[ONESHOT] Christmas With Runa ― ARRYLEA’s VERHAAL

timeline_20161229_214328

A fan fiction with,
Alternate Universe!, Romance and little bit Fluff
Staring by Oh Sehun’s of EXO and Kwon Runa as l18hee’s OC
Author’s Point of View
PG-15 for rating
ONESHOT

DISCLAIMER

Cerita fan fiksi ini murni milik saya yang kebetulan sedang lancar berimajinasi. Oh Sehun dan Kwon Runa adalah miliknya sendiri serta milik l18hee, di sini saya hanya meminjam namanya saja. Ini hanyalah sebuah fan fiksi, bukan untuk laba fan work. Jika ada kesamaan nama, cerita, waktu dan tempat harap maklum karena faktor ketidak sengajaan. Segala upaya penjiplakan harap dipikir dua kali karena ide tidak muncul sembarang dan semudah copy-paste. Terimakasih.

Thank you for such an amazing poster, Kak IRISHOUUUU😘😀
And ofc, get well soon. I’m so sorry to hear that you must to be hospitalized this afternoon.
Once again, GET WELL SOON MY SISTAH! Love-love-love you so badly!♥♥♥♥

2017© ARRYLEA’s Presents All Rights Reserved

SUMMARY

“The night after Christmas, someone told me about feelings.”

⬛⬛⬛⬛⬛⬛⬛⬛⬛⬛⬛ Selamat Membaca! ⬛⬛⬛⬛⬛⬛⬛⬛⬛⬛⬛

o

CHRISTMAS WITH RUNA
ARRYLEA’S

o

Pukul empat, di Stasiun Yamagata, sehabis natal. Runa ingat betul pesan yang semalam Sehun kirimkan padanya. Sedikit terkejut karena manusia dingin itu sudah kembali ke tempat di mana ia dilahirkan. Padahal sesaat sebelum kepergiannya ke Ilsan semester lalu itu, tak pernah sekalipun Sehun berjanji akan kembali. Dan hal itu sukses merobohkan perasaan yang sudah Runa pendam sekian lama sejak keberangkatannya.

C’mon Runa, c’mon!” sahut Runa menyemangati dirinya sendiri.

Gadis itu semakin mempercepat tungkai kakinya agar lekas sampai ke stasiun Uzen-Chitose dari rumah; karena membutuhkan waktu sekitar sembilan menit untuk tiba. Setengah jam lagi, pukul empat akan menampakkan diri. Maka dari itu, Runa tidak ingin membuang-buang waktunya karena alasan perjalanan. Lagipula alibi itu tidak akan Sehun terima mengingat shinkansen selalu tepat waktu.

Setelah melewati palang dan scanning kartu JR Pass, Runa langsung mengantri di depan garis stasiun dan menunggu beberapa penumpang lainnya untuk segera keluar. Ketika shinkansen mulai kosong dan siap dimasuki, Runa cepat-cepat mencari tempat serta menjatuhkan pantatnya di sana. Sejenak setelah mendapatkan tempat duduk, gadis itu merenungkan soal kedatangan Sehun yang tiba-tiba hingga membuatnya ingin memaki sekian kali. Mengapa demikian?

Karena pertama; Runa benci saat Sehun mengiriminya pesan tiba-tiba dan mengajaknya bertemu di hari sesudah natal.

Kedua; kenapa Sehun harus memintanya bertemu di stasiun Yamagata? Kenapa tidak di Rumah Sakit Yamagata dekat rumahnya saja? Lagipula di dekat rumah sakit ada kafe, cocok untuk digunakan basa-basi setelah lama tak jumpa, benar?

Ketiga; Runa lupa pakai mantel, karena terburu-buru mengejar jam shinkansen. Dan sejauh tujuhratus limapuluh meter perjalanannya dari rumah menuju stasiun hanya dengan menggunakan kedua kakinya itu, berhasil sudah membuat tubuhnya mengigil kedinginan.

Bisa bayangkan betapa dinginnya kedua tangan Runa sampai gadis itu merasa otaknya beku. Bahkan sebelum memasuki shinkansen, gadis itu tak henti-hentinya meniupkan udara dari dalam tubuh ke telapak tangan. Beruntung, di dalam shinkansen terdapat alat penghangat, setidaknya bisa mengurangi hawa dingin yang menusuk meski hanya beberapa menit saja.

Betsu no bun, Kita-Yamagata ni tsugi no teishi no tame ni. Torinokosa remasen, o nimotsu ni chūi shite kudasai.”(1)

Runa menghela nafas lega kala mendengar pemberhentian pertama di stasiun selanjutnya. Lima menit lagi ia akan sampai di stasiun Yamagata. Yang berarti lima menit lagi pulalah ia akan bertemu dengan sang pujaan hati. Kendati ia merutuk dan memaki Sehun barusan, Runa tak urung membencinya. Gadis itu malah sedang mempersiapkan diri sebelum menunjukkan batang hidungnya di depan Sehun.

