[EXOFFI FREELANCE] HURTS (Chapter 2)

picsart_01-07-09-12-53

Title : HURTS (CHAPTER 2)

Author : Hrgynti

Main Cast :

Oh Sehun

Jung Yoon Jung (OC)

Byun Baekhyun

Park Chanyeol

Support Cast:

Kim Jongin

Suho

Do Kyungso

Choi Min Young (OC)

Go Eun Seuk (OC)

And Other

Length : Chaptered

Genre : Angst, Drama, Sadness, Hurt-Comfort, Life, Adult, Friendship

Rating : PG-17

Disclaimer : All stories belong only to the author. Please do not copy paste and plagiat without permission from the author.

안녕하세요 친구들.. author bawa ff chapter kedua nih. Semoga readers suka dengan ff yang aku buat ini, dan semoga tidak ada kesalahan EYD lagi.. mohon di baca, ok! Kalian juga bisa baca di wattpad author 😀 @hrgynti

Recommend song

(It Hurts Here – Baek Ji Young)

(All With You – Taeyeon)

`

`

‘Keep Reading’

.

.

Ranjau typo bertebaran

.

.

‘Perasaanku bukanlah sebuah cerita dari perjalanan, tapi perasaanku adalah sebuah perjalanan yang akan menjadi cerita…’

.

.

.

“Apa aku sangat menjijikan sampai kau tega melakukan ini kepadaku, aku menerima semua perlakuan kasarmu karna aku benar benar mencintaimu Sehun apa aku tidak pantas menerima secuil perasaanmu. Aku sama sepertimu Sehun-ah aku juga memiliki hati” ucap Yoonjung sambil menangis. Hatinya terlalu sakit memendam semuanya sendiri ia tahu luka yang Sehun buat akan membesar di hatinya. Tapi setidaknya ia ingin terlihat kuat di depan Sehun.

`

`

`

Sehun pun kembali ke kelas dengan perasaan kesal akibat perlakuan gadis yang dulu pernah menjadi kekasihnya ‘bagaimana bisa dulu aku memacari seorang gadis seperti itu’ batin Sehun.

Jam istirahat pun berlalu, Sehun menoleh untuk melihat Yoonjung dan mengajaknya pulang bersama tapi yang ia dapatkan hanya sebuah buku di meja ‘kemana dia? padahal jam belajar akan segera usai’ pikir Sehun cemas. Ia takut jika mantannya akan mengganggu Yoonjung, dan Sehun memutuskan untuk mencari Yoonjung nanti.

`

`

`

“Hah, sudah jam berapa ini?” gumam Yoonjung sambil melihat jam di ponselnya menunjukkan angka 04.25pm yang seharusnya jam sekolah usai dari setengah jam yang lalu.

“Lebih baik aku kembali ke kelas.” Saat Yoonjung ingin kembali ke kelasnya, ternyata sudah ada Sehun yang berdiri di depannya dengan tatapan tajam.

Yoonjung memilih untuk menghindari tatapan kekasihnya itu, karna ia tau setelah ini sehun akan melukai hatinya lagi seperti biasanya.

“Kenapa kau tiba-tiba membolos seperti ini Jung-ah?” Yoonjung pun langsung menatap Sehun. ia terkejut karna Sehun berkata lembut padanya.

Sehun merasa kesal karna Yoonjung tidak menjawab pertanyaannya dan memilih untuk menatapnya.

“Aku tau aku ini tampan, tapi aku sedang berbicara denganmu serius, Yoonjung.”

“Emm… aku tadi ketiduran disini jadi aku lupa.” ucap Yoonjung pelan sambal memainkan ujung roknya.

Sehun melangkah mendekati Yoonjung, dan Langsung menarik pergelangan Yoonjung dengan kasar.

“Ikut aku..” Yoonjung tersentak karena Sehun menariknya kasar.

Langkah Sehun membawa mereka ke mobilnya dan menyuruh Yoonjung untuk masuk. Sehun pun masuk kedalam mobilnya dan langsung pergi meninggalkan Sekolah mereka.

