[FICLET] Tentang Kata, Perasaan, dan Pikiran — IRISH’s Tale

original

|   Tentang Kata, Perasaan, dan Pikiran   |

|  EXO`s D.O.  |

|  Slice of Life x Surrealism  |  Ficlet  |  Teenagers  |

|  story by IRISH  |

sebenarnya… apa pondasi yang membangun seseorang untuk mencapai kata ‘hidup’?

██║ ♫ ♪ │█║♪ ♫ ║▌♫ ♪ │█║♪ ♫ ║▌♫ ♪ ║██

In D.O.’ Eyes…

Berhati-hatilah denganku.

Tanpa kalian sadari, kadangkala kalian memanggilku. Menggunakanku untuk menggores seseorang—menciptakan bekas luka kecil di benak mereka—atau kadang kalian gunakan aku untuk menikam seseorang.

O, kalian pasti belum tahu siapa aku.

Aku adalah Kata. Bukankah kalian mengenalku dengan baik? Setiap frasa dan kalimat yang keluar dari bibir kalian adalah hasil dari komandoku bersama dengan Pikiran dan Perasaan.

Seringkali, Pikiran dan Perasaan berdebat dahulu sebelum menyerahkan keputusannya padaku. Pikiran yang tidak pernah mau kalah karena adanya unsur bernama egoisme di dalamnya… dan Perasaan yang selalu ingin mengalah lantaran ada unsur bernama kasih di dalamnya.

Keduanya saling membenci namun saling membutuhkan. Seringkali saling mengabaikan tapi saling mencari kemudian.

Kami, adalah tiga pondasi yang membangun karakter seseorang. Bagaimana seseorang berpikir, menimbang baik tidak baiknya menggunakan perasaan, dan mengungkapkan hasil diskusi mereka padaku, kata, untuk digunakan seseorang sebagai timbal balik konversasi dengan sesamanya.

Perasaan adalah yang paling sensitif, dan membutuhkan waktu lama untuk menimbang-nimbang. Dibandingkan dengan pikiran yang bekerja dengan gesit, perasaan bisa mengambil waktu dua sampai empat kali lipat lamanya.

Jadi, jika di kemudian hari kalian temukan seseorang yang terlihat seolah ia ‘lambat berpikir’ mungkin saja dia adalah seorang dengan perasaan yang mendominasi karakternya.

Kemudian ada pikiran. Si gesit ini tidak pernah mau tahu keadaan orang lain. Dia cenderung muncul dan mendominasi saat keadaan berubah genting. Hobinya adalah menciptakan bayangan mengerikan tentang hal-hal apa yang bisa dilakukannya.

Pikiran adalah raja imajinasi. Dia bisa membayangkan siapa saja di dalam memori seseorang. Sayang, karena sikap gesitnya ia seringkali membuatku menjadi pembunuh. Maka, jika di kemudian hari kalian bertemu dengan seseorang yang kerapkali melontarkan kalimat tajam, aku rasa dia adalah seseorang dengan pikiran yang mendominasi.

Lalu, yang terakhir adalah aku. Kata. Satu-satunya media bagi perasaan dan pikiran untuk menyampaikan apa yang ada di dalam diri seseorang untuk diberitahukannya pada orang lain.

Caraku bekerja, cukup simpel. Aku hanya perlu mengumpulkan pendapat piiran dan perasaan sehingga mereka andil dengan cara seimbang sebelum aku akhirnya keluar sebagai untaian kata yang kalian ketahui sebagai kalimat.

Kadang, kalian bahkan memanggilku untuk mengoyak dan mencabik orang lain, bahkan… tak jarang kalian gunakan aku untuk membunuh mereka. Tapi tidakkah kalian tahu kalau aku membencinya?

Aku muak melihat bagaimana kalian saling menghina dan menjatuhkan tanpa ada tujuan untuk menjadi lebih baik dengan menjadikanku sebagai perantara dan pengantar kesakitan bagi orang lain.

