[EXOFFI FREELANCE] I Think You is A Bad Boy – (Chapter 3)

poster-i-think-you-is-bad-boy-j-page

Title: I Think You is Bad Boy

Author: haya

Main Casts: wu yifan, park hyera, park chanyeol, etc

Length: chaptered

Genre: school life, comedy

Rating : general

Desclimer:

“Awas typo di ff ini menghantammu dimana mana, tapi berusahalah untuk menikmatinya”

-CHAPTER 3-

“Cinta yang awalnya dianggap tidak serius, menjadi menyenangkan ketika dijalaninya

(in comedy)”

Kedua namja bertubuh tinggi tengah berbincang bincang duduk berdua di gazebo kampus. Entah membicarakan apa? Yang pasti sangat seru. Salah satu diantara mereka sampai sampai menepuk nepukkan tangannya terbahak hingga rahangnya nampak. Yi Fan sangat tertarik dengan cerita Chanyeol. Padahal Chanyeol sangat santai bercerita, ia hanya tersenyum manis menampakkan seluruh giginya.

“Kau tahu Yi Fan! Mungkin jika kau melihat kejadian itu pasti kau akan merasa bersalah” ucap Chanyeol penuh teka teki

Ne aku paham, bagaimana dengan kejadian itu? Cepat cepat ceritakan” Ucap Yi Fan sembari tidak berhenti untuk tertawa. Ia sangat tidak sabar dan penasaran dengan cerita Chanyeol yang lain.

Chanyeol terkikik dahulu. “Saat itu aku sedang bermain basket, aku melempar bolanya ke Kyungsoo, dan tak sengaja bola itu mengenai jahitan tengah celana Kyungsoo tepatnya di bawah ikat pinggangnya.. dan..haha..dan” Yi Fan tertawa terbahak bahak. Di ikuti tawa Chanyeol yang sulit untuk melanjutkan ceritanya.

“Hahahaha!!!..” Yi Fan sampai sampai memegang perutnya yang sakit akibat tertawa.

“Dan…dan… lalu ia jatuh, bahkan ia tak bisa bernafas” lanjut Chanyeol yang tak tahan lalu di respon oleh tawa Yi Fan. Chanyeol tertawa lepas

“Hahaha” bahkan amandel Chanyeol sampai terlihat karena ia tertawa.

“Dia benar benar tak bisa bernapas?” tanya Yi Fan dengan kerutan wajah di pipinya. Bahkan ia membelalakkan kedua matanya bersamaan seakan tak percaya. Tawanya sudah mereda, maka dari itu kerutan wajah itu muncul karena bekas ia tertawa sangat lama. Kini Chanyeol yang memegang perutnya. Sampai sampai Chanyeol mengambil posisi berjongkok, menertawakan ekspresi Kyungsoo saat kejadian itu.

“Itu benar benar terjadi, aku membuktikannya, aku memegang dada Kyungsoo dan dapat merasakan bahwa dia sesak nafas, aku sangat menyesal setelah itu” jawab Chanyeol memindah posisinya menjadi berdiri sambil membentuk jarinya menjadi huruf V, pertanda bahwa ia tidak bohong. Yi Fan meengganguk angguk sambil sedikit tertawa.

Di tengah perbincangan seru mereka, seorang hobae pun datang.

“Chanyeol oppa!”teriak hoobae itu membuat Chanyeol dan Yi Fan menengok bersamaan.

“Ada apa, kau mengganggu perbincangan rahasia kami” tanggap Chanyeol dengan malas.

Oppa kau sudah berjanji akan membawaku ke kedai es krim, kapan kau menepati janjimu?” Hoobae yang ternyata juga dongsaeng kandung Chanyeol itu merengek pada kakaknya sendiri.

“Eumm baiklah Yi Fan akan membelikannya” celoteh Chanyeol tanpa rasa bersalah. Yi Fan terbelalak kaget. Bisa bisa teman sialannya itu melemparkan hal iru padanya.

“apa apaan ini” tumpal Yi Fan tak terima.

