathin hani bersuara bodoh nan  polos merasa bersalah karna kondisi dirinya sendiri, mata gadis itu terpejam erat di balik dada bidang nan kokoh oh sehun, bersembunyi dari kegugupan ketika menatap wajah mempesona sekaligus menakutkan  itu dalam jarak 0 meter  dan  perlahan lahan hanyut dalam  kehangatan  meskipun ketakutan serta kekhawatiran masih tercetak erat pada setiap gurat wajah  ha ni tapi ia memilih menyerah ketika rasa kantuk itu menyerang dan ia ikut larut bersama dalam mimpi …

Flashback..

16 april 2016

00.04 KST

Tengah malam

Suara gemuruh lantai dansa terdengar nyaring membahana, sesak dengan pencampuran namja dan yeoja yang terlihat lepas kendali dibawah pengaruh cairan bius nan nikmat yang disebut alkohol, diantara begitu banyak namja  dan yeoja yang berdansa terlihat seorang namja tinggi  berkemeja  hitam elegan dengan kancing kemeja  nyaris lepas berdansa lepas diantara hiruk  pikuk, setiap tatapan yeoja yang selalu mencuri  curi pandang untuk mengoda, entah karna  alasan apa sehun sekarang terlihat  lepas kendali dengan meneguk hampir 4 botol vodka  setelah 2 jam lalu secara diam diam mencuri kunci  mobil chanyeol hyung, yang tertidur diruang tamu dorm  setelah insident pertengkaran dengan eomma nya sendiri nyonya Oh,  membiarkan setiap yeoja yeoja itu menatap liar dan berusaha menyentuh atau menggoda dengan mengesek gesek organ tubuh mereka entah itu dada, pinggul, paha bahkan bibir (ewwhh author mual waktu nulis…^^)

tapi sosok dingin itu masih melekat kuat pada diri sehun dan dengan perasaan jijik mencoba mengendalikan diri  meskipun sehun tetap ingin berdansa melepas masalah yang menghimpit kepala nya..

entah itu masalah hak waris perusahaan..

atau permasalahan come back grup EXO yang menuntut nya untuk kembali bekerja ektra keras

atau mengenai deadline tugas akhir sehun yang belum juga rampung di kampus elite Kyunhee Universty.

Ditambah lagi dengan rencana gila appa dan eomma  terkait pernikahan terkutuk itu

Darah muda seorang oh sehun mendidih ketika harus terikat disaat  ingin bebas bersama yeoja mana pun yang diinginkan nya..

Terikat dengan seorang gadis yang sungguh sial  cacat mental dan rendahan itu..

Membuat sehun muak dan kini berakhir  di lantai dansa dalam keadaan  setengah mabuk  sesaat seolah amnesia dengan tangkapan kamera wartawan atau  paparazi  yang dapat menghancurkan karier keartisan nya dalam  waktu singkat.

Toh.. ia  akan  tetap kaya  raya dan  berkuasa dalam sayap keluarga Oh  yang terhormat.

Brukk !

Tiba  tiba ada tubuh  seorang yeoja berpakaian minim nan seksi menabrak aww.., salah ! atau  lebih tepat nya  memang sengaja menabrakkan diri pada  tubuh mempesona sehun sesaat sebelum sehun  duduk   kembali pada sofa vip yang dua  jam lalu dipesan nya..

“ ahh  mian hae ..”  ucap  manja yeoja itu yang tak lain  dipanggil “irena noona “ yang dulu sempat diberitakan  kencan dengan  sehun, dan  sial nya gadis itu masih sangat berharap bahkan tergila gila pada  namja muda didepannya.

Sehun  hanya  menatap  jengah nan dingin melihat reaksi irene yang  menurut nya berlebihan dan sehun kembali tersenyum licik ketika dengan  sengaja yeoja itu merendahkan dada memperlihat bagian tubuh seksi itu membuat sisi  namja sehun seolah meronta  untuk segera dipenuhi..

