[EXOFFI FREELANCE] Because I Love You (Chapter 1)

wenyeol-couple

Title : Because I love You

Author : Meihaena

Length : Chapther

Genre : Romance,Friendship,Family.

Rating : PG-15

Main Cast : Park Chanyeol and Son Wendy.

Additional Cast : Tiffany kwang, Oh Sehun,Byun Baekhyun, Do Kyungsoo, Bae Irene,

                           Kang Seulgi,Park Soo-Young a.k.a Joy, etc.

Summary : Cinta butuh waktu.

                  Untuk menghadapinya perlu kesabaran dan hati yang ikhlas.

                  Cinta yang tulus akan mampu menghadapinya.

                  Walau terkadang sakit. Tapi itulah cinta, karena cinta yang mendewasakanmu.

Disclaimer : Cerita ini murni hasil kerja otak author.  Terinspirasi dari judul lagu Wendy

                      “Because I love you” dan  juga dari beberapa drama korea.

                       Jika ada kesamaan tokoh,alur ataupun cerita itu hanya unsur

                     ketidaksengajaan. Please apologize for typo(s). Thank you.

Note : Ini adalah fanfic pertama saya, semoga kalian suka. Maaf kalau cerita nya gaje

          and borring.Happy reading and dont forget to give critic,comment, and any ideas !.

Chapter 1

~My Enemy ~

Hai,namaku Son Wendy. Seperti biasa aku akan berangkat ke sekolah,

tapi kali ini tidak diantar supir karena

harus mengantar eomma pagi pagi sekali ke bandara.

Ibuku seorang desainer terkenal dan ia hendak akan pergi ke paris.

walau pergi menggunakan taksi tapi pagi ini aku sangat senang karena

aku akan mengikuti kelas olahraga. ya, aku sangat suka olahraga terutama berenang.

karena sangat membantu pernafasanku saat bernyanyi. Hobby ku yang satu ini

aku dapatkan saat usiaku menginjak 10 tahun, ayahku memasukan ku ke tempat

les vocal. ya itulah sepenggal kisahku tak terasa kaki ini sudah menaiki lantai 2 dimana kelasku berada. Aku harus segera sampai kelas untuk mengganti seragamku ini dengan pakaian olahraga karena cho ssaem akan marah besar jika ada siswa yang terlambat pada jam pelajarannya.

Tapi saat aku hendak masuk kedalam kelas,aku merasakan dingin ditubuhku dan seragamku yang aku pakai sudah basah kuyup akibat tersiram air. Saat aku melihat ke atas pintu ternyata benar saja ada ember yang menggantung disana.Dan aku tahu siapa pelakunya.

“ PARK CHANYEOL !!!” Teriakku marah karena sekarang seragamku jadi basah,dan rambutku yang sudah ku tata rapi jadi lepek. Tak perduli dengan semua murid yang melihatku.arggggk…aku segera mencari keberadaannya saat ini didalam kelas, dan ternyata dia muncul di belakangku.

“ Hei, wendy.Kenapa  kau basah kuyup begitu?. Memangnya diluar hujan,ya?” Dengan wajah kurang ajarnya itu dia berpura pura tidak tahu. Aku masih menatapnya tajam.

“ Atau kau mandi di sekolah?!.” Dia dan teman temannya malah tertawa .Ya kami memang seperti ini saling menjahili satu sama lain. Semua itu karena aku baru baru ini menduduki peringkat pertama di sekolah  mengalahkan dia yang dari tingkat satu selalu mendapat yang pertama. Tapi lihat saja setelah ini akan aku balas dia.

Semua orang memang sudah tau kelakuan kita yang seperti ini. Tapi tak ada yang berani untuk melapor karena kami berdua dari kalangan chaebol. Tak ada yang berani dengan kami.

“ Lihat saja akan ku balas kau !!.” Sambil menunjuk di depan wajahnya. Sedangkan dia hanya tertawa bersama teman temannya. Aku pun pergi meninggalkannya dan segera mengambil pakaian olah ragaku di loker lalu pergi ke kamar mandi.

Author POV

Setelah melihat wendy pergi ke kamar mandi, chanyeol dan teman temannya segera pergi ke lapangan disana mereka mulai bermain sepak bola dan terlihat banyak siswa terutama para gadis yang meneriaki namanya saat ia tengah bermain. Ya chanyeol memang banyak di sukai para gadis disekolah, selain tampan, dan pintar dia juga kaya raya dan berbakat dalam musik. Memang sempurna lelaki satu ini. Tapi kepribadian nya saja yang sombong dan dingin. Saat dia tengah menggiring bola hampir mendekati gawang mata nya tiba tiba terpaku pada satu orang yang tengah berjalan di koridor sekolah dan langkah orang itu terhenti saat kini tengah berbicara dengan gadis yang paling dia benci.

“ Yak chanyeol, cepat tendang bolanya !.” Kata teman satu timnya yaitu Sehun. Namun tetap saja dia masih diam dan tak mengalihkan pandangannya.

“ YAK CHANYEOL !!.” Cho ssaem segera meniupkan peluitnya dan menghampiri chanyeol. Akhirnya chanyeol pun sadar dari lamunannya dan segera menendang bola nya mengarah ke gawang dan….GOL. Semua orang yang berada dilapangan maupun diluar lapangan yang melihatnya mencetak gol langsung bersorak gembira.Apalagi para gadis yang menjadi fansnya yang sekarang berteriak teriak hingga suara mereka habis.