Tsugi no teiryūjo, Yamagata-eki. Torinokosa remasen, o nimotsu ni chūi shite kudasai.”

Pemberhentian kedua, stasiun Yamagata. Gadis berambut sebahu yang tergelung itu segera berdiri dan bersiap keluar dari shinkansen. Ia menghela nafas sekali lagi untuk melegakan hati, bahkan jantungnya saja sedang jumpalitan tak jelas karena tidak sabar untuk bertemu. Oh, ayolah, Runa, santai saja, bukankah Sehun itu sahabatmu?

Netra Runa segera melirik ke arah kanan dan kiri saat turun dari kereta, irisnya langsung mencari keberadaan pemuda tinggi yang tengah menunggunya di stasiun ini. Sebenarnya gadis itu sedikit ragu akan menemukan Oh Sehun di stasiun, pasalnya stasiun Yamagata adalah pangkalan utama jalur kereta, akan banyak lalu-lalang orang di sini. Kemungkinan akan sedikit sulit untuk menemukan lelaki itu. Namun Runa tetap berharap agar ia bisa menemukan sosok Oh Sehun, bisa bahaya dan sia-sia saja ia datang kemari kalau akhirnya lelaki berahang tegas itu tak menampakkan diri.

Wa-wa-wait! Jangan bilang kalau Sehun sedang menjahilinya? Oh Ya Tuhan ini masih natal dan bukan April Mop, jangan sam—

“Runa!!”

Kwon Runa langsung menoleh ke segala penjuru arah terdekat dengan sumber suara. Matanya menyipit untuk memastikan bahwa seorang lelaki jangkung yang sedang melambai-lambaikan tangan itu adalah Oh Sehun. Pria menyebalkan yang sudah mengajaknya untuk bertemu di sini.

Senyum Runa langsung mengembang ketika ia sadar bahwa itu benarlah Sehun yang dicarinya. Kedua kaki mungil gadis itu segera berlari kecil menuju tempat Sehun berada. Dekat vending machine, dengan long coat berwarna denim, melambaikan satu tangan dengan tangan satunya lagi berlindung di belakang punggung. Membuat Runa sempat berpikir apa yang sedang lelaki itu sembunyikan di baliknya.

Long time no see, Runa.” Sapa Sehun tersenyum sambil menggantungkan tangannya di udara, meminta untuk dijabat.

Runa membalas senyumannya seraya memperlihatkan gigi. Tangannya pun ikut membalas jabatan sang pria dengan mantap. “Long time no see you too, Big Bro. Bagaimana Ilsan?”

“He-hey! Kau ini sedang bertemu dengan Oh Sehun atau Ilsan? Kenapa harus tempat itu yang pertama kali kau tanyai?!” sungut Sehun, membuat Runa terkikik geli.

“Padahal apa susahnya menjawab, sih? Wajar ‘kan aku menanyakan hal itu, siapa tahu kau tidak betah atau bagaimana.”

“Ah…,” gumam Sehun, kemudian mendelikkan kedua biji matanya. “Dari dulu kau tak pernah berubah, Runa. Terserah kau sajalah.”

“Hm, well, kau juga sama.” Sangkah Runa canggung dan melepas jabatan tangannya dengan Sehun.

Lelaki itu baru sadar dan melepaskan genggaman tangannya. “Maaf.”

Runa menggeleng, mengartikan perkataan Sehun sebagai hal kecil yang tak perlu dipermasalahkan.

Sejemang, keduanya hening. Bingung memulai konversasi yang awalnya terlihat lancar seperti air mengalir mendadak jadi sungai kering. Sehun mengusap leher belakangnya pelan, memikirkan sesuatu untuk dibicarakan. Sementara Runa mengalihkan segala perhatiannya pada keadaan sekitar yang cukup ramai mengingat hari ini masih dalam suasana natal.

“Run,”

“Hun,”

Keduanya berbicara bersamaan, membuat tawa tergelak di antara mereka seketika.

“Kau duluan,” persilahkan Sehun.

Runa menelan salivanya sebelum menjawab, merasa canggung lagi, “Ki-kita mau kemana, omong-omong?”

“Astaga!” pekik Sehun menepuk dahinya, “Aku hampir saja lupa kenapa mengajakmu kemari. Kita pergi ke Zao Onsen, bagaimana?”

“Zao Onsen? Demi Jesus, Sehun! Tahun kemarin sebelum keberangkatanmu, kau mengajakku ke sana juga, kau lupa?”

“Aku ingat. Aku hanya ingin ke sana lagi. Ayolah, Run…,” pinta Sehun memelas, memasang muka selucu mungkin agar gadis di hadapannya luluh.

Sementara itu Runa hanya mampu menghembuskan nafasnya dengan kasar, baiklah, terserah Sehun saja.

“Yasudah,” kata Runa. “Kita tunggu kereta Zao Onsen selanjutnya. Aku sudah kedinginan, nih.”