“Jadi bagaimana Oppa?” tanya Hyera menunggu kepastian.

“Sudah sudah kau saja yang traktir dongsaengku ini, lagi pula kau berjanji akan mentraktirku kan, sebagai kakak yang baik aku akan memberikan jatahku padanya” celoteh Chanyeol sembari berjalan meninggalkan Hyera dan Yi Fan.

“Eits..tap tapi..” tolak Yi Fan yang tak berguna karena Chanyeol sudah pergi. Sekarang hanya tinggal Hyera dan Yi Fan saja berdua. Hyera tersenyum lalu menundukkan kepalanya. Seperti biasa, ia sangat takut jika ada Yi Fan. Sedangkan Yi Fan hanyamelirik Hyera dan memasang wajah kecut.

-000-

“Kau mau pesan es krim apa?”tanya Yi Fan bernada kesal.

“Coklat saja sunbae” jawab Hyera singkat. Yi Fan segera memesan es krim pada pelayan kedai. Sedangkan Hyera memilih tempat duduk untuk menunggu. Ia memilih meja di pojok sendiri dekat dengan kaca, sehingga ia dapat melihat keadaan di luar.

Tak lama kemudian, Yi Fan pun datang membawa kedua es krim yang ia pesan. Rupanya mereka sama sama senanges krim rasa coklat. Yi Fan pun menyambangi meja Hyera dan mengambil kursi di bawah meja tersebut. Yi Fan memberikan es krim coklat pada Hyera, lalu Yi Fan mengambil posisi duduk menghadap hoobae depannya itu.

JeongmalGomawo” ucap Hyera ketika es krim itu telah ada pada tangannya.

Ne” jawab Yi Fan terlihat kecut sambil mengubah posisi duduknya menghadap kesamping.

 

Hyera POV

Pria ini sensitif sekali. Hii … aku takut dengan dia, seperti hantu. Kenapa ia melahap es krimnya dengan tidak menghadap kepadaku, tidak seperti pelanggan pelanggan lainnya yang bercanda bersama. Aku menjilat es krimku dengan sebal. Apakah aku menganggu dia? Apakah aku membuatnya marah? Apa yang harus kulakukan????

Aku memilih mengambil posisi berdiri, melepaskan kursi yang aku duduki, dan menjauhi tempat ini. Sepertinya Yi Fan sunbae tidak suka dengan keberadaanku disini.

“Hei mau kemana?” tiba tiba sebuah tangan lainnya mengandeng tanganku. Menghalangiku untuk pergi. Jantungku seakan klakson yang semakin keras berbunyi. Aku dapat merasakan jika degupannya semakin cepat. Ya ampun…. hatiku seakan meleleh seperti es krim ditanganku. Sunbae itu lama sekali melepaskan tangannya dari tanganku. Aku dengan segera melepaskan tanganku darinya, lalu buru buru menundukkan kepala.

Yi Fan sunbae tersenyum padaku. Aduh…kenapa mukaku jadi begini

“aku ingin pulang” jawabku sedikit bergetar. Tiba tiba, Yi Fan sunbae tertawa dengan keras hingga seluruh pengunjung kedai menjadikan kami sebagai pusat perhatian.

“Ups” Yi Fan subae menutup mulutnya. Ya ampun…Aku bingung apa yang harus kulakukan. Aku hanya tersenyum senyum malu melihat semua orang.

“Hei tak usah takut padaku, aku bukan seperti yang kau bayangkan” sunbae ini membuat aku bingung. Aku hanya diam tak mengerti.

“Kau pasti mengira bahwa aku seorang bad boy, mukaku memang terlihat sangar, tenang saja aku hanyaterlihat jahat ketika saat saat MOS, sebenarnya aku adalah anak yang baik” ungkap sunbae ini yang tak bisa kupercaya. Aku menegakkan kepalaku, berusaha melihat wajah Yi Fan. Ya ampun dia tersenyum padaku.

“Kau adalah sunbae yang ditakuti oleh semua hoobae bahkan anak laki laki sekali pun”aku pun mengakuinya bahwa aku juga takut pada Yi Fan.

