[EXOFFI FREELANCE] Love Yourself (Chapter 9)

poster

Author : @intanelfs

Tittle : Love YourSelf

Range : Sad,Romance,Comedy?

Length : Chapter

Disclaimer : Cerita ini hanya fiktif belaka yang berdasarkan pemikiran murni dari otak saya dan  terinspirasi dari drama heartstring dan lagu Justin bieber yang judulnya Love yourself, jika kalian menemukan FF dengan cast yang sama,cerita yang sama,itu hanya kebetulan,dan saya minta maaf karena saya tidak tahu menau mengenai hal itu dan mohon di maklumi.

Rating : PG 16-17

Cast :

-Lee Jia (OC)

-Oh Sehun

-Shin minji

– Other cast :

-Kang Hanna

-Oh Young

-EXO- K member

_Happy Reading guys, don’t forget comment. Ilopyuuu muachhh_

“Lee jia” panggil sehun saat sepeda kyungsoo tepat dihadapannya,jia yang tadinya sibuk menatap layar handponenya kini pandanganya beralih ke sehun yang tengah menatapnya datar.

“eoh sehun-na kau sudah disini !”

“ehm aku sudah bilang akan kerumah mu”

“aah mian na-ghamphaketa(maaf,aku lupa)”jawab jia yang masih duduk disepeda kyungsoo

beohae? (sedang apa kau?) Kau tidak turun?” tanya kyungsoo yang membuat jia langsung sadar akan posisinya

“aku pergi dulu”ucap kyungsoo

ah sunbaenim gumawoyeo”ucap jia yang langsung mendapat tatapan aneh dari kyungsoo,pasalnya jia tidak pernah berbicara formal padanya.

beoyeaa ! tiba-tiba kau bicara formal padaku”ucap kyungsoo kemudian langsung mengayuh sepedanya meninggalkan mereka berdua yang terdiam cukup lama

“apa kau menunggu lama?”tanya jia memecah keheningan

ani(tidak)”

“baguslah”ucap jia

“apa dia sunbae yang bertemu dengan mu?” tanya sehun

“eoh aku tadi tidak sengaja bertemu denganya dihalte dia menawariku tumpangan karena bis tak kunjung datang ya  tentu saja aku mau”jelas jia

“kenapa kau tidak menghubungi ku aku kan bisa menjemputmu”

“aku takut mengganggu mu”

“huh ! mengganggu kau bilang Yak ! mulai sekarang aku akan menjemputmu”ucap sehun yang sudah mulai terlihat kesal

“aaa jangan bilang kau sedang cemburu”jia sedang menggoda sehun

“cemburu pantat mu “elak sehun

“aku yakin kau sedang cemburu ,jadi apa itu artinya kau sudah membuka hatimu pada ku”ucap jia sembari menyenggol lengan sehun

“aish, gadis ini mulai berbicara aneh, berhenti mengganggu ku,(jia masih menyenggol lengan sehun)  Yak kau tidak menyuruh tamu mu masuk kedalam rumah huh ! dasar tidak sopan”

“lihatlah kau bahakan mengalihkan pembicaran ,lain kali aku akan mengajak kyungsoo sunbae berkunjung kerumah ku”

“Yak jangan sampai kau melakukannya atau aku akan membunuhmu !”

“kau cemburu kan,aku benar kan !”

“ani-geodeun ! hanya saja aku tidak suka. Yak kau tidak mau meyuruhku masuk huh! “ucap sehun kemudian membuka gerbang duluan dan masuk kehalaman rumah

“dasar bodoh”ucap jia yang mengikuti sehun yang sudah didepan pintu

“tapi ada perlu apa kau kemari?” tanya jia sembari memasukan kode rumahnya. Sehun terdiam sejenak

#flashback :

Sehun memasuki ruang kelasnya yang sudah terdapat teman-temanya yang sedang berkumpul membicarakan sesuatu

“kalian sedang apa?”tanya sehun pada teman-temanya yang tidak menghiraukan kedatanganya

“sehun-na kau harus ikut menonton ini” ajak baekhyun

“kalian memangnya menonton apa?”sehun ikut bergabung

“yadong(porno)”jawab mereka semua

“yak berapa usia kalian huh ! masih menonton kenapa tidak langsung melakukanya saja”ucap sehun yang membuat mereka langsung menatap sehun

“kau pernah melakukannya?”tanya chanyeol membuat sehun langsung tercengang hebat

“yak apa diantara kalian ada yang pernah melakukannya?”sambung baekhyun

“aku belum pernah”ucap chanyeol

“sudah terlihat jelas”jawab mereka serempak

“aku hampir, sialnya waktu itu aku tidak membawa pengaman”ucap baekhyun

“aku hanya berciuman”ucap yang lainya hanya sehun yang belum menjawab

“bagaimana dengan mu ?”tanya mereka pada sehun

“aku?mmm Waktu itu hampir” ucap sehun

“wae? kau juga tidak membawa pengaman seperti baekhyun?”