`

`

`

“Kita mau kemana?” tanya Yoonjung

“Ikut saja, dan jangan menolak.” Yoonjung memilih diam dan melihat keluar kaca mobil ‘sampai kapan pun aku tidak pernah bisa menolak permintaanmu’ batin Yoonjung dengan wajah sendu.

Merekapun sampai di sebuah klub yang seharusnya tidak mereka datangi ‘apa ini? Kenapa Sehun membawaku kesini’ pikir Yoonjung.

Sehun pun keluar dari mobilnya dan langsung melangkah memasuki klub tersebut, tapi merasa tidak ada yang mengikutinya Sehun pun membalikkan badannya dan melihat kearah Yoonjung yang masih diam terpaku di depan mobilnya.

“Mau sampai kapan kau akan berdiri seperti itu.” ucap Sehun menyadarkannya. Yoonjung langsung menyudahi acara melamunnya dan langsung mengikuti Sehun masuk kedalam klub.

Saat berada di dalam klub yang Yoonjung lihat hanyalah beberapa laki-laki hidung belang dengan wanita yang pakaian serba seksi, dan beberapa wanita itu mencoba mengoda kekasihnya. Yoonjung hanya menghela napas pasrah karena Sehun membawanya ke tempat seperti ini. Yoonjung pun mengikuti Sehun yang duduk di bar kecil dan langsung memesan minuman.

Yoonjung hanya diam menatap Sehun cemas karena tidak biasanya Sehun minum seperti ini jika tidak ada masalah ‘apa dia ada masalah? Aku ingin bertanya tapi aku terlalu takut’ Yoonjung pun memutuskan untuk diam dan menemani Sehun.

‘ah.. lebih baik aku ketoilet, benar-benar tidak nyaman disini’ batin Yoonjung.

Yoonjung pun meninggalkan Sehun sendirian di bar kecil itu dan memutuskan pergi ke toilet, sesampainya disana ia hanya melihat seorang wanita dengan pakaian sangat pas dan tentu saja memperlihatkan lekuk tubuhnya.

“Hei, apa kau gadis yang datang bersama pemuda tampan itu?” tanya wanita asing itu.

“Eh.. iya aku datang bersamanya.”

“Bagaimana bisa seorang bocah masuk ketempat seperti ini, tapi itu tidak masalah buatku dengan adanya temanmu itu.” Ucap wanita itu dan pergi meninggalkan Yoonjung yang masih diam didepan cermin. Yoonjung memutuskan untuk keluar dari toilet dan kembali ke bar kecil itu.

Tapi saat Yoonjung keluar dari toilet, seseorang tiba-tiba menyapanya.

“Yoongjung-ah…..” panggil pemuda itu sambal berjalan mendekati Yoonjung.

Betapa terkejutnya tenyata ada seseorang laki-laki yang ia kenal sedang berada di klub yang sama.

“Baek- oppa, kenapa kau ada disini?” tanya Yoonjung bingung.

“Seharusnya aku yang bertanya seperti itu, kenapa seorang anak sekolahan bisa masuk ketempat seperti ini.”

“Ahh, itu.. a-aku hanya menemani kekasihku saja oppa dia yang mengajakku kesini.” Ucap Yoonjung gugup. Dan tanpa Yoonjung sadari seseorang sedang melihat mereka dengan tatapan tidak suka.

“Baiklah oppa aku pergi dulu, aku tidak mau kekasihku marah karna aku terlalu lama. Kalau gitu aku permisi” ucap Yoonjung meninggalkan Baekhyun yang menatapnya sendu, dan Baekhyun pergi meninggalkan tempat ia berbicara dengan Yoonjung.

“Dari mana saja kau huh…” ucap Sehun sinis.

“Toilet, a-aku habis dari toilet” Sahut Yoonjung takut.

“Benarkah? Atau kau sedang mencari teman kencan laki-lakimu huh..” sindir Sehun sarkastik.

“… ….”

“Kenapa kau diam, atau kau ingin aku beri pelajaran?” ucap Sehun membentak.