Wendy POV

Setelah aku mengganti seragamku yang basah dengan pakaian olah raga,aku segera berjalan menuju lapangan karena Cho ssaem sepertinya sudah berada dilapangan. Gawat ini,bisa bisa aku di hukum, batinku.Namun saat aku tengah berjalan,aku mendengar suara seorang wanita yang sudah sangat aku hafal suaranya memanggil namaku dan segera ku balikan badanku menghadapnya.

“ Mrs.Tiffany.” Ucapku sambil menunjukan senyum di wajahku pada guru bahasa inggrisku yang cantik ini.

“ Sorry,Wendy. Hari ini miss tidak bisa mengajar, ibu miss sekarang masuk rumah sakit.” jelasnya yang masih memegang setumpuk kertas, entah kertas apa itu.

“Oh iya tidak apa apa Semoga ibu miss cepat sembuh.”

“ Dan ini, selama aku tidak masuk tolong kalian kerjakan soal ini !.” Suara terdengar lembut di telinga ku sambil memberikan setumpuk kertas yang ia bawa tadi di tangannya. Ternyata kertas itu soal untuk kami.Saat aku melihat isi kertasnya ada 100 soal Toefle dengan tipe yang berbeda. Pantas saja banyak sekali.

“ Soal Toefle lagi miss?.” Aku bertanya seperti itu karena aku bosan dengan soal soal ini. Bukan hanya aku pasti murid yang lain juga.

Mrs.Tiffany menujukan senyum cantiknya yang dapat melelehkan siapa saja.Aku akui guru bahasa inggris yang satu ini memang sangat cantik, para guru dan siswa pun banyak yang menyukainya. Dan jujur cara mengajarnya juga bagus tapi terkadang membosankan jika diberi soal seperti ini terus.

“ Miss tahu kau sudah bosan dengan soal soal ini. Karena skor toefl mu sudah mencapai 600. Dan kau tidak perlu belajar terlalu keras. Tapi teman teman yang lain masih belum bisa mencapai skor yang bagus. Jadi perlu banyak latihan.” Wajahku langsung memerah saat miss Tiffany memujiku.Padahal bukan begitu maksudku.

“ Baiklah miss aku akan segera menaruh soal soal ini di atas meja.” Jawabku sambil tersenyum. “ Oke tolong sampaikan maafku pada mereka. Bye wendy.” Mrs Tiffany pun pergi meninggalkan ku. Dan aku memutar arahku kembali ke kelas untuk menaruh kertas ini.

Author POV

“ Apa semua murid sudah berkumpul?”Tanya Cho ssaem pada murid muridnya.

Chanyeol pun mengangkat tangannya.” Belum ssaem, sepertinya si pendek itu belum datang.” Ujarnya yang membuat kening Cho ssaem berkerut.” Maksudmu siapa?.”

“ Son Wendy,ssaem.”

“ Hei, Park chanyeol. Kau jangan menghina orang seperti itu !.” Kini Joy salah satu teman wendy membela dengan tatapan tajam.

“ Iya aku yakin, wendy pasti sekarang sedang di kerjai oleh jerapah itu !.” Sahut Seulgi sambil menunjuk ke arah chanyeol “ Cepat katakan dimana kau kurung wendy sekarang !.” Irene pun ikut berteriak.

“ Aku?,Aku melakukan apa?!.Kalian tidak lihat dari tadi aku bermain bola.” Bela Chanyeol. Tidak habis pikir dia diplototi tiga gadis hari ini.

“ SUDAH CUKUP !. Kalian diam atau keliling lapangan 100 kali.” Cho ssaem selaku guru pusing dengan pertengkaran mereka.

Tapi tak lama kemudian wendy datang dengan nafas yang tidak teratur karena lelah berlari.

“ Ssaem, maaf aku terlambat.” Ucapnya sambil membungkukan badan. “ Kau dari mana nona son?.Kau tau kan kalau….”

“ Tadi aku membantu miss tiffany menaruh soal bahasa inggris di kelas.” wendy terpaksa memotong perkataan gurunya karena dia tidak ingin di hukum.

“ Kau tidak berbohong,kan?”

“ Sungguh ssaem aku tidak berbohong. Kalau tidak percaya ssaem tanya saja pada…”

“ Cukup. kali ini kau selamat.” sekarang Cho ssaem yang memotong perkataan wendy .Dia merasa lega tidak jadi dihukum, sekarang teman temannya tengah menghampiri dia karena merasa cemas.“ Baiklah hari ini kita akan olah raga volly. Semua nya bentuk kelompok !!. ” Perintah Cho ssaem.

***

Suasana di ruangan itu terasa sunyi, hanya bau khas rumah sakit yang dia rasakan. Stephany kwang atau lebih di kenal Tiffany ini masih duduk disamping ranjang rumah sakit, yang kini ibu nya tengah berbaring lemah dengan impus yang menempel di hidung dan tangannya.

“ Eomma, aku sudah datang. Bangunlah Eomma.” Suara wanita itu  begitu menunjukan kesedihan karena melihat ibu yang dia sangat sayangi harus mengalami penyakit yang begitu mengerikan. Kanker hati yang sekarang ibu nya alami. Iya sudah kehilangan ayahnya saat dia duduk di bangku smp dan sekarang dia tidak ingin kehilangan orang yang dicintainya untuk kedua kali. Menurut dokter kankernya sudah pada stadium empat.