“ahh  irene noona.. kebetulan  sekali  kau  disini…”ucap sehun serak sampil tersenyum miring pada irene  yang berdiri tak   jauh dari  sehun duduk, terlihat salah tingkah ketika menerima senyuman ajaib  yang memang jarang diperlihat kan pria dingin nan  seksi didepan nya.

“sehun ah.. kenapa kau  sendirian disini ??” ucap irene dan perlahan bergerak   duduk disamping sehun yang nampak sedang memejam kan mata sambil bersandar pada sofa   ketika merasa kepala nya mulai  pusing

“sehun ah gwencana ??” ucap irene kemudian lantas  bergerak mendekat sambil berusaha menyentuh kening sehun setelah sedikit menyentuh, sehun membuka mata lantas  memandang tak suka pada orang  yang mencoba menyentuh nya

“ah maafkan aku ..” ucap gadis seksi itu

Sehun kembali tersenyum, kali ini senyuman menggoda yang membuat irene luluh  dan kembali tertunduk merasa sangat bahagia menerima nya

“noona kau mau menemaniku malam ini ???” ucap sehun berbisik, menggoda sosok gadis disampingnya dan irene merasa seolah bermimpi indah  melihat sosok yang biasa nya dingin terhadap nya kini berubah.

“apa salah  jika aku bersenang senang sekarang” bathin sehun

Dan dengan senang hati irene bergerak mendekat bersandar pada tubuh sehun, dan  sesaat mereka saling bertukar senyum menggoda satu sama lain, dan larut dalam perbincangan ringan tentang pekerjaan dan banyak hal

Beberapa jam berselang..

Sehun terkejut ketika tiba tiba gadis dalam pelukan nya itu mabuk serta bergerak liar mencium dada nya dengan sentuhan memuja yang membuat  sisi namja sehun menegang.

“ouchh.. apa yang gadis ini lakukan ?” ucap sehun risih tapi tak bisa di pungkiri irene noona benar benar terlihat cantik dan seksi malam ini dan dia membiar kan gadis itu mencuri cumbuan dari tubuh nya  

Ciuman itu merabat naik dan mereka saling pandang satu sama lain, hanyut dalam tatapan sarat nafsu yang diberikan gadis itu  sehun seakan tersihir pada bibir merah menyala didepannya dan terlihat pasrah ketika gadis itu bergerak mendekat berusaha mengapai bibir nya perlahan

Chup..

Bibir irene noona  menempel lekat dan sehun terlihat diam membiarkan nya tak ada niatan sedikit pun untuk membalas karna rasa pusing pengaruh alkohol itu kembali membawa nya pada alam setengah sadar dan irene tersenyum licik dibalik ciuman itu melihat tidak ada penolakan dari namja pujaan hati nya

Bergerak pelan mulai melumat bibir sehun yang sedikit terbuka..

Dan sehun tiba tiba merinding dan tersentak karna memori sentuhan polos ha ni yang mulai membayang dimata nya sekarang

Rasa manis bibir irene sayang tidak semanis bibir ha ni yang hanya diam dalam kuasa nya,  tak seagresif wanita dihadapan nya ini dan itu membuat sehun tersadar ..

Lantas mendorong kuat tubuh irene noona yang masih sibuk dengan bibir nya..

“akhh..” ringis irene ketika punggung indahnya terbentur lumayan keras pada sisi meja diruang vip itu dan kembali tersadar dan melihat sehun yang beranjak pergi dengan tatapan dingin tanpa berbalik.

