[EXOFFI FREELANCE] The Little Prince (Chapter 9A)

tlp2

Author     : Nurul Margaritha Aulia

Genre     : Romance, Angst, Sad, Action

Rating     : PG 15+

Length     : Multi Chapter

Main cast     :

        Cho Hyun Ah (OC)

        Oh Sehun (EXO)

Support cast    :

        Park Chan Yeol (EXO)

        Cho Kyu Hyun (Super Junior)

Im Yoona (SNSD)

Choi Siwon (Super Junior)

        U-know Yunho (TVXQ)

Kim Wo Bin (Actor)

        Lay (EXO)

        Cho Jo Kwon (OC)

        Oh In Sung (OC)

        Other Cast

Note     : Just enjoy read my Fanfic, I hope you like it. Honestly, I like writing and reading but to explain what I feel its so hard so Hope you like it and I need your (Readers) comment or some advice to correct my fanfic (Author)

Cho Hyun Ah

“ Hidup seperti air yang mengalir, walaupun ada penghalang tak menutup kemungkinan air itu akan tetap mengalir sampai menemukan tempat dan membentuk sebuah kubangan, danau, sungai lalu mengalir ke laut, itulah aku ”

Oh Sehun

“ Walaupun berlian tergeletak di tempat sampah, tetap akan menjadi berlian yang sangat indah karena dimanapun dia berada dia tidak akan kehilangan nilai yang ia miliki ”

Story begin

Author Pov

Air mata yang sedari tadi menggenang kini benar-benar jatuh berbarengan dengan suara timah hitam yang sudah lepas itu, ia terjatuh di tanah. Ia tak berani melihat apa yang ia tembak itu Sehun atau tomat, ia hanya bisa menangis tanpa melepaskan peralatan yang masih menempel pada badannya. Ketakutan untuk kehilangan orang yang selama ini ia nantikan kehadirannya itu menyakitkan, ia takut akan yang namanya kehilangan. Hanya bisa menangis itulah yang Hyun Ah lakukan. Ia menyesali apa yang ia lakukan itu.

“ Hiks…hiks…hiks…ahhh…Sehun~ah…hiks…mianhae…” Tubuhnya bergetar menandakan ia tengah menangis hebat

“ Mwoga?? ” Tangan itu mengelus lembut kepala Hyun Ah yang tengah terduduk di tanah tempat latihan tembak ini, Hyun Ah langsung berhenti bergetar. Ia mendongakan kepalanya dan yang terlihat adalah…

“ Se…sehun~ah ” Apa ini hantu Sehun? Tapi mana mungkin hantu bisa menyentuh rambut

“ Ya…kau ini cengeng sekali, cepatlah hapus air mata mu itu ” Hyun Ah mendongakkan kepalanya dan ternyata itu Kim Wo Bin, salah satu tersangka utama jika Sehun mati tertembak Hyun Ah dan sekarang ia tengah tersenyum konyol dengan kedua alis angry birdnya itu, menggelikan

“ Kau berhasil Hyun Ah ” Kali ini Choi Siwon yang angkat bicara. Hyun Ah masih belum sadar dengan apa yang terjadi, dia hanya diam. Sehun langsung merengkuh Hyun Ah yang masih terlihat belum sadar karena ide konyol dirinya dan Kim Wo bin, lihatlah sekarang muka Sehun pun penuh dengan cipratan tomat yang pecah karena tabrakan dengan peluru itu

    Butiran salju masih tercetak indah diatas dedaunan dan menggelantung damai di dahan dan di ranting yang membuat pagi di Ibu Kota Korea Selatan ini semakin indah, sebuah langkah seseorang gadis menjadi backsong untuk hari ini.

“ Permisi, apakah kau mengenal Park Chanyeol?? ” Tanya Hyun Ah kepada pelayan Café

“ Ne, itu disana orangnya ” Pelayan itu menunjuk Chanyeol yang sedang menyetel gitar dia.

