[VIGNETTE] Christmas with Reen – Shaekiran

1483118595265

Christmas With Reen

-OSIS in Love-

A Story by Shaekiran

Dedicated to Kak anneandreas as the creator of OC’s Reen

OC’s Reen  x  EXO’s Kim Minseok

With Romance, fluff, and school life genres

in T rated and vignette length.

Disclaimer

Fanfiction ini pure berasal dari otak Shaekiran yang kapasitasnya tak seberapa. Dibuat untuk pekan OC nasional EXOFFI. Merry Christmas and Happy New Year guys! Happy reading and enjoy!

 

“Natal sekaligus modus itu tidak masalah.”

  

 

 

Apa kalian tau bagaimana detak jantungku sekarang?

Yah, andai kalian bisa mendengar, mereka tengah berpesta bagai menabuh gendang di dalam sana, berlomba-lomba berdetak dan membuatku semakin gugup.

“Apa kau baik-baik saja?” seseorang yang kini ada di atasku nampak bertanya dengan raut khawatir, dan akupun hanya mengganguk sambil mengulum senyum tipis.

Tak berselang lama, lelaki itu yang diberi nama Kim Minseok oleh ayah ibunya itu berdiri dari atasku yang kini terkapar-lebih tepatnya jatuh dalam posisi tertidur- di lantai. Hei, jangan salah paham. Ia hanya baru saja menolongku dari kejatuhan rak dan dengan gentle mengorbankan punggungnya sebagai penahan rak yang hampir membuatku mati berdiri itu-sebenarnya tidak mati, tapi hanya harus berakhir di rumah sakit dengan beberapa diagnosa patah tulang-

Sunbae, gwenchana?” tanyaku akhirnya. Oh ayolah, tolong ingatkan aku kalau mungkin Minseok yang adalah atasanku di Osis itu mungkin saja berakhir di ranjang rumah sakit selama akhir tahun karena ulahku yang tergelincir dan membuat rak Osis hampir jatuh.

Gwenchana, aku baik-baik saja kok. Rak itu cukup ringan karena belum ada isinya,” kelakar sunbae-ku yang adalah Ketua Osis itu. Yah, andai saja aku tidak membuat kesalahan saat menata ulang file di rak itu, mungkin ini tidak akan terjadi.

“Sudahlah, lebik baik cepat kita tata file ini kemudian pulang. Memangnya kau mau menghabiskan malam natal di ruang Osis ini?” tanyanya dan aku hanya menggeleng –bohong sebenarnya. Andai saja Minseok tau kalau aku sebenarnya baik-baik saja menghabiskan malam natal disini asalkan bersamanya. Hei bung, diam-diam aku menyukainya dan itu cukup wajar kan sebagai harapan seorang gadis remaja yang sudah menjomblo selama 16 tahun hidupnya?

 

 

Akhirnya setelah setengah jam lebih bergulat dengan file dan rak yang sedikit membuatku parno itu, kami akhirnya selesai juga dan seperti kata Minseok, ini waktunya pulang.

“Arah rumahmu kemana? Sekarang sudah cukup malam dan agaknya terlalu bahaya seorang gadis sepertimu pulang sendirian,” ucap Minseok kala kami sudah sampai di gerbang sekolah. Aku menatap sekitarku sebentar. Semuanya gelap gulita dan hanya ada beberapa cahaya berupa lampu jalan yang hidup kerlap-kerlip. Harus kuakui sedikit menakutkan membayangkan aku jalan sendirian dan tiba-tiba ada preman yang-ah sudahlah. Aku takut membayangkannya.

“Sudah jam 8 Reen-ssi, apa kau tidak takut? Aku hanya sedang bersikap baik karena kau sudah rela lembur denganku di malam natal seperti ini,” kata Minseok lagi dan aku dengan setengah harga diri yang terkubur mengganguk mengiyakan.

“Kalau sunbae tidak keberatan pulang lebih malam, aku sangat berterima kasih,” jawabku dan Ketua Osis ku yang baik hati itu langsung berkata tak keberatan. Oh, tolong ingatkan aku bernafas karena senyumnya barusan kembali mengalihkan duniaku dan membuat kinerja jantung ini tidak sinkron.

