[EXOFFI FREELANCE] THE PERFECT WIFE (Chapter 5)

the-perfect-wife

{EXOFFI FREELANCE} (THE PERFECT WIFE) – ( Chapter 5th )

THE PERFET WIFE

Author : Kim hyo ah

Length : Chapter

Rating : PG-15

Main Cast : Chanyeol, Eun ji, Sehun, Bam Bam, Junior

Additioanal Cast : Joy, Yeri, Min ho, Naeun, Krystal

Genre : marriage life, comedy, friendship, and sad

Disclaimer : ff ini adalah murni buatanku sendiri, aku tidak pernah berfikir untuk memplagiati karya orang lain, sebab aku punya prisip untuk menghargai karyaku sendiri. Dan jika terdapat kesamaan tokoh atapun lainnya itu hanyalah ketidak sengajaan.

Summary :

Kim Eun Ji adalah gadis berusia 22 tahun, yang menghabiskan waktunya untuk selalu belajar dan bekerja. Namun ia tidak menyangka akan menjadi seorang ibu bagi empat pria.

Chapter 5th

_*_

Dimalam harinya gadis itu mengerjakan tugas kuliahnya didalam kamar, sembari menunggu Chanyeol pulang. Namun suaminya tidak kunjung pulang, karena mengantuk Eun ji akhirnya tertidur ditempat tidur Chanyeol. Tak lama setelah gadis itu tertidur, Chanyeol akhirnya pulang. Ketika melihat istrinya tertidur, ia nampak senang. Lalu pria itu langsung mendekat kearah Eun ji untuk merapihkan buku – buku yang ada ditempat tidurnya. “Gadis ini sangat malas, sudah kubilang jangan tidur dikasur bawah, ditetap saja tidur dibawah” ujar Chanyeol.

Seketika perasaan benar – benar senang saat melihat Eun ji tertidur, wajah gadis itu seperti matahari yang bersinar terang. Tiba – tiba jantung Chanyeol berdetak dengan kencang, sehingga membuatnya menjadi canggung.

_

Dipagi harinya gadis itu terbangun, ia melihat seorang pria tidur dibawah tempat tidurnya. “Dia sepertinya benar – benar tidak ingin aku tidur dikasur bawah, kau baik sekali rupanya” ucap Eun ji sambil menatap suaminya. Karena merasa bersalah gadis itu berininsiatif untuk membuatkan sarapan pagi untuk suaminya. Eun ji langsung bergegas menuju dapur, namun ia bingung ingin memasak apa. Eun ji sama sekali tidak mengerti tentang memasak. Beruntungnya Bam bam datang, rupanya pria itu ingin membuat kopi. Karena melihat seorang malaikat penolong, tanpa pikir panjang Eun ji segera meminta tolong pada Bam bam untuk membantunya memasak.

“Annyeonhaseyo” ucap Eun ji sambil tersenyum

“Ye” balas Bam bam singkat

“Apa hanya perasaanku saja kalau pagi ini kau terlihat sangat tampan” ujar Eun ji

“Kau baru tau kalau aku tampan” sahut Junior sambil mengaduk – ngaduk kopinya.

“Iya, aku baru tau. Karena sebelumnya kau selalu terlihat jelek”. Seketika Bam bam menatap sinis kearah Eun ji.

“Jangan ganggu aku”

“Mungkin karena kau belum mandi, makanya kau terlihat tampan pagi ini. Aku sarankan sebaiknya kau jangan mandi, supaya kau selalu terlihta tampan”

“Kau ini sebenarnya ingin memuji atau ingin membuatku kesal, eoh ?”

“Aku sebenarya hanya ingin kau membantuku membuatkan sarapan untuk Chanyeol oppa, bisakah kau membantuku ?”

“Aku tidak bisa”

“Wae ?”

“Karena kau tidak bisa memasak”

“Aku mohon bantulah aku, aku memang tidak bisa memasak tapi kaukan bisa memasak”. Eun ji terus mengedip – ngedipka kedua matanya, dan memohon belas kasihan dari pria itu.

“Kau seperti orang bodoh, untuk apa kau ingin memasak”

“Kan aku sudah bilang, aku ingin membuatkan Chanyeol oppa sarapan. Dan jika kau mau aku juga bisa membuatkanmu sarapan”

“Tidak perlu, aku bisa memasak sendiri”

“Aku mohon padamu, kaulah satu – satunya penolongku”. Karena kasihan melihat wajah noonanya yang menyedihkan, Bam bam akhirnya bersedia menolong gadis itu.

“Baiklah aku akan membantumu, tapi kau tidak boleh menggangguku saat aku sedang memasak”

“Ye, aku berjanji padamu”

Bam bam segera mengambil bahan makanan dari dalam kulkas. ia berencana untuk membuat Bubur. Bam bam sangat ahli dalam hal memasak, pria itu sangat mudah untuk membuat berbagai jenis makananan. Namun sayangnya Eun ji hanya bisa terdiam melihat adik iparnya memasak. Sesekali ia ingin mencoba membantu Bam bam memasak, namun pria itu melarangnya.

“Jika kau menyentuh makanan ini, aku tidak akan membantumu “ ucap Bam bam sinis.

