[EXOFFI FREELANCE] Because I Love You – (Chapter 2)

wenyeol-couple.jpeg

Title : Because I love You

Author : Meihaena

Length : Chapther

Genre : Romance,Friendship,Family.

Rating : PG-15

Main Cast : Park Chanyeol and Son Wendy.

Additional Cast : Tiffany kwang, Kim Kai,

Oh Sehun,Byun Baekhyun,

Do Kyungsoo, Bae Irene,

Kang Seulgi,Park Soo-Young a.k.a Joy, etc.

Summary : Cinta butuh waktu.

Untuk menghadapinya perlu kesabaran dan hati yang ikhlas.

Cinta yang tulus akan mampu menghadapinya.

Walau terkadang sakit. Tapi itulah cinta, karena cinta yang mendewasakanmu.

Recomended song : Wendy RV Because I Love you.

Wendy RV Last Love.

 

Disclaimer : Cerita ini murni hasil kerja otak author. Terinspirasi dari judul lagu Wendy

“Because I love you” dan juga dari beberapa drama korea.

Jika ada kesamaan tokoh,alur ataupun cerita itu hanya unsur

ketidaksengajaan. Please apologize for typo(s). Thank you.

Note : Happy reading and dont forget to give critic,comment, and any ideas !.

 

Part 2

~Love and Truth~

 

“ kamsammida…” ucap mereka bersama. Dan langsung di beri tepuk tangan yang meriah oleh seluruh siswa.setelah mereka turun mereka melihat wendy dan kawan kawan yang akan naik ke atas panggung,saat berpapasan ke empat lelaki yang baru tampil saling memberi semangat pada mereka.Sedangkan wendy hanya menundukan kepalanya tanpa melihat wajah chanyeol, dan pergi meninggalkannya “ Kenapa dia?.”Tanya baekhyun saat berdiri disamping chanyeol.” Mungkin gugup.” Jawab chanyeol singkat. padahal dia juga tidak tahu pasti.

 

[Seulgi] Sometimes, you gotta be bold

Just rock the world! Boo-yah~

 

Lalala Lalala Lalalala (Happiness)

Lalala Lalala Lalalala

([Irene] Are you happy? Uh)

 

[Seulgi] Gomineun Go Up

Kkulkkulhan gibun Change up

Himeul naeryeogo ije Wind up

Han bange meotjin iri gadeuk Straight up

[Irene] Nan maeil deo Style up

Gibun up doeneun ire jipjung

[Wendy] Naega haengbokhage saneun

Bigyeoreul jom malhaebolkka

 

[Joy] Achime nan jameul kkae eommakke

Saranghandago malhae

([Irene] Eohyu chakhan nae ttara)

[Wendy] Juljul nareul ttaraon Happyga

Neomu gwiyeowoseo haengbokhae

([Irene] Uh, yaega malhandae)

 

[Seulgi] Ireon Money jeoreon Power

Geugeotman tta-tta-tta-ttaragada

[Irene] Eoreundeuri jjanhae boyeo

Geudeureun jeongmal haengbokhaji anha

[Joy] Gippeun iri meotjin iri

Segyeneun jeomjeomjeom manheun dera

[Wendy] Geureon Money geureon Power

Urineun gwansimdo kkeunheobeorin ji orae

 

saat mendengar musik sudah di putar Chanyeol,Baekhyun,Suho dan D.O serta disusul juga dengan sehun segera menonton ke depan panggungkarena penasaran dengan penampilan mereka.

 

[Irene] Dalla dalla naneun jom

Haebogo sipeun geunyang hago malji

Gomin gomin hadaga

Eoreuni doemyeon huhoe manheul tende

[Joy] Eoje oneul naeildo

Haengbogeul chatneun naui moheom ilgi

Dalla dalla naneun jom

Geungjeongi himeul naneun mitgo itji

 

Lalala Lalala Lalalala (Happiness)

Lalala Lalala Lalalala (nan wonhae)

Lalala Lalala Lalalala (kkumkkuja)

Lalala Lalala Lalalala

([Wendy] Uh, are you happy? Uh)

 

[Joy] Hakgyo ganeun gire mannan chingu

Naege dallyeowaseo

Paljjang kkigo useojuni joko

[Irene] Kkirikkiri moyeo

Jeongnan chideon namja aedeul

Naega jinagani uisaekhaeseo joko

[Wendy] Jansori hajiman sesangeseo

Naega jeil jotan eomma

Hey hey, TVsoge ssaumbakke

Moreuneun eoreundeul ppae

 

[Seulgi] Jeomjeom deo joheungeol

Nan naraseo haengbokhae

Deo gibun joheun geon

Nae gyeote neo itdan geo

([Irene] Uh, What you wanna be?)