Kini kami tengah berjalan bersama, berduaan dengan jarak cukup tipis mengingat trotoar jalan tidak terlalu lebar. Dan tolong ingatkan aku untuk tidak berteriak karena beberapa kali tangan kami bersenggolan. Demi Tuhan, mimpi apa aku semalam hingga bisa berduaan dengan pujaan hati seperti ini?

“Reen-ssi, kau buru-buru pulang?” lantas kutatap Minseok lekat, apa maksudnya itu? Namun dengan cepat kugelengkan kepalaku juga, toh aku memang tidak buru-buru pulang. Lagipula pulangpun rumahku kosong karena keluargaku yang lain sedang ada di luar kota.

“Punya pacar?” tanyanya lagi, membuatku semakin menganga bingung.

“Ti-tidak sunbae, aku tidak punya pacar,” jawabku dan apa kalian percaya kalau kubilang Minseok tersenyum sumringah?

“Jadi, tidak masalah ‘kan kalau aku mengajakmu makan malam dulu di café sana? Sebenarnya aku cukup lapar sekarang dan aku ingin makan bersamamu Reen,” kata Minseok sambil menunjuk sebuah café di seberang jalan. Tuhan, tolong katakan kalau ini bukan mimpi. Minseok mengajakku makan malam? Berdua? Di malam natal seperti ini?.

“Reen-ssi?” panggilnya dengan tangan dikibas-kibaskan di depan wajahku. Astaga, ternyata aku melamun.

“Jadi, apa kau mau makan malam denganku?” tanyanya lagi dan aku hanya bisa terpaku. Bahkan bibirku terlalu kaku untuk menjawab ajakan Minseok itu.

“Ah, tidak mau ya? Sudah kuduga. Kajja kalau begitu, aku akan mengantarmu pulang saja,” ucapnya kemudian karena aku tidak kunjung menjawab. Eh, pulang? Jadi kami tidak jadi makan berdua begitu?

“Anu sunbae-“ kugantung kalimatku sehingga Minseok yang sudah beberapa langkah di depanku itu menghentikan gerakannya kemudian berbalik menatapku bingung. “Apa?” tanyanya singkat.

“Kau punya pacar?” tanyaku spontan seperti orang bodoh. Ayolah Reen, bukan itu yang mau kau katakan tadi!

“Tidak, aku tidak punya pacar,” jawabnya dan jujur itu membuatku senang meski aku malu sekali sudah menanyakan itu padanya. Minseok nampak berjalan ke arahku, kemudian berhenti cukup dekat hingga jarak kami hanya tersisa setengah meter.

“Memangnya kenapa?” tanyanya sambil menunduk, menyejajarkan matanya dengan mataku.

“Itu, kalau sunbae tidak keberatan, aku ingin makan di café itu dengan sunbae. Aku yang traktir. Ucapan terimakasih karena sunbae sudah menyelamatkanku tadi,” baik, setidaknya aku lancar saat mengucapkan kalimat itu. Tapi memang bodoh kau Reen, saat Minseok mengajakmu kau hanya diam tidak menjawab dan saat ia tidak jadi mengajakmu kau malah mengajaknya? Gadis aneh, pasti itu yang dipikirkan Minseok sekarang ‘kan?

“Tidak mau,” jawab Minseok dan seketika itu membuatku mencelos. Ah, ia pasti marah karena aku menolak-sebenarnya bukan menolak, hanya saja tidak menjawab- ajakannya tadi.

“Ah, begitu rupanya,” kataku kemudian mulai berjalan ke depan, hendak pulang, namun baru beberapa langkah kurasakan lenganku tertarik ke belakang.

Grep!

Omaya, apa ini benar-benar bukan mimpi? Minseok memelukku? Dari belakang? Aku jadi merasa seperti Cha Eun Sang yang dipeluk Kim Tan di drama The Heirs sekarang. Sial, kalau ini mimpi tolong jangan pernah bangun Reen!