“aniiii dia tidak mau”

“aa-waeeeee?”tanya mereka bersamaan dengan tampang kecewa

“yak dia itu gadis baik-baik,aku tidak akan memaksa jika dia tidak mau,dan setauku dia lebih muda dari ku”jelas sehun

“akh benar juga kau kan lebih tua dari kita”ucap chanyeol (Nb:ceritanya sehun lebih tua 2 taun dari mereka  karena dia telat ikut tahun ajaran)

“yak dasar bodoh biar ku beri tahu pada kalian justru gadis polos yang lebih menakutkan,yang penting jangan melepaskan kontak mata, dari tatapan tajam dia akan menjadi luluh” jelas baekhyun (mahluk tersotoy yang pernah ada)

“eooooo”jawab mereka serempak

“sehun-na (menepuk pundak sehun)”ucap baekhyun

“aku ingin memberi taumu sesuatu”berbisik ke telinga sehun

“aku dengar dari hanna rumah jia saat ini sedang kosong ibunya sedang keluar negeri gunakan kesempatan bijak ini arraseo!”ucap baekhyun kembali ke posisi semula

“yak deo-piceoseo? Aku bukan laki-laki seperti itu lagi”ucap sehun.

#flashback end

“yak kenapa kau bengong? Aku tanya ada hal apa kau kemari?” tanya jia membuat sehun tersadar

“huh? Aniii- maksud ku aku hanya ingin berkenalan dengan ibu mu”ucap sehun yang sudah menampakan wajah bingungnya

“ibu ku sedang berpergian”ucap jia

“heemm sayang sekali,kalau begitu aku pulang saja”ucapnya yang hendak pergi jia langsung menahan lengannya (sehun dalam hati sangat bahagiaaaaaaaaaaa)

“tidak apa lain kali kau bisa bertemu ibu ku,masuklah” ajak jia menarik lengan sehun masuk kedalam rumah.

“lagi pula disini ada bibiku”sambung jia

“MWOOOO”teriak sehun

“Yak akhamcagyaaa”jia langsung memegang kupingnya yang hampir bongol

“mian-hanya saja ku belum siap bertemu bibi mu”

“sebenarnya kau ini kenapa?”tanya jia yang terheran-heran karena dari tadi sikap sehun sedikit aneh dari biasanya.

“jia kau sudah pulang”tiba-tiba bibi jia keluar dari kamar

“hem,,imeo kenalkan ini sehun. Yak ! beri salam pada bibi ku” ucap jia sembari menyenggol lengan sehun

“anyeohaseo oh sehun-rageouamida senang bertemu dengan anda”

“ehmmm. Jia apa dia pacarmu?”tanyannya pada jia disertai tatapan aneh bibi jia pada sehun

“heol, imoe dia milikku jangan berpikir untuk mengambilnya dari ku”

“aaah-cham,baru saja aku berniat meminjamnya,”ucap bibi jia santai membuat sehun terkejut setengah mati

“aah imeo waegeuree kau membuatnya takut”

“yak aku hanya bercanda,miane.aku pergi dulu” bibi jia berlalu meninggalkan mereka

“eodiga?”

“reuni SMA,aku akan pulang larut jadi sehun-na ku serahkan lee jia padamu”ucap bibi jia sembari mengedipkan sebelah matanya ke sehun

“mulai bicara aneh lagi,jangan minum terlalu banyak”teriaknya pada bibinya yang hanya dibalas dengan lambaian tangan.

“waah bibi mu benar-benar pengertian”ucap sehun

“jangan pedulikan bibi ku dia itu sedikit aneh”

“yak kenapa kau menjelekan bibi mu seperti itu, bibi mu orang yang menyenangkan,bibimu terlihat masih muda berapa umurnya?” tanya sehun membuat jia sedikit jengkel

“sekitar 30 lebih, tapi kenapa kau bertanya? Jangan bilang Yak oh sehun, aku yakin ada yang tidak beres dengan mu’

“naega beoo(aku kenapa?)”