“ Eomma, aku berjanji akan bekerja dengan giat, agar eomma bisa sembuh. Saranghae eomma !.” Kini wanita itu membaringkan kepalanya di ranjang ibunya sambil menitikan air matanya. Tiba tiba ponselnya berdering terdengar panggilan dari seseorang. dia pun segera keluar dari ruangan dan menjawab telponnya.

***

Wendy POV

Sial, bagaimana ini.Aku tidak membawa seragam cadangan. Lantas aku pakai apa jika nanti mengganti seragamku?. Dengan terpaksa aku harus tetap memakai pakaian olah raga saat pelajaran Mrs. Tiffany. Tapi untung saja Miss tidak masuk hari ini jadi tidak akan ada masalah jika aku pakai baju olahraga di dalam kelas.

“ Wendy,ya. Kau tidak akan mengganti bajumu?.” Tanya Irene. Dan aku hanya bisa menggeleng.

“ Jinjja?. Kau kan berkeringat, apa kau tahan dengan baju itu?!.” Seulgi sepertinya kaget. wajar saja dia itu si ratu bersih. kotor sedikit saja langsung ganti.

“ Ya, bagaimana lagi aku tidak bawa seragam cadangan.” Ini semua gara gara si jerapah sialan itu ,batinku.

Mereka bertiga tidak banyak bertanya lagi dan segera pergi ke toilet mengganti pakaian.

Saat aku duduk di kursiku tiba tiba si jerapah menghampiriku dan berdiri di dekat mejaku.

“ Sepertinya aku mencium bau bau tidak sedap disini.” Ujarnya sambil menutup hidungnya.

“ Bau apa??.” Tanya Baekhyun penasaran begitu juga dengan Sehun dan DO yang duduk disampingnya.

“  Bau Keringat seseorang.” Aku rasa itu sindiran untukku karena buktinya dia menatapku, karena aku masih memakai baju ini.Sabar wendy batinku dan. Teman temannya pun ikut tertawa. Sialan. Apanya yang lucu?!

” Haha, iya bau nya asam hahahaa”.Si Mr.Baek itu ikut mengejekku juga, Kurang ajar! batinku. Aku sudah cukup bersabar sejak tadi baiklah akan aku tunjukan Bau ku itu seperti apa.

Brakk

“ Yak, kalian mengatai aku  Bau?!.” Aku memukul mejaku. Dan semua murid dikelas memperhatikan ku.Dan si jerapah itu malah tertawa.” Kau merasa tersindir?.”

“ Iya memang kenapa?!.Kalau aku bau, kau juga harus bau !.” Chanyeol tak mengerti dengan perkataan wendy dan saat itu juga wendy langsung memeluknya. Semua murid melihat mereka termasuk Irene,Joy dan Seulgi yang baru saja selesai dari toilet.

Chanyeol POV

Setelah mengganti pakaian olahraga aku melihat si pendek itu hanya duduk di kursinya. Aku rasa dia tidak membawa baju seragam cadangan, buktinya dia masih memakai baju olahraganya.Haha aku kerjai dia. Entah kenapa aku begitu suka mengerjainya. Ya,bukan hanya karena dia sudah merebut posisiku di peringkat pertama tapi mengerjai dia sudah jadi hobyku.

“ Sepertinya aku mencium bau bau tidak sedap disini.” Ujarku aku langsung menutup hidungku agar semua orang percaya kalau dia bau. Padahal aku tak merasakan bau apapun.

“ Bau apa?” Baekhyun babo. Anak ini malah percaya pada ucapanku terlihat dari keningnya yang berkerut begitu juga dengan sehun dan DO..

“ Bau Keringat seseorang.” Aku pun tertawa menatap wajah wendy yang sepertinya tengah menahan marahnya.

” Haha, iya bau nya asam hahahaa”,Aku rasa si bebek itu mulai mengerti maksudku.Baguslah dia pintar juga. Dan aku sudah melihat wajah Wendy yang memerah karena kesal. Kira kira apa yang dilakukannya.

Brakk

Dan sekarang dia mencoba menggebrak meja. “ Yak, kalian mengatai aku  Bau?!.” Aku pun tertawa karena dia menujukan kemarahannya. Inilah yang aku tunggu

” Kau merasa tersindir?.” Ujarku tersenyum meremehkan

“ Iya memang kenapa?!.” Jawabnya menantang.“Kalau aku bau, kau juga harus bau !.” Tunggu tunggu maksud apa itu?. Aku sungguh tak mengerti kenapa otakku jadi lemot gini.

Grep…dia memelukku.

Deg  deg  deg

Kenapa Jantungku berdebar saat si pendek ini memelukku?.

Author POV

Wendy pun memeluk chanyeol yang terlihat bingung. Tiba tiba saja chanyeol jadi terdiam.

“ Kau harus dapat keringatku” Ujar wendy dan mengelapkan keringat nya di dahi dan   lehernya ke baju chanyeol. Saat wendy masih mengelapkan keringatnya,Chanyeol mendorong tubuh wendy menghadapnya.

“ Apa apaan kau ini!. Dasar jorok !.” Chanyeol segera tersadar dari lamunan nya dan dia kesal saat keringat wendy menempel dibajunya.

“ Suruh siapa kau mengataiku bau?!. Itulah akibatnya !.” Wendy pun langsung duduk kembali ke tempat duduknya. Yang langsung dihampiri oleh teman temannya. Sedangkan chanyeol dengan wajah kesalnya pergi ke toilet.