“ Ehmm…” Hyun Ah berdehem

“ Eo Hyun Ah~si?? ”

“ Ne, aku mau mengembalikan mantel kau ” Hyun Ah meletakan mantel yang dibawa dengan totte bag

“ Kamsahamnida, kau mau minum coffe dulu?? ” Tanya Chanyeol dan di jawab dengan anggukan oleh Hyun Ah

Kini mereka menikmati indahnya kota Seoul yang hampir semuanya tertutup salju dengan secangkir coffe latte dan cappuccino, mereka terlihat akrab dengan obrolan-obrolan kecil. Baru kali ini Hyun Ah bisa seakrab dengan orang yang baru ia kenal, entah reason apa yang membuatnya seperti itu.

“ Kyung Soo~ya kau sudah menemukan alamat IP hacker itu?? ” Tanya Wo Bin

“ Dia menggunakan alamat IP yang sulit di kenali dan di proteksi dengan beberapa kata sandi, kurasa sandi ini di buat dengan software dengan tingkat keamanan tertinggi serta dia tidak menggunakan satu IP, kurasa ini membutuhkan waktu yang cukup lama ” Jawab Kyung Soo

“ itu makanan mu Soo~ya. Lanjutkan ” Ucap Kim Wo Bin seraya menepuk pelan pundak kyungsoo

    Hari ini Hyun Ah pergi ke rumah sakit untuk menjenguk ayahnya yang tak tau beliau kapan akan membuka matanya. Dengan membawa bunga kesukaan ayahnya yakni lily putih ia berjalan melewati lorong rumah sakit dan kakinya berhenti setelah sampai pada ruangan “ VVIP Cho Jo kwon ” terlihat beberapa penjaga di depan ruangan ayahnya. Mereka memberi hormat kepada Hyun Ah, sang gadis hanya membalas dengan senyuman kecil bahkan bisa dibilang itu bukan senyuman terlampau kecil bahkan tak Nampak dengan kasat mata.

    Ruangan yang didominasi dengan bau obat-obatan rumah sakit tak lupa dengan pria paruh baya yang tengah berjuang dengat alat-alat pembantu dia hidup. Sang gadis bermata hazel itu meletakkan bucket bunga yang ia bawa di nakas samping tempat tidur pria paruh baya yang tak lain adalah ayahnya.

“ Appa…palli ireona…I Miss your voice, so bad…” suaranya hampir terdengar lirih seraya membelai lembut tangan ayahnya itu

    Pintu terbuka, menandakan ada orang yang masuk. Hyun Ah mendongakkan dan terlihat dokter dengan jubah dokternya.

“ Annyeonghaseyo…saya dokter yang menangani Tuan Cho, saya akan memberikan antioksidan pada Tuan Cho ” dokter itu berjalan menuju ayahnya. Stop !!! ada yang aneh bukannya yang melakukan hal-hal seperti ini seorang perawat? Kenapa dia tidak membawa perawat bersamanya saat akan memberikan obat untuk pasien?? Bahkan dia menggunakan mask. Hyun Ah melihat dengan seksama penampilan dokter yang sedang mengecek ayahnya itu. Lee Hyun Woo, nama yang terpampang di name tag jubbah kebesarannya itu. Turun ke bawah dan …

“ apakah di luar hujan dokter?? ” Hyun Ah membuka suara dengan mata tak lepas dari bagian bawah dokter itu

“ Tidak Nona, kenapa? ” Dokter ini setelah memeriksa suhu tubuh ayahnya, dia menyiapkan jarum suntik yang berisi antioksidan

“ Ania ” Hyun Ah bangun dari tempat duduknya lalu

BRUKKK

    Dengan cekatan Hyun Ah menarik tangan yang sedang memegang jarum suntik itu lalu di putar dan brukk dia membanting tubuh doker lalu mengunci tangan serta kaki dokter itu.

“ Ya, neo nuguya?? ”

“ Hahaha bahkan anaknya pun pintar membaca situasi ” Masih sempat-sempatnya dia tertawa. Terdengar bunyi gaduh penjaga di luar masuk dan menemukan Hyun Ah yang tengah berusaha untuk mengunci musuhnya itu.