”Ye” jawab Eun ji datar

Wajah Eun ji mulai terlihat bosan, ia tidak tau harus berbuat apa. Karena sang adik ipar tidak ingin Eun ji membantunya, padahal gadis itu ingin sekali memasak. Namun kali ini keberuntungan memihaknya, tiba – tiba ponsel Bam bam berbunyi. Lalu pria itu langsung mengangkat telfonnya dan meninggalkan Eun ji sendirian didapur. Melihat Bam bam sudah pergi, Eun ji bergegas melihat masakan itu. Ia melihat sebuah bubur yang sedang dimasak didalam panci. Aroma bubur tersebut sangat harum, namun menurut Eun ji ada bumbu yang kurang ditambahkan dalam makanan itu. dengan segera ia mengambil tempat garam garam, dan menambahkan 2 sendok garam kedalam bubur tersebut. Dan mengaduk – ngaduknya, gadis itu terlihat sangat senang bagaikan ia baru saja menjadi chef terkenal diKorea. Walaupun ia tidak tau apa yang telah ia lakukan. Namun tiba – tiba terdengar langka kaki mendekat kearahya, Eun ji langsung bergegas kembali duduk dimeja makan seakan – akan ia tidak melakukan apapun.

Saat Bam bam datang, pria itu bingung melihat ekspresi wajah Eun ji yang mencurigakan dengan senyum yang sangat lebar. Namun Bam bam malah menghiraukannya, ia langsung kembali memasak. Setelah makanan itu sudah siap, Eun ji segera membawa makanan itu menuju kekamarnya untuk diberikan pada Chanyeol. sesampainya dikamar, rupanya pria itu masih dalam keadaan tidur. Lalu segeralah Eun ji membangunkannya,

“Oppa bangunlah ini sudah pagi” ucap Eun ji sambil menyentuh bahu suaminya

Tidak disangka tiba – tiba saja Chanyeol mengigau. Eun ji bingung apa yang telah terjadi pada suaminya itu, karena pria tersebut terus saja bebicara aneh bahkan ia mencoba untuk memeluk Eun ji. Namun ia berusaha untuk menghidar dari pelukan itu, dan tidak disengaja Chanyeol dengan tiba – tiba mencium bibir Eun ji saat gadis itu mencoba untuk membangunkannya lagi. Gadis itu terkejut dengan hal tersebut, bahkan ia tida bisa mengerakkan bibirnya sama sekali seperti ada lem perekat dibibirnya. Eun ji mencoba untuk melepaskan bibirnya dari bibir pria itu, namun Chanyeol sama sekali tidak mau melepaskannya. Dengan segera Eun ji memukuli pipi suaminya agar ia melepaskan ciumannya, akhirnya usaha gadis itu berhasil. Mata Chanyeol langsung terbuka, namun ia  belum sadar bahwa ia sedang mencium Eun ji. Ketika melihat wajah Eun ji yang sangat dekat dengan pandangannya dengan segera Chanyeol melepaskan bibirnya dari bibir Eun ji.

Pria itu terlihat canggung saat mengetahui hal tersebut, ia sama sekali tidak berani melihat wajah Eun ji. Karena kesal Eun ji langsung memarahi Chanyeol.

“Oppa apa yang telah kau lakukan, eoh ?. Apakah kau sudah gila ?” ucap Eun ji dengan lantang.

“Aku minta maaf, aku tidak sengaja melakukan itu” jawab Chanyeol yang masih terlihat canggung.

“Kau tau perbuatanmu ini telah melanggar perjanjian diantara kita” ujar Eun ji

“Aku tau, tapi aku kan tidak disengaja melakukannya Kim eun ji. Aku juga tidak tau kenapa aku menciummu” balas Chanyeol. Mendengar penjelasan Chanyeol membuat Eun ji semakin bingung, dengan  segera gadis itu keluar dari dalam  kamarnya. Setelah Eun ji pergi, Chanyeol melihat semangkuk bubur diatas tempat tidurnya. Lalu segeralah ia mengambil bubur itu dan memakannya, Chanyeol merasakan rasa asin dilidahnya, namun ia tetap menelannya.

_

“Annyeonghaseyo” sapa Eun ji

“Kau tumben datangnya siang” ucap Joy

“Sekarang jam berapa ?” tanya Eun ji

“Jam 10 pagi” sahut Joy

“Gomawo” balas Eun ji singkat

“Ada apa dengan mu ?, kau terlihat seperti orang kebingungan” ujar Joy

“Kau tau tidak, aku baru saja berciuman dengan Park Chanyeol” ucap Eun ji pelan

“Mwo ?!, bagaimana bisa itu terjadi ?” tanya Joy sambil terkejut

“Hal itu tejadi sacara tiba – tiba, dan yang lebih tragisnya adalah rasanya masih terasa sampai sekarang” jawab Eun  ji

“Bagaimana rasanya ?” tanya Joy

“Seperti ada lem yang menempel dibibirku” sahut Eun ji sambil menyentuh bibirnya.

“Daebak .. sangat mengagumkan” ujar Joy terkagum – kagum

Namun disisi lain Eun ji tidak bisa melupakan peristiwa memalukan tersebut, ia terus saja memikirkannya. Namun berbeda dengan Chanyeol, saat ini namja itu tengah bekerja diCafenya.  Dan ia sama sekali tidak memikirkan kejadian itu. Eun ji berusaha untuk melupakan hal tersebut, namun sulit baginya untuk melakukan itu. Daripada terus frustasi mengingat kejadian memalukan tersebut, Eun ji justru teringat dengan uang semesternya yang belum ia bayar, segerlah gadis itu pergi untuk membayar uang semesterannya.