“Tidak, hanya saja..” Yoonjung memilih untuk tidak melanjutkan kata-katanya.

“Ayo pulang!” Sehun memilih keluar terlebih dahulu dan meninggalkan Yoonjung dengan perasaan takut ‘kali ini apa yang akan ia lakukan kepadaku?’

`

`

`

Sesampainya dirumah, Sehun langsung pergi kekamarnya ia sedang tidak ingin menyakiti Yoonjung karna ia tahu kalau selama ini Yoonjung tersiksa karnanya.

Yoongjung yang terus berjalan dibelakang Sehun hanya menatapnya dengan tatapan yang sulit diartikan. Yoonjung pun memutuskan untuk pergi ke kamarnya untuk membersihkan diri.

Sesampainya dikamar Yoonjung langsung melempar tasnya asal dan pergi ke kamar mandi, di dalam kamar mandi Yoonjung langsung melepas semua pakaiannya dan memilih untuk berendam di air hangat, Yoonjung meraih ponselnya yang ia taruh di pinggir bathup. Yoonjung mulai memilih lagu yang pas untuk suasana hatinya, serasa lagu yang ia pilih pas Yoonjung langsung meletakkan ponselnya.

Sehun pun keluar dari kamarnya setelah membersihkan diri dan langsung turun kebawah untuk makan malam bersama Yoonjung seperti biasa. tapi Sehun menghentikan langkahnya saat berada di depan kamar kekasihnya, Sehun memilih masuk kedalam kamar Yoonjung dan saat Sehun membuka pintu, yang ia dapati hanya tas yang berada di kasur ‘mungkin ia sedang mandi’ batin Sehun.

Sehun melangkahkan kakinya untuk keluar dari kamar Yoonjung, tapi langkahnya terhenti mendengar lagu yang Yoonjung nyalakan di dalam kamar mandi.

“Aku tau kau selalu terluka karna diriku Jung-ah, tapi bisakah kau berhenti menyalakan lagu ini. Lagu ini terlalu cocok denganmu dan itu membuatku ikut terluka.” gumam Sehun sedih. Sehun melanjutkan langkahnya dan memilih untuk menyiapkan makan malam untuk mereka berdua.

`

`

`

Sudah dua puluh menit Yoonjung berada di posisi yang sama, mendengarkan lagu yang ia putar dengan diam, dan entah kenapa Yoonjung kembali mengingat kejadian itu. Kejadian dimana Sehun datang kerumahnya dan merusak semuanya.

Flashback

“Aku pulang!!” ucap Yoonjung.

Yoonjung langsung masuk kedalam dan melihat Ayah dan Ibunya berada di ruang keluarga, otomatis Yoonjung langsung menghapiri keduanya dan duduk di depan kedua orang tuanya dengan tatapan heran.

“Ada apa Eomma? Kenapa tatapan Appa seperti itu?” ucap Yoonjung kepada ibunya.

Nyonya Jung hanya menatap anaknya diam memilih tidak menjawab, dan memilih untuk menatap kearah suaminya.

Tuan Jung merasa paham dengan tatapan istrinya, dan langsung memberikan amplop coklat kepada anaknya, Yoonjung hanya diam sambal menatap amplop yang di berikan Ayahnya, entah kenapa jantungnya berdegup sangat kencang. Yoonjung pun langsung mengambil amplop yang diberikan Ayahnya dan langsung membukanya. Betapa terkejutnya Yoonjung melihat beberapa foto yang jelas terdapat dirinya yang tidak memakai pakaian dengan pose yang terbilang sangat sensual.

Yoonjung tidak menyangka jika Sehun benar-benar melakukan ini.

“Kami sangat kecewa padamu, Ayah tidak menyangka kau akan melakukan hal sememalukan ini,” ucap tuan Jung dengan nada kecewa.

“Dan lebih mengejutkannya sang pengirim ini mengirim semua salinan foto ke semua keluarga besar kita, kenapa kau bisa-bisanya melakukan ini pada kami Yoonjung-ah” lanjut nyonya Jung menahan emosi.