“ Nona…nona…” Penjaga itu mengambil alih orang yang mengaku jadi dokter itu, Hyun Ah segera melepaskan mask yang menempel di wajah dokter itu

“ I ask you for the last time. Who are you?!! ” Dengan nada yang sangat rendah, dingin dan tajam

“ Haha aku penggemar Tuan Cho, Nona ” Dengan cepat pria yang berada di bawah kukungan Hyun Ah melepaskan diri dan dengan cepat pria itu lompat dari jendela yang terdapat di ruangan tersebut. Hyun Ah dengan cepat langsung melihat jendela yang barusan pria itu loncati dan kalian tau pria itu tidak jatuh melainkan merayap di jendela satu lantai di bawah ruangan ayahnya. Sial, Hyun Ah segera mengejar pria tersebut.

“ Kau cari tau tentang dokter Lee Hyun Woo, kau periksa CCTV yang ada di ruangan Ayah sekaligus lorong-lorong menuju ruangan Ayah, kau periksa cairan apa yang terdapat disuntikan itu jangan lupa periksa sidik jari pria itu, kalian ikut aku !!! ” Setelah memberikan perintah, Hyun Ah segera berlari menuju lantai bawah dan terlihat kaca jendela itu pecah bekas tendangan pria tersebut.

“ Sial…” Hyun Ah melanjutkan larinya tanpa memperdulikan orang-orang yang melihatnya aneh atau heran. Sesampainya di lobi dia melihat mobil yang keluar dengan begitu cepat.

Setelah kejadian itu pengamanan di rumah sakit bertambah. Hyun Ah entah dari mana datangnya hantu baik itu yang membuat seorang Hyun Ah mau datang ke markas tanpa di suruh lagi, sungguh hari yang langka.

“ Ya…Kau baik-baik saja? ” Tanya Baekhyun yang melihat Hyun Ah berjalan menuju PC yang terdapat di ruangan itu

“ Apa aku terlihat aneh hari ini? ” Tanyanya seraya menghidupkan PC

“ Eoh ” Baekhyun menjawab sekenanya

“ Baguslah, selama ini banyak yang mengatakan aku cantik. Sekali-sekali di bilang aneh itu Not Bad~ ” Ucapnya seraya tersenyum manis ke Baekhyun yang tengah melihat video medis di Machbook miliknya hanya memberikan respon seolah-olah ingin mengeluarkan semua isi lambungnya

Mereka tenggelam dengan kegiatan mereka masing-masing, Kyung Soo masih setia dengan Hacker yang meretas ruangan rapat delegasi sedangkan Oh Sehun jangan di Tanya apa yang bocah cadel itu lakukan, hanya bercinta dengan anjing kesayangannya itu. Menggelikan !! sedangkan Wo Bin sedang di sibukkan dengan berbagai rakitan senjata yang sengaja ia buat sedangkan Si Won, dia terlihat ingin sekali memakan tumpukan kertas yang ada di hadapannya.

Tiba-tiba ada seseorang yang datang dengan membawa sekumpulan berkas diperuntukan untuk Hyun Ah, setelah menerimanya dia lansung membaca isinya, terlihat guratan yang terdapat di leher jenjang gadis berkulit putih ini seakan menandakan amarah yang sangat mendalam. Dia kembali dengan PC dan mencari sesuatu dengan sangat cepat, lihatlah jari lentik dan keyboard seakan menjadi pasangan yang serasi. Setelah mendapatkan apa yang ia cari, ia segera bangkit dengan kasar lalu menyabet FN 57 yag sedang di gengam Wo Bin. Membuat yang empunya terperanjat kebelakang.