“laki laki brengsek !”umpat nya pelan sambil menyapu bibir dan lipstick yang sedikit berantakan merasa kesal karna ditolak telak ketika diri merendahkan  serendah rendah nya dihadapan namja itu

“tenang saja suatu saat kau akan ku buat bertekuk lutut Oh sehun, dan akan  kubuat keluarga terhormat Oh itu menyesal telah menolakku “  ucap irene kesal lalu beranjak pergi dari tempat menyesak kan itu

Sementara itu…

Sehun yang terlihat terhuyung huyung dan kesal karna mengingat sentuhan gadis jelek -Ha ni ketika  ingin bersenang senang, nampak berjalan pelan keluar dari gedung club dengan kondisi setengah mabuk dan pakaian sedikit terbuka memperlihatkan sebagian tubuh atas  yang putih pucat  sangat kontras sekali dengan kemeja hitam   itu , sontak membuat begitu banyak  pasang mata  para remaja atau wanita yang kebetulan lewat atau ingin ke club menatap takjub keberadaan idol yang berdiri sedikit oleng, tanpa penyamaran

Sekali  lagi tanpa Penyamaran.

“kya ..! itu sehun opppa !!” seru salah satu gadis yang bergerombol diantara jalan parkir menuju mobil honda jazz hitam milik chanyeol hyung membuat sehun terkejut dan mengeram jengkel karna begitu banyak gerombolan gadis gadis remaja yang menghalagi nya berjalan

“shit “ ucap nya geram dan langsung memakai hoodie hitam ditangan nya, berjalan berbalik dan sedikit berlari kepinggir jalan karna melihat begitu banyak gadis remaja fangirls yang berlari mengejar .

Dengan tergesa gesa ia menyambar sebuah mobil taksi dan segera masuk

“kemana tuan ??” ucap seorang ajusshi  sopir taksi ramah ketika tubuh sehun berhasil masuk dikursi penumpang

‘’ jln myeong dong king apartement “ ucap sehun dingin menyebut alamat dorm EXO tak perduli begitu banyak geombolan yeoja fangirls yang semakin mengurung taksi itu.

“cepat!!” ucap geram melihat sopir yang terlihat bingung melihat para fangirl yang menghalangi jalan taksi  

“ah nee tuan ..” ucap sopir taksi itu kembali dan dengan bersusah payah membawa awak mobil yang tadi tertahan tubuh fansgirls yang kian membanyak seperti kerumunan semut mengellingi gula

Beberapa menit sehun duduk  dikursi penumpang..

Nafas sehun terasa lega setelah berhasil lolos dari sesaeng fangirls yang tadi sempat mengejarnya

“shit !!” ucapnya geram ketika beberapa saat lalu taksi itu berhenti didepan sebuah gedung apartement mewah yang tidak lain, dorm exo tapi sayang ternyata didepan koridor gedung megah  begitu banyak wartawan dan para media bahkan para sesaeng fans yang terlihat tiada lelah memburu berita dan menunggu para idol mereka.

“tuan.??.” suara ramah supir  taksi itu menyadarkan sehun yang memang  hanya setengah sadar dengan kepala nya sungguh berat.

“kita putar arah, komplek perumahan gangnam “ ucap sehun serak dengan tubuh bersandar pada jok mobil

Mobil pun beranjak pergi namun tiba tiba awan mendung terlihat menebal ditambah angin yang berhembus keras, perlahan hujan  mulai  turun ..membasahi sepanjang jalan  tol diseluruh  kota Seoul

Waktu telah menunjukkan waktu lewat dari tengah malam ketika dengan langkah gontai sehun turun dipintu gerbang  depan kediaman mewah Oh yang sempat tertutup,

Lalu ia berdiri didepan interkom besar yang menjadi pembatas kediaman elite yang terjaga ketat dari dunia luar dan dengan tangan gontai, sehun memencet bel beberapa saat kemudian terlihat wajah seorang penjaga rumah berusia paruh  baya menatap layar interkom dengan  pandangan  heran

“Siapa orang yang bertamu lewat   tengah malam begini ??”  bathin Kang ajusshi

Memandang heran pada layar interkom  

“maaf.. tuan tidak bisa bertamu  sekarang “  ucap kang ajusshi memandang heran pada  layar interkom dari  pos penjagaan, mungkin karna mata nya  yang sudah menua sehingga tidak begitu mampu mengenali wajah tuan mudanya sendiri.

