[EXOFFI FACEBOOK] LITTLE SIN

pizap-com14461980272061
Tittle     :  Little  Sin
Author   :  PJ
Cast        :  Yoon Sojung  (OC) ,Oh  Sehun
Genre     :  Married life
Lenght    :  Drabble
Rating     :  PG -17+

Warning !!!  FF  gaje ,typo bertebaran, jalan cerita  yang aneh dan pasaran , nggak ngefeel banget , tapi asli hasil dari  otak author  sendiri , sorry kalau  ada  bagian  yang  sedikit  mainstream , karena  ff  ini tidak  terproteksi … okey , di simak deh .

HAPPY  READING  !!!

Terlihat  seorang  wanita  sedang  duduk  di sofa depan  sebuah  tv . Dia  sedang  menikmati  tontonan  acara  tv. Dengan  cara  itulah  dia  selalu  menghibur  dirinya  setiap  hari. Dengan  kesibukan  mengurus  keluarga  kecilnya  setiap  hari  membuatnya  terasa  jenuh .

Sojung , nama  wanita  itu. Dia  menikah  diusia  muda  karena  perjodohan  dan  sekarang  bahkan  dia  sudah  mempunyai  seorang  anak  laki-laki.

Dengan  sebungkus  snack  di  tangan dan  mencemilnya , dia  masih  saja  asyik  menikmati  tontonan  yang  ada  di layar  tv. Sambil  sesekali  menolehkan  kepalanya  ke samping  di  mana  ada  sebuah  jam  dinding  terpasang . Sepertinya  dia  sedang  menunggu  seseorang. Benar  saja , dia  sedang  menunggu  suaminya  pulang  dari Rumah Sakit. Entah  kenapa, akhir-akhir  ini  prianya  sibuk  dengan  pekerjaannya di Rumah  Sakit Seoul.

“Belum  pulang  juga “, desahnya  terdengar  sangat  berat.

Dia  memfokuskan  lagi  pandangannya  pada  layar  tv  itu. Sojung  tersenyum  dan  tertawa  saat  melihat  beberapa  adegan  yang  lucu , hal  itu yang  membuatnya  melupakan  rasa  jenuhnya.

Tiba-tiba  saja  dia  menghentikan  tawanya  saat  dia  mendengar  suara  pintu  yang  baru  saja  tertutup.

Sojung  bangkit  berdiri  dengan  cepat  saat  menyadari  ada  seseorang  yang  baru  saja  masuk . Dia  datang  menghampiri  laki-laki  berbadan  tinggi  yang  berada  dekat  pintu.

“Ogh , Sehun –i “ sapa  wanita  itu  saat  mendapati  laki-laki  itu  yang  baru  saja  manutup  pintu.

Sojung  menyerngitkan  dahinya , dia  melihat  keadaan  laki-laki  itu  dalam  keadaan  tidak  baik . Sepertinya  laki-laki  itu  habis  minum  minuman beralkohol . Tercium  bau  alkohol  yang  sangat  menyengat  menguar  dari  mulut  laki-laki itu.

“Apa  kau  habis  minum ,Sehun –i ?”

Laki-laki  itu  tidak  menjawabnya , dan  tiba-tiba  saja tubuh Sehun  terhuyung  ke depan  mengenai  tubuh  Sojung  yang  berdiri  di depannya. Ah ,ternyata  laki-laki  ini  sudah  tidak kuat  lagi  dan  akhirnya  jatuh , untung  saja  Sojung  dengan  cepat  menangkap  tubuh  laki-laki  itu ,walau  terlihat  dia  kesusahan  menopang  tubuh  itu.

“Sehun –i , sadarlah. Bagaimana  bisa aku  membawamu  ke kamar ,hum? Tubuhmu  sangat  berat sekali “, wanita  itu  menggerutu  sambil  menepuk-nepukkan  telapak  tangannya  pada  pipi  laki-laki  itu.

Laki-laki  itu  tidak  menggubrisnya  dan  terus-terusan  menggumamkan  kata-kata  yang  tidak jelas.