Sehun tersenyum sumringah menampik perkataan gadis di hadapannya, tak percaya bahwa wajah memelasnya berhasil meluluhkan hati seorang Kwon Runa. “Omong-omong, kita naik mobil saja, Run.” Sahut Sehun.

Runa mengerutkan dahinya, bingung, “Mobil? Mobil siapa?”

“Mobilku. Ah kau ini kenapa masih saja lambat!”

“Ma-maksudku, sungguh, mobil siapa? Sejak kapan kau punya mobil?” jawab Runa tergagap, sedikit tersinggung karena ejekan Sehun soal lambat.

“Mobil rental, sih. Aku menyewa itu khusus untuk hari ini! Ayo!”

Sehun bergegas menarik tangan Runa dan menggenggamnya erat. Sekaligus mencoba memberi kehangatan pada kulit tangan gadis itu. Wow, sedingin inikah Yamagata hari ini? Pikir Sehun.

“Kenapa tidak pakai mantel, sih? Tidak kasian dengan badan kecilmu itu, hah?” komentar Sehun sambil berjalan menuju mobilnya dan masih menggenggam tangan Runa.

Sementara Runa sendiri sedang merutuk dalam hati mendengar omelan Sehun. Sudah jelas keteledorannya ini karena lelaki itu yang membuatnya buru-buru takut tertinggal kereta. Tahu Sehun bawa mobil, kenapa lelaki itu tidak menjemputnya saja langsung ke rumah, sehingga ia takkan menderita karena kedinginan seperti ini ‘kan?!

 

 

 

ㅇㅇㅇ

 

 

 

Anyway, kau baik-baik saja? Bagaimana natalmu?” tanya Sehun setelah sejam yang lalu ber-silent treatment ria di dalam mobil.

Mereka baru saja sampai di tempat tujuan dan baru keluar dari kendaraan beroda empat yang Sehun kemudikan. Berjalan menuju stasiun gondola Jazo Sancho sambil masih saling menggenggam tangan. Well, itu Sehun yang menawarkan, meskipun sudah Runa tolak mentah-mentah tetap saja lelaki itu memaksa. Katanya, lebih baik begini daripada mati kedinginan. Cih, Sehun modus memang. Tapi diam-diam, Runa juga setuju karena tujuan mereka adalah pegunungan Zao. Yang mana menjadi tempat wisata favorit para turis untuk memanjakan mata dengan bermain ski atau naik gondola demi melihat Zao Juhyo Matsuri atau Festival Monster Salju(2).

“Natalku baik, meskipun agak tersendat karena semalam salju turun cukup deras. Kau?” sahut Runa bertanya balik.

Sehun hanya mengangkat bahunya, tanpa perlu lelaki itu jawab, Runa sudah tahu kalau jawabannya adalah; biasa saja. Menyedihkan sekali terkadang jadi Kwon Runa, alih-alih mendapat perhatian, yang ada malah ditelantarkan. Untung gadis itu bisa sabar menjadi sahabat Oh Sehun, bagaimana kalau ia sama seperti beberapa mantan lelaki itu yang datang-pergi sesuka hati karena sikapnya? Runa saja merinding sendiri mengingat seperti apa mirisnya kisah cinta Sehun.

Kendati demikian, Oh Sehun ini tipe yang sulit jatuh cinta dan sulit melupakan. Maka dari itu, ketika masa kejombloannya tiba, Runa-lah yang selalu dan akan menjadi tempat sampahnya. Sampai-sampai gadis bermata lentik itu sering diledek sebagai simpanannya Sehun. Padahal sudah jelas Sehun dan Runa berteman baik sejak kecil, lalu simpanan dari mana?

“Loh-loh, kenapa kesini? Bukannya kita akan naik gondola?” tanya Runa heran ketika dirinya ditarik Sehun memasuki sebuah butik di dekat stasiun.

“Kau pikir aku tega membiarkanmu pakai baju seadanya dicuaca seperti ini?” jawab Sehun sarkatis.

“T-tapi aku tak punya uang banyak, Sehun!” sanggah Runa.

Sehun diam, ia tak menjawab pernyataan Runa dan terus menarik si gadis semakin masuk ke dalam toko. Lelaki itu langsung mengembangkan senyumnya kala sebuah mantel parka berwarna venice tergantung di antara hoodie-hoodie yang menunggu untuk dibeli. Sehun pun lekas melepaskan genggamannya dan mengambil mantel paling mencolok itu di antara pakaian lain.

“Pakai ini!” sodor Sehun.

Runa langsung gelagapan ketika mantel parka itu mendarat  tepat di depan wajahnya. Dengan sedikit kasar, ia segera menodongkan kembali parka yang Sehun berikan. “Aku bilang, aku tidak punya uang, Sehun!”

“Anggap saja kado natal dariku, Cerewet! Cepat sebelum gondola-nya habis!”

Okay, you threat and promise to me will not charge it!” sungut Runa.

Yes, my Lady. Hurry up!”

Runa mendelik, kemudian ia berdiri di depan cermin yang terpajang di sana. Mencoba dan memastikan bahwa parka tersebut pas di badannya.