Sesudah membayar uang semesterannya, Eun ji bergegas pergi dari kampus menuju rumahnya. Dan setibanya disana, nampak pintu pagar yang masih tergembok. Eun ji mencoba untuk membuka gembok tersebut, namun tidak bisa. Akhirnya gadis itu memutuskan untuk menunggu didepan rumah samoai ada orang yang datang.

Sekitar 2 jam Eun ji menunggu namun tidak ada seorangpun yang datang, bahkan sekarang wajah gadis itu nampak sangat bosan dan matanya mulai terlelap akibat hembusan angin yang dingin. Sialnya, tiba – tiba saja hujan turun dengan deras, sehingga membangunkan Eun ji yang hampir saja tertidur. Lalu dengan segera gadii itu berlari meninggalkan rumahnya untuk mencari tempat berteduh.

Namun saat diperjalanan, tiba – tiba saja Eun ji terpeleset dijalan raya yang mengakibatkan timbul rasa sakit lagi dibokongnya.

“Aigo .. sakit sekali !!” teriak Eu ji sambil merengek kesakitan.

Gadis itu berteriak untuk meminta pertolongan, namun tidak ada seorangpun yang melintasi jalanan tersebut. Karena tidak ada yang membantunya, akhirnya Eun ji memutuskan untuk bangun sendiri. Bajunya sangat basah dan kotor bahkan rambut gadis itu sangat berantakkan. Dan yang lebih buruknya lagi ternyata ada luka dilutut Eun ji, sehingga sulit baginya untuk berjalan. Eun ji memutuskan untuk pergi ke Cafe Chanyeol. Gadis itu berjalan perlahan menuju Cafe walaupun rasa nyeri yang sangat dahsyat tengah ia rasakan, namun hal itu tidak membuatnya menyerah.

Sesampainya di Café, Eun ji melihat dibalik jendela nampak Chanyeol dan ketiga adiknya sedang bersantai sembari menikmati secangkir coklat panas. Eun ji yang melihat hal tersebut merasa tersinggung, ia yang saat ini tengah kesakitan sedangkan mereka asyik bersantai di Cafe . Lalu dengan segera Eun ji masuk kedalam tempat tersebut. Melihat kehadiran Eun ji secara tiba – tiba membuat keempat pria itu terkejut, ditambah dengan keadaan Eun ji yang memprihatinkan.

“Noona, kau kenapa ?” tanya Junior sambil memandang noonanya.

“Apakah kau habis saja dirampok ?” tanya Bam bam

“Aku baik – baik saja” ucap Eun ji tenang sambil menatap sinis kearah mereka.

“Pakaian mu basah, cepatlah ganti bajumu nanti kau sakit” ujar Chanyeol

“Aku memang tengah sakit sekarang, dan kau tau bagaimana rasanya. Rasanya seperti dipukuli oleh keempat pria menyebalkan” balas Eun ji dengan raut wajah kesal.

“Kau sakit apa noona ?, atau jangan – jangan kau sakit jiwa” ucap Junior sambil tertawa kecil.

“Hei !, kau bicara apa tadi ?. Aku ingin dengar sekali lagi” balas Eun ji sambil berjalan mendekat kearah Junior.

“Junior –ah, kau lupa kalau dia adalag Goblin” bisik Bam Bam

“Aigo, aku lupa lagi. Lalu aku harus bagaiman, nih ?” ujar Junir yang terlihat ketakutan.

“Kau bicara apa tadi, eoh ?” tanya Eun ji yang tepat berdiri dihadapan Junior.

“Anyeo, aku tidak bicara apa – apa kok. Aku tadi bilang kalau kau pasti sakit pusing gara – gara kehujanan, kan ?” jawab Junior yang nampak mulai berkeringat dingin.

“Memangnya aku tidak dengar, tadi kau bilang aku sakit jiwa kan !” ucap Eun ji sambil memukul meja. Seketika keempat pria itu menatapnya, bahkan sekujur tubuh Junior gemetar.

“Maafkan aku noona, aku tidak bermaksud mengatakan hal itu” ucap Junir sambil memohon kepada Eun ji.

“Sudalah Eun ji-ah, lebih baik sekarang kau ganti bajumu” ujar Chanyeol pelan.

“Kalian kira aku hanya kehujanan saja, lihat bajuku kotor dan rambutku juga berantakan. Semua ini gara – gara kalian, aku tadi terpeleset dijalan raja. Bokongku saat ini sakit sekali Hiks … hiks …” balas Eun ji yang langsung menangis.

“Memangnya apa salah kami ?” tanya Bam Bam

“Aku menunggu kalian pulang tadi, karena pagar rumah masih digembok. Tapi kalian tidak pulang” jawab Eun ji

“Sudahlah jangan banyak bicara, ayo ikut aku” ucap Chanyeol yang langusng menarik tangan Eun ji dan membawanya menuju kamar mandi. Ketika dikamar mandi Chanyeol memberikan Eun ji pakaian ganti. Tapi karena bajunya kebesaran dan tidak sesuai dengan ukuran badannya, Eun ji menolak memakai pakaian itu. Namun sang suami tetap memaksanya untuk memakai baju tersebut agar Eun ji tidak kedinginan. Dengan berat hati gadis itu menerima pakaian super besar tersebut. Lalu segeralah Eun ji mengganti pakaian nya, dan disisi lain Chanyeol menunggu Eun ji diluar kamar mandi sembari memainkan ponselnya.

