[EXOFFI FACEBOOK] Exo the Series (Su Ho Story)

images

 
Exo the Series (Su Ho Story)
Author: AiYuki

Cast: Exo Member
Kim Joon Myeon – Kang Dae Rin
Byun Baek Hyun – Kim Ai Rae
Kim Jong In – Lee Hyun Mi
Oh Se Hun – Shin Dae Yong
Do Kyung Soo – Shin Seul Yong
Park Chan Yeol – Jung Hye Kyo
Kim Min Seok – Park Yong Hwa
Huang Zi Tao – Park Hye Bi
Xi Lu Han – Shin Je Hee
Kim Jong Dae – Choi Hye Kyung
Wu Yi Fan – Park Hye Jin
And others

Genre: Romance (maybe), family life (maybe), friendship (maybe), Series

Ini storyku yang ke sepuluh dan korbannya si SuHolangkaya, my affair dan entahlahlah apa ini bisa disebut Su Ho story atau gak, karena saya sendiri juga bingung. Wakakakakak… Biar gak bingung nih aku kasih link sebelumnya

Link Se Hun Story

https://www.facebook.com/notes/exo-fanfiction/member-exo-the-series-se-hun-story-aiyuki/620945021356219

Link D.O Story

https://www.facebook.com/notes/exo-fanfiction/member-exo-the-series-do-story-part-1-aiyuki/640068672777187
https://www.facebook.com/notes/exo-fanfiction/member-exo-the-series-do-story-part-2-aiyuki/640129136104474

Link Kai Story

https://www.facebook.com/notes/exo-fanfiction/member-exo-the-series-kai-story-aiyuki/645705732213481

Link Chan Yeol Story

https://www.facebook.com/notes/exo-fanfiction/member-exo-the-series-chan-yeol-story-aiyuki/659286694188718

Link Xiu Min Story

https://www.facebook.com/notes/exo-fanfiction/member-exo-the-series-xiu-min-story-aiyuki/670433153074072

Link Tao Story

https://www.facebook.com/notes/exo-fanfiction/series-exo-the-series-tao-story-aiyuki/680112595439461

Link Lu Han Story

https://www.facebook.com/notes/exo-fanfiction/member-exo-the-series-lu-han-story-aiyuki/692595034191217

Link Chen Story

https://www.facebook.com/notes/exo-fanfiction/member-exo-the-series-chen-story-aiyuki/705415506242503

Link Kris Story

https://m.facebook.com/notes/exo-fanfiction/member-exo-the-series-kris-story-aiyuki/716684811782239

***

~ 14 November

Hari ini adalah Movie and Orange Day di Korea. Ai Rae dan Joon Myeon berencana untuk pergi menonton film Cart, yang kebetulan Kyung Soo bermain di film tersebut. Mereka berdua kini sudah berada di Bioskop. Sebelumnya Joon Myeon sudah menyamar terlebih dahulu, agar tidak ketahuan oleh fans. Dan tanpa mereka sadari dan tanpa janjian, pakaian mereka berdua terlihat sama, benar-benar seperti baju pasangan.

“Joonnie, kenapa kau memakai baju itu?”

“Kenapa? Bukankah sekarang Orange Day? Jadi tidak ada salahnya jika aku memakai ini.”

“Yayaya, terserah kau saja.”

Waktu terus berjalan, tanpa terasa mereka sudah selesai menonton film. Mereka sekarang berencana untuk berkeliling sebentar sambil memutuskan untuk pergi ke Restaurant. Joon Myeon dan Ai Rae berjalan dengan bergandengan tangan sambil memegang ice cream yang sebelumnya mereka beli di Toko ice cream kesukaan mereka. Tanpa mereka sadari banyak pasang mata yang iri melihat mereka berdua, Joon Myeon dan Ai Rae terlihat begitu mesra seperti layaknya sepasang kekasih. Akan tetapi, mereka berdua bukanlah sepasang kekasih, mereka hanyalah sepasang sahabat yang sudah seperti keluarga sendiri.

Chuuppp… Joon Myeon mencium bibir Ai Rae dan sedikit menjilatnya, karena dia melihat ada sisa ice cream di bibir Ai Rae. Ai Rae begitu terkejut, dan dengan gerakan cepat dia memukul pelan lengan Joon Myeon. Joon Myeon hanya tersenyum melihat tingkah laku Ai Rae yang sedikit malu

“Ternyata rasanya masih sama seperti dulu. Manis.” Ucap Joon Myeon

“Maksudmu?”

“Bibirmu masih terasa manis jika dicium.”

“Kau mencoba merayuku Tuan Kim?” Ai Rae menyipitkan matanya “Itu tidak akan mempan Tuan.” Sambung Ai Rae kembali

Kegiatan mereka terganggu sebentar, karena tiba-tiba sosok Je Hee muncul di hadapan mereka

“Eeiii… Apa yang sedang kalian lakukan disini?” Tanya Je Hee tiba-tiba

“Yak! Je Hee! Kenapa kau selalu datang di waktu yang tidak tepat?” Joon Myeon terlihat sedikit kesal karena waktu berduaan dengan Ai Rae diganggu

“Kau sendirian Je Hee?” Tanya Ai Rae

Je Hee menggelengkan kepalanya “Aku bersama temanku.” Je Hee menunjukkan seorang gadis yang sedang berdiri beberapa meter dari mereka. Je Hee pun melambaikan tangannya kepada gadis tersebut untuk datang kearahnya

“Kenalkan ini temanku, Dae Rin, Park Dae Rin. Dia seniorku di kampus dulu. Dan sekarang dia juga bekerja di Rumah Sakit yang sama denganku.” Je Hee langsung memperkenalkan Dae Rin ke Ai Rae dan Joon Myeon

Dae Rin membungkukkan badannya sedikit, memberi salam ke Ai Rae dan Joon Myeon. Ai Rae dan Joon Myeon pun langsung membalas salam Dae Rin dengan membungkukkan badannnya juga.

“Aku Ai Rae, Kim Ai Rae. Salam kenal eonni.”