“ Kalian memang tidak pernah akur.” Ujar Seulgi saat duduk di bangku nya di sebelah Irene. dan menghadap kebelakang berbicara dengan wendy dan Joy yang duduk di sebelah wendy

“ Sampai kapan kalian mau bertengkar terus?.” Sahut Joy di sampingnya.

“ Entahlah. Aku malas membahas itu sekarang. Lebih baik mengerjakan soal Mrs Tiffany.” Wendy langsung berdiri dan menghampiri soal yang ada di atas meja guru.Ketiga temannya hanya bisa menggelengkan kepala.

Bel tanda istirahat telah berbunyi menyebabkan semua siswa dengan gembira berhamburan keluar kelas dan tentu saja menuju ke kantin. Tetapi berbeda dengan Baekhyun dan Sehun yang tampak murung dan terlihat tidak bersemangat. Biasanya jika menyangkut makan ke kantin mereka jagonya.

“ Kalian kenapa?.” Tanya D.O yang berjalan disamping Baekhyun dan Sehun.

“ Perasaanku sedang buruk hari ini. Jadi tidak bersemangat makan.” Jawab Sehun dan mendapat anggukan lemah dari Baekhyun.” Aku juga” Ucap Baekhyun.

“ Kalian ada masalah?.”

“ Kau seperti tidak mengerti kami.” Ucap Baekhyun.” Kami sedih karena Miss Tiffani tidak masuk hari ini.” Jelas Baekhyun dan mendapat anggukan dari Sehun.

“ Satu hari tidak melihat wajah cantik dan senyum manisnya, rasanya dunia akan kiamat.” Ujar Sehun sambil mengacak acak rambutnya.

“ Kalian berlebihan.” Ucap D.O meninggalkan mereka dan mempercepat jalannya untuk ke kantin. Sedangkan Baekhyun dan Sehun mengekor dibelakangnya.

“ Apa kalian tahu dimana chanyeol ?” Tanya D.O saat mereka bertiga sudah membeli minuman dan duduk disalah satu meja kantin.

“ Entahlah dia memang selalu menghilang tiba tiba.” Ucap Sehun yang tengah meminum sodanya untuk menghilangkan stress di otaknya.

Author POV

Sekarang Chanyeol tengah berada di taman belakang sekolah yang memang jarang dikunjungi siswa lain, dia duduk di kursi panjang taman yang mengahadap ke sebuah danau.

Dia selalu pergi ke taman ini bila dia tengah merindukan ibunya. Karena setiap mengingat ibunya dia akan menangis dan menunjukan sosok Chanyeol yang sebenarnya. Bukan Chanyeol yang dianggap sombong dan dingin oleh teman temannya. Tetapi sosok Chanyeol yang cengeng dan manja seperti dia saat kecil dulu dan saat ibunya masih ada di dunia ini.

Chanyeol POV

Eomma sekarang aku sudah tingkat tiga disekolah sebentar lagi aku akan masuk universitas.Setelah itu aku bisa bekerja dan..menikah. Eomma pernah bilang padaku saat satu hari sebelum kepergian mu. Aku harus mencari seorang istri yang jujur, pintar dan mau menuruti apa kata suaminya dan Eomma juga bilang kecantikan itu nomor sekian. Dan aku sudah menemukan sosok wanita yang eomma inginkan untuk menjadi pendampingku kelak tapi aku belum berani mengatakannya. Dia berada di dekatku sekarang ini, dia ada disekolah ini, dia…berprofesi sebagai guru bahasa inggris di sekolah ini, namanya…Tiffany kwang. Aku….mencintainya…Eomma.

Author POV

Wendy dan Seulgi tengah memasan makanan di kantin,sedangkan joy dan irene menunggu di salah satu meja. Saat tengah mengantri untuk memesan,Wendy melihat Baekhyun yang tengah mengantri juga tapi di barisan yang berbeda. Dia sempat mendengar Baekhyun tengah kebingungan memilih minuman untuk Chanyeol, dan akhirnya pilihannya tertuju pada cofffe latte ice. Baekhyun pun segera memesan minuman itu pada pelayan dan ternyata ia lupa membawa uang kas nya,didompet hanya ada kartu kreditnya dia langsung meminta pelayan untuk menunggunya sebentar karena dia akan membawa uangnya dulu. Karena masih banyak yang mengantri,pelayan itu langsung melayani pelanggan lain. Tiba tiba sebuah ide tercetus dari otaknya untuk mengerjai si jerapah alias chanyeol itu.

Wendy POV

Aku segera menghampiri pelayan itu dan membeli coffe latte yang dipesan Baekhyun tadi .Pelayan itu pun tergiur dengan nominal uang yang aku berikan padanya saat membeli coffe latte itu,dan dia mengizinkan aku mengambilnya.

“ Wendy,ya. Untuk apa kau membeli coffe bukannya kau tidak suka coffe ya?.” Ujar seulgi saat aku meengambil coffe itu.

“ Kau akan tahu nanti.” Jawabku singkat. Aku pun membuka penutup cup coffe tersebut dan menaruh bubuk sambal banyak ke dalam coffe itu dan mengaduknya hingga rata. Kemudian aku tutup lagi cup nya dan menaruh kembali coffe latte itu di samping pelayan agar baekhyun mengira itu coffe nya. Untung saja pelayan itu tidak melihatnya karena ia tengah sibuk melayani para siswa lainnya. Dan tak lama kemudian Baekhyun datang dan mengambil coffe itu sesuai rencanaku dan memberikan uangnya diatas meja kasir karena pelayan nya sedang mengambil sesuatu  ke dapur. Baekhyun sempat melihatku yang saat itu terus saja melihatnya.

