[EXOFFI FREELANCE] As Always As Us –Catch (Ficlet)

cover9.jpg

As Always As Us –Catch

 

Author : jjehxi

Length : Ficlet (series)

Genre : Romance, fluff

Rating : PG

Main cast & additional cast : Oh Sehun, Im Seyoo, etc.

Summary : “Dan pada akhirnya kau berhasil menangkapku, ImSe.”

Disclaimer : Cerita ini murni milik saya, tidak ada unsur kesengajaan apabila ada beberapa adegan yang sama. Dilarang keras untuk mengcopy-paste. Don’t be plagiator! Sorry for typo(s) and happpy reading^^

Previous:

(1) As Always As Us –by Shoes  (2) As Always As Us -by LINE

(3) As Always As Us –Photoshoot (4) As Always As Us -Fact

(5) As Always As Us –If (80% flashback) (6) As Always As Us –Fail Couple

(7)As Always As Us –Surprise (8) As Always As Us –Lucky?

-Catch

“Setelah ini aku akan benar-benar pergi, jadi kuharap makan malam perpisahan ini tidak begitu buruk, apalagi jika itu menyangkut hatimu. Aku pergi.” Dan setelahnya, suara ketukan pantofel hitam mengkilat itu terdengar semakin menjauh dan akhirnya tak terdengar lagi setelah debaman halus pintu berwarna coklat keemasan itu terdengar. Sekarang, Im Se-yoo sudah benar-benar tertinggal sendiri di private room (VVIP Room) restaurant yang terkenal akan kemewahannya.

Bukan tanpa alasan dirinya tetap tak beranjak dari kursi yang terbilang mewah itu. Dan alasannya adalah tak lain tentang apa yang terjadi malam ini. Malam ini, ia dan Luhan telah resmi tak memiliki hubungan spesial dalam bentuk apapun. Namun, kenyataan kedua lah yang membuatnya begitu terkesiap tak percaya, “Sehun tak datang menemuinya. Ia bukan lagi prioritas pemuda jakung itu.”. Kedua kalimat itu seakan tak bosan terus memenuhi isi pikirannya yang berujung dengan dirinya yang menunggu.

Helaan nafas kecil begitu terdengar jelas mengingat ruangan tersebut kini hanya diisi oleh dirinya seorang. Seakan tak peduli akan logikanya yang terus berkata untuk menyerah dan pulang, nyatanya perempuan mungil itu enggan beranjak dan lebih memilih menyibukkan dirinya dengan berbagai kegiatan pada ponselnya.

Hingga akhirnya keputusasaannya membuat hal yang benar-benar konyol pun ia lakukan.

LINE’S update

            SeyooIm

            Waiting for u. Where are you now? @OohSehun

            Dan percayalah, hal konyol pun bukan hanya terjadi pada Im Seyoo. Nyatanya, seorang Oh Sehun sedari tadi sama sekali belum menginjakkan kakinya di Incheon Airport yang terlihat sedang ramai ‘pengunjung’. Dan apa yang dia lakukan? Dia hanya bisa memarkirkan mobil mewahnya di halaman bandara dan selebihnya tak ada yang ia lakukan selain membuka-tutup pintu mobil. Bersyukurlah, karena tak ada satu pun orang yang melayangkan protes atas perilakunya.

“Seharusnya aku menemuinya sekarang.”

            Dia pun bersiap meninggalkan kawasan bandara, jika saja pikiran lain tidak mengganggunya.

“Takkan ada yang berubah. Dan pergi adalah pilihan terbaik.”

Kemudian, dia pun hendak membuka pintunya dan sayangnya terhenti karena tiba-tiba ucapan Seyoo tempo lalu melintas dipikirannya.

“Aku harap aku masih prioritasmu.”

            Sungguh rasanya ia akan gila. Dilema dalam batinnya begitu mendominasi, hingga rasanya sesak –sulit untuk sekedar bernafas. Hingga getaran pada ponselnya bisa membuyarkan segala kebingungannya.

“Aku mengerti, Bu.”

Dan setelah kalimat itu terlontar sebagai jawaban atas perintah ibunya, ia pun memutuskan untuk membuka pintu mobil mewahnya, berjalan angkuh dengar koper berukuran sedang yang ia tarik pelan menuju ke jejeran bangku yang tersedia untuk para ‘pengunjung’ yang hendak menunggu jadwal keberangkatannya.

Mungkin setelah ini, dirinya benar-benar akan meninggalkan negara ginseng dengan segala kenangannya. Lahir, tumbuh remaja, dan mendapatkan cintanya di negara ginseng ini tanpa sadar membuat sebagian hatinya merasa berat  barang untuk beranjak dari duduknya menuju antrean para penumpang tujuan London –tujuan yang sama dengannya.

Setelah dirasa cukup berpikir keras, ia pun melangkahkan kedua kaki panjangnya menuju antrean. Sejenak, ia berhenti melangkah dan membalikkan tubuhnya sembari mengedarkan pandangannya ke seluruh penjuru bandara malam itu, mencari seseorang yang katanya membawa sesuatu yang istimewa untuk ibunya –mungkin sejenis barang limited edition pikirnya. Namun, di rasa cukup dan akhirnya dia tak menemukan siapapun, dia pun berbalik dan melanjutkan langkahnya. Masih ada jasa pengantar barang untuk mengantarkan hal istimewa itu untuk ibunya –pikirnya.

Gilirannya pun tiba, perempuan mungil di depannya dengan cepat melangkah maju mempersilahkan dirinya untuk menyelesaikan segala urusannya dan masuk ke awak pesawat yang akan mengangkutnya ke tempat tujuannya. Dan disinilah ia, duduk manis di salah satu tempat duduk yang di khususkan untuk para penumpang VIP, mencoba mencari posisi duduk yang nyaman dan mulai memejamkan mata berharap perjalanan tidak akan terasa membosankan dengan berkeliaran menuju alam mimpinya.

Tentu saja hal itu akan terjadi jika ia tidak tersentak karena sebuah sapaan lembut di material mungilnya.

CHU~

Sepereskian detik dirinya terkejut akan perilaku perempuan berkacamata hitam disebelahnya yang jika ia tidak salah ingat, perempuan inilah yang tadi berada didepannya saat mengantre. Perempuan mungil inilah yang tadi berlari kecil mempersilahkannya untuk segera ‘berbincang’ dengan staf bandara yang tengah bertugas tadi. Perempuan inilah yang kini tengah terlihat tersenyum tulus tanpa dosa setelah ‘menyapanya’ beberapa saat yang lalu. Dan senyum perempuan inilah yang terlihat seperti—

“ImSe?”

Bukan tanpa alasan nama itu terlontar begitu saja, nyatanya perempuan yang sedang mencondongkan badannya sekarang adalah Im Seyoo dalam wujud nyata, tanpa kacamata hitam yang tadi betah bertengger menghalau mata indah itu untuk menatap Sehun secara langsung, dan tentu saja dengan senyuman yang masih setia terukir indah di wajah cantiknya.

“Ibu mertua membantuku untuk menangkap pemuda nakal dihadapanku ini. Yeah, just for your infomation.

“Dan pada akhirnya kau berhasil menangkapku, ImSe.”

—END—

Please leave comment(s)^^      

 

 

 

Iklan

4 thoughts on “[EXOFFI FREELANCE] As Always As Us –Catch (Ficlet)

  1. Ping-balik: [EXOFFI FREELANCE] As Always As Us –‘Cuz (The Real Final Chapter) | EXO FanFiction Indonesia

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s