Tiba-tiba terdengar suara bel berbunyi, menandakan ada seseorang yang ingin bertamu kerumah mereka. Ah, ini waktu yang tidak tepat untuk menerima seorang tamu.

Nyonya Jung langsung berjalan kearah pintu untuk melihat siapa yang datang, dan membawanya masuk kedalam rumah mereka. Saat Yoonjung pun pergi dari ruang keluarga dan berjalan mengikuti Ayahnya untuk melihat siapa yang datang bertamu. Tubuh Yoonjung mendadak kaku seakan tersengat listrik melihat Sehun yang datang kerumahnya. Disaat itu juga Yoonjung merasa ketakutan dengan seringai yang menghiasi wajah Sehun.

“Ah, mungkin aku akan langsung saja ke intinya. Apa kalian sudah membuka amplop yang ku kirimkan pada kalian dan tentu saja keluarga kalian. Aku tau kalian sangat terkejut dengan beberapa gambar menakjubkan itu.” ucap Sehun tak lupa dengan seringainya.

“Jadi kau yang sudah mengirimkan amplop itu. DASAR PEMUDA KURANG AJAR!” ucap tuan Jung emosi.

“Benar, jadi apa kau mau bernegosiasi tuan?”

“A-apa? Apa kau bilang tadi bernegosiasi? Apa yang kau mau sebenarnya.”

“Anakmu Jung Yoon Jung. Mudah bukan? Serahkan anakmu kepadaku sekarang dan aku akan menyuruh anak bahku untuk berhenti menyebarkan foto itu ke kerabat kalian.” jawab Sehun tegas.

“Kau kira kau itu siapa, huh? Dengarkan anak muda, anak ku bukan sebuah barang yang bisa kau minta semau mu. Jadi jangan pernah berharap aku kan memberikan anak ku kepadamu.” sahut tuan Jung tidak kalah tegas.

“Ah, jadi kau memintaku untuk mengancam rupanya. Apa kau tau jika aku bisa saja menghancurkan perusahaanmu detik ini juga. Bukan hanya perusahaan mu tapi juga keluarga mu ini tuan.” ucap Sehun dengan nada mengancam.

Yoonjung merasakan kepanikan jika Sehun benar-benar akan menghancurkan keluarganya, baginya sudah cukup ia yang menanggung semua rasa sakit tapi tidak dengan keluarganya. Yoonjung tidak mau Sehun menghancurkan perusahaan yang sudah Ayah dan Kakeknya bangun selama ini. Dengan terpaksa Yoonjung menyerahkan dirinya kepada kekasihnya itu.

“Sialan! Apa kau kira aku ak~” tuan Jung mendadak menghentikan bicaranya saat mendengar anaknya menyerahkan diri kepada pemuda yang berada di depannya.

“Aku akan ikut denganmu, Sehunnie. Jadi tolong jangan ganggu keluargaku lagi, aku mohon padamu Sehun.” Ucap Yoonjung yang membuat Ayah dan Ibunya tidak percaya dengan apa yang Yoonjung katakan. Di sisi lain Sehun merasa senang karena ia tau Yoonjung memilih untuk ikut dengannya.

Nyonya Jung langsung berdiri dan menghampiri anaknya dengan tatapan tidak percaya.

“Apa yang kau lakukan nak, apa kau sadar dengan apa yang kau katakan?” tanya nyonya Jung kepada anaknya.

“Hanya ini yang bisa aku lakukan untuk Appa dan Eomma.” ucap Yoonjung dengan tatapan sedih.

`

`

`

Yoonjung pun melangkahkan kakinya pergi meninggalkan rumah yang memberikan kehangatan untuk dirinya, mungkin ia tidak akan bisa merasakan kehangatan di tempatnya yang baru sekarang. Kepergian Yoonjung berarti memutuskan ikatan dengan keluarganya dan itu yang Sehun bilang padanya dan juga keluarganya. Yoonjung hanya diam sambal menatap keluar jendela dan mengasihani nasibnya.