“ Kau sedang apa disini?.” Tanya nya padaku.

“ Ya, tentu saja sedang mengantri makanan. Babo.” Jawabku santai. Dan aku merasa lega saat ia langsung pergi meninggalkanku karena dia tidak curiga sama sekali.

“ Wendy,sudah ku duga kau akan melakukan ini.” Ujar seulgi sambil membawa nampan makanan pesanan kami.” Aku ingin tahu bagaimana rasanya coffe ditambah bubuk sambal itu.” Aku tersenyum senang membayangkannya.

Author POV

“ Kalian lama sekali.” Ucap Joy pada wendy dan seulgi yang baru datang ke mejanya.

“ Sedari tadi kita mengantri tahu. Dasar tidak sabaran.” Ujar Seulgi yang menaruh makanannya diatas meja. Dan wendy yang terlihat senyum senyum sendiri membuat Joy dan irene merasa heran. “ Dia kenapa?.” Tanya irene.” Mengerjai chanyeol lagi.” Jawab Seulgi. Dan wendy hanya memberi anggukan kepalanya pada mereka. “ Kita lihat dalam hitungan beberapa detik suasana kantin ini pasti akan heboh.” Ucap Wendy dengan senyum lebarnya.

Sedangkan dilain meja yaitu ada Sehun,Chanyeol dan D.O yang berbincang santai dan menunggu kehadiran Baekhyun.

“ Hei,hei,aku datang. Ini coffe mu Chan.” Baekhyun segera menyerahkan coffenya pada chanyeol dan chanyeol menerima nya tanpa rasa curiga sedikit pun.

“Dan ini jus punya D.O.”

Chanyeol mengadukk nya dan…

“ PEDASSSSS.” Chanyeol pun berteriak semua orang di kantin langsung memperhatikannya.

Baekhyun,sehun dan D.O langsung panik dan segera memberi chanyeol minum.

“ MASIH PEDAS” Chanyeol pun pergi ke toilet meninggalkan teman temannya dan semua orang yang terheran melihatnya.

Setelah Chanyeol pergi, Baekhyun mendengar suara tertawa seseorang dan saat ia melihat kesekeliling kantin ternyata yang tertawa itu Son Wendy.

“ Aku tahu siapa yang melakukan ini.” Baekhyun langsung menunjuk tempat duduk wendy bersama teman temannya pada sehun dan D.O.

“ Hah,dia lagi.” Ujar sehun. Sedang tatapan D.O yang tertuju pada gadis yang duduk di hadapan wendy.

Bel pulang pun berbunyi sejak tadi,sedangkan Wendy baru memutuskan untuk pulang dan kini tengah berjalan di koridor sekolah Teman temannya sudah pulang sedari tadi. Tiba tiba ada yang menahan tangannya.

“ Kau mau kemana?” Tanya Chanyeol.

“ Pulang, untuk apa berlama lama disekolah.” Wendy segera membalikan tubuhnya namun di tahan lagi oleh lelaki itu.

“ Aku tahu kau yang memasukan sambal itu kan?.” Ujar Chanyeol.” Nde, wae?.” Wajah Wendy seperti menantangnya.

“ Aku memaafkanmu.”

“Mwo?.”

“ Karena aku yang memulai semua ini. Mulai sekarang kita hentikan permainan ini. Aku tidak akan mengerjaimu lagi dan kau juga jangan mengerjaiku lagi.” Wendy kaget dengan perkataan chanyeol tadi, apa sambal tadi membuat otaknya sedikit terganggu.

“ Kau…Cuma karena sambal kau… menyerah?” Ucap Wendy tersenyum remeh.

“ Bukan karena itu.” Chanyeol pun tidak ingin melanjutkan kata katanya lagi dan berjalan mendahului wendy.

“ Lalu kenapa??.” Tanya Wendy membuat langkah chanyeol terhenti.

“ Aku hanya ingin menjadi pria dewasa.” Chanyeol segera meniggalkan wendy yang masih belum mengerti apa maksudnya.Tapi dia tak ingin bertanya lagi, karena dia juga merasa lelah dengan semua ini.

***

Tiffany kini sudah berada di ruangan dokter yang menangani kondisi ibunya. Sepertinya dokter ini akan membicarakan masalah serius dengannya. Tadi siang ibunya sudah sadar,maka dokter itu memerintahkan tiffany  datang keruangannya.

“ Nona Tiffany, Apa kau sudah tau kanker ibumu sudah stadium berapa?.” Tanya dokter yang kini duduk dihadapan tiffany.

“ Iya,aku tahu dok.”

“ Untuk itu kita harus melakukan operasi secepatnya. Jika tidak sel kanker ditubuh ibumu akan semakin menyebar.”

“ Saya akan melakukan apapun untuk kesembuhan ibu saya dok.” Ujarnya dengan perasaan sedih saat dokter mengatakan kondisi ibunya yang semakin memburuk.” Tapi berapa biaya yang harus saya keluarkan ?.”

“ Anda bisa bertanya pada staf administrasi rumah sakit ini.”

“ Baik dok. Terima kasih.” Tiffany pun keluar dari ruangan dokter itu.Dan segera pergi ke loker administrasi.