Sekitar 20 menit pria itu menunggu, namun belum ada tanda – tanda dari Eun ji jika ia sudah selesai berganti pakaian. Karena penasaran Chanyeol mendekatkan telinganya pada pintu kamar mandi tersebut. Terdengar sangat sunyi didalam kamar mandi itu seperti tidak ada orang didalamnya. Namun tiba – tiba terdengar suara jeritan dari dalam kamar mandi, yang menandakan bahwa telah terjadi sesuatu pada Eun ji.

“Aigo .. ! kau ini sebenarnya apa ?, kenapa kau ada disini ?” teriak Eun ji

Karena merasa khawatir Chanyeol langsung berteriak kepada Eun ji untuk mengetahui apa yang sebenarnya telah terjadi pada gadis itu.

”Hei, kau baik – baik saja didalam ?” tanya Chanyeol sambil mengetuk pintu kamar mandi tersebut.

Namun nihil Eun ji tidak menanggapi pertanyaan itu, namun tiba – tiba terdengar suara benda terjatuh dari dalam kamar mandi. Dan kini Chanyeol benar – benar merasa penasaran sekaligus khawatir pada gadis itu .tidak pikir panjang Chanyeol langsung mendobrak pintu tersebut

Brak …

Nampak seorang gadis yang tengah berdiri diatas closet sambil memegang sikat gigi ditangannya, Chanyeol terkejut melihat keadaan Eun ji seperti itu.

“Hei, sedang apa kau diatas sana ?” tanya Chanyeol sambil menatap istrinya.

“Oppa kau jangan bergerak, jika kau bergerak mahluk itu akan menyerangmu” ucap Eun ji dengan raut wajah serius.

“Kau bicara apa, sih ?. Aku tidak mengerti “ tanya Chanyeol sambil berjalan masuk kedalam kamar mandi untuk menurunkan Eun ji.

“Ayo cepat turun” ujar pria itu sambil mengulurkan tangannya kepada Eun ji. Namun tiba – tiba Eun ji berteriak.

“Aigo .. oppa disepatumu ada mahluk kecil kering” teriak Eun ji yang terus melihat kearah sepatu Chanyeol.

“Sepatuku ada apa memangnya ?” tanya Chanyeol yang langsung melihat sepatunya. Nampak seekor kecoa tengah hinggap disepatu pria itu. Karena takut Chanyeol langsung naik keatas close tersebut. Sekujur tubuh Chanyeol berkeringat ketika melihat seekor kecoa, namun tiba – tiba saja kecoa itu terbang kearah mereka berdua. Karena takut Chanyeol segera memeluk Eun ji dengan sangat erat.

“Park eun ji tolong lindungi aku” teriak Chanyeol sambil memeluk istrinya.

“Bagaimana aku bisa melindungimu, jika aku juga takut” sahut Eun ji

“Bukannya kau pawang kecoa” ujar Chanyeol yang terus saja memeluk Eun ji. Tidak disangka kecoa itu tiba – tiba menempel dibaju Chanyeol, dan secara langsung ia berteriak histeris sambil memanggil ketiga adiknya. “Hei, tolong aku ,kalian bertiga selamatkan aku “ teriak Chanyeol .mendengar suara berisik dari arah kamar mandi ,bergegaslah ketiga pria berlari menuju tempat itu .

Mereka terkejut ketika melihat hyungnya dan gadis itu tengah berpelukan sangat erat ,bahkan Chanyeol menutupi wajahnya dibalik tubuh Eun ji .ketiga bersaudara itu tidak bisa berkutik apapun ,mereka benar – benar sangat terkejut . “ hyung ada apa ? “ tanya mereka bertiga secara bersamaan .

“ kalian tolong singkirkan kecoa itu dari baju ku “ perintah Chanyeol , “ baiklah “ sahut Sehun .lalu segeralah Sehun mengambil hewan itu dari baju hyungnya dan segera membuangnya .ketika hewan itu sudak tidak ada perasaan kedua orang itu sudah tenang walaupun mereka belum sadar jika mereka masih berpelukan .namun saat Bam bam memanggil nama hyungnya ,barulah kedua orang itu sadar jika sejak dari tadi mereka berdua berpelukan .dan segeralah mereka melepaskan pelukan itu ,dan melihat kearah langit – langit kamar mandi untuk mengalihkan pandangan mereka satu sama lain .Chanyeol dan Eun ji terlihat sangat canggung ,bahkan mereka berdua tidak bisa saling bertatapan walaupun hanya sekali .

ketika mereka sedang duduk bersantai dikursi Cafe sembari menunggu hujan berhenti ,tiba – tiba gadis itu bersin – bersin diselingi batuk .bahkan wajanya sangat pucat dan sekujur tubuhnya terlihat gemetar ,Chanyeol yang melihat hal itu hanya bisa terdiam .pria itu tidak berani untuk membantu Eun ji bahkan menatap istrinya saja ia tidak mampu . namun berbeda dengan Sehun ketika melihat keadaan noonanya yang terlihat sangat memprihatinkan ,pria itu langsung melepaskan jaketnya dan menyelimuti Eun ji dengan jaketnya .ketika melihat hal itu Chanyeol langsung terkejut , “ kau sedang apa “ tanya Chanyeol yang terlihat sangat kebingungan .