“Aku hanya ingin hoobae menghormati sunbae nya” . aku pun lalu kembali duduk. Namun Yi Fan sunbae tetap tak menghadap kepadaku.

Sunbae?”

“Hmm”

“kau tak mau melihat pemandangan luar?” tanyaku memberanikan diri karena ia belum juga menghadap kepadaku.

“aku hanya ingin menikmati dengan caraku sendiri” jawabnya setelah ia menghabiskan es krimnya. Aku menganggukkan kepala

Hanya itulah perkataan terakhir kami. Setelah itu kami keluar dari kedai. Aku mendapati awan yang berubah menjadi kelabu. Kelap dilangit yang membuatku terkaget. Terlihat Yi Fan sunbae sedang mengambil motornya. Aku berkutat dengan ponselku, Chanyeol oppa tak menjawab teleponku. Padahal aku ingin meminta ia menjeputku. Bagaimana aku harus pulang??? Aku hanya diam saja menggerutu di teras kedai, menunggui angin yang bertiup semakin kencang.

Lalu seseorang pria gagah mendekatiku dengan mengerem motornya. Berhenti persis di depanku.

“Cepat naik” YI Fan sunbae menyuruhku untuk naik. Apa maksudnya? Bagaimana bisa aku membonceng seorang badboy

“kau menyuruhku untuk naik” pria yang dulunya meninggalkan aku saat hujan deras, sekarang menyelamatkanku dari hujan ini.

“Bagaimana jika kau disambar petir?” tanyanya tanpa tersenyum. Hei kau tahu, itu tidak lucu. Aku berpikir sebentar. Lalu atensiku memutuskan untuk naik ke motornya.

-Hyera POV end

Yi Fan langsung mengegas motornya dengan keras, membuat Hyera kaget dan reflek memeluk pinggang Yi Fan. Yi Fan lalu menengok, Hyera pun lalu melepaskan pelukannya dengan tiba tiba. Ya ampun… apa yang dia lakukan.

“Mianhe, aku takut.., kau mengendarai motormu terlalu cepat” ucapku dengan malu.

“sudah tak usah takut, ku bilang aku bukan seorang bad boy seperti yang kau pikirkan” jawabnya sambil menghentikan motornya. Tiba tiba rintik hujan pun datang, semakin banyak, dan semakin banyak. Sepertinya ini adalah hujan deras. Hyera pun mendongakkan kepalanya ke tas, sekumpulan awan hitam tengah berda di tepat atas kepalanya.

“Pegang saja jaketku, jika kau ingin tak jatuh” lanjut Yi Fan yang terlihat terburu buru karena hujan telah tiba. Hyera lantas memegang jaket Yi Fan, dan mengendarai motornya dengan kecepatan di atas 80. Yi Fan membelokkan setang motornya, menuju sebuah gang kecil, dengan bunga bunga oranye yang terlihat basah di samping jalan. Hyera dan Yi Fan benar benar basah kuyup, hujan pun semakin deras. Ia menuju rumah ketiga disamping kanan dari jalan gang tersebut. Ia menghentikan motornya

“Apakah benar ini rumah Chanyeol?” Yi Fan berteriak kepada hoobaenya karena hujan meredam suaranya.

Aniya?, samping nya lagi”jawab Hyera yang juga berteriak sambil menggeleng gelengkan kepalanya.

Yi Fan kembali menghetikan motornya di rumah nomor empat. Hyera pun langsung turun dari tunggangan Yi Fan. Dengan basah kuyup, ia mengandeng Yi Fan dan menyuruhnya masuk kedalam rumahnya di karenakan hujan yang deras.

“Hujan semakin deras, berteduhlah dirumahku dulu, lagi pula kau tak mebawa jas hujan”Yi Fan melepaskan tangannya dari gandengan Hyera.

“Maaf” Hyera melepaskan tangannya lebih dulu.

“Aku langsung pulang saja” jawab Yi Fan langsung mengegas motornya meninggalkan Hyera.