 

[Joy] Ireon Money jeoreon Power

Geugeotman tta-tta-tta-ttaragada

[Irene] Eoreundeuri jjanhae boyeo

Geudeureun jeongmal haengbokhaji anha

[Seulgi] Gippeun iri meotjin iri

Segyeneun jeomjeomjeom manheun dera

[Wendy] Geureon Money geureon Power

Urineun gwansimdo kkeunheobeorin ji orae

 

[Joy] Dalla dalla naneun jom (Orae orae orae orae)

Haebogo sipeun geunyang hago malji

Gomin gomin hadaga (Orae orae orae orae)

Eoreuni doemyeon huhoe manheul tende

[Irene] Eoje oneul naeildo (Jeomjeom deo joheungeol)

Haengbogeul chatneun naui moheom ilgi

Dalla dalla naneun jom (Nan naraseo haengbokhae)

Geungjeongi himeul naneun mitgo itji

 

Lalala Lalala Lalalala (Happiness)

Lalala Lalala Lalalala (nan wonhae)

Lalala Lalala Lalalala (kkumkkuja)

Lalala Lalala Lalalala

([Joy] Uh, are you happy? Uh)

 

[Wendy] Shine on me, Let it shine on me

Nae pume, Let it Shine

Shine on me, Let it shine on me

Nae du pare, Let it Shine

 

Lagi lagi wendy menyanyikan nada tinggi, semua orang langsung bersorak. Walau menari kesana kemari suara wendy mampu mencapai nada tinggi dengan baik.

Lalala Lalala Lalalala (Happiness)

Lalala Lalala Lalalala (nan wonhae)

Lalala Lalala Lalalala (kkumkkuja)

Lalala Lalala Lalalala (Happiness)

 

Setelah musik berhenti semua orang yang menonton di aula itu langsung berdiri dan bertepuk tangan bangga. Tak lama kemudian kelima lelaki itu yang juga ikut menyukseskan jalannya acara ikut naik ke atas panggung dengan miss Tiffany yang berjalan didepannya.

“Terima kasih kalian telah menonton penampilan kami dari awal hingga akhir.” Ucap Wendy dan mereka semua ikut membungkukan badan pada penonton.” Dan miss,kami melakukan ini karena kami semua sayang sama miss Tiffany. Kami ingin membantu untuk operasi ibu miss Tiffany.” Jelas wendy dan kemudian memeluk miss Tiffany diikuti para gadis dan lelaki laiinnya. “ hey,para pria jangan mencari kesempatan. Sana sana !.” Ujar Seulgi pada Baekhyun dan sehun yang ingin berpelukan juga.

Tiffany langsung tersenyum senang.” Terima kasih, kalian anak anak yang baik dan luar biasa. Miss bangga punya murid seperti kalian.” Ucap Miss Tiffany sampai menitikan air mata.” Tapi bagaimana kalian tahu kalau ibunya miss akan di operasi?.”

“ Ini semua berkat wendy. Dia sangat baik dan meminta kita semua membantunya.” Ucap Suho dan yang lainpun menyetujui ucapannya.” Ceritanya panjang, nanti wendy akan ceritakan pada miss.” Wendy ikut tersenyum senang. Dan tatapan wendy beralih pada mata chanyeol yang masih menyiratkan cinta didalamnya untuk miss Tiffany.

apa benar perasaanku ini?jika chanyeol memang menyukai miss Tiffany. Aku dapat melihat nya, binaran matanya hanya saat menatap miss tiffany.

***

 

 

“ Bersulang….” ucap mereka semua untuk merayakan keberhasilan konser pertama mereka. Kecuali chanyeol yang tidak ada diantara mereka entah kemana. Setelah semua murid keluar dari aula, mereka menggunakan ruangan itu untuk makan dan minum bersama.

“ Kalian lihat tadi,semua orang bertepuk tangan dengan meriah. Belum pernah aku merasakan seperti itu.” Ucap Baekhyun sambil memakan pizza nya.

“ Iya benar aku juga merasa senang. Dan ingin tampil lagi bersama kalian.”Sahut Joy dan tertawa bersama. Tapi tidak dengan wendy yang masih diam dan hanya memperhatikan mereka tertawa bersama, begitu akrab satu sama lain. Entah kenapa, dia masih memikirkan apa chanyeol benar benar menyukai miss Tiffany. Karena dia tidak ingin memikirkannya lagi, dia pun pergi keluar aula untuk mencari udara segar.

 

Wendy POV

Kau tidak boleh berpikiran seperti itu sebelum ada buktinya, mana mungkin seorang murid menyukai gurunya sendiri. Itu tidak mungkin. Sehun, Baekhyun dan para siswa laki laki di sekolah ini juga menyukai miss Tiffany. Tapi, aku tidak melihat ada cinta dimata mereka seperti tatapan mata chanyeol saat diatas panggung tadi. Ya, mereka itu hanya suka dalam arti mengagumi bukan seperti chanyeol yang….Tidak,tidak kau tidak boleh seperti ini. Lantas kenapa jika chanyeol menyukai miss Tiffany, semua orang berhak jatuh cinta. Dan apa hubungannya denganmu?. Kau bukan siapa siapa untuk chanyeol. Kau hanya..orang yang Chanyeol benci karena telah merebut posisi peringkat satu nya di sekolah. Kau hanya musuh nya. Aku harus menjernihkan pikiranku diluar.Lagipula aku tidak ingin merusak kebahagian teman temanku di dalam aula. Suasana sekolah terasa begitu sepi,karena memang jam sekolah sudah berakhir. Tunggu bukan kah itu miss Tiffany dan Chanyeol?! sedang apa mereka di koridor kelas. Aku pun penasaran dan mencoba mendengarkan pembicaraan mereka sambil bersembunyi di balik tembok.