“ aku hanya ingin membantu noona “ sahut Sehun ,” kumawo Sehun –ah “ ucap Eun ji .

“ Kim Eun ji kau juga bisa menggunakan jaketku “ tawar Chanyeol yang langsung melepaskan jaketnya dan memberikan benda itu pada Eun ji ,” kumawo “ ucap Eun ji lalu segera memakai jaket pemberian Chanyeol . Bam bam dan Junior hanya bisa tersenyum kecil melihat hal itu .semakin lama hujan semakin deras bahkan tidak berhenti ,hari tidak terasa sudah menjelang malam .akhirnya mereka memutuskan untuk menginap semalam diCafe itu ,karena tidak mungkin jika mereka mengendarai mobil dimalam hari apalagi dalam keadaan hujan deras .Eun ji yang masih terlihat sangat kedinginan terus berlindung pada kedua jaket itu .

Chanyeol terus menatap kearah istrinya ,pria itu terlihat sangat cemas melihat keadaan Eun ji .karena tidak tega ia langsung pergi kedapur untuk membuatkan minuman hangat bagi Eun ji .selagi Chanyeol didapur ,Sehun yang terlihat sedang sibuk dengan ponselnya tidak sengaja terganggu oleh suara bersin dari kakak iparnya .” hachim …. “ bersin Eun ji .

“ noona ,kau tidak punya tisu untuk menutup mulutmu “ ucap Sehun yang terus memandang kearah Eun ji ,” aku tidak punya ,lagipula untuk apa aku punya tisu “ sahut Eun ji .

“ baiklah kau bisa pakai sarung tanganku “ ucap Sehun yang langsung mengeluarkan sarung tangannya dari dalam saku celananya dan segera memberikannya kepada Eun ji .” kumawo ,tapi sarung tanganmu lucu sekali warnanya pink“ ucap Eun ji yang terus memperhatikan sarung tangan itu.

“ itu punya eommaku ,jadi kau harus segera mengembalikannya setelah kau sembuh “ ucap Sehun ,lalu segera kembali ketempat duduknya . “ nde “ sahut Eun ji singkat .

Tak lama setelah itu datanglah Chanyeol sambil membawa secangkir teh ditangannya .pria itu langsung menghampiri istrinya yang sedang duduk dikursi dan memberikannya minuman itu . “ ini aku buatkan teh untukmu ,mungkin saja ini bisa membantumu “ ucap Chanyeol yang langsung duduk disebelah Eun ji .

“ kumawo “ sahut Eun ji dan langsung meminum teh itu .Chanyeol terlihat tertawa kecil ketika Eun ji sedang minum ,gadis itu menunjukkan ekspresi yang sangat lucu .tidak disangka tiba – tiba perut Chanyeol berbunyi ,hal itu langsung mengundang tawa dibibir Eun ji . “ oppa jika kau lapar buatlah makanan yang enak untukku “ ucap Eun ji .

“ kau juga lapar ,aku kira hanya aku saja yang lapar” sahut Chanyeol yang langsung menggaruk lehernya .” memangnya kau saja yang lapar aku juga ,sudahlah cepat kau buatkan aku makanan “ ucap Eun ji .

“ baiklah kau tunggu disini ,aku akan buatkan makanan untukmu “ ucap Chanyeol , “ hyung ,bagaimana dengan kami kau tidak ingin membuatkan untuk kami juga“ ucap Bam bam tiba – tiba .

“ kau tega melihat kami mati kelaparan dalam kedinginan dimalam hari “ ucap Junior ,“ aku kira kalian tidak lapar “ jawab Chanyeol .

“ tentu saja kami lapar ,kau tidak lihat tubuhku semakin lama semakin kurus “ ucap Junior ,” baiklah aku akan membuatkan kalian makanan yang enak ,dan yang ingin membantuku didapur silahkan ikut denganku “ ucap Chanyeol lalu segera pergi kedapur dan diikuti oleh Bam bam dan Junior .

Hanya ada Sehun dan Eun ji ditempat itu ,gemuruhnya suara hujan membuat suasana hati gadis itu sangat bosan .berbeda dengan Sehun ,pria itu terlihat sangat asyik bermain game diponselnya .karena penasarn Eun ji langsung menghampiri pria itu dan duduk disebelahnya .” sehun –ah ,kau sedang bermain apa “ tanya Eun ji tiba – tiba .

“ noona ,kau tidak lihat aku sedang bermain game tolong jangan ganggu aku “ ucap Sehun , “ boleh aku mencobanya ,aku juga suka sekali bermain game “ tanya Eun ji .

“ tidak boleh ,game ini hanya untukku saja “ sahut Sehun ,” dasar pelit ,kau tidak kasihan pada noona mu ini “ ucap Eun ji sambil menatap Sehun dengan hidung merahnya .

“ baiklah tapi hanya sebentar saja “ ucap Sehun lalu memberikan ponselnya pada Eun ji ,” nde “ sahut Eun ji dengan senyum gembira .Sehun terus memperhatika wajah gadis itu ,ia terlihat sangat senang ketika melihat senyuman Eun ji .namun pandangan itu diketahui oleh Eun ji .