“seandainya ibu ku disini aku sangat ingin menyanyakan hal ini padanya kenapa kau sangat menyukai orang yang lebih tua dari mu dengan perbedaan umur yang sangat jauh”

“CINTA TIDAK MEMANDANG UMUR”ucap sehun enteng membuat wajah jia merah padam hidungnya kembang kempis,ia mengambil tas yang dipunggungnya dan melempar ke arah kepala sehun yang tengah membelakanginya. *bbuuuk !!

“yak appo ! deo jeougule?”sehun memegang belakang kepalanya kemudian menatap jia kesal

“mau minum sesuatu?”tanya jia yang tengah membuka kulkas dengan tampang tanpa dosa

“bir”

“eopseoo,,, ibu ku tidak mengijinkan ada bir disini karena ada anak dibawah umur”

“kau punya adik?”

“aniii yang dibawah umur itu aku tapi sebentar lagi aku akan dewasa”

“umurmu yang sekarang memangnya berapa”

“19”ucap jia enteng membawa minuman kaleng ke sehun

“mulai sekarang jaga bicaramu pada ku aku lebih tua 2 tahun dari mu”ucap sehun dengan wajah seriusnya

“akhhh sireooo,ya lagi pula kita seangkatan…. hanya saja kau lebih tua dan kau harus tau bulan depan aku sudah 20 tahun jadi aku sudah dewasa”

“maka dari itu tunjukan sopan santun mu ”

“aku bilang tidak mau. Aku tidak suka bicara formal pada orang yang kusuka”ucap jia menatap sehun

“terserah kau saja”ucap sehun kemudian duduk di sofa

“berarti kau mengijinkan ku menggunakan banmal(informal)”jia duduk disamping sehun

“tapi panggil aku oppa”ucap sehun disertai senyuman menjijikan bagi jia

“mwo! Kau bilang oppa? Sireoo itu sangat menggelikan”jia beranjak dari duduknya berjalan kearah kamarnya

“kau tidak pernah menuruti kata-kata ku”ucap sehun yang tengah menatap layar tv,jia menghetikan langkahnya menatap ke arah sehun

“sehun oppa kau marah”ucap jia

“tentu saj… barusan kau bilang apa?”tanya sehun yang tidak percaya

“oppa aku mandi dulu jangan masuk ke kamar ku,arraseoyeo”ucap jia kemudian langsung berlari kearah kamarnya. Jia sangat menyesal menggunakan kata oppa benar-benar bukan gayanya,kakaknya sendiri saja tidak pernah ia panggil dengan sebutan oppa. Itu benar-benar menggelikan menurutnya.

***

Jia keluar dari kamar mandi dengan gaya biasanya saat dirumah, handuk masih dikepala,baju kaos yang sampai lutut. Untuk sejenak ia lupa ada sehun dirumahnya,jika ia ingat tidak mungkin penampilanya seburuk itu.

“sepertinya aku lupa sesuatu”pikirnya yang sedang duduk di meja riasnya sembari mengeringkan rambutnya. Jia menoleh kearah pintu seseorang tengah mengetuk pintu

“yak ! kau sudah selesai boleh aku masuk”teriak sehun darri luar

“kenapa aku bisa lupa jika ada dia dirumah ini. Masuklah “teriak jia dan sehun pun masuk kedalam

“waaah kamarmu sangat bersih”puji sehun sembari melihat-lihat

“tentu saja”

“ruang apa ini”sehun membuka tirai yang terdapat dipojok kamar

“aah disitu berantakan itu tempat aku membuat desain”ucap jia santai yang tengah menyisir rambutnya

“pantas saja banyak kertas disini”ucapnya berjalan kearah kasur dan langsung merebahkan tubuhnya

“waah disini sangat nyaman”ucap sehun, jia hanya tersenyum kemudian mengambil handuk yang tadi membungkus kepalanya melemparkannya kearah wajah sehun

“yak !” teriak sehun

“kau adalah orang pertama yang masuk ke kamar ku,jadi ini cukup memalukan bagi ku”ucap jia

“jinja-ya”tanya sehun

“kenapa wajahmu terlihat begitu senang,benar kau pertama yang memasuki singgahsanaku”ucap jia, sehun hanya senyum-senyum tidak jelas

“lalu bagaimana dengan pacarmu sebelumnya?”