Sojung  meraih  tangan  Sehun  dan  diletakkannya  di atas  bahunya, wanita  itu  mulai  memapahnya  untuk  masuk  ke dalam  kamar  Sehun. Dengan susah  payah  Sojung  berjalan  sedikit  demi  sedikit  menuju  kamar Sehun. Dia  bahkan  hampir  berniat  menyeret  bak  pembunuh  yang  menyeret  korbannya, mengingat  tubuh  dan  beratnya  tidak  seimbang  dengan  dirinya. Tapi , tindakan  seperti  itu  tidaklah  manusiawi.

Dengan  tertatih-tatih  dia  memapah dan  ia  sekarang  merebahkan  badan  Sehun  ke atas  ranjang.

“Beratmu  sungguh  mengerikan  Sehun –i “, Sojung  menatap  lurus  kearah  Sehun  yang  sedari  tadi  selalu  saja  menggumamkan  kata-kata  yang  tidak  memiliki  arti.

Wanita  itu  kemudian  menyingkirkan  peluh  yang  entah  sejak  kapan  sudah  berkumpul  di dahinya.

Dengan  sedikit  berjengit  Sojung  mendekatkan  dirinya  pada  Sehun, wanita  itu  berlutut  di sisi  tempat  tidur  dan mulai  melepaskan  sepatu  Sehun. Entah  kenapa  di saat seperti  ini  jantung  Sojung  terpompa  sangat  cepat  tidak  seperti  biasanya.

“Hana –ya ,kau kah  itu ?” tanya  Sehun  setelah  beberapa  lama  terdiam , Sojung  pikir  Sehun  sudah  tertidur, namun  ia  terlonjak  saat  dia  mendengar  suara  berat  Sehun  yang  menyebutkan  nama  gadis  lain.

Sojung  menelan  salivanya dengan  susah payah ,”Bukan Sehun –i , ini  aku, Sojung ,kakak  iparmu”.

“Oh , Sojung –ah “

Sojung  semakin  susah  menelan  salivanya  saat  mendengar  Sehun  memanggil  namanya. Sungguh  berani  sekali  dia  memanggil  namanya  dengan  tidak  formal. Namun  tersirat  perasaan  bahagia  diwajahnya. Entah  kenapa ,dia  merasakan  detakan  jantungnya  yang  melebihi  kapasitas  dari  biasanya  saat  berdekatan  dengan  laki-laki  lain  selain  suaminya. Bahkan  saat  bersama  dengan  suaminya pun  dia  tidak  merasakan  hal  seperti yang ia  rasakan  sekarang , dekat  sekali  dengan  Sehun.

Wanita  itu  berdiri  dari  simpuhnya  dan  menarik  bed cover  untuk  menyelimuti  Sehun. Namun  tubuhnya membeku  seketika  saat  Sehun  menahan  tangannya  di tepi  lembaran  bed cover.

“Kau  tahu? Aku  menyukaimu “, tubuh  Sojung  semakin  membeku  saat  mendengar  ucapan  itu  keluar  dari  mulut  Sehun.

Senyum  di wajah  wanita  itu  memudar. Entah  karena  senang  ataukah  marah , sungguh  ia  tidak  menyangka  dengan  apa yang  didengarnya. Bukankah laki-laki  yang  ada  di hadapannya  adalah  adik iparnya? Namun terselip  sedikit  rasa  senang  dalam  hatinya , entah  kenapa  ia  juga  merasakan  hal  itu.

Namun  ia  lebih  memilih  menerima  kenyataan  bahwa  Sehun  sedang  dalam  keadaan  mabuk. Bukan  tidak  mungkin  dia  hanya  sekedar  meracau  tanpa  tahu apa  yang  di ucapkannya.

Sojung  berusaha  melepaskan  pegangan  Sehun, akan  tetapi , tangan Sehun  semakin  kuat  menarik  Sojung  hingga  tubuhnya  terjatuh  di atas  tubuh  Sehun. Wanita  itu  terhentak kaget  dengan  apa yang  sedang  terjadi.

Di detik  selanjutnya , tangan  Sehun  yang  satunya  berhasil  meraih  tengkuk  Sojung dan  menyapu  bibir  wanita  itu  bahkan  melumatnya.

Sojung  semakin  membelalakkan  matanya  atas  kelakuan  Sehun terhadapnya. Bagaimana  bisa  dia  mencium  bibirnya , bahkan  melumatnya  dengan  sangat  panas.