“Su-sunbae,” kataku akhirnya, cukup kaget dengan perlakuan Minseok meski hatiku tengah bersora-sorai di dalam.

“Aku ini laki-laki Reen. Aku tidak mau ditraktir gadis, apalagi gadis itu kau dan traktiranmu sebagai ucapan terimakasih. Aku menolak,” bisik Minseok ke telingaku. Deru nafasnya terasa jelas dan hangat di leherku, sedikit menggelitik. Namun apa yang diucapkannya barusan? Apalagi gadis itu kau? Astaga, jadi dia benar-benar membenciku?

“Su-sunbae, ma-maaf,” ucapku sambil berusaha melepaskan diri, namun Minseok seakan menahanku lepas dari pelukannya.

“Tidak punya pacar?” tanyanya lagi dan aku menggeleng.

“Tunangan atau suami?” aku menggeleng lagi. “Aku masih SMAsunbae,” kataku dan ia nampak terkikik.

“Mau jadi pacarku?”

Eh, aku tidak salah dengar ‘kan?

“Ma-maksud sunbae?” tanyaku dan Minseok nampak membenamkan kepalanya di leherku.

“Aku tidak mau ditraktir gadis karena aku hanya ingin makan bersamamu, aku tidak ingin kau mentraktirku karena aku ingin bersikap gentle saat kita berkencan nanti, dan aku tidak mau makan denganmu hanya sebagai ucapan terimakasih telah menolongmu, tapi aku mau kita makan bersama karena ingin menghabiskan malam natal sebagai sepasang kekasih,” jelasnya dan aku seperti tertohok. Mimpi macam apa ini? Kenapa Minseok berucap begitu nyata saat ini hanyalah bunga tidurku?

“Bangun Reen, bangun,” ucapku pada diri sendiri dan Minseok nampaknya bingung karena kini ia melepaskan pelukannya dan membuat badanku berbalik menghadapnya.

“Apa yang kau lakukan?” tanyanya sambil menahan gerakan tanganku yang memukul pipiku sendiri. Aku meringis, pipiku terasa sakit. Jadi ini benar-benar bukan mimpi? Minseok yang memelukku dan Minseok yang berdiri sambil menangkup kedua pipiku sekarang ini adalah nyata?

“Aku pikir ini mimpi sunbae,” dan bisa kulihat tawa Minseok naik ke permukaan, sementara aku hanya terkekeh cukup renyah.

“Kau tidak bermimpi, aku sedang benar-benar melamarmu Reen,” lanjutnya sambil mengacak-acak surai kecoklatanku. Membuatku hanya terus terpaku memandangi wajahnya yang begitu dekat.

“Sebenarnya aku ingin melamarmu di café. Kau boleh percaya atau tidak, tapi aku sudah membuat reservasi meja di café itu,” terang Minseok lagi dan lagi-lagi pula aku hanya bisa terdiam. Tidak tau harus berkata apalagi.

“Dan lembur Osis pun cuma karanganku saja. Mana ada lembur di malam natal seperti ini ‘kan? Pihak sekolah tidak sejahat itu, tapi aku saja yang cukup brengsek karena memanfaatkan jabatan Ketua Osis dan menyuruhmu lembur bersamaku. Yah, sebenarnya itu modus Reen, maaf.” Tunggu, jadi dia merencanakan berduaan denganku begitu? Serius?

“Aku menyukaimu Reen. Aku tertarik padamu sejak kau masih junior yang kubentak-bentak saat MOS, dan betapa bahagianya aku saat kau menjadi salah satu anggota Osis,” demi Tuhan, apa Minseok jujur sekarang? Jadi perasaanku tidak bertepuk sebelah tangan?

Saranghae Reen. Will you be my girlfriend?” mataku berkaca-kaca. Sunggu, mimpiku menjadi kenyataan sekarang, dan bersamaan dengan kalimat Minseok salju nampak turun perlahan. Salju pertama di malam natal, indah sekali.

“Of course I will,” jawabku dan Minseok langsung menarikku dalam pelukannya.