“ kau jangan memandangku seperti itu ,nanti aku bisa kalah “ ucap Eun ji yang tengah sibuk bermain game .” aku tidak memandangimu “ sahut Sehun canggung .

Namun tiba – tiba saja Eun ji kalah dalam permainan game itu ,ia terlihat sangat kesal bahkan gadis itu berniat ingin membanting ponsel yang ada ditangannya .beruntungnya tindakkan itu bisa dihentikan oleh Sehun .pria itu langsung memegang tangan Eun ji .” noona ,kau ingin merusak ponselku “ tanya Sehun .

“ lepaskan tanganku “ sahut Eun ji ,dan segeralah Sehun melepaskan tangan Eun ji . “ ini semua karenamu ,padahal sebentar lagi aku akan segera menang “ ucap Eun ji .

“ kau boleh kesal tapi jangan melibatkan ponselku ,cepat kembalikan ponselku “ sahut Sehun , “ baiklah maafkan aku “ ucap Eun ji lalu mengembalikan ponsel itu .

Tak lama setelah itu ,Bam bam datang sambil membawa semangkuk Mie Ramen ditangannya dan disusul oleh Junior .melihat makanan mulai berdatangan Eun ji langsung segera menghampiri makana itu .gadis itu terihat tidak sabar untuk segera menyantap makanan itu .saat tengah makan ,Eun ji terlihat sangat menikmati makanannya .gadis itu tidak memperdulikan kondisinya yang sangat buruk ,walaupun cairan dihidungannya ingin terus keluar namun hal itu tidak menghambat niat Eun ji untuk menghabiskan makananya .namun hal itu menuai tanggapan dari adik iparnya .”noona ,kau terlihat sangat lapar “ ucap Junior yang terus memperhatikan Eun ji yang sedang makan .

“ aku sangat lapar jadi kau jangan menggangguku “ sahut Eun ji dengan mulut penuh makanan ,” tapi aku lihat bibirmu sedikit berbentuk “ ucap Junior tiba – tiba.

“ uhuk … uhuk “ batuk Eun ji setelah mendengar kata – kata itu ,lalu dengan segera Chanyeol memberikan minum pada Eun ji . “ junior –ah ,kau ini bicara apa aku tidak mengerti maksudmu ?“ tanya Eun ji .

“ bibirmu terlihat lebih berbentuk dari sebelumnya “ sahut Junior ,” tentu saja bibinya berbentuk ,aku dan istriku sering berciuman “ ucap Chanyeol tiba – tiba .

“ mwo … ! “ terkejut Eun ji ,” kau sering melakukan hal itu hyung “ tanya Bam bam .

“kami sering melakukan hal itu ketika dipagi hari “ ucap Chanyeol ,” itu tidak benar ,bibirku seperti ini karena aku sedang flu “ jelas Eun ji.

“ jika kalian terus berbicara tentang hal itu ,aku jadi tidak nafsu makan “ keluh Sehun ,” maaf Sehun –ah ,tapi yang dikatakan hyungmu itu tidak benar “ ucap Eun ji .

“ aku tidak perduli “ sahut Sehun lalu segera pindah tempat duduk agar bisa menghindar dari mereka .

Eun ji terus memandang sinis kearah Chanyeol ,karena hal itu nafsu makan gadis itu menjadi berkurang .sehingga ia tidak menghabiskan makanannya . setelah mereka selesai makan segeralah mereka tidur .Chanyeol dan Eun ji memutuskan tidur diruangan kerja milik Chanyeol ,sedangkan ketiga adiknya akan tidur dikursi – kursi Cafe.

Ketiga pria itu terlihat sangat lelah bahkan tidur mereka sangat pulas sekali .berbeda dengan sepasang suami istri itu ,mereka terlihat bingung .Eun ji yang terus memandang sinis kearah Chanyeol yang tepat ada disampingnya .walaupun istrinya menatapnya dengan seram ,Chanyeol tetap tersenyum melihat tingkah istrinya . “ kau jangan cemberut ,nanti hidung tomatmu akan meledak “ goda Chanyeol .

” aku berharap hidungku meledak tepat diwajahmu Park Chanyeol “ sahut Eun ji .” baiklah maafkan aku ,aku terpaksa mengatakan hal itu “ ucap Chanyeol .

“ atau jangan – jangan kau sengaja mengatakan hal itu ,agar kau bisa menciumku lagi “ ucap Eun ji ,”aku tidak berniat untuk menciummu lagi “ sahut Chanyeol .

“ dasar kau pecandu ciuman “ ucap Eun ji ,” mwo pecandu ciuman ,kau pikir aku suka berciuman denganmu “ sahut Chanyeol.

“kalau kau bukan pecandu ciuman ,untuk apa kau bicara seperti itu “ ucap Eun ji ,gadis itu terkejut dengan tindakan suaminya .Eun ji mencoba melepaskan pelukan pria itu ,namun Chanyeol tidak ingin melepaskan pelukannya .

“ jika kau terus berkata seperti itu ,aku tidak akan melepaskanmu “ bisik Chanyeol . mendengar bisikan itu Eun ji menjadi bungkam  ,ia tidak bisa berkata apapun .lalu segeralah Chanyeol melepaskan pelukannya pada Eun ji .” kau jangan pernah berkata seperti ,aku janji tidak akan pernah menciummu “ ucap Chanyeol yang terus menatap Eun ji.