“ Permisi, saya ingin tahu berapa biaya untuk operasi ibu saya.” ucap tiffany pada salah satu staff di situ.

“ Nama ibu anda siapa?.” Tanya staff itu.

“ Jung Ji eun.” jawabnya.

“ Totalnya 3 juta won.” Tiffany langsung tersentak kaget. saat melihat arsip pembayaran operasi ibunya.(jika di ubah dalam rupiah kurang lebih 30 juta)

“  Dari mana aku mendapatkan uang sebanyak ini, gaji mengajarku saja masih kurang.” Ucap nya walau ia tidak memperdulikan jika staff itu akan mendengarnya karena memang dia sangat bingung saat ini. Tiffany pun menaruh arsip pembayaran kedalam tasnya dan segera kembali ke ruangan ibunya. karena sekarang ibunya pasti mencarinya. Namun ia tak menyadari ada seseorang yang disampingnya sejak tadi mendengar percakapan Tiffany dengan staff itu.

Hari ini wendy datang lebih pagi kesekolah, karena dia ingin membicarakan hal penting dengan suho. Dan dia tahu kalau laki laki itu selalu datang lebih pagi, lelaki itu memang termasuk rajin apalagi karena dia ketua kelas di kelasnya. Dan saat wendy telah sampai dikelasnya, benar saja dugaan nya suho tengah duduk sambil menulis sesuatu dibukunya entah itu apa. Gadis itu berjalan menyimpan tasnya di atas meja dan menghampiri meja suho.

“ Suho ssi, boleh kita bicara sebentar?.” Suho pun hanya menganggukan kepalanya dan membenarkan posisi duduknya menghadap wendy. “Ada apa?.” tanya suho penasaran.

“ Ini tentang miss Tiffany. Boleh aku minta bantuanmu?.mengumpulkan dana untuk pengobatan ibunya miss Tiffany.” Jelas Wendy

“ Memang beliau sakit apa?.”

“ Aku juga tidak tahu. tapi ibunya harus segara di operasi.”

“ Baiklah aku akan membantumu. Miss Tiffany juga guru kita semua, kan?!.”

“ Terima kasih suho.”

“ Hey, kalian sedang membicarakan apa?.” Tanya Irene yang baru datang bersama seulgi dan Joy.

“ Kita akan mengumpulkan dana untuk Mrs. Tiffany.” Jawab suho.

“Hey,hey, apa kalian tengah membicarakan calon pacarku?.” Ujar Baekhyun yang mendengar pembicaraan mereka tadi. Ternyata bukan hanya Baekhyun saja, Sehun,D.O dan Chanyeol pun mendengarnya juga.

Wendy sendiri merasa heran, kenapa mereka datang lebih pagi dari biasanya. Secara bersamaan pula. Apa karena pagi ini ada ulangan matematika, dan mereka belum sempat  belajar?.

“ Percaya diri sekali kau ini, kalau miss Tiffany itu akan jadi pacarmu.” Ujar Seulgi dengan menunjukan wajah yang ingin muntah.

“ Tentu saja, aku ini kaya,tampan dan…”

“ Sudah hentikan !.” Ucap Chanyeol pada Baekhyun.” Sebenarnya ada apa dengan miss. Tifanny?.” Chanyeol pun memotong pembicaraan Baekhyun karena ia sangat penasaran dengan hal itu. Terlebih lagi karena memang ia menyukai Tiffany.

“ Ibunya miss Tiffany harus segera dioperasi dan kita akan mengumpulkan dana untuk membantunya.” Jelas Suho.

“ Memang berapa uang yang dibutuhkan?.” Tanyanya kembali.

“ sekitar…3 juta won.Aku kemarin tidak sengaja bertemu dengannya dirumah sakit,tadinya aku ingin menyapa, tapi miss Tiffany tengah menanyakan biaya pengobatan operasi ibunya pada staff administrasi dan aku tidak sengaja mendengarkan pembicaraan mereka.” Jelas Wendy pada mereka semua.

“ Tapi biayanya mahal sekali, pengumpulan dana ini tidak akan cukup jika hanya kelas kita saja yang menyumbang.” Ucap Joy dan mendapat anggukan setuju dari mereka.

“ Aku punya ide.” Ujar Chanyeol saat terjadi keheningan sesaat diantara mereka.” Bagaimana..jika kita membuat konser penggalangan dana untuk miss Tiffany?!.” Jelas Chanyeol kali ini.

“ Aku rasa itu ide yang bagus.” Suho langsung tersenyum mendengarnya. “Bagaimana menurut kalian?.” Tanyanya.

“ lalu siapa yang akan tampil?” Tanya Wendy.

“ Tentu saja kita ber-sembilan.” Jawab Chanyeol sangat yakin dan lantang.

“ Nanti kita akan menampilkan apa?. “ Ujar Irene.

“ Begini saja, saat jam istirahat nanti temui aku di ruang musik. Kita akan memikirkan apa yang akan kita tampilkan.Tapi kalian setuju kan dengan usulan ku ini?!”

“ Baiklah. Ayo kita coba !.” Ujar Baekhyun dan mereka semua ikut menganggukan kepala.

Bel istirahat pun telah berbunyi dan mereka ber-sembilan tengah berkumpul di ruang musik.

“ Aku sudah menentukan. Penampilan pertama dibuka dengan kolaborasiku dan Wendy. Wendy menyanyi dan aku memainkan piano. Di penampilan kedua, Suho;D.O;Baekhyun dan aku akan bernyanyi bersama. Dan penampilan terakhir ditutup dengan penampilan Seulgi,Irene,Joy dan Wendy yang bernyanyi sambil menari. Bagaimana?.” Jelas Chanyeol.