“Harusnya kau tau kalau aku jadi anggota Osis pun karena ingin dekat denganmu sunbae, anehnya aku jatuh hati pada pamong MOS-ku dulu dan bukannya dendam karena kau selalu membentakku,” bisikku dan bisa kudengar tawa kecil lolos dari bibir Minseok. Aku hanya menenggelamkan kepalaku di dadanya lebih dalam lagi, sementara kurasakan pelukan Minseok semakin erat.

“Jadi mau makan malam pertama denganku? Menghabiskan malam natal bersalju dengan pacarmu ini?” tanyanya kemudian dan aku dengan kecepatan cahaya langsung mengangguk mengiyakan.

Jadilah Minseok menggenggam tanganku erat, membawaku menyebrang jalan sebelum akhirnya ia mempersilahkanku masuk duluan ke dalam café setelah membukakan pintu, membuatku merasa seperti seorang putri saja. Dan seperti katanya, sudah ada meja khusus untuk kami yang sudah dipesan Minseok jauh-jauh hari.

“Aku tidak tau kalau kau sudah merencanakan ini sejak lama sunbae, bahkan ada lilin romantis di meja ini,” kataku setelah bokongku mendarat di kursi di depan Minseok. Ia nampak tertawa kecil, manis sekali.

“Yang tidak sesuai rencana hanyalah kau hampir tertindih rak tadi, kau tidak tau bagaimana jantungku hampir copot ‘kan?” jawabnya dan aku hanya mengulum senyum. Dia pandai sekali bicara, pantas saja ia terpilih menjadi Ketua Osis.

“Itu juga diluar kehendakku sunbae, sungguh,” lanjutku dan ia nampak mengerucutkan bibirnya tiba-tiba.

“Bisa jangan memanggilku sunbae lagi? Yah, meski saat MOS aku bilang aku akan memarahi siapa saja yang tidak memanggilku dengan sebutan sunbae, tapi untuk kau aku beri pengecualian khusus,” jelasnya dan aku cukup menyerngit kaget.

“Jadi aku harus memanggil apa sun-“ aku menghentikan kalimatku yang hampir menyebut kata sunbae itu karena Minseok nampak menatapku tak suka.

“Karena kau mencintaiku dan aku mencintaimu, bisa kita saling memanggil sayang saja? Atau kalau kau mau panggil baby pun tidak masalah,” katanya dan aku tak tahan untuk tak tersenyum.

“Baiklah, sayang,” ucapku malu-malu dan Minseok akhirnya tersenyum lagi.

Ya, ini malam natalku, ditemani seorang lelaki yang sudah kusuka sejak lama serta hidangan lezat yang siap kami santap sebagai kencan pertama kami. Jangan lupa café hangat dengan alunan musik natal yang terkesan romantis dengan jatuhnya salju dan kerlip lampu jalanan yang berwarna-warni. Bukankah natalku menyenangkan?

“Dan untuk natal besok, kau tidak perlu repot-repot cari hadiah untukku karena aku sudah mendapatkan hadiahnya,” kata Minseok tiba-tiba yang membuatku heran.

“Memangnya apa?” tanyaku dengan alis terangkat sakin bingungnya.

“Kau,”

“Eh?” tanyaku bingung dan Minseok nampak tersenyum penuh kebahagiaan.

“Yang kuinginkan untuk natal dan hari-hari selanjutnya hanya kau, jadi besok bisa ‘kan temani aku berkencan sepanjang hari Reen-ku sayang?” ayolah Minseok, kau membuatku meleleh saja.

 

 

Fin

 

 

 

Merry Christmas and Happy New Year guys!!!

Kaget gak ada pekan OC beginian? Wkwk :v

Kakne, aku nggak ada ide jadi ff ini cuma jadi begini doang, seadanya aja, wkwk. Maap yaw kalau Reen Umin kurang greget dan jauh dari ekspetasi kakne :” ❤

Iklan

53 pemikiran pada “[VIGNETTE] Christmas with Reen – Shaekiran

  1. Percayalah ki, ane baca ff ini keinget mantan /plak/ ya lord, ane ud berapa kali curhatin mantan d grup, abis mantan manis banget kek d ff ni TT baper ah pas adegan jalan trs kedua punggung min reen bersentuhan.. lu tau rasanya ki??? Ya lord sensasinya lyar biasaa deg2an kek pengalaman ane ya lord TT kan baper kan baper..