And guess what?

Parka itu sangat cocok dengan Runa. Darimulai ukuran hingga panjangnya, semuanya terlihat match. Memang, selera fashion Oh Sehun tak pernah Runa ragukan sejak dulu.

Such a pretty girl.” Gumam Sehun ketika ia selesai membayar parka yang sudah jadi hak milik Runa.

Such a liar.” Balas Runa terkikik. Sehun ikut tersenyum dan segera mendorong bahu Runa untuk keluar dari butik.

Kemudian mereka cepat-cepat berjalan mengejar gondola terakhir di stasiun. Dengan nafas yang tak beraturan saking tak ingin tertinggal. Sehun menyandarkan dirinya di dalam gondola yang sebentar lagi akan bergerak. Begitupun dengan Runa, gadis itu menepuk-nepuk dadanya pelan sambil menghela nafas. Maraton mengejar gondola dengan Sehun memang selalu jadi kenangan manis untuk diingat.

Are you okay?” tanya Sehun.

Runa mengangguk saja, kemudian ia tersenyum. Gadis itu lantas duduk di atas kursi dalam gondola. Hanya ada mereka berdua di dalam sana.

“Semalam kau ada di mana?” tanya lelaki itu lagi, kali ini terdengar lebih tenang dan serius.

His deep voice, make Runa missed him like a crazy.

“Di rumah, dengan Mama, Papa. Tentu saja, memang kemana lagi?”

“Kukira kau pergi ke gereja dengan teman-temanmu.”

Runa menggeleng, “Merayakan malam misa natal di gereja saat salju turun deras malah membuatku tidak konsen berdoa, tahu.”

Sehun terkekeh, Runa memang tidak pernah berubah dan lelaki itu senang akan fakta tersebut. “Bagaimana hubunganmu dengan Nao?”

Gadis itu tersenyum hampa, ia sudah tahu jika Sehun pasti akan menanyakan hubungannya dengan Naoki, mantan pacar Runa yang sangat brengsek. Haruskah Runa sebutkan seberapa brengsek lelaki itu? Ah tidak perlu, semua orang juga tahu Nao memang brengsek. Having sex with Yumi in front of her, sudah cukup menjelaskan sebrengsek apa Naoki.

“Aku putus dengannya sehari sebelum kau berangkat ke Ilsan.” Jawab Runa dingin.

Sorry to hear that, kau pasti kecewa.”

“Yah, sedikit, tapi lebih kecewa saat aku tahu kau harus berangkat ke Ilsan esoknya.”

“Sebegitu desperate-nya kau karena kutinggal, Runa?” tanya Sehun narsis.

“Jangan terlalu percaya diri, Sehun. Aku hanya merasa kehilangan satu-satunya tempat sampahku.”

Sehun menaikkan alisnya, ia mendekap kedua tangannya di depan dada. Sedikit tersinggung dengan jawaban gadis di depannya ini. “Kau menganggapku sebagai tempat sampah, hah?”

“Kau juga selalu menganggapku begitu. Kita impas.” Jawab Runa sambil terkekeh.

Well, okay.” kata Sehun, mengalah.

Kemudian keduanya hening, merasa tidak ada lagi konversasi yang harus dijawab atau ditanyakan. Runa melirik ke bawah dari jendela gondola, dari atas sini, bisa ia lihat pemandangan monster salju yang begitu menarik perhatian. Belum lagi matahari senja yang sebentar lagi akan tenggelam ditelan bulan itu semakin membuat view menjadi luar biasa menakjubkan.

Dalam pikiran gadis itu, terngiang sesuatu akan memori natal tahun lalu di tempat yang sama bersama Oh Sehun. Entah kenapa perasaannya semakin tercabik ketika ia tahu bahwa pria di depannya ini hanyalah seorang teman dekat. Predikat sahabat yang mengikat keduanya seolah jadi penyesalan sendiri bagi Runa. Bersyukur atau tidak akan fakta bahwa mereka bukan apa-apa selain sahabat.

Memang, sejak putusnya hubungan Nao dan Runa, serta kepergian Sehun ke Ilsan sudah cukup sukses membuat hati gadis itu hancur sejadi-jadinya. Penyesalan akan perasaan yang baru ia sadari itu begitu menyiksa batinnya. Kenapa Runa baru menyadari bahwa ia sangat menyayangi Oh Sehun ketika lelaki itu pergi meninggalkannya tanpa kepastian kapan kembali.

Runa selalu takut jika perasaannya tak akan pernah tersampaikan. Bahkan selama Sehun tak ada di sisinya, Runa selalu berharap akan keajaiban yang bisa membuatnya melupakan perasaan haram itu.

Namun sayang, sekian lama setelah kepergian sang pria, perasaan Runa bukannya semakin pudar malah semakin rindu. Mungkin bisa saja Runa bertanya lewat surat elektronik atau pesan singkat sosial media, tapi Oh Sehun menghilangkan jejaknya ketika ia pergi. Tanpa menitipkan nomor baru, atau akun sosial media baru. Sehun hampir menghilang bak di telan bumi selama enam bulan dan Runa hampir gila karena merindukan lelaki itu.