“Aku Joon Myeon, Kim Joon Myeon. Tapi lebih dikenal dengan panggilan Su Ho. Salam kenal nuna.”

“Eonni, mereka berdua adalah temanku dari kecil, jadi kami bertiga sudah seperti keluarga.” Je Hee menjelaskan hubungannya dengan Ai Rae dan Joon Myeon ke Dae Rin “Ah, eonni kenal Exo? Laki-laki ini adalah leader dari Exo. Aku harap eonni bisa merahasiakan ini dari semua orang.”

Dae Rin menganggukan kepalanya pertanda dia mengerti dan kemudian dia tersenyum “Salam kenal juga.”

***

Hari ini Ai Rae hanya bermalas-malasan di atas kasur. Dari pagi sampai siang dia hanya bergulung-gulung di kasur sambil mendengarkan lagu dari mp3 miliknya. Ting tong… Bel Apartement Ai Rae berbunyi, dengan enggan Ai Rae bangun dari kasur empuknya. Dia melihat sebentar dari layar intercomnya untuk melihat siapa sosok yang berani menggangu kegiatannya di hari minggu. Je Hee. Ternyata Je Hee yang telah mengganggu kegiatan Ai Rae, dan dia pun langsung membukakan pintu Apartementnya

“Ai-a” Teriak Je Hee begitu masuk ke dalam apertement Ai Rae

“Kau sedang libur? Apa yang kau bawa?” Ai Rae melirik kantong berwarna putih yang berada di tangan Je Hee

“Ini makan siang kita berdua.” Je Hee langsung berjalan menuju dapur “Kau pasti belum makan dari pagi kan?” Sambung Je Hee lagi sambil mengeluarkan satu persatu makanan yang dibawanya

Ai Rae mengikuti Je Hee dari belakang “Tapi aku sudah minum susu coklat dan sepotong roti.” Ai Rae mendudukkan dirinya di kursi meja makan yang terletak dekat dapur “Bukankah itu sama saja Je Hee?”

Je Hee meletakkan piring-piring yang sudah terisi oleh makanan yang dibelinya, dan dia pun ikut mendudukkan dirinya dibangku depan Ai Rae “Iya itu sama saja. Tapi kau tetap harus makan nasi, nona.”

“Baiklah nona Xi.”

“Hei, margaku Shin, bukan Xi.”

“Suatu saat margamu juga akan berganti.”

Mereka berdua akhirnya menikmati makan siang yang dibawa oleh Je Hee. Meskipun hanya makanan Korea, tapi mereka begitu lahap memakannya. Sesekali mereka bercanda di sela makan mereka.

“Kau sudah lihat foto Lu Han-ge yang terbaru, Ai?”

Ai Rae menganggukan kepalanya “Kemarin dia mengirimiku fotonya dan dia terlihat sedikit gendutan. Hahahaha…” Ai Rae tertawa dengan sangat keras “Kau kasih Xi-ge apa? Sehingga dia bisa terlihat sedikit chubby seperti itu?”

“Itu rahasia nona. Yang jelas kita berdua menikmatinya sewaktu di Cina.”

Percakapan mereka terhenti, karena handphone Ai Rae berdering. Ai Rae melirik sebentar handphonenya yang dia letakkan di samping gelas miliknya. Terlihat nama Joonnie dari layar handphone tersebut.

“Hmm..”

“Kau sedang apa?”

“Aku sedang makan siang bersama Je Hee. Kau?”

“Aku sedang berada di Toko Buku.”

“Toko Buku?”

“Iya. Entah kenapa, aku ingin sekali pergi kesini. Padahal tidak ada yang inginku cari.”

“Kau sibuk?”

“Tidak.”

“Datanglah ke Apartemenku. Aku dan Je Hee berencana ingin mengajak semua member berkumpul disini.”

“Baiklah.”

Piippp… Sambungan mereka terputus. Je Hee yang sedari tadi melihat ekspresi Ai Rae, menatap penuh selidik ke Ai Rae. Ai Rae merasa sedikit risih yang ditatap tajam oleh mata Je Hee

“Yak! Kenapa kau menatapku seperti itu?”

“Dari siapa?”

“Joonnie.”

“Kau berpacaran dengannya?”

***

Di lain tempat, tepatnya di Toko Buku. Joon Myeon yang selesai bertelponan dengan Ai Rae memutuskan untuk berkeliling sebentar di Toko Buku. Sebenarnya dia tidak keniatan untuk pergi ke Too Buku, akan tetapi hatinya berkata bahwa dia harus pergi ke Toko Buku. Joon Myeon menghentikan langkahnya di lorong buku cerita anak-anak, dia menajamkan penglihatannya untuk memastikan sosok seorang gadis yang sedang asik memilih-milih buku bacaan untuk anak-anak

“Dae Rin nuna.” Panggil Joon Myeon ketika sudah yakin bahwa gadis tersebut adalah Dae Rin

Dae Rin menolehkan kepalanya dan dia sudah melihat Joon Myeon berdiri disampingnya “Eoh, Su Ho.”

“Kau sendirian nuna?”

Dae Rin menganggukan kepalanya “Kau?”

“Aku juga sendirian. Boleh aku temani?”

“Tentu boleh.”

“Sini aku bawakan, nuna.” Joon Myeon langsung meraih tas belanjaan yang dibawa oleh Dae Rin. Sebenarnya tas itu hanya berisi beberapa buku novel dan buku cerita anak-anak yang ingin dibeli oleh Dae Rin

“Tidak usah, nanti kau keberatan.” Dae Rin berusaha menolak tawaran Joon Myeon

“tidak apa-apa.” Joon Myeon tetap memaksa dan akhirnya Dae Rin hanya bisa pasrah. Joon Myeon melihat isi tas belanjaan Dae Rin yang penuh dengan bacaan novel “Nuna suka membaca?”

“Iya.”

“Bisa bantu aku memilihkan novel yang bagus? Aku ingin memberinya ke Ai Rae.”

Dae Rin melihat novel yang ada di dalam tas tersebut, lalu dia memberi satu novel romance kepada Joon Myeon “Berikan ini ke Ai Rae.”

“Terima kasih, nuna.”