    Btw umin duuh masih sma ud main lamar2an, pen tak bungkus

    • Kak tata inget mantan masa, eki ngekek,😂
      Jangan” mantannya kak tata itu bang umin?😂
      Alamak, kalo eki jadi reen juga pasti panas dingin di-sweet-in gitu kak, kyaaa,😍😍
      Deg-degan? Baper? Jangan” kak tata dan sang mantan pernah seperti reen umin yg back hug?/dibalang/😂
      Mau dah punya pacar cem bang umin kak,😂
      Yuk kak kita bungkus umin bersama-samah, trus kita karungin bawa pulang,😍🔪
      Thanks for reading kak, Cintakuh padamuh, 😍😍❤

  2. IH IH IH IH IH APA APAAN INI SI MINSOK NYA SO KIYUT SO KIYOWO SO SO SO SO *TEPUKTEPUKDADAUMIN
    IH IH IH IH MANA KUAT ATUH SI REEN DIGITUIN IIIHH, MULAI MULAI AJA UDAH TIMPA TIMPAAN BEGITU /PLAK /PIKIRANMU
    DIMODUSIN BEGITU MAH REEN RELA SUNGGUH RELA SERELA RELANYA, MANA UDA PAKE RESERV TEMPAT DULUAN IH SO KIYOWO AMAATTT :3
    MAACI EKIII, SELAMAT PEKAN OC NASIONAAALL.. MUMUMUMUMU

  3. WUANJAY FLUFF BANGET SIAL AKU GAK BERHENTI SENYUM bikos ngebayangin bener-bener kaknean yang begini (kaknean baga kagak? /ditabok)

    pertama… WAW AKU MENEMUKAN REEN DI SINI, maksudnya, malu-malunya imut unyu gimana gitu anjay aku gak kuku beneran/lho?/ aku gemes tau yaampun pen jorokin minseok omfg dia bisa manis banget omaygat demi apa KAKNEAN APA KABAR? WAKS PEYUK PEYUK GITU HABIS ITU JADIAN JADI INGEN SAMWAN/nid…/
    aku sempet salah fokus dan ngakak gitu aja pas ada the heirs lewat, karna tetiba aja backsound berubah jadi yang ‘love is the moment~’ itu /lalu ngekek lagi/ /maafkan dd sering ngekek tanpa sebab/ga

    eh eh eh btw HAYOHLOH REEN ASLINYA UDAH BERSUAMI/nid/ suaminya si suho tuh /beda nid, kalok itu ann/ /lupakan/

    selamat pekan OC nasional eki ❤ ehiya aku mau bilang kalau misalnya aku gak bales atau gimana (dengan tenggat waktu yg lama) itu mungkin chatmu kehapus waktu line-ku ke log-out ki :') sering sekali terjadi :') jadi maapkeun kalau misal gitu ❤

    • jangan cariin Reen, Reen nya lagi gegulingan di kolong ranjang sekarang /plak
      dan aku ngekek so hard pas baca “love is the moment” kok ya nadanya langsung kebayang di otak wkwkwkwk..

      ssst, ih ih jadi malu suho disebut ih ih /digamparin sekampung

    • Kok kita samaan kak ne? Tau” nada love is the moment keputer lo di otak eki pas kak nid ngenotis tuh ost, wkwk,😂
      Maapkeij kalo eki ink pecinta dramanya mas limin, wkwkwk,😂
      Jan guling” reen, ntar umin nyariin lo gegara kamunya di kolong ranjang, rindu katanya /dibalang/😂