“ Ya What are you doing? Give it to me, right now !! ” Memperingatkan dengan cukup tegas untuk seorang leader tim khusus, Hyun Ah hanya membalas dengan tatapan datar tak ketinggalan guratan urat yang tercetak jelas di leher jenjangnya

“ No! ” Hyun Ah langsung keluar markas tak lupa juga dia menyambar kunci mobil yang ada di meja

“ Ya Where are you?! Hyun Ah~ah !! Aish Ya Sehun kau ikut dengan Hyun Ah ” Ucap Si Won seraya

Tak berapa lama Sehun kembali ke markas tanpa Hyun Ah, semua orang Nampak khawatir terlihat jelas di wajah mereka masing-masing, dokumen yang baru saja Hyun Ah baca adalah analisis kejadian yang menimpa ayahnya saat di Rumah Sakit. Rupanya ada pihak yang tak suka Jo Kwon hidup dan berusaha untuk membunuhnya, dengan menyamar sebagai Lee Hyun Woo seorang laki-laki yang disebut namanya adalah Jun Ki itu sebagai dokter yang menangani Tuan Cho, dan Lee Hyun Woo yang aslinya sedang di sekap di toilet dengan tangan kaki terikat kencang dengan mulut di tutup oleh lakban. Cairan yang akan di suntikan kepada tuan Cho adalah Inhibitor Enzim Sitokrom c Oksidase atau biasa disebut Anion Sianida yang dapat mengakibatkan kehilangan secara tiba-tiba, disertai kejang dan kematian dalam waktu 1-15 menit. Racun itu tidak dibebas perjualbelikan, sungguh orang ini sangat mempunyai niat yang matang.

Tiba-tiba Kyung Soo memberi tahu sesuatu yakni alamat IP yang sedari tadi mengganggu pikirannya dan ketenangannya. Alamat IP tersebut menuju arah Daegu, suatu kota pinggir laut.

“ Kyung Soo lacak keberadaan Hyun Ah sekarang juga!! ” Perintah Siwon, rupanya ada rasa khawatir yang mendalam dari seorang Choi Si Won terhadap anak gurunya itu. Yah dulu Si Won merupakan murid kebanggaan ayah Hyun Ah selagi di militer, tidak heran dia mengkhawatirkan Hyun Ah seraya adik kesayangannya

“ Dia menuju arah Daegu Hyung ” Ucapan Kyung Soo langsung membuat keadaan semakin keruh

“ Let’s start begin guys, everybody move to your position and game will be start !! ” Pria seringan iblis itu pun dengan bangganya menyesap cerutu yang ada di tangan kanannya

“ Anak anjing harus di latih agar menjadi anjing yang baik bukan? Agar tidak menggigit pemiliknya ” Ucapnya lagi

    Hyun Ah sampai di sebuah pelabuhan yang terdapat banyak perahu nelayan, tidak di sangka perjalanan dari Seoul menuju Daegu saja sudah membuat sang surya enggan memunculkan wajahnya lagi hingga tergantikan oleh sang rembulan.  Dengan dinginnya cuaca musim salju di Daegu Nampak tak membuat gadis yang tengah berdiri itu menggigil. Dia menuju sebuah tempat pengepulan barang yang terdapat di pelabuhan ini, terlihat cukup tak terurus, well siapa juga yang akan bernelayan disaat musim dingin seperti sekarang ini, lihatlah jala yang tak terurus serta bau yang keluar dari ruangan ini sungguh cukup membuat perut mual. Lampu yang remang-remang, Hyun Ah terus berjalan, ia tau kalau orang yang ia cari sedang bersembunyi disini karena saat ia berkelahi di rumah sakit waktu itu ia tak lupa memasukan penyadap di mantel dokter palsu itu dan itu membuat pencariannya cukup membuahkan hasil dan terbilang cukup mudah.

GELAP…

    Tiba-tiba semuanya menjadi gelap, hanya selang beberapa detik seiring dengan bunyi tepukan tangan sesorang lampu pun menyala.

“ Wah wah wah kemampuan mu tidak bisa di pandang sebelah mata ya ” Benar, itu dia Jun Ki, orang yang ingin membunuh ayahnya dengan racun mematikan itu. Lihatlah dia terlihat santai dan tenang

“ Aku datang kesini ingin mengantar bajingan seperti kau ke neraka dengan cepat ” Terdengar rendah tapi kentara dengan aura dingin yang sangat kuat

“ Wah jaga ucapan mu sayang~ wajah secantik ini tak boleh mengucapkan kata-kata kasar, eoh?? ” hanya ada jarah 50 meter antara Hyun Ah dan Jun Ki

“ Kau lucu juga, ucapkan selamat tinggal~ ” Hyun Ah mengeluarkan FN 57 yang ia rampas dari Wo Bin, ia menarik pelatuknya dan….