“Sama-sama. Ayo kita ke kasir.”

“Biar aku yang bayar ini semua, nuna. Sebagai ucapan terima kasihku karena kau telah membantuku memilihkan novel untuk Ai Rae.” Joon Myeon tersenyum seperti malaikat

Dae Rin yang mendapatkan senyuman dari Joon Myeon hanya bisa berucap dalam hati “Senyummu indah sekali. Seandainya aku lebih dahulu mengenalmu.”

***

Di tengah-tengah kesibukannya sebagai member Exo, Joon Myeon masih bisa menyempatkan dirinya untuk mengantar Ai Rae ke Rumah Sakit untuk cek up kesehatannya. Joon Myeon dan Ai Rae tanpa sengaja melihat Dae Rin yang sedang duduk di taman Rumah Sakit dengan salah satu pasiennya yang masih anak-anak.

Sebelum mereka menemui Je Hee, mereka berdua memutuskan untuk menemui Dae Rin terlebih dahulu

“Eonni.” Panggil Ai Rae

“Ai Rae, Su Ho. Sedang apa kalian disini?” Dae Rin menghentikan aktivitas membaca buku ceritanya yang  sebenarnya dia sedang menceritakan untuk pasien kecil tersebut, Dae Rin lalu menyuruh suster yang berada di sana untuk mengantarkan kembali pasien kecil tersebut masuk ke dalam

“Aku ingin melakukan cek up dengan Je Hee.” Jawab Ai Rae

“Dan Su Ho yang menemanimu?”

Ai Rae menggelengkan kepalanya “Dia hanya menjadi supirku.”

“YAAKKK!!!” Joon Myeon menjitak kepala Ai Rae dengan keras

Ai Rae mengelus kepalanya yang sakit habis dijitak oleh Joon Myeon “Sakit.” Ucap Ai Rae dengan sedikit manja ke Joon Myeon

Karena tidak tahan melihat wajah Ai Rae yang memelas dan manja, Joon Myeon akirnya ikut mengelus kepala Ai Rae dan sedikit memberi kecupan di pucuk kepala Ai Rae “Masih sakit?”

Ai Rae menggelengkan kepalanya dan tersenyum ke arah Joon Myeon. Dae Rin yang sedari tadi melihat pemandangan mesra yang berada di depannya hanya bisa terdiam dan berucap dalam hati kembali “Mereka terlihat begitu mesra. Aku iri.”

“Eonni, kau melamun?” Ai Rae tersadar bahwa disana ada Dae Rin yang melihat tingkah lakunya dengan Joon Myeon

“Eoh? Tidak.” Dae Rin mencoba mengelak

“Baiklah. Aku ke dalam dulu. Joonnie, lebih baik kau di sini saja bersama Dae Rin eonni. Bye…” Ai Rae melambaikan tangannya meninggalkan Joon Myeon dan Dae Rin

Sepeninggalan Ai Rae, Joon Myeon dan Dae Rin memutuskan untuk jalan-jalan di sekitar taman Rumah Sakit. Mereka mengobrol banyak hal dan Joon Myeon baru mengetahui jika Dae Rin adalah seorang Dokter Anak yang hobi sekali membaca novel atau bercerita untuk para pasiennya. Joon Myeon sedikit kagum dengan sifat Dae Rin yang sangat baik hati kepada pasien kecilnya. Sempat terselip rasa suka dari diri Joon Myeon untuk Dae Rin. Tapi Joon Myeon hanya menganggap rasa sukanya itu adalah kekaguman dirinya kepada Dae Rin

Tiba-tiba Dae Rin mencengkeram kuat pergelangan tangan Joon Myeon. Joon Myeon pun menolehkan kepalanya untuk melihat Dae Rin, akan tetapi Joon Myeon melihat wajah panik dan pucat Dae Rin

“Nuna, kau kenapa?” Joon Myeon terlihat sedikit panik melihat Dae Rin yang terdiam menatap lurus ke depan. Joon Myeon pun akhirnya mengikuti arah mata Dae Rin memandang. Ternyata Dae Rin melihat sekumpulan balon berwarna-warni yang sedang di bawa oleh seorang suster

“Su Ho, bisakah kau membawaku pergi dari sini? Aku takut.” Suara Dae Rin terdengar sedikit gemetaran

“Takut? Takut apa, nuna?”

Dae Rin menunjukkan tangannya ke arah balon yang berada tidak jauh dari hadapannya. Joon Myeon hanya bisa menahan tawa, karena menurutnya itu sangat lucu sekali. Seorang Dokter Anak yang takut dengan balon. Bukankah balon itu melucukan? Akhirnya Joon Myeon menggandeng tangan Dae Rin untuk pergi meninggalkan taman dan kembali ke Ruangan Dae Rin.

Ai Rae dan Je Hee kini sedang berjalan di koridor Rumah Sakit. Tanpa sengaja mereka berdua melihat Joon Myeon dan Dae Rin berjalan bersama dengan bergandengan tangan. Ai Rae dan Je Hee kini menatap satu sama lain, terlintas di benak Je Hee untuk menjodohkan Joon Myeon dan Dae Rin

“Yak! Apakah kau satu pemikiran denganku?” Je Hee menyenggol pelan tangan Ai Rae

“Apa?”

“Bagaimana kalau mereka kita jodohkan? Apakah kau setuju?”

“Joonnie dan Dae Rin eonni?”

Je Hee menganggukan kepalanya semangat “Kau setuju?”

