[EXOFFI FREELANCE] Lost (Chapter 1)

lost1.jpg

 

TITTLE:LOST(CHAPTER 1)

AUTHOR:Annasola

LENGTH:Chaptered

GENRE:Sad,Romance,Fantasy

RATING:PG-15

MAIN CAST:XIUMIN,OC

ADDITIONAL CAST:Just find it…

Disclaimer:cerita ini asli mengalir dari otakku,Cuma ceritanya doang kok,castnya milik tuhan.dan cerita ini udah pernah di publish di https://exokingdomff.wordpress.com/2016/12/01/freelance-lost-chapter-1/

Summary:Kim joori hanya seorang wanita biasa,dia sangat menyayangi adiknya.Kim minseok adalah kekasih Joori dan sangat terobsesi padanya ia bahkan merasa tidak melihat Joori lebih baik dari pada melihat gadis itu menangis sepanjang hidupnya.tapi Minseok tidak lebih bodoh dari orang gila.

 

****

‘Akhir sebuah cerita telah ditentukan’

‘Lalu apa aku harus berlutut dan memintamu kembali?’

 

 

***

Seoul,2016

***

“Aku akan hidup noona,jadi berhentilah menangis!”

 

Jong dae mendengus sebal tiap kali noonanya yang cengeng itu menangis.Selama ini dia tidak pernah takut mati,apalagi saat jantungnya terkena kelainan- yang apalah namanya saja ia lupa.Noona nya menangis saat ia di vonis penyakit jantung itu,dan sekarang menangis lagi karena ia akan mendapat donor jantung.

 

“Jangan jangan kau tidak mau aku hidup?”tanya nya asal yang malah disambut tangisan noona nya semakin keras.

“Aku akan mengadukanmu pada junmyeon hyung,aku akan bilang padanya kalau kau tidak mau aku hidup”

 

Setelah jong dae mati matian membuat noonanya berhenti menangis-dengan menakut nakutinya-akhirnya noonanya mau diam juga.

 

“Jangan!kalau junmyeon oppa tahu dia akan mendatangiku dan menakut nakutiku sepanjang malam seumur hidupku,membayangkannya saja sudah membuatku merinding….”sergah gadis itu buru buru sambil mengambil tisu dan mulai merapikan make up diwajahnya yang basah.

 

Jong dae tersenyum,ia senang dengan sikap noonanya yang aneh ini.sikapnya mudah ditebak sehingga membuatnya mudah dikendalikan.Meskipun kadang cemas noonanya ditipu orang,jong dae tau noonanya itu super kuat dan tidak mudah ditipu.Terkadang dia juga merasa kasihan pada noonanya itu,karena noonanyalah yang membiayai semua kebutuhan hidup mereka selama ini selama hampir lima tahun lamanya.Hyungnya,Kim junmyeon meninggal 5 tahun yang lalu karena kecelakaan.Tabrakan,tapi bukan tabrak lari.Orang yang menabrak Junmyeon bertanggung jawab.Pria yang baik.Awalnya ia sempat merasa marah dan ingin mengamuk saat hyungnya yang segar bugar dan selalu tersenyum itu ditabrak orang.Namun pikirannya berubah saat si penabrak meminta maaf,dan jong dae bisa melihat ketulusan pria itu.

 

“Oh hyung kau sudah datang?”sapa Jong dae pada pria yang berdiri di ambang pintu.

 

Pria itu mengangguk,tersenyum lebar menampilkan giginya yang putih.

 

“Kudengar kau akhirnya mendapat donor?syukurlah,akhirnya noonamu tidak perlu menemanimu terus dan mengabaikanku”ucapnya jenaka.

Jong dae memutar bola matanya,sedikit menyeringai.

“tapi sepertinya noona malah lebih suka aku mati seperti tikus”ujar nnya kemudian.

 

Pria itu-kim minseok-kekasih noonanya, lebih aneh dari pada Kim joori noonanya.Minseok jatuh cinta pada joori disaat situasinya benar benar tidak tepat.Bayangkan saja,orang yang telah menabrak dan membuat Junmyeon mati adalah Kim minseok yang ini.Bagaimana kau bisa bertahan setiap melihatnya?.itulah pikiran awal Jongdae saat dengan terang terangan Minseok mengatakan bahwa ia menyukai noonanya dari pertama ia melihat Kim joori yang sedang menangis di lorong rumah sakit.

 

“Aku tidak berkata seperti itu”sergah joori dengan nada yang lebih tenang,seakan akan dia tidak menangis tadi.

“Aku hanya senang dia mendapat donor,jadi aku menangis.”tambahnya.