Mungkin kalian akan berpikir Yoonjung adalah seorang gadis bodoh karna lebih memilih mengikuti kekasihnya yang sudah membuatnya terpisah dengan orang tuanya dari pada bertahan dengan keluarga yang sudah memberikannya kebahagiaan. Ia memang gadis bodoh yang jatuh cinta telalu dalam pada Sehun, ia memilih untuk terluka karnanya selama itu bukan orang lain yang terluka. Ia akan membiarkan dirinya sebagai wadah untuk menanggung semua penderitaan yang akan ia mulai bersama Sehun.

Di sisi lain Sehun sangat senang karena kekasihnya akan tinggal bersamanya mulai sekarang, tapi di sisi lain Sehun juga tau jika kekasihnya itu terluka karnanya. Tapi Sehun lebih memilih tak peduli dan mengabaikan perasaan bersalahnya pada gadisnya.

Sehun menoleh untuk melihat keadaan kekasihnya, tapi yang ada hanyalah tatapan kosong yang Yoonjung perlihatkan sedangkan Sehun hanya bisa melihat kekasihnya dengan tatapan sedih.

‘maafkan aku Jung-ah, sekali ini saja izinkan aku untuk egois padamu dan perasaanku. Karna aku terlalu mencintamu.’ Batin Sehun.

TBC

Nah kali ini sudah aku buat jadi agak panjang sedikit ceritanya 😀 dan maafkan saya kalau chap kedua ini mengecewakan, habisnya sih saya author ababil #lempar author kelaut. Chap depan bakal ngelanjutin flashback dari chap ini di tunggu ya.

Gomawoyo buat komentar dan saran-saran yang sudah kalian berikan, jujur itu sangat bermanfaat untuk saya dan sebagai bahan penyemangat untuk kelanjutan chap berikutnya yang emang sedikit gaje 😀

Mungkin saya akan bercerita sedikit #kayanya banyak deh. Kenapa di awal chap sudah terdapat masalah yang terbilang rumit dan agak membingungkan, sebenarnya saya mengambil tema dan juga alur cerita ini sesuai kehidupan nyata seseorang, ya walau tidak semua kisah nyatanya di masukin kedalam ff ini, ada beberapa yang aku tambahkan dan dikurangi.

Sebagai seorang penulis baru, saya hanya ingin berbagi kisah seseorang yang saya kenal, karna hanya 1 : 1.000.000.000 orang yang mau menerima penderitaan. Ya mungkin kalian para readers akan berfikiran sama dengan saya kenapa sang wanita tidak mencari laki-laki lain. Tapi apapun alasannya, hanya orang itu yang tau dan sebagai seorang pendengar yang baik. Saya hanya bisa memberikan semangat Fighting! Pada orang yang saya kenal itu.

Yah, bener deh kepanjangan ceritanya 😀 Ya mungkin hanya itu aja cerita yang mau saya sampaikan sebagai seorang author. Dan pesan saya untuk kalian para readers adalah ‘HARGAI SEBELUM KEHILANGAN’.

Oke sampai jumpa di Chap depan!!!!!!!!!

Iklan

9 pemikiran pada “[EXOFFI FREELANCE] HURTS (Chapter 2)

  1. Cinta kok gitu..?? aku mikirnya lebih mengarah ke obsesi dehh klo sehun itu mah.. masa iyaa sampe tega bgt kaya gtu, klaupun dia Cinta ga mungkin juga kan sikapnya sering kasar ke yoonjung, jangan” psyco wkwkwk..tp seru kok kk authorrrr jjangggg

  2. Thor dah ditunggu update nya.
    Tiap buka ff pasti ngecek ne ff. Thor buat dong lanjutannya. Lama bgt.. cerita nya bagus bgt suka cerita gendre gini :))
    Semangat y thor.

  3. Part awal “karena pelajaran akan segera usai” mungkin seharusnya “akan segera mulai” kan waktunya habis istirahat(?)
    Kalo menurutku sehun disini mungkin antara terobsesi sama psyco…
    Entahlah, masi terlalu dini buat menebak sifat dia yg sebenernya. Tp kasian juga yoon jung…😔😔😔

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s