“mereka cukup sampai depan rumah”

“lalu kenapa kau mengijinkanku masuk,kau pasti mau melakukan sesuatu padaku”ucap sehun yang tengah menggodaa jia yang wajahnya tengah memerah

“piceoseo! Dasar otak mesum “ucap jia yang langsung menepuk kening sehun cukup keras sehun kemudian menahan lengan jia yang membuat jarak mereka cukup dekat

“kau benar aku otak mesum, itu wajar karena aku sudah dewasa”ucap sehun yang tengah menatap jia yang mulai terlihat salah tingkah

“aku bisa memaklumi hal itu”ucap jia yang sudah berani menatap sehun

“kau cantik juga malam ini”ucap sehun yang langsung membuat jia tidak bisa menahan untuk tersenyum

“kau juga tampan malam ini”balas jia

“kau manis saat tersenyum”ucap sehun

“kau juga manis saat tersenyum”

“kau…”

“yak oh sehun jika kau mau mencium ku cium saja,kenapa malah menggodaku terus,ah sangat menyebalkan”potong jia yang terlihat kesal mencoba melepaskan genggaman sehun namun sehun malah tersenyum “benar kata baekhyun”pikir sehun yang kemudian langsung menarik tengkuk jia dan mencium jia cukup dalam. Setelah beberapa detik ciuman mereka terlepas,jia menatap sehun ia mencium singkat bibir sehun dan langsung menjitak kening sehun.

“jia-ya” panggil sehun

“ehm?”

“apa kau pernah melakukannya?”

“melakukan apa?”

“sesuatu yang lebih dari sekedar ciuman”

“lebih dari ciuman? Maksud mu? Aahk aku tau ! tentu saja pernah”

“jinja? Dengan siapa”tanya sehun tidak percaya

“dengan mu,saat dirumahmu  waktu aku mengantar mu pulang,kita bahkan tidur serumah”

“dasar bodoh,,, heol”sembari mendesah kesal

“lalu apa,?…jangan bilang, Yak aku tidak pernah sejauh itu,tapi kenapa kau tiba-tiba bertanya hal seperti itu?”

“hanya saja,,,”sehun tidak melanjutkan kalimatnya

“hanya apa?…kau pasti kerumah ku ada maksud lain kan”tanya jia penasaran

“menurutmu apa lagi”jawab sehun yang membuat jia tidak berkata-kata lagi,ia hanya bisa mengambil bantal dan memukul kepala sehun hingga namja itu berteriak tidak jelas.

“arraseo aku tidak akan memaksa mu”ucap sehun yang mengambil bantal ditangan jia

“aku memaklumi mu karena  kita sudah kuliah dan kau sudah cukup dewasa”

“jika kau sudah memaklumi kenapa kau masih tidak mau, lagi pula kau ini pacar ku”ucap sehun “arra”

“terus?”

“satu hal yang perlu kau tau”ucap jia mentap sehun lekat

“mwoendee?(apa itu)”tanya sehun yang terlihat penasaran

“aku sedang datang bulan bodoh”ucap jia mendorong kepala sehun yang langsung terbaring lemah  ke ranjang,dan disitu hanya satu kata yang bisa diucapkan sehun “sial”

“yak bagaimana dengan bulan depan?”tanya sehun yang langsung bangun

“shireooo”jawab jia santai

“waeeeee?”

“nikahi aku dulu”ucap jia membuat sehun terbaring lemah kembali

“sehun”panggil jia yang tidak dihiraukan sehun yang tengah menatap langit-langit kamar

“sehun oh sehun”panggil jia sekali lagi

“ehmm?”

“aku lapar belikan aku makanan”

“kau mau makan apa?”

“daging”

“cium aku dulu”jawab sehun enteng yang masih menatap kosong,jia hanya menarik napas kesal dan mendekati sehun “mmuah”ciuman singkat dari jia membuat sehun tersenyum puas.

“kajja”sehun beranjak

“kau tunggu dibawah aku mau ganti baju dulu”

“arraseo”

***

 “yak kau tidak naik?”teriak sehun dari dalam mobil,ia melihat jia berjalan lurus, jia membalikkan badanya

“hanya memakan waktu 5 menit”balas jia kemudian melanjutkan jalanya,sehun keluar dari mobilnya.