“ Miss, ini uang yang telah kami kumpulkan. Sebenarnya belum cukup, totalnya ada 1,5 juta won.” ucap Chanyeol sambil memberikan kantong yang berisi uang dari hasil sumbangan tadi.

“ Tidak apa, miss tetap senang dan berterima kasih sekali untuk semua yang telah kalian lakukan.” Karena terharu miss Tiffany pun meneteskan air matanya. Dan Chanyeol mengusap air matanya sambil tersenyum manis.” Miss jangan menangis lagi. aku akan selalu membantu agar ibunya miss bisa di operasi dan sehat kembali.” Miss Tiffany pun sedikit terkejut dengan perlakuan Chanyeol yang tiba tiba mengusap matanya tapi miss Tiffany hanya diam dan segera mengusap air matanya sendiri.

Dan aku di balik tembok ini masih bisa melihat binar di mata Chanyeol untuk miss Tiffany. Dan itu membuatku yakin bahwa dia memang menyukainya.

“ Ya sudah, aku harus ke rumah sakit sekarang. Sampaikan terima kasihku untuk wendy dan teman teman yang lain.” Saat miss Tiffany akan pergi, tiba tiba Chanyeol menahan tangannya.

“ Miss, biar aku antar ke rumah sakit.”

“ Tidak perlu, aku bisa naik taksi.”

“ Tidak, simpan saja uang nya untuk ditabung. Biar aku yang antar,aku membawa motor !.” Chanyeol segera menarik tangannya miss Tiffany padahal miss tiffany belum mengatakan iya.

Apa yang harus aku lakukan sekarang, melihat Chanyeol masih menarik tangan miss Tiffany menuju parkiran. Kenapa rasanya aku ingin menghentikan mereka. Tapi tidak. Untuk apa aku mengehentikan mereka, padahal Chanyeol hanya ingin mengantar miss Tiffany saja. Apa salahnya. Tapi bodohnya aku, kaki ini malah menyuruhku untuk berlari menghentikan mereka ke parkiran. Dan ternyata langkah Chanyeol lebih cepat dia bahkan tengah memasangkan helm ke kepala miss Tiffany. Dan mulutku ini malah seperti membeku tak dapat mengatakan kata berhenti atau apapun pada mereka. Padahal aku tengah berlari ke arah mereka dan saat aku sampai di tempat parkir, Chanyeol sudah menghidupkan motornya

“ Chanyeol…” Teriakku Tapi suara motor nya lebih besar dari pada suaraku sehingga dia dan miss Tiffany tidak dapat mendengarnya. Dan mereka pun sudah pergi menuju gerbang sekolah.

 

Sekarang aku hanya menangis entah sejak kapan air mata ini jatuh membasahi pipiku. Dan kini aku malah takut jika miss Tiffany juga akan menyukainya. Bagaimana jika mereka berdua saling menyukai, lalu perasaanku ini bagaimana?. Tunggu, apa aku jatuh cinta pada Park Chanyeol. Kenapa aku tidak rela melihat mereka bersama?.

Aku pun memutuskan untuk kembali ke kelas saja sekarang, dari pada di parkiran ini sendirian.

Tapi saat aku membalikan badanku,aku kaget karena ada seseorang yang kini tengah menatapku. Apa dia melihatku menangis tadi?.

 

Author POV

“ Kau kenapa menangis?.” Tanya seorang laki laki tinggi, wajahnya begitu asing pikir Wendy.

“ Kau siapa?.” Ucap Wendy.” Dan kenapa kau bisa ada disini?.”

“ Wow, tunggu dulu nona son. Jangan membuat pertanyaan yang begitu banyak padaku.”

“ Kau siapa? Kenapa kau tahu margaku?!. Jangan jangan kau mau berbuat jahat padaku.” Wendy segera pergi meninggalkan lelaki itu tapi dia menahan lengannya.

“ Hey, bukan. Aku murid baru disini. lusa aku baru akan belajar, dan tadi aku melihat mu bernyanyi di aula sekolah. Makanya aku tahu margamu,perkenalkan namaku Kim kai.” Jelasnya sambil tersenyum manis.

“ Oh, ya sudah.” Ucap wendy singkat dan segera pergi meninggalkannya.

“ Hey, tunggu.” Kai menahan tangannya lagi.” Aku ingin meminta tolong padamu.”

“ Minta tolong apa?.”

“mmm…suaramu sangat bagus tadi. dan aku ingin, kau jadi penyanyi di kedai ibuku.” Jelas Kai sedikit hati hati karena takut gadis ini akan mengamuk.

“ Mwo?.Aku bernyanyi di kedaimu?.Hah,tidak mau.” Wendy segera membalikan badannya.

“ Kalau aku membayarmu seharga 2 juta won bagaimana?.” Ucapan Kai mampu menahan langkah Wendy tanpa lelaki itu yang menahannya lagi.

“ Kau Gila.” Wendy menatap Kai.” Mana mungkin kau punya uang sebanyak itu. Aku tidak bisa ditipu.”