Ai Rae terdiam sebentar, dia bingung antara setuju atau tidak “Entahlah.” Ucap Ai Rae dengan malas dan dia pun berjalan menuju Dae Rin dan Joon Myeon

Joon Myeon begitu melihat Ai Rae langsung melepas genggaman tangannya yang menggandeng tangan Dae Rin “Ai, kau sudah selesai?” Joon Myeon kini berpindah ke samping Ai Rae

Ai Rae langsung menggelayutkan tangannya ke pergelangan Joon Myeon dan menaruhkan kepalanya di pundak Joon Myeon “Ake lelah. Ayo kita pulang.” Ucap Ai Rae sedikit manja dan menolehkan kepalanya ke arah Joon  Myeon

Joon Myeon membelai rambut Ai Rae dengan sebelah tangannya yang bebas “Baiklah, kita pulang.” Joon Myeon tersenyum ke Ai Rae dan memberikan sedikit cubitan di hidung Ai Rae

“Eonni, Je Hee, aku balik pulang dulu. Bye.” Pamit Ai Rae dengan Dae Rin dan Je Hee dengan nada yang sedikit malas. Entah kenapa saat dia mendengar ucapan Je Hee tadi dia jadi sedikit tidak suka. Ai Rae masih bingung dengan hatinya, ada rasa keinginannya untuk Joon Myeon supaya cepat memiliki kekasih, akan tetapi ada sedikit rasa tidak relanya untuk melepaskan Joon Myeon kepada perempuan lain. Apakah ini karena Ai Rae suadah tidak mempunyai kekasih? Atau apakah selama ini Joon Myeon selalu bersama?

***

Je Hee hari ini berkunjung ke Butik Ai Rae untuk sekedar bertemu dengan sahabatnya itu. Yah, beginilah nasib sebagai seorang kekasih yang ditinggal jauh, sehingga dia tidak tahu harus kemana selesai pulang bekerja. Dan untungnya hari ini Butik Ai Rae tidak terlalu ramai, sehingga Ai Rae bisa menemani Je Hee sambil memasang pakaian-pakaian musim dingin terbaru untuk di pasang di patung.

“Ai, ini pakaian musim dingin terbarumu?” Ucap Je Hee sambil memegang salah stu pakaian desain Ai Rae

Ai Rae menganggukan kepalanya “Bagaimana menurutmu? Bagus?”

“Manis. Warnanya aku suka. Tidak terlalu tua dan tidak terlalu mencolok. Dan terlihat sedikit simple.”

“Kalau kau suka, ambil saja. Aku hanya membuat 12 potong setiap modelnya.”

“Jadi, kau tidak akan membuat lagi jika pakaianmu ini terjual habis?”

Ai Rae menggelengkan kepalanya “Aku tidak suka. Dan para pegawaiku mana mungkin kuat, karena setiap detail dari semua pakaianku ini dibuat oleh tangan bukan dengan mesin.”

Ai Rae melangkahkan kakinya untuk mengambil salah satu pakaian yang terletak di meja dekat kasir. Ai Rae melihat sebentar sebuah swetear dengan warna merah polos yang diberi sedikit rajutan di sekitar pundak dan ada sedikit detail-detail yang menjadi ciri khas dari desain Ai Rae “Aku rasa, kau cocok memakai ini dengan pakaian jas doktermu.” Ai Rae mencobakan sweater merah itu ke tubuh Je Hee

“Wah, ini cantik sekali.” Je Hee terlihat begitu senang

“Ambillah.” Ai Rae memberikan sweater mereah itu ke Je Hee

“Aku akan membayar ini.” Je Hee berjalan menuju meja kasir untuk membayar sweater rekomendasi dari Ai Rae

“Terserah kau.”

Setelah mereka selesai dengan kegiatannya, mereka memutuskan untuk menikmati secangkir minuman hangat di salah satu cafe terdekat. Cuaca di Korea memang agak sedikit dingin karena sudah mulai memasuki musim dingin. Dan tentu saja dengan minuman hangat dan pakaian hangat akan menghangatkan tubuh kita.

“Ai, apakah kau tahu kalau akhir-akhir ini Dae Rin dan Joon Myeon sering jalan bersama?” Je Hee sedikit mengaduk-aduk minumannya dengan sendok kecil

“Aku tahu.” Ucap Ai Rae dengan malas “Joonnie sering menceritakannya kepadaku setiap dia habis jalan bersama Dae Rin eonni.”

“Yak! Kenapa kau terlihat tidak bersemangat seperti itu?”

“Entahlah, Je Hee.”

“Kau masih menyukai Su Ho?” Selidik Je Hee

“Bisakah kita mengganti topik pembicaraan?”

***

Joon Myeon dan Dae Rin kini berada di Shin Cafe. Mereka berdua bertemu kembali setelah beberapa hari ini sibuk dengan pekerjaan masing-masing. Joon Myeon memesankan minuman dan sedikit cemilan untuk mereka berdua kepada pelayan. Shin bersaudara melihat kedatangan Joon Myeon bersama seorang gadis, mereka berdua pun memutuskan untuk menyapanya

“Su Ho, apa kabar?” Sapa Dae Yong

“Dae Yong nuna. Aku baik-baik saja.”

“Dengan siapa?” Tanya Seul Yong dengan sedikit melirik ke arah Dae Rin

“Ouh, dia temanku, Dae Rin nuna.” Joon Myeon memperkenalkan Dae Rin ke Shi bersaudara. Dae Rin menganggukan kepalanya pelan dan tersenyum ke Shin bersaudara

“Aku Dae Yong.” Dae Yong mengulurkan tangannya untuk bersalam dengan Dae Rin

“Dae Rin.” Dae Rin membalas jabatan tangan Dae Yong

“Dia Seul Yong, adik perempuanku.” Dae Yong memperkenalkan Seul Yong

Seul Yong mengulurkan tangannya untuk berkenalan dengan Dae Rin dan Dae Rin pun membalas jabatan tangan Seul Yong dan tersenyum

“Hanya berdua?” Tanya Dae Yong

Joon Myeon hanya menganggukan kepalanya

“Baiklah, kami pergi. Selamat menikmati  hidangan kalian.” Shin bersaudara pergi meninggalkan Joon Myeon dan Dae Rin karena mereka tidak mau mengganggu waktu berduaan antar Joon Myeon dan Dae Rin. Lagi pula pesanan mereka juga sudah sampai dan tersaji di meja

“Kau sering datang kesini?” Dae Rin menbuka keheningan di antara mereka berdua

Lagi dan lagi Joon Myeon menganggukkan kepalanya “Exo juga sering kesini bersama pasangan mereka. Dae Yong nuna adalah kekasih Se Hun, Seul Yong nuna adalah kekasih D.O. Selain itu Ai Rae juga sering kesini, dia paling suka dengan ice capuccino dan chocolate cake.” Ekspresi wajah Joon Myeon berubah menjadi cerah dan semangat ketika membicarakan Ai Rae

Dae Rin hanaya bisa tersenyum kecut. Sepertinya Joon Myeon begitu menyukai Ai Rae sampai-sampai dia Joon Myeon melupakan bahwa sekarang dia sedang bersama Dae Rin “Su Ho-a” Panggil Dae Rin mencoba menghentikan cerita Joon Myeon yang terus bercerita tentang Ai Rae

“Apa nuna?”