Kini mereka sudah berada dalam tempat makan,jia terlihat begitu antusias,karena ini adalah dating pertamanya dengan sehun,berjalan di trotoar bersama. Menurut jia benar-benar seperti pasangan yang sebenar-benarnya.

“kau pasti sangat kelaparan”ucap sehun menggelengkan kepalanya saat daging yang sudah matang langsung dimakan oleh jia. Jia hanya tersenyum puas sembari mengunyah.

“ceonceoni-meogeoo(pelan2 makannya)”ucap sehun yang melihat jia seperti ada orang yang akan merebut makananya.

“kau juga makan”ucap jia menaruh satu potong daging dimangkuk nasi sehun. Sehun mengambil sumpitnya. Disaat sehun hendak memasukan daging ke dalam mulutnya disaat itu juga handphone sehun berdering,mau tidak mau sehun harus mengangkatnya.

“eoh-minjiya?”ucap sehun, jia hanya menatap sehun sekilas kemudian lanjut pada makananya.

“jiegeum?(sekarang)”tanya sehun sembari melihat jam tanganya

“eoh aku akan segera kesana”sehun menutup telponya,kini raut wajah sehun terlihat khawatir,ia merasa tidak enak pada jia yang hanya tersenyum padanya.

“jia-yaa”ucap sehun

“emm”jawab jia

mianande(maaf),tiba-tiba minji mendapat sedikit masalah,dan a a.,..aku ha..”

“kalau kau memang harus pergi, pergilah”potong jia sembari tersenyum

jinja-miane(aku benar-benar minta maaf)”

“eoh.. nae-gwenchananika-eoulen-ghaa(aku baik-baik saja.cepat Pergilah)”ucap jia sembari tersenyum ke sehun

eoh na-beonjeo-gaelkhe(aku pergi dululuan)”ucap sehun langsung bernajak dari duduknya dan hilang dari pandangan jia.

“aku hanya perlu terbiasa dengan kehadiran minji, mereka sudah berteman cukup lama dan gadis itu adalah cinta pertamanya sehun”ucap jia pada dirinya sendiri dan kembali melanjutkan makananya.

Setelah membayar makanannya jia memilih ke mampir ke mini market sekitaran perumahan.

eoseowaseyeo(selamat datang)”ucap penjaga kasir,tanpa menoleh jia hanya langsung menuju tempat minum dan mengambil beberapa snack. Jia menuju tempat kasir

“yak apa nyawamu belum terkumpul kau seperti zombie”ucap si kasir,jia langsung menangkat kepalanya mentapa si kasir yang berani sekali mengatai pelanggannya.

“bukan urusaaaaa…eoh sunbae anyeohaseo”ucap jia yang hampir saja keceplosan mengatai seniornya kyungsoo,sedangkan kyungsoo hanya tertawa pelan

“sunbae kau bekerja disini juga”tanya jia

“eoh aku bekerja dimana-mana”balas kyungsoo tanpa melihat ke jia kyungsoo sibuk memasukan kantong belanjaan jia ke plastik.

“anhimdereo(kau tidak lelah?)”ucap jia santai

“tentu saja melelahkan. Yak sopan santun mu kembali meluntur”ucap kyungsoo yang melotot ke jia yang hanya tersenyum manis kearah kyungsoo yang sudah mulai terlihat geli

“pulanglah,masih saja keluyuran mau sudah hampir tengah malam”ucap kyungsoo yang sedang berceramah ke jia

“shireoo,(tidak mau) aku akan duduk disana(menunjuk tempat duduk khusus pelanggan)”ucap jia kesal pada kyungsoo

“terserah kau,diam dan duduk disana jangan mengganggu”ucap kyungsoo.

Sudah 15 menit jia berada dimini market tempat kyungsoo bekerja,jia duduk sembari menatap jalanan lewat jendela,jalanan terlihat cukup sepi karena sudah menunjukan jam 23.30. kyungsoo datang sembari membawa ember dan alat pel.

“yak kau masih meditasi disini? Pulang sana”usir kyungsoo yang sudah siap dengan alat pelnya

“sunbae”panggil jia,kyungsoo hanya berdehem melanjutkan pekerjaan mengepel lantai

“drama itu sangat menyedihkan”tunjuk jia kearah TV

“kau kesini untuk menonton TV gratis,kau bisa menonton dirumah,PULANG SANAAAAA”teriak kyungsoo.