Dan sekarang, gadis itu tengah duduk di depannya. Menatap paras tegas nan dingin yang Sehun miliki. Runa tersenyum ketika iris permata obsidian milik Sehun bertemu dengan netranya, tanpa sadar sama sekali. Gadis itu sedang tenggelam akan ketidak percayaan yang sudah membuatnya takut untuk bangun.

“Kwon Runa,” panggil Sehun.

“Mm?” jawab gadis itu.

Sehun mengukir senyum di bibirnya ketika mendengar suara merdu Runa. Bahkan suaranya saja tetap merdu seperti dulu, Runa tak pernah berubah.

“Lupakan Nao, Runa.”

“Aku sudah melupakannya, Sehun. Aku akan memulai kehidupanku yang baru tanpa lelaki itu.”

“Kalau begitu mulailah kehidupan barumu bersamaku.” Katanya seraya mengambil tangan sang gadis yang menggantung di atas lutut. Menggenggamnya erat hingga Runa terkejut.

Geez!

Apa yang barusan ia katakan?

Apakah Sehun baru saja…

“Aku bisa lebih baik daripada lelaki itu, Runa. Biarkan aku hadir dan menata ruang hatimu.” Ucap Sehun lirih sambil mengusap kedua tangan Runa dengan jempolnya dan membuat lingkaran-lingkaran kecil di punggung tangannya. Damn, this feeling.

“Sehun….”

“Kalau kau masih ragu menerimaku, biarkan hati kecilmu yang bicara. Karena kuyakin akan ada saatnya kau menjadi bagian hidupku. Dan aku takkan pernah berhenti menunggumu, meski harus menunggu seribu tahun lamanya…”

“Oh Sehun…, kau…”

“Aku sudah menyukaimu. Ah! Tidak! Aku mencintaimu, bahkan sebelum Nao menjadi kekasihmu. Kau tahu alasan dibalik putusnya hubunganku dengan Aya adalah perasaan ini. Aku tak sanggup membohonginya meski harus kuakui aku juga tak kuasa meninggalkanmu kemarin. Tapi apa daya kau masih saja setia dengan lelaki itu. Percayalah, aku hanya menunggu waktu yang tepat untuk mengatakannya, Runa.”

Runa diam tak mampu menjawab, ia merasa mendapat goosebumps dari pria di hadapannya itu. Bagaimana bisa? Gosh! Kenapa tidak sedari dulu saja Sehun katakan? Dengan begitu ia tak perlu bersusah-susah payah meniti hati yang terbelenggu rindu hanya karena Sehun pergi meninggalkannya. Really this boy.

Lelaki itu berdiri dari tempat duduknya, seraya merogoh kantung long coat-nya dan memamerkan sebuah kotak merah berisikan cincin berlian. Sehun menurunkan tinggi badannya, menyentuhkan lutut kanannya di atas lantai gondola, berlutut di hadapan Runa. Ia berdeham sambil berkata, “Runa, will you marry me?”

Ya Tuhan… Oh Sehun…

 

 

BONUS

tumblr_meboqphe6w1qc3n3vo1_1280
real__pcy, baekhyunee_xoxo, and 164k others.
oohsehun This girl, was stole my heart since i met her at Kindergarten. How you can do that, buddy?

View all 5812 comments
real__pcy sok-sokan Inggris, najis.
baekhyunee_xoxo hm gt y?

 

CATATAN KAKI :

1 : Satu menit lagi, pemberhentian selanjutnya di stasiun Kita-Yamagata. Harap berhati-hati dan tidak meninggalkan barang anda.

2 : Zao Jahyo Matsuri atau Festival Monster Salju adalah festival tahunan Yamagata yang mana memperlihatkan sebuah pemandangan unik dari pepohonan gunung Zao. Mengapa disebut Monster Salju? Karena, pohon-pohon yang ada di pegunungan tersebut tertutupi salju tebal hingga terlihat seperti monster yang tak tak berbentuk. Untuk menikmati festival ini, ada beberapa cara. Salah satunya adalah bermain ski atau naik gondola—kereta gantung—yang benar-benar memanjakan mata. Tbh, memang festival ini biasanya diselenggarakan ketika bulan Februari. Tapi setelah diselidik lagi, ada dua sesi, bulan Desember tanggal 26 dan awal Februari.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

LEA’s NOTE :

First project on 2017! Yuhuuuuu! This fanfic dedicated for l18hee and her OC. Congratulations! Oh Sehun finally proposed you!! Hahahaha.
Maaf ancur, udah lama gak nulis di blog. Jadi ya, tidak bisa diharapkan memang tulisannya wkwk. Semoga tidak kecewa ya Nidulku. Kusayang kamoeh. Sumpah demi nama aku✌🏻😀♥♥♥♥
And ofc, reader! Terimakasih sudah membaca ‘sampah’-ku haha. Mind to review? Yes, you’ll! Haha. Love and peace, buddy!