“Tidak bisakah kau  tidak menceritakan tentang Ai Rae?”

“Kenapa aku tidak boleh menceritakan tentang Ai Rae?”

“Karena…” Dae Rin berhenti sejenak “Aku mencintaimu.”

Joon Myeon menatap Dae Rin tidak percaya “Nuna mencintaiku?”

Dae Rin menganggukan kepalanya

“Sejak kapan nuna?”

“Sejak kau tersenyum di Toko Buku.”

***

Joon Myeon termenung mengingat ucapan Dae Rin tempo hari. Dia masih bimbang, sebenarnya dia juga menyukai Dae Rin, akan tetapi hatinya masih terpaku untuk Ai Rae. Joon Myeon tidak sadar kalau kini semua member sudah berkumpul di ruang latihan. Member Exo sengaja berlatih di malam hari karena mereka ingin suasana yang sepi dan damai. Chan Yeol yang melihat leadernya sedang melamun berencana untuk mengagetkannya

“Yo my leader, kenapa melamun yo.” Chan Yeol mencoba sedikit ngerap

Joon Myeon terlonjak kaget, lalu dia mendelikkan matanya kesal ke Chan Yeol

“Hohoho, hyung jangan melotot seperti itu.Matamu bisa-bisa keluar.” Chan Yeol kembali menggoda leadernya

“Chan Yeol-a, jangan ganggu Su Ho.” Teriak Min Seok

“Iya hyung, jangan ganggu Su Ho hyung. Bisa-bisa nanti kita tidak ditraktir makan daging olehnya.” Kini sang maknae ikut menggoda

“YAAKKK!!! KALIAANNN!!!” Teriak Joon Myeon kesal

Pertengkaran mereka terhenti karena kedatangan para gadis-gadis yang selama ini telah mengisi hati masing-masing member Exo. Para gadis-gadis tersebut langsung memeluk pasangannya dan memilih tempat yang nyaman untuk berduaan di dalam ruangan latihan. Joon Myeon, Yi Xing dan Baek Hyun yang tidak memiliki kekasih hanya bisa melihat pemandangan yang membuatnya iri

“Kemana Ai Rae?” Joon Myeon berpura-pura tidak mengetahui kalau Baek Hyun sudah putus dengan Ai Rae

“Oh iya, Ai Rae tidak ada. Kemana dia Baek Hyun-a?” Tanya Yi Xing

Baek Hyun hanya menghembuskan nafasnya kasar “Aku sudah putus dengannya. Dia benar-benar sudah melupakanku, bahkan sampai sekarang aku tidak tahu bagaimana keadaannya. Dan dia juga sudah mengembalikan kalung pemberianku ini.” Baek Hyun menunjukkan kalung dengan liontin matahari dan di dalamnya ada inisial B yang menggantung di lehernya ke Joon Myeon dan Yi Xing. Di leher Baek Hyun tidak hanya ada satu kalung, tapi ada dua kalung tapi yang satunya  berinisial A. Baek Hyun masih berharap suatu saat dia akan balikan kembali dengan Ai Rae

Tak lama kemudian pintu ruangna terbuka dan menampakkan sosok gadis yang tentu saja membuat Joon Myeon dan Yi Xing menyuruh Baek Hyun untuk menemuinya. Yah, gadis itu adalah –nuna yang namanya tidak boleh disebut-. Baek Hyun menemuinya dan menyuruhnya masuk ke dalam ruangan. Sebenarnya Baek Hyun sedikit malas, tapi demi menghormati senior, akhirnya dia mengobrol dengannya

“Ada apa nuna?” Tanya Baek Hyun langsung

“Aku hanya ingin bilang kalau aku…”

Pintu ruangan kembali terbuka dan kini yang datang adalah Ai Rae. Dia baru saja selesai dengan  pekerjaan bersama Zhou Mi dan Kyu Hyun dan dia begitu sangat penasaran karena Ruangan Exo sangat berisik. Jadi dia memutuskan untuk mampir sebentar. Ai Rae menongolkan kepalnya sedikit dan menengok ke kanan dan ke kiri, sehingga tanpa sengaja dia menemukan sosok mantan kekasihnya sedang berduaan dengan –nuna yang namanya tidak boleh disebut-. Ai Rae tersenyum dengan terpaksa ke mereka berdua dan dia pun akhirnya berhasil menemukan sosok Joon Myeon yang duduk tidak jauh dari Baekhyun dan nunanya tersebut

Ai Rae langsung berjalan dan bergabung dengan Joon Myeon dan Yi Xing “Joon, aku ingin bertanya kepadamu.” Ai Rae kini sudah duduk diantara Joon Myeon dan Yi Xing

“Apa?”

“Apa benar Dae Rin eonni menyatakan cinta kepadamu?”

“Iya.”

“Lalu kau memberi jawaban apa?”

“Belumku jawab.”

Ai Rae dengan cepat memukul kepala Joon Myeon dengan keras menggunakan tas selempangnya. Plaakkk… Suara pukulan Ai Rae membuat semua member langsung melihat ke arah mereka bertiga

“KAU BODOH KIM JOON MYEON” Teriak Ai Rae

“YAAKKK!!!” Joon Myeon tidak kalah marah dengan Ai Rae

“KENAPA KAU TIDAK MENJAWABNYA?”