“Hati hati dijalan sunbae” teriak Hyera sambil melambaikan tangannya di tengah hujan yang deras.

-000-

Hyera masuk kerumahnya dengan basah kuyup hingga membuat lantai rumahnya becek.

“Kau membuat lantainya becek, cepat mandi” teriak eommanya yang tengah menjahit baju Chanyeol di ruang tamu.

“Baiklah” Hyera berlari kecil menuju kamar mandi.

BRUUK

Tiba tiba sebuah dentuman keras memekakan telinga Chanyeol, namun telinganya yang sakit akibat suara itu dibalas dengan tawa. Chanyeol menertawakan Hyera yang terpeleset di dapur dengan tiba tiba. Hyera memegangi pantatnya sambil meringis kesakitan.

“Hahaha rasakan” teriak Chanyeol yang sedang merebus mie instan. Hyera berdiri sembari merasakan sakit di pantatnya yang tak kunjung hilang.

“Hei ini semua gara gara kau, aku meneleponmu berkali kali tapi kau tak mengangkatnya” Hyera berteriak marah sambil memukul mukul punggung kakaknya.

“Hei hentikan hentikan, hujan deras yang membuat nada dering ponselku tak terdengar” Chanyeol beralasan.

“Kau tahu, aku meneleponmu sebelum hujan deras tiba, kau berbohong, uhh menyebalkan sekali kau!” Hyera memukul mukulkan kedua tangannya di seluruh badan Chanyeol.

“Jangan menggangguku, kau mebuat mieku jadi gosong”

Seperti biasa kakak beradik itu terus bertengkar. Lalu eomma mereka datang di tengah keribuat anak anaknya.

“Hyera apa yang kau lakukan, kau membuat seluruh lantai dapur basah!” teriakan sekeras toa itu menghentikan aksi Hyera memukul mukul Chanyeol. Benar, seluruh lantai telah basah karena ia tak cepat cepat ke kamar mandi. Eommanya lalu menarik kuping Hyera dan menyeretnya ke kamar mandi.

“hahaha rasakan kau, itu karma” tawa Chanyeol sambil mengambil rebusan mienya.

-000-

Hyera mengsosok gosokkan handuk putihnya di rambut basahnya. Lalu ia mengepel seluruh lantai yang ia basahi. Chanyeol yang tertawa tawa sendiri menertawakan telinga adiknya yang merah. Hyera pun melirik tak terima sambil memegang telingannya yang kesakitan.

“Hei kau tahu kupingmu itu seperti sengatan lebah” ungkap Chanyeol yang sangat senang melihat adiknya bersungut. Hyera tak menanggapi.

“Ngomong ngomong, bagaimana kau bisa pulang kerumah dengan selamat, apa kau diantar Yi Fan” tanya Chanyeol penasaran

Ne, dia memaksaku” kini Hyera menanggapi perkataan kakak semata wayangnya sambil memeras pel yang sudah penuh meresap air.

“Bagaimana bisa seorang Yi Fan mengatarkan seorang gadis? ” tanya Chanyeol tak percaya

“itu benar, memangnya ia tak pernah berhubungan dengan gadis sama sekali?” tanya Hyera sambil membelalakkan matanya.

“Ia memang menjaga penampilannya tetapi penampilannya itu tak untuk menarik hati para gadis gadis” Chanyeol mengangkat mangkuknya dan menyeruput kuah terakhirnya. Hyera tertegun.

“Ku kira ia pria badboy, tapi ternyata dia baik”ungkap Hyera sembari duduk dan mengeringkan rambutnya dengan haydrayer.

“Hei aku tak bertanya?” tanggap Chanyeol membuat Hyera ingin melemparkan haydreyernya ke kepala Chanyeol.

-000-

COMENT AND SPAM DEMI KARYA AUTHOR SELANJUTNYA, UNGKAPIN GIMANA PERASAAN KAMU, JUJUR AUTHOR BINGUNG CERITA YANG SELANJUTNYA GIMANA??? Curhat *plakk

Iklan

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s