“ Apa wajahku ini,terlihat seperti penipu?!.” Wendy pun menatap mata lelaki itu dan dia tidak menemukan kebohongan disana. “ Ayo ikut aku !.” Ucap Kai dan menarik tangan Wendy untuk pergi dengannya. “ kita mau kemana?.” Tapi tak ada jawaban dari Kai.

 

***

Chanyeol telah menurunkan Tiffany di depan rumah sakit.

“ Gomawo Chanyeol ssi. Maaf merepotkanmu.” Tiffany menyerahkan helmnya pada Chanyeol

“ Tidak, sama sekali tidak merepotkan. Justru aku senang.” Chanyeol tersenyum manis menerima helm nya

Chanyeol menahan langkah Tiffany saat wanita itu akan pergi.“ Miss, boleh tidak jika aku datang menjenguk Eomma mu?.”

“ Boleh.Tentu saja boleh.” Ucap Tiffany sambil menganggukan kepalany dan tersenyum.

“ Baiklah aku masuk dulu. Kau hati hati,ya !.” Chanyeol mengangguk mengerti dan masih memperhatikan punggung Tiffany yang semakin lama menghilang.” Yess !.” Teriaknya.” Eomma, aku berharap kami akan semakin dekat.” Chanyeol memandang langit yang terlihat cerah.

 

***

“ Selamat datang tuan Kai.” Ucap salah satu pelayan yang datang menghampirinya dan Wendy yang baru saja datang di kedainya.

“ Hey, aku sudah bilang jangan memanggilku seperti itu !.” Kai sempat melirik Wendy sekilas dan melihat kembali pelayannya. Tapi Wendy hanya fokus memperhatikan kedainya.

“ Oh iya maaf Kai.” Pelayan itu tersenyum menanggapinya.

“ Pelanggan hari ini cukup ramai.” Ucap Kai.” Ayo kita duduk disana.” Ajaknya pada Wendy

Setelah mereka duduk, Kai memerintahkan pelayannya untuk mengambilkan menu favorit di kedai ini. Dan tak lama kemudian pelayang menghampiri mereka dan menaruh makanan yang dipesan Kai di atas meja.

“ Silahkan dicoba, itu adalah sup ayam ginseng.” Wendy pun mengangguk dan mencoba sup itu.

“ Daebak, ini sangat enak.” Ucap Wendy dan kembali mencoba makanannya dengan semangkuk nasi.

“ Tentu saja, itu makanan favorit di kedai kami.” Kai tersenyum senang saat melihat wendy menyukai makanannya.

“ Sup ini buatanmu?.” Dan Kai hanya mengagukan kepalanya.” Wah, jarang sekali laki laki bisa memasak.Kau tidak bohong, kan?”

“ Kalau kau tidak percaya,nanti akan ku tunjukan cara membuatnya.” Wendy tak berkata apapun lagi karena dia sangat lapar saat ini dan sup nya juga memang sangat enak.

“ Kenyang…gomawo Kai. “ Ucap Wendy dan dia langsung menyenderkan punggungnya di kursi “Karena kau sudah menyogokku dengan sup ayam yang enak ini,aku putuskan aku akan bernyanyi di kedai mu.” Jelas Wendy

“ Eyy,aku tidak menyogokmu. Tapi jika kau berkata seperti itu. Baiklah besok malam aku tunggu.”

“ Nde,arraso.” Ucap wendy memamerkan senyumannya dan Kai hanya mengacak rambutnya.

“ Kalau begitu aku akan bayar dulu sup ini.” Kai pun menahan tangan wendy saat hendak menuju kasir.” Tidak usah. Sup ini gratis untukmu.”

“ Tunggu,kau memberiku 2 juta won ,setelah itu sup ini juga gratis. Kau tidak akan bangkrut Kai?.”

Kai tertawa mendengar perkataan wendy.” Kenapa kau tertawa?.” Tanya Wendy heran

“ Kau itu lucu. Sudah tidak apa apa. Lihat pelangganku banyak hari ini. Dan aku yakin jika kau bernyanyi di sini,pelangganku akan semakin bertambah.” Jelas Kai tersenyum senang.

“ Baiklah. Kalau begitu aku pulang. Anyeong.” Wendy pun pergi meninggalkan Kai yang masih saja tersenyum melihatnya.

 

***

Keesokan harinya setelah pulang sekolah,Chanyeol tengah berjalan dilorong rumah sakit menuju kamar 306 di lantai 3 dengan membawa bunga dan buah buahan yang telah dia beli tadi sebelum sampai sini.

Setelah dia menemukan kamarnya dia segera mengetuk pintunya dan terdengar suara Tiffany dibalik pintu. Chanyeol pun tersenyum senang saat melihat gadis yang dia sukai itu membuka pintunya.

“ Chanyeol..kebetulan kamu datang. Wendy juga ada disini.” Ucap Tiffany dan wajah Chanyeol berubah kaget saat melihat wendy tengah duduk di sofa rumah sakit sambil mengupas apel untuk Tiffany eomma.

Begitu pula dengan wendy yang sama kagetnya dengan chanyeol.” Chanyeol..”wendy langsung berdiri dari tempat duduknya saat chanyeol menghampirinya “ Oh kau juga murid Tiffany ya?!.” Ucap ibu Tiffany.