“KARENA AKU MENCINTAIMU KIM AI RAE.” Joon Myeon dengan mulusnya mengucapkan cinta untuk Ai Rae di hadapan semua member

Plaakkk… Sebuah tamparan berhasil mendarat di pipi mulus Joon Myeon “Kalian membohongiku.” Baek Hyun terlihat kesal karena selama ini ternyata hyungnya mencintai Ai Rae dan baru saja dia mendengarkan bahwa hyungnya bertanya tentang Ai Rae dan sekarang hyungnya menyatakan cinta untuk Ai Rae

Semua member Exo langsung berusaha melerai pertengkaran antara Ai Rae, Joon Myeon dan Baek Hyun. Ai Rae kini ditenangkan oleh para kekasih member Exo, Joon Myeon ditenangkan oleh Min Seok, Yi Xing, Zi Tao dan Jong In, sedangkan Baek Hyun bersama Chan Yeol, Jong Dae, Kyung Soo, Se Hun dan –nuna yang namanya tidak boleh disebut-

Suasana sudah mulai tenang, Ai Rae kini berdiri di tengah-tengah ruangan. Dia melihat satu persatu semua orang yang berada di dalam ruangan. Dia membungkukkan badannya sebentar untuk meminta maaf ke semuanya

“Maafkan aku. Semua ini terjadi karena diriku.” Setelah selesai mengucapkan permintaan maaf, Ai Rae langsung berpamitan untuk pergi

“Aku akan mengantarmu pulang.” Joon Myeon dan Baek Hyun mengucapkan itu secara bersamaan

Mereka berdua langsung berdiri untuk menghampiri Ai Rae yang masih berdiri di tengah-tengah ruangan. Akan tetapi tangan Baek Hyun langsung ditahan oleh –nuna yang namanya tidak boleh disebut-

“ Jangan pergi.” Ucap –nuna yang namanya tidak boleh disebut-

Baek Hyun berusaha melepas pegangan tangan dari –nuna yang namanya tidak boleh disebut-. Akan tetapi –nuna tersebut- malah langsung memeluk Baek Hyun “Aku mencintaimu, Baek Hyun-a.”

“Maaf nuna, tapi kita hanya bersandiwara atas suruhan CEO kita. Dan aku tidak mencintaimu.”

Semua terpaku dengan adegan Baek Hyun dan nunanya. Akan tetapi, kini Joon Myeon sudah berdiri disamping Ai Rae dan menggandeng tangan Ai Rae “Biar aku yang mengantarmu pulang.”

Ai Rae melepas tangan Joon Myeon dengan perlahan “Terima kasih. Tapi aku akan meminta Jong In untuk mengantarku pulang.” Ai Rae menolehkan kepalanya ke arah Jong In “Jong In-a, antarkan aku pulang.”

Jong In langsung berdiri bersama Hye Mi dan langsung mengajak Ai Rae untuk pergi keluar Ruangan dan pulang ke Apartemennya

***

Semenjak kejadian pertengkaran antara Ai Rae, Joon Myeon dan Baek Hyun waktu lalu, kini semua sudah kembali normal. Semuanya sudah mulai beraktivitas seperti biasa lagi. Hari ini adalah waktunya syuting Inkigayo. Joon Myeon dan Baek Hyun menjadi MC di acara tersebut dan kebetulan hari ini Chan Yeol akan menjadi partner duet Zhou Mi. Ai Rae selaku sebagai desain costume untuk Zhou Mi, terpaksa harus datang untuk melihat persiapan Zhou Mi dan Chan Yeol.

Ai Rae kini berada satu ruangan dengan semua artis SM. Zhou Mi sudah siap dengan penampilannya dan dia pun berjalan mendekati Ai Rae yang masih berkutat dengan pakaian Chan Yeol

“Rae-a, bagaimana penampilan gege?” Tanya Zhou Mi sambil memutar badannya ke kiri dan ke kanan.

Ai Rae menolehkan kepalanya dengan sedikit cemberut “Jangan panggil aku Rae-a, aku tidak suka.”

“Maaf. Gege lupa.” Ucap Zhou Mi sambil mengacak pelan rambut Ai Rae

“Coba sini aku lihat.” Ai Rae memutari Zhou Mi untuk melihat dengan seksama “Gege ganteng.” Ucap Ai Rae dengan tawa kecil

Tak lama kemudian Baek Hyun dan Joon Myeon masuk ke dalam ruangan seusai melakukan MC. Mereka langsung duduk melepaskan penat sebentar sambil minum air mineral. Suara dering handphone milik Ai Rae menggema di seluruh ruangan, Baek Hyun yang kebetulan dekat dengan handphone Ai Rae langsung mengambil dan menyerahkan untuk Ai Rae

“Terima kasih.” Ucap Ai Rae dengan tersenyum sedikit dan dia pun langsung mengangkat panggilan dari Je Hee

“Kau sudah sampai?” Tanya Ai Rae

“Aku sudah di depan Gedung SBS.”

“Ok. Tunggu aku sebentar. Aku akan keluar menemuimu.”

Piippp… Sambungan pun terputus dan Ai Rae langsung melesat keluar untuk menemui Je Hee yang sedang menunggu di luar gedung SBS. Sesampai diluar Gedung, Ai Rae langsung mengajak Je Hee dan Dae Rin untuk ikut masuk ke dalam Gedung dan menunggunya selesai dengan kerjaannya. Kini mereka bertiga sudah berada di dalam ruangan yang terlihat sepi, ternyata Baek Hyun dan Joon Myeon kembali menjadi MC, begitu juga dengan Chan Yeol dan Zhou Mi yang siap-siap untuk tampil di atas panggung.

Acara Inkigayo pun selesai, kini semua artis sudah kembali ke ruangan masing-masing, begitu pun dengan Baek Hyun, Chan Yeol, Joon Myeon dan Zhou Mi. Mereka berempat terkejut melihat kedatangan Je Hee dan Dae Rin yang tiba-tiba. Ai Rae langsung menhampiri Joon Myeon yang kini sudah duduk di kursi meja rias “Kau ada acara?”

“Tidak.” Jawab Joon Myeon sambil melihat Ai Rae melalui pantulan cermin yang di depannya

“Mau ikut bersama kami?”

“Kemana?”

“Sudah ikut saja, tapi kau berdua dengan Dae Rin eonni karena aku bersama Je Hee.”