 

Sikapnya berubah seketika.Kim joori yang ini menjadi kim joori dewasa yang tenang.Jongdae dan Minseok tahu sikapnya yang selalu berubah ubah ini.Jadi mereka tidak ambil pusing.

Minseok mangalihkan pandangannya pada Joori lalu menariknya kedalam pelukan hangat.Jongdae memutar bola matanya muak.Apalagi saat ia melihat Minseok menyeringai kearahnya saat memeluk kakaknya.

 

“Pergi dari sini jika kalian ingin bermesraan!aku muak melihat kalian pamer kemesraan tahu!!!!!!!”ucap jong dae sebal.

“Aku memang akan membawanya pergi,dah Jong dae”

 

Minseok pun membawa Joori keluar ruangan itu.Sejak tadi joori hanya diam dipelukannya,tapi Minseok tahu kalau Joori sedang menangis.

 

“Berhentilah menangis,kau membuat kemejaku basah “

“Aku sangat senang,aku tidak percaya kalau Jongdae akan sembuh,semuanya seperti mimpi dan aku tidak mau membuka mataku seandainya ini mimpi”

“Kau tidak bermimpi,yang sedang kau impikan itu aku”

 

Joori memukul bahu Minseok pelan,lalu tersenyum malu malu.

Merekapun memutuskan untuk duduk di bangku taman rumah sakit.

 

“Aku dulu sering melakukan percobaan bunuh diri”mulai Minseok.

“Kau sudah sering menceritakan itu,bisakah cerita yang lain saja?”.

“Tidak,kali ini kau harus mendengarkan ceritaku sampai selesai”.

 

Joori  mendengus sebal,ia bosan mendengar cerita Minseok yang itu itu saja.Sudah ribuan kali ia mendengar cerita itu.Bahkan sampai hafal dan bisa mengulangnya kembali jika ada lomba mengulang kembali cerita Kim minseok yang hoby bunuh diri.

 

“Ada yang belum aku ceritakan,dan aku ingin kau mendengarkanku kali ini,kau lebih baik menghafalnya dalam sekali tangkap karena aku hanya akan menceritakannya sekali saja.”Minseok menatap mata Joori dengan tajam dan lembut,senyumnya yang lebar tidak pernah lepas dari sosok pria itu,senyuman yang selalu membuat wanita tertipu.

“Baiklah,cepatlah cerita kalau begitu!”titah Joori tak sabaran

 

Lalu hampir setengah hari mereka mengobrol di bangku taman itu.Sampai akhirnya Minseok pamit untuk pulang kerumahnya.

 

“Kau akan datangkan hari rabu?”tanya Joori tiba tiba sebelum Minseok berbalik

“Akan kuusahakan,tapi aku tidak janji.kau tidak apa apa kan?”.

Joori sedikit memberengut

“Ya sudahlah,mau bagaimana lagi.”.

Joori berbalik bermaksud untuk kembali kekamar Jongdae.

“SARANGHAEEEEEEEEEEEE…………!!!!!!!”.

Joori langsung menatap Minseok yang berteriak dan buru buru menutup mulutnya.Astaga dia pikir ini dimana.Di taman ini banyak orang dan orang orang itu sekarang sedang memperhatikan mereka.

“Kau ini memalukan sekali!!!astaga mau ditaruh dimana mukaku sekarang?!aku berjanji akan membunuhmu setelah operasi Jongdae,ingat itu!aku akan membunuhmu!!!!!!!!”ucapnya berapi api dan meninggalkannya tanpa berbalik lagi.

Tapi Minseok tetap di sana.Berdiri mematung menatap punggung Joori yang semakin menjauh.

“Aku mencintaimu,Kim joori”ucapnya pelan sambil menatap sendu.

***

Hari rabu-hari operasi Jongdae-sudah berlalu.Semuanya berjalan lancar.Awalnya Joori sempat pesimis saat adiknya divonis Kardiomiopathy,apalagi dia bingung harus mencari biaya kemana.Dia hanya seorang pekerja kantoran yang gajihnya hanya cukup untuk biaya hidup saja.Dan semuanya menjadi lebih mudah saat minseok hadir dan menawarkan bantuan yang benar benar dia butuhkan.Yaitu biaya pengobatan Jongdae.sebut dia murahan  karena mau menerima syarat minseok yang sebenarnya simple tapi gila.Kim Minseok akan memberikan uang Cuma Cuma asal Joori mau jadi kekasihnya.Klise bukan?tipe permainan orang kaya yang  berpikir uang bisa memenangkan segalanya.