“ n-nde. Naneun Park Chanyeol imnida.” Chanyeol pun membungkuk sedikit memperkenalkan dirinya.

“ Mereka berdua ini anak anak yang baik. Mereka mau mengumpulkan dana untuk operasi ibu.”

“ Terima kasih banyak. Aku tidak tahu harus membalas kebaikan kalian dengan apa. Tapi jika aku sudah sehat nanti, aku akan membuatkan makanan yang paling lezat yang kalian inginkan.”

Wendy dan Chanyeol hanya tersenyum mendengarnya. “ Ini, aku membawa sebuket bunga dan buah buahan.” Ucap Chanyeol menyerahkan nya pada Tiffany.

“ Kalian serasi. Wendy baru saja membawa bunga dan buah buahan juga.” Ujar Eomma Tiffany walaupun tengah sakit tapi tetap bisa tertawa.

Sedangkan wendy sudah tidak tahan dengan kecanggungan ini. Apa sebaiknya dia pulang saja, dari pada mengganggu chanyeol dan miss tiffany. Batinnya.

“Eomma, kata dokter lusa eomma akan dioperasi.” Tiffany kini duduk di samping ibunya.

“ Lusa?.Bukankah uang hasil penampilan kemarin baru ada 1,5 juta won?!.” Tanya Chanyeol yang merasa bingung.

“ Oh kau belum tahu,ya. Wendy yang melunasi semuanya.” Chanyeol pun begitu terkejut saat tiffany memberitahu yang sebenarnya. Sedangkan orang yang tengah dalam pembicaraannya ini hanya fokus mengupas buah.

Chanyeol pun menghampiri wendy.” Wendy bisa kita bicara sebentar?.Aku tunggu diluar.”

Wendy pun mengikutinya.” Ada apa?.” Tanya wendy saat mereka sudah diluar kamar rawat.

“ Dari mana kau mendapatkan sisa uangnya?.”

“ Kau tidak perlu tahu. yang pasti aku tidak mencuri.” Wendy sempat akan kembali kedalam kamar rawat lagi,tapi lengan nya ditarik Chanyeol.

“ Aku perlu tahu.”

“ Memangnya kau siapa?. Yang terpenting sekarang eomma miss tiffany bisa di operasi.” Ucapan Wendy tadi terasa tajam dan Chanyeol tidak bisa berkata apapun lagi. Dia tidak mungkin mengatakan yang sebenarnya pada wendy.Wendy pun masuk kembali ke ruang rawat, dan berpamitan pada Tiffany dan ibunya. Dengan alasan ibunya sudah menyuruhnya pulang. Padahal dia harus bersiap siap ke kedai Kai.

 

Chanyeol kembali mendudukan badannya di sofa. Dan dokter datang memerintahkan ibu Tiffany untuk menjalani uji scanning sebelum operasi dilaksanakan besok lusa. Perawat pun langsung membawa ibunya ke ruang scanning.

“ Chanyeol,ssi. Kau sudah makan?.” Tanya Tiffany.Dan Chanyeol pun menggeleng kan kepalanya.

“ Ayo kita makan. Aku akan mengajakmu ke tempat makan yang murah tapi sangat lezat.”

“ Tapi eommanim…”

“ Uji scanning cukup lama dan aku lapar. Kajja !.” Chanyeol sungguh senang, baru kali ini Tiffany mengajaknya pergi bersama. Tanpa berpikir panjang lagi akhirnya dia pun mengikuti langkah tiffany yang sudah berjalan terlebih dahulu.

 

***

 

Wendy tengah bersiap siap pergi ke kedai Kai. Setelah dia sampai disana,ternyata kedai Kai cukup ramai.Dan dia melihat Kai yang tengah menghampirinya. “ Kau sudah siap?. Ini penampilan pertamamu di kedaiku.” Wendy hanya tersenyum kecil sambil menjawab pertanyaan Kai dengan mengganggukan kepalanya.

“ Tapi aku butuh segelas air.” Wendy tersenyum malu.” Mmm…kau gugup ya?.Baiklah,Ayo ikut aku! “ Kai segera menarik tangan wendy menuju meja kasir dan meminta pelayannya untuk mengambilkan minum.

 

 

Chanyeol pun menghentikan laju motornya,saat mereka telah sampai di depan kedai yang dimaksud Tiffany.

“ Ini kedainya?.” Tiffany sudah turun dan melepas helmnya.

“ Iya, ayo pelanggannya semakin ramai.” Tiffany segera menarik tangan Chanyeol untuk masuk kedalam dan meja yang tersisa hanya meja di tengah dan dekat dengan panggung kecil yang ada di kedai itu.

“ Tidak biasanya pelanggan disini begitu ramai.Tapi tidak apa yang penting kita makan.” Tiffany pun memanggil salah satu pelayang dan memesan makanannya.

Tapi tiba tiba mata tiffany melihat sosok yang tidak asing tengah menyapa pelanggan di meja dekat kaca. Saat sosok itu berjalan mendekati mejanya ia segera menyapanya.

“ Kim Kai…” Sapa Tiffany yang langsung berdiri.