“pak  tua Brengsek !!! ini aku oh  sehun..” ucap  sehun  geram dengan nada memerintah

Mendengar hal itu pria paruh baya itu lantas lari tergopoh gopoh mengambil payung,  dan dengan wajah  ketakutan  membuka pintu gerbang lalu mempersilahkan  tuan muda  itu masuk

“ck  !!  seandai nya aku yang telah menjadi tuan  besar dirumah  ini aku  akan memecat mu  “ kata sehun geram memandang sinis pada kang ajusshi  yang  sebenarnya telah dikenal  nya  sejak kecil.

“maaf  kan aku  tuan  ….” ucap  serak namja  paruh baya  sambil memayungi tubuh tinggi tuan  besar yang  berjalan agak  oleng didepan   nya  meskipun dirinya sendiri rela berbasah  basah demi  tuan  muda nya itu.

Sehun  berjalan pelan  sesekali memegang kepala  yang berat ketika telah masuk  keruang depan rumah megah itu…

Dinaiki  tangga itu dengan tubuh terhuyung karna  pusing dikepala sehun mulai  berdenyut kembali

“akhh.. shitt !! you make me hangover!!”

Flashback  end…

Pagi menerjang, sinar matahari menyorot lengkap kepenjuru alam..

Aroma tanah basah dan kelopak bunga sakura yang terkukung air terlihat menghiasi  taman  belakang kediaman keluarga oh,

Sinar matahari  pun mulai  curi curi  pandang  masuk dari   celah  gorden mewah yang menghadap langsung pada  2 sosok yang masih  terlihat tertidur dengan posisi yang tidak banyak  berubah sehun masih dengan   nyaman  memeluk tubuh yeoja  mungil dibawah  nya  dan ha ni, yeoja mungil itu terlihat  bergerak gelisah karna merasa sesak disaat  harus tidur ditindih tubuh namja  besar   selama hampir 4 jam   lebih..

Perlahan  lahan  kelopak mata sehun terbuka , meskipun suara ringisan  itu masih  terdengar pelan dari  sela  sela bibir nya

Suhu  tubuh nya telah turun, sehun berusaha  bangun dan tersentak kaget..

Melihat sosok lain  yang juga tertidur dibawah  tubuh dengan posisi tangan nya  sendiri, melekat  erat pada pinggang yeoja itu

Entah mengapa ia biarkan diri nya menatap pemandangan indah itu

ketika melihat raut wajah damai tertidur ha ni dalam posisi tangan kiri gadis itu terlingkar gontai pada pinggang kokoh nya

yang seolah berkata bahwa mereka telah melewatkan malam bersama tadi malam..

Dusta sebenarnya jika selama ini sehun sering menyebut ha ni gadis jelek padahal, yang masih dipelukan nya sekarang, terlihat bagai bidadari polos terlepas daari cacat mental yang dimiliki gadis itu..

“gadis brengsek !!” umpat geram sehun

Mencoba sadar bahwa gadis inilah yang membuat nya harus terikat pada sebuah ikatan pernikahan  disaat ia masih ingin bebas berkarier dan menikmati masa muda dengan gaya hidup bebas.

Kening ha ni berkerut..

Dan perlahan terbuka ..

Tatapan  polos itu berusaha  mengerjab pelan   menyesuai  kan  silau  matahari  yang menerpa retina mata  nya.

“siapa  yang menyuruh mu  tidur memeluk ku   ??”

To be   continued.

Author  note : maaf kalo tbc nya datang disaat  yang tidak tepat…

Sengaja emang biar banyak yang penasaran…

Wkwkwk..

Soal nya pengen di terusin entar panjang banget…

Dan kondisi author  juga belum pulih benar jadi segitu dulu ya..

Oke ditunggu koment dan saran buat reader tercinta semua

Hamsahamida udah baca..

Best regard

Fanie park ^^

Iklan

75 pemikiran pada “[EXOFFI FREELANCE] Bad Husband (Chapter 4)

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s