Tapi, ada kalanya orang-orang memanggilku untuk membunuh seseorang dengan cara yang lebih baik dan bisa kuterima. Mereka yang memanggilku kala mereka terluka begitu dalamnya hingga membutuhkan pertolonganku untuk berlari dari situasi yang tidak bisa diatasinya… adalah segelintir orang yang tahu bagaimana cara membunuh sesamanya dengan cara yang benar.

Ah, ada juga kalanya aku berubah jadi tidak tahu diri. Digunakan merendahkan orang lain tapi aku sendiri juga rendahan. Membingungkan? Ya. Kehidupan orang-orang juga membingungkanku.

Mereka senang saling menyakiti orang lain dengan kata. Mereka juga suka membunuh orang lain dengan kata. Seringkali, tidak tahu diri kalau mereka juga belum cukup baik untuk lantas berhak meledek seseorang.

Pada intinya, peranku yang paling mengerikan adalah sebagai pembunuh.

Bisa dibilang, aku adalah seorang pembunuh ulung, bukankah begitu? Sayang, tidak ada yang bisa menangkapku. Bahkan, semua orang pernah membunuh setidaknya satu orang; karenaku.

Sekarang apakah aku terlihat mengerikan?

Haha. Sudah kukatakan kalau kalian harus berhati-hati padaku, bukan? Ingat, aku adalah unsur tak kasat mata yang mematikan.

Aku bisa berubah setajam sembilu untuk lantas menyayat hati seseorang. Aku bisa berubah menjadi obat bius yang membawa seseorang pada hal-hal yang tidak diinginkannya.

Bahkan tanpa orang-orang sadari, aku juga bisa membunuh.

Ah, sudah berapa kali kukatakan kalau aku bisa membunuh? Kalian tidak percaya?

Kalau begitu… apa kalian tidak juga percaya pada frasa yang mengatakan bahwa ‘kata’ dapat melukai seseorang dengan cara lebih menyakitkan daripada ‘luka’?

Karena itu, berhati-hatilah saat memanggilku.

Mungkin saja kalian suatu hari menjadi seorang pembunuh dengan alat pembunuhan tidak kasat mata, yaitu kata.

FIN

IRISH’s Fingernotes :

Enggak tau kenapa meloloskan cerita semacem ini… ceritanya SooSoo jadi makhluk enggak jelas di sini. WKWKWK. Yah, intinya ane cuma berniat menyelipkan pesan moral kecil doang di tengah kelelahan dengan file-file menumpuk di atas meja kerja :”)

~

~

~

[    IRISH SHOW    ]

10 tanggapan untuk “[FICLET] Tentang Kata, Perasaan, dan Pikiran — IRISH’s Tale”

  1. Sepertinya tak salah aku jadi pengikut setiap frasa yang engkau rangkai rish…
    Aku rasa jiwa sastramu bagus. Kalau bukan itu aku takkan mengikuti crtmu sampai hari ini.
    Dan lagi, karena karena keinginan membaca soal bebek yang gk selalu ada, berlari menuju fantasi dan bertemu dengan koki yang bagus dalam mengolah bebek. Rasanya aku betah berada dalam restoran tsb.
    Fighting rish! Semoga keletihanmu mendapatkan balasan yang bagus nantinya

  2. Ini sepertinya kali pertama aku mmbca karya Author Irish deh,ga sengaja tdi liat posternha menarik banget tanpa bca judulnya,eh ternyata……

    betul si semua y authornim tulis itu adh knyataan y nyata keadnya,dan berakibat patal di akhirnya

  3. rasanya pengen nulis “This story specially for…”
    kamu tambah dewasa loh, aku pikir kamu bakal nulis sleep tight dalam kondisi semalam wkwkwkwk..
    sini sini dipeluk dulu, haters gonna hate.
    toh sampe sekarang dia ga berani bales komen, ga berani bales email.
    biarkan anjing menggonggong, suho pun berlalu.

  4. Kayaknya eki tau kenapa dan untuk siapa ff ini ada.😂
    Hmzz ajalah kak rish, mungkin si doi gak cuma pikirannya yg mendominasi, tapi juga perasaannya udah terkontaminasi zat aditif lainnya jadi kurang waras pas ber-frasa. Kesian d.o jadi nusuk kan/dibalang/😂
    Hwaiting kak irish! Manngatszz.😍😆

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s