“ Tiffany noona. Kau tahu kedai ini?.” Tanya Kai yang begitu senang melihat Tiffany karena mereka sudah lama tak bertemu.” Aku memang sering kesini. Tapi, kau sedang apa disini?.”

“ Sebenarnya ini kedai ibuku.” Ucap Kai sambil tersenyum malu.

“ Wah,daebak.”

“ Dia siapa?.”

“ Ini Park Chanyeol. Salah satu muridku disekolah. Nanti akan aku ceritakan. Sepertinya kau sangat sibuk.“

“ Iya, kalau begitu nikmati makanannya ya. Dan sebentar lagi akan ada penampilan menarik dari penyanyi kami. Bye..”

“ Dia siapa?.Sepertinya kalian sangat akrab” Tanya Chanyeol penasaran jangan jangan dia mantan Tiffany, batinnya.

“ Dia sepupu…” Tiffany berpikir kembali untuk tidak menceritakannya.” Sepupuku.” Ucapnya singkat. Dan pandangan matanya tertuju pada gadis yang sangat dia kenal tengah berdiri di atas panggung.

“ Itu wendy kan?.” Tanya Tiffany pada Chanyeol yang belum menatap kedepan nya. Chanyeol pun sama kagetnya dengan Tiffany.” Iya, itu wendy. Apa…dia penyanyi yang lelaki tadi sebut?.”

 

 

 

 

Wendy POV

Kai sudah memberiku semangat .Dan aku tidak boleh mengecewakannya aku pasti bisa. Aku pun berjalan menuju panggung dan memegang mic ku sebelum pemain music dibelakangku sedang bersiap siap. Aku memandang kesekeliling pelanggan yang masih sibuk dengan makanan mereka. Tapi ada apa dengan penglihatanku ini, tidak mungkin kan jika aku melihat Chanyeol dan miss Tiffany duduk di meja tengah dan mereka sekarang menatapku . Aku mungkin menghayal,tapi ini bukan hayalan ini nyata. dan kenapa mereka bisa berada disini?Apa mereka tengah berkencan? berarti miss Tiffany juga menyukai Chanyeol.

Author POV.

Seorang pemain piano tengah mendiskusikan sebuah lagu dengan gadis itu. Setelah selesai mendiskusikannya,alunan piano pun mulai terdengar sehingga membuat tatapan semua pengunjung di kedai itu mengarah kearah mereka.

 

changgae bureooneun gaeulbarameun teong bin maeumeul seuchyeo ganeunde

(angin musim gugur berhembus melewati hatiku yang kosong)

 

chagawojin byeoge gidaeeomeolli balkaoneun saebyeokhaneul baraboayo

(aku bersandar di dinding yang dingin dan langit senja mulai bersinar)

 

bogo sipjiman gakkai gal su eopseo ijen geudae gyeoteul tteonagaya hae

(aku merindukanmu, tapi aku tidak bisa mendekatimu, kita harus berpisah sekarang)

 

oerowosseodeon naui memareun geu du nune keugo ttatteuthan sarangeul jueodeon

(kau yang membawakanku sebuah cinta yang luar biasa hangat untuk hidupku yang sepi dan mengeringkan tangisku)

geudae gyeoteul ije tteonaneun geoseul huhoehaljido moreujiman geudael saranghagi ttaemuniya

(meski aku menyesal meninggalkanmu, aku melakukannya karena aku mencintaimu)

 

Kini tatapan mata wendy mengarah pada chanyeol yang sekarang juga tengah menatap dirinya.

Bahkan entah karena terlalu menghayati lagu atau karena keberadaan chanyeol yang berada dihadapannya sehingga rasanya wendy ingin menangis. Tapi ia masih menahannya

 

geudaemaneul saranghaneun geol ijeul suneun eopsjiman seulpeum soge geudael jiwoyaman hae

(aku tak bisa melupakan cintaku padamu, tapi aku harus menyingkirkanmu dan kesedihanku)

 

nunbusin haessal arae manheun saramdeureun useum jieumyeo geotgo ijiman

(di bawah mentari yang bersinar, orang-orang tertawa dan berjalan)

 

chagapgeman neukkyeojineun gaeul haneulcheoreom on sesangi naccseolge boyeo

(tapi seperti langit musim gugur yang dingin, seluruh dunia terlihat asing)

 

saranghajiman tteonal subakke eopseo jigeum i sungani neomu himdeureo

(aku mencintaimu tapi kita harus berpisah, oh, betapa sulitnya,)

 

eoduwojiman naneun al su isseosseo geudae nungae heureuneun nunmureul

(meski di kegelapan, aku bisa mengatakan bahwa kau menangis)

nan geudaeege sangcheomaneul jujiman eonjengan nae maeumeul ihaehal su igeji

(aku tidak memberikanmu apapun selain luka, tapi suatu hari, kau akan mengerti hatiku)

 

Tanpa dia sadari air matanya sudah jatuh tapi dia masih bisa mengontrol agar tidak merusak lagu yang ia nyanyikan. Semua pengunjung yang tengah menikmati makanannya pun sempat menghentikan aktivitas mereka sesaat karena merasa ikut terharu dengan nyanyian wendy.