Detak jantung Sojung  terpacu  dengan  sangat  cepat  sampai  ingin  meloncat  keluar. Entah  kenapa  ia  membiarkan laki-laki  itu  melakukannya.

Tangan  Sehun  semakin  menarik  tengkuk  Sojung  untuk  lebih memperdalam  ciumannya, melumatnya  kuat-kuat  hingga  membuat  wanita  itu  hampir  tidak  bisa  bernafas.

Rasa  panas  semakin  menjalar  di  sekujur  tubuh  Sojung  dan  detak  jantung  yang  semakin  cepat  belum  juga  kembali  seperti  semula.

Apa  ini?  Perasaan  apa  ini?  Ini  sungguh  tidak  benar. Aku  memang  benar-benar  sudah  gila,kenapa  aku  melakukannya? Bukankah  ini  tidak  baik? Aku  bahkan  mengikuti  pautan Sehun  yang  begitu  panas  dan  bergairah . Tidak  boleh! Ini  tidak  boleh  di lanjutkan.

Sojung  mendorong  dada  Sehun  kuat-kuat  untuk  melepaskan  pautannya, akan  tetapi , laki-laki  itu  tidak  membiarkan  hal  itu  terjadi. Dia  masih  saja  mengeratkan  pautan  bibirnya  pada  wanita  itu. Hingga  detik  ke 60 , terdengar  suara  anak  kecil  yang  memanggilnya.

“Eomma ! Eomma !” terdengar  suara  anak  kecil  dari  arah  kamar  sebelah.

Sojung  yang  mendengarnya  segera  melepaskan  pautan  bibirnya  dan  beranjak  dari  atas  tubuh Sehun  lalu  melangkah  keluar dari  kamar  itu.

Dia  menutup  pintu  kamar  itu dan  menyandarkan  punggungnya  di balik  pintu  kamar  itu. Jantungnya   masih  berdegup dengan  cepat, rasa  panas   masih  menjalar  di  sekujur  tubuhnya. Dia  menepuk-nepuk  dadanya  berulang-ulang  berusaha  mengatur  detak  jantungnya  yang  cepat  itu , namun  masih  saja  jantungnya  berpacu  dengan  cepat.

“Eomma… eomma…”, sekali  lagi  dia  mendengar  suara  anaknya  memanggilnya. Dengan  segera  dia  berlari  kecil  menuju  kamar  anaknya.

Dia  masuk  ke dalam  dan  dengan  gerakan  cepat  Sojung  merengkuh  tubuh  anaknya  yang  terbangun  dan  terlihat  sangat  ketakutan.

“Sohyun –ah ,ada  apa?  Apa mimpi buruk ?” wanita  itu  mengusap  peluh  yang  keluar  dari  tubuh  anaknya  dan  mengelus  kepalanya  pelan.

“Eomma.. eomma..aku  takut”, rengek anak kecil  itu padanya.

“Tidak  apa-apa , eomma  di sini “, dia  masih  saja  mendekap  tubuh  kecil itu dan sesekali  mengelus  lembut  punggung  anak  itu.

“Aku  bermimpi  buruk, Appa di bawa  oleh  monster ,aku  takut  sekali  eomma “, rengeknya  lagi.

“Gwaenchana   Sohyun –ah ,Appamu  tidak  akan  meninggalkan  kita .Monster  itu  tidak  akan  mengambil  Appa “

Sojung  memeluk  erat  anak  laki-lakinya , dia  sangat  sayang  sekali dengannya, tanpa  ia  sadari  dari  ujung  matanya  mengeluarkan  air  bening.

Terima kasih  Sohyun –ah , kau  telah  menyelamatkanku , menyelamatkanku  dari  dosa  kecil  tadi, dosa  kecil  yang  bahkan  aku  menyukainya. Tapi  aku  tidak  akan  membiarkan hal  itu  berlanjut ,karena  aku  menyayangimu  Sohyun –ah , aku  mencintaimu  malaikat  kecilku .

~~~~

Gimana  readers??  Baru kali  ini  aku  buat  cerita  yang  pendek , jujur  saja  idenya langsung  muncul begitu  saja, dan ku buat  ini selama  3 jam.  Please  RCL  guys ,semoga  pengorbanan  waktuku  nggak sia-sia , thx…

 

Iklan

3 pemikiran pada “[EXOFFI FACEBOOK] LITTLE SIN

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s