    • Wkwkwk, awalnya kupikir ini komen kak nid salah kaprah dan aku mikir kak nid pikir ini tulisan kak anne dengan pairing kesayangannya reen x xiumin, dan ternyata aku salah, buakakak,.maap ye kak nid/dibalang/😂
      IYA DONK KAK, FLUFFNYA DAH DAPET BELUM? SOALNYA KAK ANNE SUKA FLUFF KATANYA/TERUS DIGAMPAR/😂
      Maapkeun kalo the harus lewat kak, pas adegan back hug tetiba aja inget tuh drama, wkwk, secara ane ini selain pyromaniacs juga Seorang minoz/gananyaki/😂
      Kak anne dah bersuami, inget pas di tulisan ini eki tulis ‘punya tunangan?punya suami?’ Itu eki ngekek YALORD ngetiknha karena ngebayangin kak anne yang dah nikah/gananyaki/dibalang/😂
      Dan kak nid gpp kok, wkwk, eki maklum kalo soal log out, kadang eki juga gitu, wkwk,😂
      Met pekan oc nasional juga kak nid, happy new year juga,😍
      Thanks for reading, Cintakuh padamuh kakk,❤❤

  4. AHRA BAPERAN ANJAY 😂😂😂 yang diceritain sape yg baper sape xD bagus bagus! Lanjutkan nak! 💪💪💪 Suho juga seromantis itu kok :’v thabal dedek thabal liat yg mesra2an bhak :’v

    • ADUH MAK, JAN BAPER MAK, INGAT MASIH ADA PAPA SUHO YG BISA BAPERIN MAMAK DI RANJANG/DIBALANG /😂
      Gpp mak, ntar minta papa romantis-romantisan, wokeh? Tapi jan kenceng-kenceng, nanti telinga yara ama taeyong gak suci lagi/seketika ane ditimpuk panci/😂
      Thanks for reading mak, cintakuh padamuh, 😘😍

    • ANJIR BUKA KARTU CERITANYA LU NAK /BALANG😂 PAPAMU MAH SENGAJA MINTA DIKENCENGIN NAK GAK DIBEKEP DULU MULUT MAMANYA JADI BEBAS SERASA DUNIA MILIK BERDUA /PLAK 😂😂😂 SAMASAMA NAK, CINTAKU PADA SUHO SEORANG BHAKS :V

    • GPP MAK BUKA KARTU, ABIS YARA RISIH DENGAN SUARA BISING DARI KAMAR EMAK AMA PAPA/DIBALANG /😂😂
      ASTAGA MAK, PANTESAN ITU SUARA BEGITU AMAT, PAPA BEBASIN TOH, YARA NGERTI SEKARANG /DIGOROK/😁😁😂
      EMAK TEGA, CUMA CINTA PAPA TAPI GAK CINTA HASILNYA SAMA PAPA/EH? /DIGAMPAR/😂😂

    • IYA MAK, MAKANYA YARA NTAR PIGI KOK KE ARESTAL/EH SPOILER /😁😂
      IYA MAK, YARA MASIH KECIL, MASIH POLOS TAK BERDOSAHH😂/DIBALANG /
      Ini dia, emak yg cuma cinta rasanya bukan hasilnya/beneran DIBALANG/😂

  5. AT FIRST ANE NGAKAK SERIUSAN BIKOS “16 TAHUN MENJOMBLO” KAK EKI CURCOL? CIEE NAKSIR KAKAK KELAS /DICEKEK/

    Demi apa, itu apa anjayyyy Minseok modus cieeee awalannya ane ambigous itu apaan di atas /gaaa/ambiguan lo/

    Ciee jadian ciee ini fluffly anak SMA ekhem. Natalan kemarin harusnya minta peje ke umin-reen. Ih aku tuh pen nyakar2 tembok sama umin yg buat diabetes hard ya Allah :”” bikin senyam-senyum. Dan oh ya, Si Reen korban drama buakakak the heirs. Tbh, gak suka the heirs sih drama plotnya kurang menarik bagi ane /dicekek/ sudah bosan yg si kaya-si miskin 😄

