[EXOFFI FREELANCE] As Always As Us –Surprise

tanda-tanya.jpg

As Always As Us –Surprise

Author : jjehxi

Length : Ficlet (series)

Genre : Romance, fluff

Rating : PG

Main cast & additional cast : Oh Sehun, Im Seyoo, etc.

Summary : “Tell me. Do you love her right now?”

Disclaimer : Cerita ini murni milik saya, tidak ada unsur kesengajaan apabila ada beberapa adegan yang sama. Dilarang keras untuk mengcopy-paste. Don’t be plagiator! Sorry for typo(s) and happpy reading^^

    Previous :

(1) As Always As Us –by Shoes  (2) As Always As Us -by LINE

(3) As Always As Us –Photoshoot (4) As Always As Us -Fact

(5) As Always As Us –If (80% flashback) (6) As Always As Us –Fail Couple

-Surprise

    Terhitung 4 hari sudah ekspresi tak berarti masih setia melekat di wajah cantik nan mulus bak porselen milik Seyoo –Si Cantik yang datar mungkin akan menjadi landian terbaru untuk gadis itu yang sekarang baru saja menempatkan diri senyaman mungkin di salah satu tempat duduk dengan bantalan empuk di cafe yang terbilang cukup ramai di sore hari ini.

    Awalnya tak ada yang menarik perhatian Si Cantik Seyoo, tentu saja selain buku menu yang ia terima dari seorang pelayan yang berperawakan tinggi dan cukup cantik. Hingga ekor matanya menangkap sepasang sepatu Red Pump yang begitu nyentrik melewati tempatnya begitu saja. Sepertinya tidak asing, beonya dalam hati membuat kepalanya mendongak mencari seseorang yang sekiranya ia kenal. Dan benar saja disana terlihat 4 wanita yang sedang asyik bercengkrama yang salah satunya adalah Shannon –tunangannya Si Mantan.

    “Hi Shan, where’s your boyfriend? Ah, should I call him “Your Fiance”?’”

    Dan setelahnya yang terdengar oleh rungu Si Cantik Seyoo adalah gelak tawa mereka tak terkecuali Shannon, yang membuatnya mengernyit heran. Baiklah, posisi duduk mereka sangat berdekatan hanya saja mereka saling membelakangi membuat Seyoo harus mempertajam pendengarannya bahkan mengabaikan Hot Chocolate yang tampaknya hangat untuk dicicipi.

    “C’mon! It’s just our game, and I’ll finishing it, as soon as possible. So, I can go away from him, ignoring and do everything that make me happy. ‘Cuz it’s my style.”

    Okay, Shan. Tapi aku tidak tau jika kau bisa membuat Si Tampan Oh Sehun tidak lebih dari bahan taruhan untuk kesenanganmu. How great you are!’”

    Dan gelak tawa keempat wanita itu terjadi tidak lebih dari 5 detik setelah salah satu dari mereka menyadari kehadiran seorang pria jakung yang menjadi pembicaraan mereka dengan tatapan menusuk dan rahangnya mengeras. Tentu saja hal itu membuat Seyoo –si pendengar setia menolehkan kepalanya mencari tau  apa yang terjadi. Percayalah bahwa seketika nafasnya terhenti, tecekat, lidahnya kelu bahkan tangan kecilnya mengepal kuat menyadari rentetan kalimat yang ia tangkap tadi adalah sebuah fakta –kejutan untuknya.

    “Apa aku pernah mengijinkanmu untuk menjadikanku bahan taruhan untuk kesenenganmu? Seharusnya sejak awal aku tidak menuruti permintaanmu untuk berpura-pura bertunangan di depan teman-teman sialanmu ini, bitch. How dare you are! Let’s stop our relationship right now!

    Dan setelahnya langkah-langakah panjang itu terukir menuju pintu keluar cafe mengabaikan tatapan semua orang, bahkan hanya melewati Seyoo yang tengah mematung, walau tanpa semua orang sadari ekor matanya menatap heran atas kehadiran gadis cantik itu.

    Namun rasa heran dan penasaran itu seketika menghilang ketika dirinya yang baru saja duduk di bangku taman yang tampak sepi ini merasakan gerakan halus dari tangan mungil gadis cantik di depannya, yang menarik kepalanya untuk bertabrakan langsung dengan perut rata gadis itu. Dan tanpa sadar air matanya menetes membuatnya memilih tetap memejamkan matanya menikmati aroma menenangkan yang menjadi candu untuknya saat 8 tahun yang lau, aromanya tak berubah pikirnya.

    “Dia memintaku untuk berpura-pura sudah bertunangan dengannya, tapi dia tidak mengatakan kalau itu adalah sebuah taruhan.”

    Usapan halus dia rasakan di surai coklatnya, menenangkan.

    “Dia memintaku untuk mengenalkannya sebagai tunanganku di depan salah satu temanku, dan dia memilihmu.”

    Dekapannya semakin hangat dan erat.

    “Tapi dia melanggar janjinya dan datang ke pesta kita. Aku pun marah dan hari ini berniat untuk membicarakan ini semua dengannya. Dan hari ini terjadi, aku..”

    Dan perkataannya terpotong digantikan dengan pelukan yang tiba-tiba. Terkejut tentu saja. Ditambah isakan kecil yang rungunya tangkap membuatnya membeku tak berkutik.

    “Aku sakit sungguh, OhSe. Tidak seharusnya dia menyakitimu.”

    “Aku tidak ingin kau tersakiti. Tapi nyatanya aku terlambat. Maaf, OhSe.”

    Tak membiarkan emosi mengusai segalanya, Sehun pun menarik diri menatap sendu wajah cantik yang sekarang tengah berlinangan air mata. Seketika kedua ibu jarinya mencoba menghapus aliran deras sarat akan kesedihan di wajah cantik milik gadis cantik di depannya.

    “Tidak. Jangan biarkan emosi menguasai dirimu, ImSe. Kau sudah terikat.”

    “Why? Do you love her?”

    “Tunanganmu sedang melihat kita. Pergilah, ImSe.”

    “Do you love her?”

    “Apapun yang ku rasakan, mulai sekarang kau boleh untuk tidak memperdulikannya. Kau sudah terkat, Im Seyoo. Aku pergi.”

    Sehun pun beranjak, mulai menciptakan langkah menjauh sebelum satu lontaran kalimat membuatnya berhenti untuk beberapa saat.

    “Tell me. Do you love her right now?

    Hanya beberapa saat dan akhirnya punggung itu semakin menjauh hilang di belokan yang mengarah menuju cafe ramai pengunjung tadi. Dan Seyoo? Dia hanya membeku hingga ia rasakan sebuah mantel bertengger di pundak kecilnya yang membuatnya seketika mendongak. Itu Luhan, tunangannya.

    “Sorry. I swear I’ll let you go, please waiting for 2 weeks and we’ll be end. Be patient, Seyoo.

—END—

Please leave comment(s)^^   

    Is this too long? Sorry, readers ☹

    I hope you can enjoying my story, especially this part :v

Iklan

5 pemikiran pada “[EXOFFI FREELANCE] As Always As Us –Surprise

  1. Ping balik: [EXOFFI FREELANCE] As Always As Us –‘Cuz (The Real Final Chapter) | EXO FanFiction Indonesia

  2. Ping balik: [EXOFFI FREELANCE] As Always As Us –Catch (Ficlet) | EXO FanFiction Indonesia

  3. Ping balik: [EXOFFI FREELANCE] As Always As Us –Lucky? | EXO FanFiction Indonesia

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s