“ Tapi menari sambil menyanyi itu kan tidak mudah.Apalagi dengan jangka waktu yang pendek.” Ujar Joy yang merasa gugup dan tidak percaya diri.

“ Hey, bahkan kalian melakukannya dengan baik saat pensi waktu itu. Ayolah..jangan pesimis dulu biasanya kalian selalu tampil percaya diri.” Sahut Baekhyun yang sebenarnya ingin menyemangati mereka.

Wendy tersenyum mendengarnya dan menarik tangannya kedepan.“ Baiklah kita tunjukan kemampuan yang kita punya pada semua orang untuk miss Tiffany guru kita tercinta.” Ucapan  wendy  disambut juga dengan saling menempelnya tangan mereka.” Go Go Go SEMANGAT !!!.” teriak mereka semua.

“Hey, tapi aku melakukan apa?” Tanya Sehun karena namanya tidak disebutkan chanyeol.

“ Bagaimana kalau menggoda para gadis untuk menonton penampilan kita saja?.” Ucap D.O yang disetujui oleh mereka semua.” mmm…baiklah.” Sehun pun setuju.

Mereka pun mulai menentukan lagu yang akan mereka nyanyikan nanti.

“ Aku tidak suka, terlalu melow.” Ujar Wendy setelah  Chanyeol  memasangkan headset di telinga wendy dan memutar lagu lagu koleksinya di ponsel.

Chanyeol pun memilih lagu lain.” kalau yang ini?.” Tanya Chanyeol.” Ini lagu Jadul, bagaimana jika yang menonton merasa bosan !.” Lagi lagi wendy tidak setuju. Sedangkan teman temannya yang lain sedari tadi hanya memperhatikan dua mahluk itu yang sedang beradu mulut.

“ Mereka selalu saja bertengkar.” Ucap Irene sambil menghembuskan nafasnya.” Tapi hari ini mereka tidak saling mengerjai satu sama lain lagi.” Sahut Sehun tersenyum melihat mereka.” Iya kau benar. Apa mereka sudah baikkan?!.” Ucapan Baekhyun barusan tidak ada yang menanggapi.

” Ishh kau ini. Coba yang ini..”

“ Nah…ini lumayan.Tapi nadanya terlalu tinggi.”

“ Kau kan jago di nada tinggi. Sudahlah tidak ada penolakan lagi,waktu kita tidak banyak.” Wendy hanya menatapnya dengan tajam,tapi Chanyeol tetap tidak perduli.

“ Chanyeol, aku sudah meminta bantuan ketua osis kita untuk meminta izin pada kepala sekolah.Dan kepala sekolah mengizinkan kita untuk tampil.” Ucap Suho pada Chanyeol.

“ Jinjja?!.” mereka semua langsung bersorak gembira.

Dua hari telah berlalu dan hari ini adalah hari yang ditunggu tunggu. Setelah selesai mengganti pakaian, mereka ber-delapan sedang bersiap-siap dibelakang panggung dan para gadis telah selesai di make up. Sedangkan sehun tengah memanggil para siswa untuk datang ke ruang aula agar menonton penampilan teman temannya dengan memberikan pengumuman lewat speaker sekolah. Serta mengajak Tiffany duduk di depan panggung menonton persembahan mereka.

“ Aku merasa gugup hari ini, sudah lama aku tidak tampil.” Ucap Wendy dengan suara yang sedikit dikecilkan karena dia tidak ingin teman temannya juga merasa gugup seperti dirinya.

Tapi Chanyeol yang berdiri disampingnya dapat mendengar ucapannya itu.

“ Wendy,ya. Kau gugup?.” Tanya Chanyeol.

“ T-Tidak, aku baik baik saja.” Jawabnya sambil menundukan kepalanya.

Chanyeol pun menyentuh kedua pundak gadis itu.” Kita pasti bisa wendy. Ada aku disampingmu.” Wendy pun tersentak dengan jawaban Chanyeol dan entah kenapa jantungnya berdegup kencang. Dan tadi itu apa?. Chanyeol baru saja menyebut namanya. bukan si pendek seperti biasanya.

“ Kalian berdua bersiaplah naik ke atas panggung.” Ucapan Sehun tadi membuat Chanyeol melepaskan tangannya dari pundak Wendy.

Mereka berdua telah naik ke atas panggung dan ternyata sudah banyak siswa yang menonton mereka . Juga Miss Tiffany yang duduk dan tersenyum melihat mereka berdua.

Chanyeol segera duduk di depan piano nya. dan wendy berdiri sambil memegang mic nya

[wendy]

You can be amazing

You can turn a phrase into a weapon or a drug

You can be the outcast

or be the backlast of somebody’s lack of love

or you can start speaking up

Nothing’s gonna hurt you the way that words do

And they settle neath your skin

keep on teh inside and no sunlight

sometimes a shadow wins

But I wonder what would happen if you

Say what you wanna say

And let the words fall out

Honestly,I wanna see be brave

With what you want say

And let the words fall out

Honestly,I wanna see be brave

[Chanyeol]

I just wanna see you

I just wanna see you

I just wanna see you

I wanna see you be brave

[Wendy]

Innocence your history of silence

wont do you any good

Did you think it would

Let your words be anything but empty

Why dont you tell them the truth

semua siswa yang menonton penampilan mereka berdua ikut bertepuk tangan sambil mengikuti wendy bernyanyi

Say what you wanna say

And let the words fall out

Honestly,I wanna see be brave

With what you want say

And let the words fall out

“Honestly,I wanna see be brave~~” Semua orang langsung tercengang dan bersorak saat wendy menyanyi dengan nada tinggi.