 

geudae gyeoteul ije tteonaneun geoseul huhoehaljido moreujiman geudael saranghagi ttaemuniya

(meski aku menyesal meninggalkanmu, aku melakukannya karena aku mencintaimu)

 

geudaemaneul saranghaneun geol ijeul suneun eopsjiman seulpeum soge geudael jiwoyaman

(aku tak bisa melupakan cintaku padamu, tapi aku harus menyingkirkanmu dan kesedihanku)

geudae gyeoteul ije tteonaneun geoseul huhoehaljido moreujiman geudael saranghagi ttaemuniya

(meski aku menyesal meninggalkanmu, aku melakukannya karena aku mencintaimu)

 

geudaemaneul saranghaneun geol ijeul suneun eopsjiman saranghaneun geudaeyeo annyeong

(aku tak bisa melupakan bahwa kaulah satu-satunya yang ku cinta, tapi, sayang, selamat tinggal)

 

Semua pengunjung kedai langsung berdiri dan memberi tepuk tangan pada Wendy karena ternyata mereka dibuat menangis juga dengan suara dan lagu yang dibawakannya.

“ Kamsammida..” Wendy segera membungkukkan badannya dan menghapus air matanya

“ Wah, kau luar biasa. Penghayatanmu bagus sekali.” Ucap Kai memberikan dua jempolnya.Sekarang Wendy sedang duduk bersama Tiffany dan Chanyeol.

“ Wendy miss sangat bangga padamu. Miss yakin suatu saat kau akan jadi penyanyi yang hebat.” Ujar Tiffany tersenyum senang. Wendy hanya membalas pujian itu dengan senyuman tipis.” Aku sudah tahu,kau bekerja disini sebagai penyanyi. Dan itu semua kau lakukan untuk melunasi biaya operasi,kan?. Aku dan eomma sangat berterima kasih banyak padamu.” Tiffany pun memeluk Wendy yang duduk disampingnya.

“ Tidak apa miss. Aku melakukan semua ini karena aku juga senang bernyanyi.” Chanyeol sedari tadi hanya diam dan kali ini secara tiba tiba dia menarik wendy untuk ikut dengannya.”Ayo ikut aku sebentar !.” Ucapnya. Wendy pun mengikuti Chanyeol .Kai dan Tiffany hanya menatap mereka bingung,tapi itu kesempatan mereka untuk mengobrol karena mereka sudah lama tidak bertemu. Chanyeol pun menarik wendy keluar kedai dan berbicara cukup jauh dari mereka.

“ Ada apa?. Bukannya tadi sudah jelas?.Aku bekerja disini sekarang.”

“ Bukan itu yang aku ingin tanyakan.” Chanyeol langsung menatap gadis yang berdiri sampingnya itu

“ Lalu apa?.Oh, aku tahu kau marah karena tidak dilibatkan dalam hal ini?. Karena kau merasa ingin selalu dilibatkan jika itu menyangkut kehidupan miss Tiffany? ” Tanya Wendy bertubi tubi.

“ Cukup !.” Wendy jadi sedikit takut karena Chanyeol sedikit berteriak padanya. Dan tatapannya sekarang berubah tajam, apa dia salah bicara ucap bantinnya.

“ Sekarang… kau jawab pertanyaaku ini dengan jujur.” Wendy merasa hatinya tidak tenang.

” Apa…Kau….Me-nyukaiku?.” Wendy langsung meremas rok biru yang dipakai nya.

Pertanyaan apa ini, kenapa Chanyeol bertanya seperti ini. Apa dia sudah tahu perasaanku?. Apa yang harus aku katakan,God.Batin wendy.

“ Jawab pertanyaanku Wendy !. Apa kau menyukaiku?” Kini Chanyeol mengatakannya dalam satu tarikan nafas.

“ T-T-Tidak.” Jawab Wendy hanya menunduk.

“ Kau bohong. Jelas jelas saat tadi kau bernyanyi,kau menatapku. Dan kau menangis saat menatapku.” Wendy tak dapat berkata apa apalagi. Chanyeol sudah mengetahuinya.

“ Iya, aku menyukaimu.Kau puas?.” Ucap Wendy dan kali ini dia berani menatap Chanyeol. Gadis itu segera membalikan badanya dan hendak pergi kedalam kedai tapi tangan Chanyeol menahannya.

“ Kenapa kau…bisa menyukaiku?.” Wendy terpaksa harus menatap wajah pria itu yang sedari tadi ingin dia hindari.

“ Apa cinta itu perlu alasan?.” Ucap Wendy sedikit kesal karena perkataan pria itu.Sedangkan Chanyeol hanya diam tak mampu berkata. “ Aku tau kau menyukai miss Tiffany. Dan kau Tenang saja aku akan berusaha menghapus perasaanku ini.” kedua mata pria tinggi itu langsung membulat lebar.

“ Dari mana kau tahu?.”

“ Saat kau tengah bernyanyi di pertunjukan kita kemarin , matamu berbinar melihat nya.” Ucap Wendy seketika lengan Chanyeol pun terlepas dari lengannya. Gadis itu berbalik kedalam kedai dengan menyembunyikan rasa tangisnya yang sedari tadi ingin ia luapkan.