Anyway, fashion mantel parka warna venice itu yang ada di foto :’v kebayangkan? Kebayang dong. Hehe.

Anyway (2), kenapa aku pake latar Jepang? Karena because Zao Jahyo Matsuri cocok beud di pake romantis-romantisan, apalagi malem hari dan naik gondola. Catch the feel? Sorry if not. Aku turut berduka karena gagal bikin kalian baper._. Maaf bukan spesialis baper sih huhu. Dan aku juga emang pengen banget liat monster salju di Yamagata, jadi sambil berkhayal sambil menuangkan ke sini wkwkw. Jangan marah tolong :’v

Well, selamat tahun baru 2017! Semoga tahun ini bisa lebih baik dari tahun sebelumnya ya. Barakallah..

 

 

Salam JJANGJJANGMANBOONGBOONG,

ARRYLEA (LEA)

Iklan

20 pemikiran pada “[ONESHOT] Christmas With Runa ― ARRYLEA’s VERHAAL

  1. Ping balik: Entry : About Me | Ann's Planet

  2. Hun bisa beli cincin berlian tapi pake mobil rental an ya Lord :”””D ane beneran g bs bayangin Sehun ekspresinya ngelus2 punggung tangan Runa. Bulet2 jadi inget tahu bulet yg dalemnya angin /nah loh/ Ya lord hun, lu emang someone to late banget.

    • Eh kan ceritanya baru pulang dari Ilsan kak Tata, doi mana sempet beli mobil dulu lah wkwk. Jadi ngerental aja yang cepet dan mudah xD

      Tbh, ane nulis part itu baper anjay. Bekos…, mengingatkanku sama samwan /eak. Haha.

      Hm dipikir-pikir udah lama juga emang gak makan tahu bulat akutu /lah

      Syukur segitu juga sempet ngelamar kak :’3

    • Ahaha, itu kan buat visualisasi biar reader bisa nangkep apa maksud author soal Zao Juhyo dan memudahkan biar gak usah searching susah-susah wkwk.
      Anyway, thanks for reading^^

  3. Ini yang dilamarnya Runa kok yg bapernya Ahra sih bhahahak XD udah lama gak nulis aja segini bagusnya apalagi kalo rajin kak arr hmm 😂👍 aku tidak menemukan typo betewe👀 gudjob bangetlah hahah 👍👍👍

    • Ini aku yang bikin aja baper loh dilamar di atas gondola pas view-nya mau menjelang malem, alias sunset-sunset gitu. Najes Oh Sehun emang jagonya mengambyarkan seluruh rasa wkwk.
      Ya Allah, jangan muji aku kebanyakan, Ayu. Tulisan ini tidak berarti apa-apa, percayalah :’) tapi makasih, semoga jadi penyemangat ane buat nulis lagi. Hahahaha.

      ENTE JELI BENER YA AMPUN TYPO AJA DICARI. Mentang-mentang ane suka typo di grupchat sama japri ga berarti tulisan ini ane typo 😦 /kemudian sombong dan dibalang Ayu. Hahaha

      Makasiii ayu udah baca muah muah muah!😘😘😘😘😀

    • Bhahahak kan emang harus baper sendiri dulu sebelum ngebaperin orang lain 😂 /plak /apaansih oh sehun teh udah aku anggap kakak aku tau kak, malah lamar2an jadinya teh ada jedagjedug cinta terlarang 😂😂😂 /plak iyaa semangat kakak mansae mansae mamansae! 🙌🙌🙌 soalnya bacanya jadi lancar kalo gak ada typo buekekek xD gak gitu kak gak gitu, aku bisa jelasin ini semua…. 😂

      Samasama kak arrrrrr hmmmemh(?) /plak😂~~

    • Anju, haha. Tapi iya loh bener juga. Itu kan ane bikin cerita berawal dari berkhayal ingin di lamar di atas gondola sambil liat zao juhyo wkwk.

      Aiguuuuu cinta terlarang macem the virgin thea:( wkwk.

      Denger kata mansae, ane langsung inget si triplet dan lagu SVT. MANSAE-MANSAE-MANSAE YAHHH!!! Haha