“ nde “ sahut Eun ji singkat .

_

Dipagi harinya Eun ji terbangun ,ia mencoba membuka kedua kelopak matanya .ketika berhasil membuka matanya ,Eun ji melihat suaminya tidur tepat dipangkuannya .ia terlihat bingung ketika melihat Chanyeol tidur ,pria itu memancarkan ketampanan yang luar biasa .ketampanan itu membuat jantung Eun ji berdetak dengan kencang ,sesekali gadis itu tersenyum kecil melihat wajah Chanyeol.namun ketika melihat bibir pria itu ,Eun ji menjadi marah .karena bibir itu yang telah membuat dirinya menjadi aneh sekaligus memalukan .dengan segera Eun ji menekukkan kakiknya sehingga kepala pria itu terbentur kelantai .” aigo … sakit sekali “ teriak Chanyeol sambil memegang kepalanya .

Eun ji hanya bisa diam melihat reaksi suaminya ,namun ketika Chanyeol bangun .pria itu melihat Eun ji dengan senyuman yang mengerikan ,gadis itu tersenyum sangat lebar .melihat hal itu Chanyeol menjadi bingung ,pria itu mencoba untuk bertanya pada istrinya .namun Eun ji tidak menanggapi pertanyaan suaminya ,gadis itu terus memandang sinis kearah suaminya .bahkan ia hampir tidak mengedipkan kedua matanya .

Karena merasa takut dengan tingkah aneh istrinya ,pria itu dengan segera keluar dari ruangan itu.melihat hal itu Eun ji tertawa terbahak – bahak ,ia tidak menyangka aktingnya berhasil .namun semakin lama Eun ji merasakan energi negatif terpancar diruangan itu .karena merasa gelisah gadis itu berjalan perlahan keluar dari ruangan itu dan segera menemui Chanyeol .

_*_

Terlihat disore hari seorang gadis tengah mengendarai sepeda menuju tempat kerjanya .ia sangat menikmati suasana disore hari dikota Seoul,sesekali Eun ji menyapa orang – orang yang tengah melintasi jalan itu .gadis itu memancarkan senyum indahnya pada setiap orang .namun saat ditengah perjalan Eun ji melihat Bam bam yang tengah berjalan dipinggir jalan raya sambil membawa bunga ditangannya .karena penasaran gadis itu menghampiri pria itu .” Bam bam –ah ,kau sedang apa disini “ tanya Eun ji sambil mengendarai sepeda .

“ noona ,kau sedang apa disini ? “ tanya Bam bam kembali ,pria itu terkejut ketika melihat kehadiran noonanya secara tiba – tiba .lalu dengan segera Eun ji menghentikan laju sepedanya .

“ aku ingin pergi ketempat kerjaku ,lalu kau mau kemana sekarang ? “ sahut Eun ji , “ bukan urusanmu ,lagipula untuk apa aku memberi taumu “ ucap Bam bam .

“ kau harus memberi tauku ,hyungmu memberiku kekuasaan penuh atas kau dan saudara – saudaramu “ ucap Eun ji .” memangnya kau eommaku ,kau itu hanya seorang saudara tiri bagiku “ sahut Bam bam lalu segera berjalan perlahan menjauh dari Eun ji .

“ setidaknya kau anggap aku sebagai eommamu “ teriak Eun ji .mendegar kata – kata itu Bam bam menghentikan langkahnya ,pria itu membalikan tubuhnya kearah Eun ji dan menatap gadis itu.” jika aku tidak bisa menjadi eomma yang sempurna bagimu ,kau bisa anggap aku sebagai saudara tiri yang sempurna bagimu .mungkin aku bisa menggantikan ketidak hadiran eommamu disini “ .

Bam bam melangkah mendekat menuju Eun ji ,pria itu ingin mengatakan sesuatu pada kakak iparnya . “kau tidak perlu menjadi eommaku ,jadilah istri yang sempurna bagi hyungku “ sahut singkat Bam bam ,lalu segeralah pria itu berlari menjauh dari Eun ji .gadis itu menjadi diam terpaku ketika mendengar kata – kata yang diucapkan oleh Bam bam .kali ini Eun ji benar – benar tidak mengerti dengan keadaan dirinya sendiri .ia terus berfikir kenapa setiap orang menyuruhnya menjadi istri yang sempurna dan bukan menjadi wanita yang sempurna .

Gadis itu melangkah perlahan dari tempat itu sambil menuntun sepedanya ,langkah gadis itu tidak teratur .Eun ji seperti orang yang tengah putus asa dengan kehidupannya sendiri .tiba – tiba ponselnya berdering ,dengan segera Eun ji mengangkat ponselnya .tidak disangkah adiknya yang menghubunginya . “ anyeonghaseyo unnie “ sapa Yeri dalam telepon .

“ nde ,ada apa kau menghubungiku ? “ tanya Eun ji dengan nada rendah ,” kau baik – baik saja unnie ,atau jangan – jangan kau sedang sakit “ sahut Yeri .

“ tidak aku baik – baik saja ,mungkin karena aku belum makan “ ucap Eun ji ,”kau harus segera makan ,aku tidak ingin kau sakit “ ujar Yeri .