 

 

“ Kalian lama sekali.” ucap Kai saat Wendy duduk dihadapan mereka.

“ Kemana Chanyeol?.” tanya Tiffany, Chanyeol pun datang dan ikut duduk dengan mereka.

“ Kai, boleh aku izin pulang sekarang ?.” Tanya Wendy. “Kau kenapa?.” Terlihat nada kekhawatiran dari Kai.

“Tiba tiba saja aku tidak enak badan.” Chanyeol hanya diam mendengarnya.

“ Baiklah biar aku antar.” Wendy pun mengangguk setuju dan berpamitan pada miss Tiffany dan Chanyeol. Chanyeol pun hanya menatap punggung wendy yang semakin menjauh.

 

 

***

Setelah Kai mengantarnya hingga depan rumah, kini wendy tengah berjalan menaiki tangga menuju ke kamarnya. Rumah tampak sepi, ibunya masih di new york dan besok baru pulang. Pelayan dirumah pun sudah pulang ke rumahnya karena mereka hanya datang pagi dan sore hari . Sekarang dia sendirian di rumah yang besar itu, dan menangis dikamarnya. Tangisan nya semakin terdengar kencang, baru kali ini ia menangis untuk seorang pria. Kecuali ayahnya yang sudah pergi ke surga sana. Disaat dia menangis seperti ini tidak ada yang menemani atau sekedar mendengarkan ceritanya. Ia merindukan sosok kakak yang entah berada dimana sekarang, ia merindukan ayah dan …tentu ibunya yang hanya mencintai pekerjaannya.

 

 

***

“ Saengil chuka hamnida…” Sorak Irene,Seulgi,Wendy,Sehun,D.O,Baekhyun dan Chanyeol tengah memberi kejutan pada Joy yang berulang tahun hari ini. Saat Joy memasuki ruang club musik dia begitu terkejut dan tidak menyangka mereka semua mengingat ulang tahunnya.

“ Gomawoyo…” Joy tersenyum senang dan akan meniup lilin diatas kue yang Irene pegang. Namun niatnya itu di tahan oleh seulgi.

“ Hey,make a wish dulu.” Joy pun menurutinya, dan segera meniup lilinya. Hari ini Joy resmi berumur 18 tahun.

“ Selamat Joy. All the best for you.” Ucap Wendy dan memeluk sahabatnya itu.

“ Aku berharap kau bisa diterima di universitas yang kau inginkan nanti. Dan…cepat punya pacar.” Ujar Seulgi,sebenarnya ia hanya ingin meledek si Joy tapi dia merasa bingung saat melihat raut wajah Joy jadi berubah sendu saat mengatakan soal pacar.

“ Joy kau kenapa?.” Tanya Irene saat melihat Joy duduk di sofa yang mereka biasa duduki jika tengah latihan. ketiga yeoja itu ikut menghampiri joy dan duduk di sampingnya.sedangkan keempat namja masih berdiri namun ikut memperhatikan mereka.

“ Ada yang ingin aku katakan pada kalian.” Ucap Joy menundukan kepalanya tak berani menatap mereka semua terutama ada satu orang yang kini tengah menatapnya setengah terkejut namun tidak ada satupun orang yang melihat ekspresinya.

“ Katakanlah..” Irene hanya mengelus pundaknya pelan.

“ Sebenarnya….aku….aku…sudah punya p-pacar.” Mereka pun terkejut sekaligus senang.

“ Jinjja?. Nugu?. Eyy,kau merahasiakannya dari kami ya?.” Seulgi bertanya bertubi tubi, membuat Joy semakin gugup untuk mengatakan yang sebenarnya. Dia sendiri takut jika teman temannya akan marah saat ia mengatakan siapa pacarnya.

“ Seulgi, tanya satu satu.” Sahut Wendy.” Selamat Joy, tapi siapa pacarmu itu .

Ayo ceritakan !.”

“ Pacarku itu….dia….” Aku berharap mereka tidak marah, batinnya.

“ Aku.” Secara bersamaan mereka pun menatap seseorang yang telah membuka suaranya tadi. Dan seseorang itu tengah berdiri diantara Baekhyun dan Sehun.

TBC

Hai, ketemu lagi dengan saya. Sebelumnya saya mau bilang makasih banyak buat kalian yang udah baca dan coment ff gaje ini. Semoga ff because i love you part 2 ini semakin membuat kalian penasaran sekaligus suka dengan jalan ceritanya.

Siapa ya, kira kira pacarnya Joy?. Ada yang tahu?. Penasaran dengan jalan cerita selanjutnya?. Jangan lupa RCL ya. Kamsammida…. Anyeong!! J

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Iklan

Satu pemikiran pada “[EXOFFI FREELANCE] Because I Love You – (Chapter 2)

  1. kao diliat liat dr authornim nulis ceritax pacarnya irene itu adalah Dyo Oppa 😦 😦 😦 ,Hah makna dr lagunya itu lo y bikin nyesss gitu,Aku banget deh lagu BECAUSE I LOVE YOU itu 😀 😀 😀 ,Abang ceye ga peka banget si…..Wah in bakalan lbh seru nih

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s