      Kamu juga tulisannya rapi kok 🙂 gak ada typo xD

      Jelaskan sekarang juga atuh sok wkwk

  4. anju. anjU. anJU. aNJU. ANJU. KUINGIN MENGUMPAT SUPER PANJANG AYUM TANGGUNG JAWAB OMFG
    Sejujurnya aku gak begitu nyangka ini teh bakal SUPER FLUFF, TULUQ DD DIABETES ANJIR! Yum sumpah deh ya aku gak kuku baca ini fakk 😂
    Dimulai dari Runa yang keliatan banget gugupnya di awal. Kek menunggu Sehun pulang dari perang/nid plis/ *coret tebel tebel* Tapi seriously yum, aku bacanya ikut gak sabar kapan sih si tengik muncul. Emang dasar pada dasarnya di mana mana Sehun piks kurangajar ya. Udah ngilang lama, muncul tiba2 dan ngajak ketemuan, bikin anak orang gugup setengah idup, dan kenapa pula milih tempat yang jauh yee… Mana pas ketemu… CANGGUNG BANGET ANJAY GEMES BANGET BANGKE PEN NONJOK SUMPAHH. asem banget km yum edan lah pokoknya aku nahan kepala buat tak jedotin ke hape ini 😒 apalagi pas mereka manggil nama barengan, that run and hun is sO SYIT SEKALI.. kamu harus tau betapa susahnya aku nahan umpatan kasar sekarang 😂😂😂
    Habis itu mana Sehun bilangnya mau ketempat lain, pake mobil rentalan 😂 ndapapa mas pake mobil2an juga dd hayuk aja :3/ga/
    Terus sO KIYOWO LAGI MEREKA KOK GUGUP SIH AKU KAN PEN NGOMONG GUGUK 😦 /tiruin ayum/
    Terus si Sehun emang fix tukang modus yak, gandeng2 maksa gitu. Ah si Runa lagi, kalok mau mah gandeng balik aja mbak gakusah sok kagak mau /jorokin Runa/ dan harusnya milih yang mahal mantelnya biar duit Sehun abis sekalian /dibakar/ Ya salah sendiri Sehun maksa2 mbeliin mantel/kibas kuku/
    Terus lucU IH BERDUA DOANG DI GONDALA, ANDAI GONDALANYA JATUH DAN GENRENYA BERUBAH TRAGEDY/bersihkan otakmu nid/

    Terus terus apa apaan ternyata Runa statusnya jadi tong sampah si kutu kupret. Dan lagi, ternyata udah putus sama Nao? GITU YA NAO, MANA JANJI SUCIMU AKAN MEMBUATKAN KASTIL MEGAH UNTUK RUNA? MALAH MAIN KUDAKUDAAN SAMA YUMI GITU AJA, DASAR BIADAB /lempar ingus/ /NID/ (padahal aku sendiri gak kenal naoki/ngguling) (tapi eh TAPI KOK AKU TERTARIK YA? kenalin kek yum :3)
    Terus yaa… INGIN BILANG GUGUK LAGI PAS SEHUN PEGANG TANGAN 😦 MANA KENAPA DI BAYANGANKU ADEGANNYA JADI SLOWMOTION BANGKE EMANG 😦 TERUS BILANG CINTA LAGI KAN THAT SO UHUK SEKALI tolong sediain air buat nyembur Sehun, kali aja dia kesurupan sampe bisa begitu/gakgitunid/
    Dan ternyata masih belum selesai sodara-sodara. Pada akhirnya, si tengil kutu kupret jorok yang sukanya nyimpenin foto tante miran, ngajak nikah. Ngajak nikAH. NGAJAK NIKAH BANGKE LU MAUNYA APA NGILANG ENAM BULAN DAN TETIBA NGAJAK NIKAH? MAHARMU APA MAS? BERANI BILANG SAMA KAKAK DD GAK? DASAR LARVA KUNING YA RUNA MAULAH KALOK DIMINTA KAWIN 😦 kagak dari dulu, asli Sehun biadab /digilas/
    Anjay emang meguras tenaga banget ff ini/kamunya aja yang lebay nid/ Ada bonusnya lagi, apdetan IG Sehun alay wakakak ANJAY NGEKEK SETUJU BANGET SAMA KOMENNYA CANYOL, NAJIS 😂 dari awal aku ngebayangin Sehun pake bahasa inggris rada mau ngekek soale keinget suaranya yg lucu tapi minta cium/gak/
    Karakternya yummmm karakternyaaa… SADIS MRESEP BANGET BANGKE DD INGIN MENENGGELAMKAN DIRI DI RAWA CINTA SEHUN AJALAH 😦 tengkyu banget yum kamu bisa mendalami gimana Runa sama Sehun itu, padahal mereka jarang kubikin super duper fluff like this wkwk
    Ohiya yum, aku sempet ngekek juga pas penjabaran Runa yg jalan 750 kilometer 😂 itu kakinya kagak putus apa yak/lalu peluk ayum/gencanaaa/ Dan pennemku yum di awal kurang angka 1 (maapin dd gak penting :'()
    Intinya ini bener2 awal 2k17 yang wah sekali selain lampion tadi malem/nid gak ada hubungannya/ makasih banget banget banget sama kamu ayumkuuuuu~ Pan kapan boleh kok Runa dipinjem lagi /tuman/ /maunya/ LAFYU SO MUCH. MAKASIH YA BESOK DATENG AJA KE NIKAHAN SEHUN-RUNA okesip 😘❤😘❤😘❤😘❤😘❤😘❤😘❤😘❤😘❤😘❤😘❤😘❤ MUAH
    P.s: SUKA BANGET LATARNYA IH 😦 makasih yum, aku jadi tau rasanya dilamar di tempat soswit di jepun tu gimana/nggelinding