“ nde ,lalu kenapa kau menghubungiku ? “ tanya Eun ji ,” aku rindu sekali padamu unnie ,dan aku juga sangat bahagia sekali disini .kau tau aku belajar banyak tentang desain baju disini walaupun tidak semua ,tapi aku berharap aku segera lulus Sma dan masuk kesekolah desainer diParis “ ucap Yeri .

“ keinginanmu akan segera tercapai ,kau harus belajar yang benar “ sahut Eun ji ,” nde unnie “ ucap Yeri .setelah Eun ji berbicara pada adiknya ,dengan segera ia pergi ketempat kerjanya .namun sayangnya gadis itu tidak sadar bahwa hari sudah menjelang malam.Eun ji melihat toko kue bibinya sudah tutup ,karena merasa lelah sekali .gadis itu memilih untuk pulang kerumah .

Sesampainya dirumah ,Eun ji mencium wangi harum masakan dari arah dapur .lalu segeralah gadis itu berlari kearah dapur .ia melihat Chanyeol yang tengah memasak .gadis itu terus memandangi suaminya ,ia tidak menyangkan akan memiliki suami sebaik Chanyeol .walaupun Eun ji tau bahwa ia hanya seorang istri bayaran bagi suaminya .namun kenyataan itu tidak membuat gadis itu sakit hati ,ia yakin suatu saat semua ini akan menjadi kenyataan dalam hidupnya.

Eun ji tidak ingin memikirkan hal itu lagi ,karena merasa bosan ia langsung menghampiri suaminya yang tengah memasak .” Park Chanyeol ,kau sedang memasak apa ? “ tanya Eun ji tiba – tiba .

“ kau sudah pulang ,aku sedang memasak tottboki untuk makan malam “ sahut Chanyeol ,” kenapa harus tottboki ,padahal aku ingin sekali makan sushi “ ujar Eun ji .

“ kalau kau ingin makan sushi ,buatlah sendiri “ ucap Chanyeol , “ kau tidak ingin membuatkanku Shusi ,baiklah aku akan menunjukan senyuman yang indah untukmu “ sahut Eun ji .mendengar hal itu ,Chanyeol menjadi teringat dengan senyuman lebar yang dimiliki Eun ji .pria itu menjadi takut ketika istrinya ingin menunjukan senyumannya .dengan terpaksa Chanyeol harus memenuhi keinginan Eun ji .

” baiklah aku akan membuatkanmu Sushi ,tapi kau jangan menunjukan senyuman anehmu itu “ ucap Chanyeol .

“ memangnya kenapa ,aku hanya ingin meniru senyuman para Devil” ucap Eun ji ,”kau tidak terlihat seperti Devil ,melainkan seperti pawang kecoa “ sahut Chanyeol.

“ kau selalu mengejekku ,baiklah kau tidak perlu membuatkanku Sushi ,aku akan makan apapun yang kau masak  ,tapi aku ingin kau membuatkanku jus jeruk“ ucap Eun ji datar , “baiklah ,begitu baru istriku “ sahut Chanyeol sambil tersenyum .Eun ji juga ikut gembira ketika melihat suaminya gembira .muncul perasaan aneh dalam hati gadis itu terhadap Chanyeol .

Saat mereka tengah mempersiapkan makan malam ,tiba – tiba Junior datang sambil membawa beberapa botol soju .Eun ji terkejut ketika Junior datang ,pria imut itu rupanya ingin mengajak Eun ji dan hyungnya untuk minum bersama malam ini .karena tidak terbiasa minum soju ,Eun ji menolak ajakan adik iparnya .namun Junior terus memaksa Eun ji ,tapi gadis itu bersih keras untuk tidak minum .

Timbul rasa jahil dipikiran Junior ,pria itu mencampurkan soju kedalam jus jeruk milik Eun ji tanpa sepengetahuan dari gadis itu.disaat mereka tengah makan malam ,Junior terus memperhatikan noonanya yang sedang makan ,pria itu ingin sekali melihat noonanya meminum jus jeruk itu .keinginan itupun terjadi ,akhirnya Eun ji meminum jus jeruk itu bahkan hingga habis .Junior tertawa kecil melihat hal itu .karena penasaran pria itu bertanya pada noonanya .” sepertinya jus jeruk itu sangat enak “ ucap Junior tiba – tiba .

“ tentu saja ,tapi rasanya sedikit aneh“ sahut Eun ji ,” aneh bagaimana ,aku membuat jus jeruk itu sesuai dengan takarannya “ ujar Chanyeol .

“ kalau kau tidak percaya ,kau boleh mencicipinya “ ucap Eun ji ,” noona kau bodoh ,bagaimana mungkin hyung bisa merasakan jus itu ,jika jusnya saja sudah didalam perutmu semua “ sahut Bam bam .

“ aigo …aku lupa tentang hal itu “ ucap Eun ji ,melihat hal itu Sehun tertawa kecil .tidak pernah pria itu melihat suasan meja makan yang ramai seperti ini .” aku senang kau ada disini noona “ ucap Sehun tiba – tiba .mendengar kata – kata itu semua orang menatap kearah Sehun .

Iklan

4 thoughts on “[EXOFFI FREELANCE] THE PERFECT WIFE (Chapter 5)

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s