“AKU BILANG TIDAK MAU KAU SAJA YANG PULANG”teriak jia tak mau kalah sampai membuat pelanggan yang baru masuk berlari keluar

“waah gadis sinting ini sangat menyebalkan”oceh kyungsoo yang tiba-tiba mendapat tatapan aneh dari pemilik mini market

“albasaeng(pekerja paruh waktu) kau sangat tidak sopan pada pelanggan”ucap pemilik

“aaa,aniyeo,aku mengenalnya dia adik ku seharusnya dia pulang tapi dia sedang menungguku disini”ucap kyungsoo membuat jia melotot aneh padanya.

“eoh jadi begitu,saudara apa yang tidak mirip sama sekali”ucap si pemilik yang sudah berlalu

“yak karena mu bisa saja aku dipecat”ucap kyungsoo yang sudah sangat kesal dengan jia

“memang seharusnya kau dipecat”ucap jia yang kembali melanjutkan kegiatannya menatap layar tv.

“alba-saeng,kesinilah sebentar”teriak si pemilik

“ah ye(iya)”ucap kyungsoo kemudian berlalu meninggalkan jia

Kyungsoo bersiap pulang karena Jam sudah menunjukan 23.59,kyungsoo hendak menarik ganggang pintu namun ia mengalihkan pandanganya ke kursi pelanggan .

“heeuuh(menarik nafas)benar-benar tidak bisa dipercaya”kyungsoo berjalan kearah jia yang sedang duduk termenung

“yaaak deo-jinja-waejeoree(kau ini sebenarnya kenapa?)”ucap kyungsoo membuat jia hampir terlonjak kaget

“aku sedang mengalami fase galau disertai dilema”ucap jia dengan kata yang amat melankolis yang bisa membuat orang langsung merinding karena geli disertai tatapan sedih menghadap jendela

“ahjumaa kau bisa melanjutkannya kegiatan meranamu dirumah,apa perlu aku menghubungi pacar mu?”tanya kyungsoo mengambil handphone jia.

“yak deo-piceoseoo”teriak jia merebut kembali handphonenya

“pulanglah jangan membuat orang tua mu khawatir dirumah,kau ini masih muda jangan hanya karena kau terlalu menyukainya kau jadi lupa dirimu sendiri”ucap kyungsoo yang penuh kedewasaan

“arraseoyeoo,saya akan pulang”ucap jia dengan wajah sendunya berlalu dan menghentikan langkahnya

“sunbae”panggil jia, kyungsoo menoleh

“anyeongnigeseo”sambung jia membungkukkan badannya kemudian berlalu,kyungsoo mulai merinding ‘aku merasa seperti ada aura hantu yang merasukinya  membuatku merinding’ucap kyungsoo sembari melihat gadis itu dari dalam minimart dari jendela yang tembus pandang berjalan  dengan earphone yang menempel ditelinganya (drama bener dah). Kyungsoo hanya menghela nafas panjang saat gadis itu sudah tidak nampak lagi.

BGM: Shwan Mendes – Imaginition

In my dreams you’re with me
(Di dalam mimpiku, kau bersamaku)

We’ll be everything I want us to be
(Kita kan jadi apapun yang kumau)
And from there, who knows?
(Dan dari situ, siapa tahu)
Maybe this will be the night that we kiss for the first time
(Mungkin ini kan jadi malam kita berciuman pertama kali)
Or is that just me and my imagination
(Atau itu hanya aku dan khayalanku)

*

*

*

TBC

Nb: guys Love yourself udah mau diambang ending nih,kayaknya bakal sampe 10 chapter,tapi (sediiiiiiiiiiiih hiks hiks hiks) aku juga gk tau endingnya bakal gimana wkwkw jadi gimana menurut kalian? Ada yang bisa tebak endingnya bakal kayak gimana?!! Silahkan komen-juseyeoo (ahjusii sarangeyeoo *adegan goblin)

 

Iklan

11 pemikiran pada “[EXOFFI FREELANCE] Love Yourself (Chapter 9)

  1. Ehemmm ciee sehun cemburu nih 😏😏
    Jia jangan terlalu bergalau ria.. Sabar aja mah ama sehun 😁😁
    Di tunggu next nya thor penasaran 😄😄😀😀
    Semangat 👍👍💪💪

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s