    • tambahan, buset IG si cadel yang nge-like banyak banget, yang komen sampe segitu:’v
      dan sekali lagi, serius aku suka tempatnya hahah,ditambah lagi runa ada unsur2 jepangnya aslinya (cuma dibagian penciptaan nama sih wkwk) daftar apa apa yang harus aku pelajari dari kamu makin banyak nih yum :3

    • KURANG PANJANG GUGUK IH NIDA :(((((((( LU MAH NGOMEN CEM NOVEL. GAKUAT GUE BALESNYA AH ELAH. HARUS BAHAS DARI MANA NIH? MASA ANE BALES KOMEN PANJANG JUGA? GAUSAHLAH. WKWKWK.

      KECEWA TIDAK? KECEWA TIDAK? TIDAKLAH YA WKWK. MAAF KALAU GA SESUAI KARAKTER SEORANG RUNA. MESKIPUN ENTE BILANG ANE BEGITU MENDALAMI SEORANG KWON RUNA. HM, SEDIKIT LAH 😦 WKWK.

      SUMPAH DEH MAKASIH ATAS APRESIASI LUARBIASANYA. INI GAK LEBAY, ANE AJA YANG BACA TERHARU /maksudnya baca komen ente. Wkwk.
      SUMPAH TERHARU YA ALLAH INI KOMENTAR TERPANJANG YANG PERNAH ANE ALAMI SEBAGAI SEORANG AUTHOR. NIDUL, EMANG TERDABES WKWKWKWKKWKW.

      Btw mau tau Nao yang mana? Search Irie Naoki yang main di dorama Furukawa Yuki sama Itazura Na Kiss :v
      Tadinya itu cewek ga akan ane kasih nama Yumi, karena begitu kental dengan panggilan ane; Ayum. But wtf, keburu ke upload, padahal belum sempet diedit diganti jadi YUKI. Zyal kesel. Tapi gapapa lah hahahahahah.

      Lucu gasih ane nambahin uploadan IG? wkwkkw. Iseng anjir. Buahahha.
      SI CADEL YANG NGELIKE BANYAK BANGET? Sebagai orang biasa dicerita ini, itu memang bisa dibilang banyak lah. Ya maklumi meskipun orang biasa tapi doi terkenal secara ganteng, tampan dan bikin hati bergetar :v jadi banyak followers, banyak likers, sama comment-nya buahaha.

      Ane sudah duga kalau RUNA itu ada unsur Jepun-nya. Ane ga salah milih latar kan? Wkwkwk.

      DAFTAR YANG HARUS ENTE PELAJARI DARI ANE??? WTHECK NIDUL. GAK ADA YANG PERLU DIPELAJARI DARI ANE, YA ALLAH. ANE BUKAN SENPAI KEK ENTE YANG TULISANNYA SUDAH LEBIH LAMA :’v wkwkwk.
      Syukurlah kalau ente suka :’) ane tidak sia-sia membuatnya /plak.

      Salam JJANGJJANGMANBOONGBOONG

      Arrylea ;v

      ps. bales line tar ya, males buka line gue dari siang.-. banyak yang ngajak keluar /sok sibuk najis wkwk

  5. Ahay ahay plotnya di Jepang :3 Udah curiga pas Sehun nyembunyiin tangan pasti cincin dan… cap! BENAR XD XD

    Duh dedek kimi, ku salfok sama Naoki kok jadi inget Irie Naoki /plak/ ingetnya Yuki Furukawa serios XD XD

    Ya Allah ini switt sekali, ternyata keduanya udah diem-diem saling suka dan jadian di tempat romens :”3 aku pengeen /plak/

    “So inggris najis” wkwkwk itu di ignya XD

    Btw, kak yum a.k.a dedek kiminya hyerim, happy new year ya! Muah ❤

    • Iyaa dong :3 negeri impian, pasti kesitu mulu imajinasi ini melayang, Els wkwkwk.
      ANJERLAH. ITU MEMANG NAOKI YANG ITU KOK :))) GANTENG SOALNYA /dibalang Runa.

      Tadinya ane mau bikin si Runa ngungkapin juga, tapi udah begini suasananya, ya masa Runa tiba-tiba nambah dialog, ga rame dong wkwkkw.

      KAN CEYE SIRIK GABISA BAHASA INGGRIS 😦 wkwk.

      Happy new year too, Els yang merangkap jadi kakaknya Taemi. Love muah!😘

    • Wkwkwkwk iya sih ane jg mau buat ff latar spanyol ntar :3

      ANJAY NAOKI ITU KAN KANN.. PACAR ANE WKWKWKWK /DITABOK LUHAN/

      Udah gitu juga udah swit bikin gigit jari :”)
      CEYE MANTAN LO MAH GITU YA, MI

      Yoi kak yum yg merangkap jadi adeknya Hyerim. Luv yu 😚

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s