    Last, happy new year kak eki mumumu kita eksekusi kolab kita yuk sekarang moah

    • IYA, EKI CURCOL ELS, HIKS, NASIB JOMBLO YA BEGINI, ABIS CY GAK MAU NGAKUIN KE MEDIA EKI INI PACARNYA/DIBALANG/ OPEN YOUR EYES EKI/😂
      YG NAKSIR KAKAK KELAS SI REEN, BUKAN EKI LOOOO,😂🔪
      sengaja ambigous/ambigu aja els,gpp,😂/, biar yg baca mikir eki salah nempatin rating/dibalang/😂
      Wkwk, soalnya kane nulis di note suka fluffy, wkwk,😂
      Minta pj sana els, pj, kan dia jadian, wkwk,😂
      Awas diabetes beneran, umin suka gitu lo, diam-diam ngebaperin anak orang/dibalang/😂
      Bukan reen yg korban drama, eki mah yg korban, wkwk,😂
      Eki gak liat dramanya sih, serah gimana plotnya,.wkwk, yg penting ame suka pemainnya *lirik mas limin abng pertama ane/btw ane minoz els/dibalang /*
      Happy new year juga els, yukkks ayukks,😍
      Thanks for reading and review els, Cintakuh padamuhhh,😘😍

  6. Haduh, couple ini mah slalu ja bikin ngfly fluffy 내 마음 😊 co cwit bingit sih nih love story’ny 2anak sma pengurus osis. Di awal2 klmt prtm emang aga bingung sih dg kata2 ‘pria di atas ku’ itu, tp ykn ni ff bukan yg ‘bukan2’ ㅋㅋㅋㅋㅋ 😂 apa cb?! Oh, trnyt scene’ny reen ktiban rak n ditolong umin, such a gentlement bgt sih umin ☺ and romens bgt! Pas adegan dipeluk ky scene’ny 차은성 tu kbayang yg junmen ma luhan & tao-luhan di exo’s showtime eps12 😂 ㅋㅋㅋㅋㅋ
    trnyt tu dr drama d’heirs toh, br tau eike, ga prnh nntn, ga sk iminho! 😤 hate him!

    • iyaah si reen sama umin kan emang pasangan fluff, kemarin aja mereka menang daesang couple of the year /iya in aja /iya
      wkwkwkwkkw
      ini betewe eki, maapkan aku merusuh di sini mueheheheh

    • Daesang couple, Daesang couple, ciehh umin ama reenn,kyaaa,😍😍❤
      Gpp kok kak ne, rusuhin aja, anggep lapak sendiri, buakakakak,😂😂
      Laff kak,😘

    • Awalnya aku pikir ini salah lapak komen karena mikir ini tulisan kakne, ternyata eki salah, Maapkeun eki kak/dibalang /😂
      Dari ceritanya aku yakin ini pengikut Setia reen uminnya kak ne, wkwk,😂😂
      Thanks for reading yaw, ini moga fluff nya dapet, wkwk,😂
      Anak sma biar manis” gitu kesannya/dibacok /😂
      Dan itu awalnya ambigu sengaja, biar yg baca mikir ini salah rating/seketika dilempar sendal/😂
      Umin emang gentle, kyaa,😍
      Wkwk, scene showtime yak? Tapi eki malah mikirnya the heirs pas ngetik, maapkeun,😂
      Dab btw chingu, eki ini seorang minoz *lirik mas limin sayang terus eki dibacok *😂
      Wokehh thanks for reading and review chingu, cintakuh padamuh❤😍

  7. Modus nih ternyata. Ampe besok sama Minseok mah si Reen mau hehe
    Cie jadian di malam Natal, pj ya :v
    Panggilannya sayang nih ya, kok ngakak 😂

    Happy New Year Eki! 🎆🎆🎇🎊
    Luv yu 😘😘

    • Iya modus, heheh, reen mah gitu, ampe besok juga dia mauuu,😂😂😍
      Sok minta pjnya, wkwk, kyuntong begitu amat, kyuntong dah jadian ama bang kyungsoo blm?/dibalang /😂🔪
      Gpo ngakak, yg penting sayang, kyaa/digampar/😂
      Happy new year juga istrinya mas d.o,🎉🎉
      Cintakuh padamuhh,😍😘❤
      Thanks for reading jugaa yaww, makin Cinta deh,😍

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s