 

Ayolah,Kim minseok adalah orang yang membuat kakaknya mati.Apakah ia masih waras jika tiba tiba ia menyetujui syarat gila itu?.Tapi ya,Kim joori memang tidak waras.Jadi dia menerima syarat itu.asal Jongdae baik baik saja dan tidak meninggalkannya seperti orang tuanya dan kakaknya.Asal Jongdae hidup ia akan melakukan apa saja.Termasuk menjadi wanita yang bisa dibayar dengan uang.Jadi akhirnya mereka menjadi pasangan.

 

Awalnya Joori takut dia hanya akan dijadikan budak seks Kim minseok.tapi ternyata Minseok sangat baik dan memperlakukannya layaknya kekasih.Tidak pernah sekalipun Minseok membentaknya apalagi menjadikannya budak seks.Itu hanya pikiran negatifnya saja.Pikirannya atas Kim minseok selalu saja salah.

 

Joori tau Minseok mencintainya,tapi dia tidak pernah mengira Minseok sangat mencintainya.Joori pikir orang sepintar dan sedewasa Minseok tidak akan melalukan hal bodoh,tapi pikirannya selalu saja salah.Dia pikir Minseok adalah lelaki yang akan membuatnya bahagia,tapi lagi lagi ia salah.Buktinya Minseok tidak datang pada hari operasi Jongdae.Yang datang hanyalah seorang pria mungil yang mengaku bernama Baekhyun.

 

“Minseok hyung ingin aku memberikan ini kepadamu”ujarnya sambil menyodorkan sebuah surat.

 

Surat sialan yang menjelaskan seberapa berengseknya Kim minseok itu.

***

(Flahback)

Minseok dan Joori duduk bersebelahan di bangku taman itu.Minseok menceritakan obsesi tentang bunuh dirinya pada Joori untuk menghibur gadis itu.Namun Joori hanya mendengarkannya dengan memasang tampang tidak peduli.Lagi pula Minseok kan sudah besar dan sudah di obati jadi sekarang dia pasti hanya bercerita untuk menghiburnya saja.bukan mengatakan bahwa dia akan bunuh diri pastinya.

“Aku selalu ingin memotong leherku,meminum racun,tenggelam,jatuh dari lantai paling atas sebuah gedung atau yang lebih parah aku ingin memutilasi tubuhku sendiri.Aku ingin tahu bagaimana rasanya mati dan orang orang disekelilingku menangisiku.Aku begitu tergila gila pada bunuh diri.Dan akhirnya aku harus menjalani konseling selama hampir seumur hidupku.Itu menyebalkan,tapi akhirnya aku sadar bunuh diri seperti itu tidak beguna.”.

“Kalaukau mau bunuh diri kau harus menguntungkan orang lain bodoh!”.

“Tentu saja,dan asal kau tahu aku masih berpikiran untuk mencoba bunuh diri sampai saat ini”.

“Kenapa?”Joori bertanya pada minseok seolah olah meledek.

“Karena aku menemukan cara bunuh diri yang berguna”ucap Minseok sambil menyeringai.

“Mana ada bunuh diri yang berguna,lupakan obsesimu pada bunuh diri itu!kau tidk bisa bertemu denganku kalau mati “.

Minseok tertawa keras mendengar Joori yang meledeknya dengan percaya diri itu.Dalam hatinya ia membenarkan apa yang dikatakan kekasihnya.Ia tidak sanggup membayangkan jika ia tidak bisa bertemu Joori lagi.Tapi membayangkan gadis itu menangis sepanjang hidupnya lebih mengerikan lagi.

“Ada.Aku akan membuktikannya padamu “batinnya.

(flashback end)

“Kau gila Kim minseok!gila!apa maksudmu dengan ……dengan……”Joori tidak sanggup melanjutkan kata kata nya.airmatanya sudah membasahi wajahnya.dan ia sudah tidak kuat berdiri.lagi-lagi pikirannya tentang Kim minseok salah total.Semuanya dibuktikan oleh surat yang diberikan Baekhyun itu.Didalamnya hanya ada tulisan tangan Kim minseok yang rapi.

 

Aku sudah membuktikan ada bunuh diri yang berguna Kim joori

Aku mencintaimu

 

 

To be continued………..

Author’s note:

Author’s note…..

Hahahhahahahahahaha

Entah kenapa aku pengen ketawa baca cerita aneh ku ini.aku gak berharap banyak sih sama cerita ini,aku gk apa apa kok walaupun yang baca cm satu yang penting ada jejaknya supaya aku tahu ada yang baca cerita aku.soalnya ini debut aku didunia perff-an

Hahahhahahahahhah jadi curhatlah diriku ini.dan aku udah mengerahkan seluruh keberanian aku untuk kirim ff aneh ku ini dan untung ada yang mau nerima hehhehh.

Pokonya makasih deh sama yang udah mau meluangkan waktunya baca ff aku ini.maksih semuanyaaaaaa…….

 

Iklan

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s