“Baiklah.”

***

Rencana yang telah disusun oleh Ai Rae dan Je Hee berjalan dengan lancar. Di tengah perjalan Ai Rae dan Je Hee, diam-diam menghilang drai pandangan Joon Myeon dan Dae Rin. Mereka berdua mengatur itu semua untuk Dae Rin dan Joon Myeon. Yah, kini Ai Rae sudah mulai bisa melepaskan Joon Myeon untuk perempuan lain. Menurutnya Dae Rin adalah gadis yang baik dan tentu saja akan sangat cocok dengan Jooon Myeon yang seperti malaikat.

Joon Myeon dan Dae Rin merasa bingung dengan hilangnya Ai Rae dan Je Hee yang secara tiba-tiba. Mereka berdua mencoba menghubungi Ai Rae dan Je Hee, akan tetapi panggilan mereka tidak diangkat sama sekali. Akhirnya mereka memutuskan untuk pergi bermain wahana yang tersedia di taman bermain. Suasana taman bermain pada malam hari tidak terlalu ramai, jadi ini sedikit menguntungkan bagi Joon Myeon yang merupakan seorang artis.

Tanpa terasa mereka sudah menaiki semua wahana di taman bermain tersebut. Dan selama mereka menaiki wahan tersebut terselip adegan romantis antara Dae Rin dan Joon Myeon yang tanpa mereka sadari. Dan bahkan mereka tidak sadar sedang bergandegan tangan dengan mesra.

Joon Myeon melihat sebuah toko pernak-pernik yang lucu, dia pun langsung menarik tangan Dae Rin untuk masuk ke dalam toko tersebut. Joon myeon memilih bando-bando yang lucu untuk Dae Rin dan dia pun memakaikannya sebuah bando denagn telinga kelinci berwarna putih untuk Dae Rin

“Nuna terlihat lucu.” Joon Myeon tersenyum dan berhasil membuat Dae Rin semakin terpana dengan senyuman Joon Myeon yang seperti malaikat

Joon Myeon kembali memilih bando dan dia menemukan sebuag bando dengan tanduk jerapah, lalu dia memakai bando tersebut di kepalanya dan langsung menunjukkannnya ke Dae Rin “Nuna, apakah aku cocok memakai ini?”

Dae Rin langsung mengacungkan kedua jempolnya untuk Joon Myeon. Joon Myeon pun langsung menarik tangan Dae Rin menuju meja kasir untuk membayar kedua bando yang sudah terpasang di kepala mereka. Setelah membayar, mereka kembali berjalan di taman bermain dan berhenti di depan air mancur untuk berfoto bersama.

Joon Myeon mengeluarkan handphonenya untuk berfoto. Dia pun langsung menarik pinggang Dae Rin untuk mendekat padanya. Sebelah tangan Joon Myeon sudah siap untuk memfoto. Satu dua tiga jepret… Mereka terus berfoto sampai-sampai Joon Myeon tidak menyadari bhawa sedari tadi Dae Rin menahan rasa gugup di hadapannya. Bagaimana Dae Rin tidak gugup, jika dia di peluk dengan erat oleh Joon Myeon dan jarak mereka sangat dekat sekali, tidak ada jarak sama sekali.

Sebenarnya bukan Dae Rin saja yang gugup, Joon Myeon pun juga sama gugupnya, akan tetapi dia berusaha untuk tetap tenang karena dia tidak mau terlihat seperti pria pemalu di depan perempuan apalagi di depan perempuan yang mulai dia cintai. Cinta? Apakah Joon Myeon sudah mulai mencintai Dae Rin dan melupakan Ai Rae? Tidak. Joon Myeon masih dalam tahap belajar untuk mencintai Dae Rin dan mulai sedikit melupakan cintanya untuk Ai Rae

***

Hari ini adalah hari acara yang penting bagi Ai Rae, karena hari ini dia mengadakan acara Fashion Show untuk Desainnya di musim dingin.  Semua staff yang bekerja denga Ai Rae tampak sibuk menyiapkan acara dan para model juga mulai sibuk dari pagi. Model? Oh, tentu saja Ai Rae menggunakan Exo dan Yi Fan dan Lu Han sebagai model pakaiannya untuk musim dingin.

Acara Fashion Show berjalan dengan lancar dan meriah. Semua yang berpartisipasi dia acara tersebut telah memberikan hasil kerja yang baik dan maksimal. Ai Rae terlihat begitu bahagia karena semua desainnya terjual habis di pesan oleh para investor yang akan bekerja sama dengan perusahaannya. Tuan Kim terlihat begitu bahagia melihat kesuksesan putri kandungnya. Dia memberikan ucapan selamat untuk Ai Rae dan tentu saja semua keluarga besar Kim memeberikan ucapan selamat untuk Ai Rae. Mereka semua berkumpul untuk merayakan kesuksesan Ai Rae

“Ai-a, selamat ya.” Ucap Dae Yong sambil memeluk Ai Rae

“Terima Kasih eonni.”

“Tidak disangka akhirnya kau mengadakan acara ini yang sudah kau susun lama. Aku bahagia dan terima kasih atas hadiahnya ya.”

“Ai-a, kau melihat Dae Rin nuna?” Tanya Joon Myeon yang terlihat panik kehilangan Dae Rin

“Tidak. Kenapa?”

“Aku dari tidak dapat menemukannya. Aku takut terjadi apa-apa dengannya.”

“YAK! Kau jangan terlihat panik seperti itu, Dae rin eonni tidak mungkin pergi jauh dari ruangan ini.”

“Kau tidak tahu Ai-a, dia sebenarnya takut dengan balon dan ruangan ini sekarang penuh dengan balon. Sekarang dia pasti sedang bersembunyi ketakutan.” Joon Myeon mengacak rambutnya karena merasa begitu khawatir dengan Dae Rin

“Balon? YAAKK!!! Kenapa kau tidak bilang kepadaku kemarin? Kalau kau bilang, au pasti tidak akan memakai balon untuk dekorasi ruangan ini.”

“Bagaimana aku memberi tahumu, kalau kau sendiri sibuk.”