BUGGGHHH….

Belum sempat mengekuarkan timah panas, Hyun Ah sudah tergeletak dengan darah segar yang mengalir dari pelipis dan kepalanya. Rupannya ada orang yang memukul Hyun Ah dari belakang menggunakan kayu tepat sebelum Hyun Ah menarik pelatuknya itu. Kini ia tergeletak di lantai yang dingin diiringi gelak tawa yang tak lain adalah Jun Ki.

“ Hahhh…hahhh…What the hell are you doing?? ” Rupanya kesadaran Hyun Ah belum sepenuhnya hilang terlihat ia sedang mencoba bangun dan mengucapkan kata-kata

“ Wah wah rupannya bukan saja otak mu yang pandai tapi pertahananmu juga ya nona manis ” Seraya mencolek dagu Hyun Ah, Hyun Ah pun langsung membuang muka

“ Ya, kau boleh membunuhku sekarang juga, tapi tidak dengan ayah ku!! Berani kau menyentuhnya sekalli lagi tak akan kubiarkan kau hidup di dunia ini. Kau mengerti?? ”

“ Ya !! sudah cukup omong kosong mu anak anjing, lupakanlah orang yang kau sebut ayah itu karena dia tak pantas kau sebut ayah. ARRASEO ??!!! ” bentaknya seraya menarik rambut belakang Hyun Ah hingga Hyun Ah meringis kesakitan pada bagian kepalanya

“ Mendekatlah !!! ” Ucap Hyun Ah walau ia menahan sakit di bagian kepalanya, Jun Ki pun menurut apa yang di ucapkan Hyun Ah, setelah jarak mereka hanya 5cm…

“ Cuihhh…bajingan !!! ” Hyun Ah meludahi Jun Ki tepat diwajahnya, lihatlah muka Jun Ki yang merah padam menahan amarahnya

“ Aishh Gadis sialan !!! ” PLAKKK….BUGHH…Hyun Ah benar-benar tak sadarkan diri sekarang

“ Wah walau terlihat kacau penampilannya tapi tak mengurangi kecantikannya. Jo Kwon kau tiduri wanita mana hingga mendapatkan anak gadis secantik ini ” Pria berseringai iblis kini tengah menikmati pemandangan yang cukup indah untuk tempat seburuk ini, dengan kaki dan tangan terikat di kursi serta mulut tersumpal kain. Kini keadaan Hyun Ah benar-benar mengenaskan

“ Wah dia cukup berani untuk datang menemui mu disini hanya bermodalkan hand gun. Gadis ini terlalu menyepelehkan kita hyung. Akan ku beri pelajaran ” Tangan Ryeowook sudah terangkat seraya ingin menampar Hyun Ah, belum sampai mendarat di pipi mulut gadis itu tangannya terhenti di udara

“ Cukup Hyung, Aku dia sudah terlihat lemah ” Ucap seorang pria, yah pria ini lah yang menahan tangan Ryewook untuk menampar Hyun Ah

“ Aku tau perasaan mu ” Ucap Ryewook seraya menepis tangan yang masih di gengam pria itu

Iklan

4 pemikiran pada “[EXOFFI FREELANCE] The Little Prince (Chapter 9A)

  1. wahhhh daebak… hyunah berani yaa kesana sendirian… aku gitu gk berani lah..
    hhahahahahah
    akhirnya update jgggg…
    semoga sehun dkk cepat datang…ppaliiiiiiii………..

  2. Aaaaa,, akhirnya update jugaaa….
    Sehun… tolongin hyun ah,please…. ga tega akutu ngebayangin cewek secantik hyun ah di gituin/lebaynya kambuhh/plak/
    O ya thor, aku readers baru muu💃💃💃
    SEMANGAT THOR ♡♡

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s