Setelah lagu nya selesai para murid lelaki meneriaki nama wendy karena bangga dengan penampilannya tadi.” Wendy,wendy,wendy”

“ Kamsammida…” Ucap wendy dan Chanyeol setelah itu segera turun ke belakang panggung.

Dan Sehun selaku Mc naik ke atas panggung.” ye,ye,ye… bagaimana penampilan mereka tadi bagus?!.” tanya nya memeriahkan acara. Dan penonton pun merespon dengan kata bagus.

“ Itu baru penampilan yang pertama, dan sekarang kita berlanjut ke penampil kedua yaitu Baekhyun,Suho,Chanyeol dan D.O ~.” para wanita langsung menjerit dan bersorak senang. Keempat orang itu naik ke atas panggung dan mulai bernyanyi.

(Baekhyun) Deoneun mangseoriji ma jebal nae simjangeul geodueo ga

Geurae nalkaroulsurok joha dalbit jochado nuneul gameun bam

(D.O) Na anin dareun namjayeotdamyeon huigeuk anui han gujeorieotdeoramyeon

Neoui geu saranggwa bakkun sangcheo modu taewobeoryeo

(All) Baby don’t cry tonight eodumi geochigo namyeon

Baby don’t cry tonight eobseotdeon iri doel geoya

Mulgeopumi doeneun geoseun nega aniya kkeutnae mollaya haetdeon

So baby don’t cry cry nae sarangi neol jikil teni

(Suho) Ojik seororeul hyanghaeinneun unmyeongeul jugo bada

Eotgallil su bakke eomneun geu mankeum deo saranghaesseumeul nan ara

Saat mereka berempat mulai bernyanyi wendy dan teman temannya datang menghampiri miss Tiffany dan mereka saling berpelukan setelah  duduk disebelah gurunya.Mereka kembali menonton penampilan ke empat lelaki itu, dan tidak menyangka mereka dapat bernyanyi sangat baik.Padahal baru latihan 2 hari.

(D.O) When you smile, sun shines (Baekhyun) eoneoran teuren chae mot dameul challan

(D.O) On mame pado chyeo (Suho) buseojyeo naerijanha oh

(All) Baby don’t cry tonight pokpungi morachineun bam (Baekhyun) (u~ haneuri muneojil deut)

(All) Baby don’t cry tonight jogeumeun eoullijanha

Nunmulboda challanhi bitnaneun i sungan neoreul bonaeya haetdeon

So baby don’t cry cry nae sarangi gieokdoel teni

(Chanyeol) Eodukeomkeomhan gotongui geuneul wi ibyeorui munteoge naega muchamhi

Neomeojyeodo geumajeodo neol wihaeseoramyeon gamdanghal teni

Uh, daesin nareul julge birok nal moreuneun neoege

Don`t cry, tteugeoun nunmulbodan chadichan useumeul boyeojwo baby,

tiba tiba saja wendy merasa tercengang saat melihat tatapan chanyeol yang mengarah pada seseorang disampignya,dan itu adalah…miss Tiffany. Ada apa sebenarnya?.Kenapa chanyeol seperti…menujukkan lagu itu untuk miss Tiffany, bukan hanya itu tapi wendy dapat melihat mata chanyeol yang menunjukan bahwa dia…jatuh cinta pada wanita di sebelahnya ini,batin wendy.

(D.O) Say no more (baby) no more (don`t cry)

(Chanyeol) Jebal mangseorijineun marajwo mulgeopumi doel geu challa

(D.O) Say no more (baby) no more (don`t cry)

(Chanyeol) Nunbusin sarameuro nameul su itge charari geu kallo nal taewojwo

(D.O) Ne nun soge gadeuk cha oreuneun dalbit woo~

(Baekhyun) Sori eobsi gotong soge heulleo neomchineun i bam

Wendy segera tersadar saat seulgi menarik tangannya dan mengatakan mereka harus siap siap di belakang panggung.

(All) Baby don’t cry tonight eodumi geochigo namyeon

Baby don’t cry tonight eobseotdeon iri doel geoya

Mulgeopumi doeneun geoseun nega aniya kkeutnae mollaya haetdeon

So baby don’t cry cry nae sarangi neol jikil teni

(Baekhyun) Ireun haessari noga naerinda

Neoreul darmeun nunbusimi naerinda

(Suho) Gireul irheun nae nuneun ijeya cry cry cry

TBC

Lagu baby dont Cry  menjadi penutup chapter 1 ff ini.

Penasaran kan gimana kelanjutannya?.

Jangan lupa RCL ya. Kamsammida….

2 tanggapan untuk “[EXOFFI FREELANCE] Because I Love You (Chapter 1)”

  1. Wah….Apa wendy udah mulai suka ya sama Abang ceye,trus,lagux kena banget jdi baper,pengen deh Dyo Oppa ngelakuin hal ky bgitu sma aku/ga ad y nanya/,TBC nya bikin ga Nahan,saat seru2x mlh tbc kn bikin pnsaran banget,oh iya salam kenal,aku read bru disegala Ff authornim

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s