“Sudahlah lupakan, lebih baik kita mencari Dae Rin eonni.” Ai Rae lebih memilih mengalah dari pada harus bertengkar dengan Joon Myeon “YAAKKK!!! KALIAN BANTU KAMI MENCARI DAE RIN. CARI DI SETIAP SUDUT RUANGAN.” Teriak Ai Rae kepada semua orang yang masih berada di dalam ruangan

Mereka semua mulai mencari Dae Rin ke setiap sudut ruangan. Yah, ruangan yang dipakai Ai Rae terbilang sedikit luas jadi agak sedikit susah untuk menemukan Dae Rin yang bersembunyi. Tiba-tiba Ai Rae terbesit sebuah ide, dia mulai mengambil satu balon dan memecahkannya dengan salah satu jarum yang terletak di meja peralatan menjahitnya

Doorrr… Semua orang terkaget mendengar sura ledakan balon dan langsung menoleh ke arah Ai Rae, dan tiba-tiba terdengar suara teriakan berasal dari kolong meja yang terletak di pojok ruangan. Joon Myeon langsung berlari menuju meja tersebut dan langsung menyingkap taplak meja menutupi meja tersebut.

“Nuna.” Panggil Joon Myeon begitu melihat Dae Rin yang bersembunyi di kolong meja dan wajahnya sudah berubah menjadi mayat hidup dengan keringat yang mengalir di sekitar pelipisnya

Joon Myeon mengulurkan tangannya untuk membantu Dae Rin keluar dari kolong meja, akan tetapi Da Rin hanya menggelengkan kepalanya, dia enggan untuk keluar dari persembunyiannya. Joon Myeon tetap memaksa Dae Rin untuk keluar

“Ayo nuna. Tenang saja ada aku.” Joon Myeon terus berusaha meraih tangan Dae Rin. Perlahan-lahan Dae Rin meraih tangan Joon Myeon untuk keluar dari kolong meja

Akan tetapi terdengar kembali suara balon yang meletus. Dae Rin langsung melonjak kaget dan menabrak Joon Myeon yang sama sekali belum siap untuk menangkap Dae Rin. Alhasil, mereka berdua terjatuh dengan Dae Rin yang kini berada di atas tubuh Joon Myeon. Joon Myeon hanay bisa meringis kecil ketika punggungnya harus berhantaman dengan lantai. Ternyata Ai Rae yang memecahkan balon lagi karena merasa bosan melihat Dae Rin yang tidak mau keluar dari kolong meja

Semua orang terkejut melihat adegan yang ada di depannya. Lalu semua mulai jail untuk menggoda Dae Rin dan Joon Myeon. Mereka semua denagn serempak mulai mengambil balon dan memecahkannya secara bersama. Dor dor dor… Suara balon pecah begitu nyaring dan memenuhi semua ruangan

Dae Rin yang mendengar suara tersebut semakin mempererat pelukannya dengan Joon Myeon dan menenggelamkan kepalanya ke dada Joon Myeon. Joon Myeon yang melihat Dae Rin begitu ketakutan langsung membalas pelukan Dae Rin dengan sangat erat dan mengelus kepal Dae Rin dengan lembut

“Jangan takut. Aku akan melindungimu.” Bisik Joon Myeon ditelinga Dae Rin

Dae Rin mengangkat kepalanya untuk melihat Joon Myeon. Joon Myeon tersenyum ke Dae Rin sambil mengucapkan “Aku mencintaimu.” Lalu dia pun memutar badannya sehingga kini Dae Rin berada di bawahnya. Joon Myeon menatap Dae Rin sebentar lalu dia memajukan kepalanya dan Chuuppp… Joon Myeon mencium bibir Dae Rin dengan penuh kasih sayang. Mereka berdua menutup mata merasakan sensasi luar biasa yang menjalar di diri mereka

Merasa diacuhkan oleh Joon Myeon dan dae Rin, semua orang kembali memecahkan balon untuk menghentikan kegiatan Joon Myeon dan Dae Rin. Merasa ada yang mengganggu aktivitasnya Joon Myeon melepaskan tautannya dengan Dae Rin dan langsung berteriak “YAAKK!!! HENTIKAN!!!”

Mereka semua kini tertawa bersama dan inilah akhir yang sangat bahagia buat mereka semua. Zhang Yi Xing yang berdiri disamping Ai Rae sedari tadi menatap liontin kalung yang dipakai oleh Ai Rae. Yi Xing akhirnya mendekati kepalanya untuk melihat dengan jelas liontin tersebut. Ai Rae terlonjak kaget melihat tingkah laku Yi Xing yang langsung memegang liontin kalung yang menggantung di lehernya

“Yi Xing.”

“Dari mana kau mendapatkan kalung ini?” Tanya Yi Xing sambil memegang liotin kalung tersebut dan mendongakkan kepalanya untuk melihat Ai Rae

Deg deg deg… Degup jantung Ai Rae berdetak kencang begitu melihat tatapan mata Yi Xing yang begitu tajam dan jarak mereka sangat dekat seperti orang yang ingin berciuman. Ai Rae sendiri bingung kenapa jantungnya tiba-tiba berdetak dengan kencang

“Apakah kau Kim Rae Neul?”

TBC

Hollaaa… Akhirnya pesanan Dae Rin eonni sudah jadi. Maaf ya lama… Oh ya aku mau ucapin terima kasih buat Dae Rin eonni yang memberiku ide untuk story ini dan maaf jika harus ada perselisihan dulu, maaf jika momentnya kurang dan maaf jika kurang romantis… Hahahaha.. Ok tinggal dua story lagi yaitu Yi Xing (Lay) story dan Baek Hyun story. Boleh minta pendapat kalian? Sebaiknya story ini harus happy ending atau sad ending? Apakah lebih baik Baek Hyun dan Ai Rae berbalikan lagi? Masih ingat dengan kisah Lay? Sungguh sekarang saya dilema harus memilih yang mana antara Lay dan Baek Hyun… Hahahaha… Ok aku tunggu komentar dan pendapatnya.. Terima Kasih ^^

Iklan

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s