[EXOFFI FREELANCE] 365TSF – (Chapter 1)

1480163830190(1).jpg

365TSF

A fanfiction by Renlie

Kim Jong dae/Chen | Baek Hyun Ra (OC)

Cast akan bertambah dan berkurang sesuai alur cerita

Comedy , romance , Friendship, sad(?)

Length:Chapter       |       Rating: PG-15

Disclaimer: ini murni dari imajinasi yang dihasilkan oleh otak saya beberapa hari terakhir ini. Tidak ada unsur plagiat, menjiplak apalagi mencuri. Hargai imajinasi saya dan author lainnnya yang sudah membagikan imajinasi mereka kepada kalian dengan tidak menjadi seorang plagiat cerita. Terimakasih. Salam manis dari author. Hohoho.

                        ‘’Kau menerimanya dengan mudah, ini adalah permainan nasib’’

Seoul, Agustus 2016

‘’Kau yakin? Soalnya ulangan fisika dengan 50 soal uraian tak mudah loh’’

‘’kau meremehkan ku? baiklah aku terima tantangan mu yaa walaupun kuakui aku sangat bodoh dibidang fisika aku usahakan untuk mengalahkanmu’’ ucap gadis menatap sinis sambil menunjuk namja didepannya.

‘’Ku tunggu masa dimana kau akan mengalahkanku kuharap itu tidak sekedar angin lalu saja, ah kalau kau kalah siap-siap kau harus membongkar semua rahasia mu padaku, arraseo?’’

Jongdae menarik nafas dalam saat detak jantungnya mulai tak terkendali pasalnya saat ini ia baru saja menantang gadis yang ia sukai dan sesuai harapan gadis itu dengan labilnya menerima tantangan itu. semua pasang mata murid yang saat itu sedang berada dikoridor menjadi saksi saat itu betapa lucunya pasangan kelas 2-4 yang sedari tadi hanya bertengkar dari gadis yang memiliki bakat menggambar yang diketahui memiliki nama baek hyun ra sampai kim jong dae terkenal disekolahnya karena alur pemikirannya yang cling dalam hal hitung-menghitung. Hyunra menarik nafas berat mungkin nanti ia akan menyesal atas keputusannya ini.

‘’Baiklah, aku tidak tahu aku akan menang atau tidak jadi aku tak memikirkan apa hadiah yang cocok atas kemenanganku nanti jadi’’ucapan hyunra terhenti sejenak

‘’aku akan berusaha menang dan mengalahkanmu lalu memikirkan hadiahnya’’lanjut hyunra

Jongdae menyunggingkan senyumnya, ia tau gadis dihadapannya ini adalah gadis yang hanya mengikuti kata hatinya tidak menyaringnya dulu melalui otak dan entah mengapa gadis itu menjadi menarik akhir-akhir ini mungkin karena jongdae pernah bertanya apa motivasi hyunra sehingga ia suka menggambar walaupun jongdae ah, bukan hanya jongdae seisi kelas pun tau bahwa hyunra dipaksa appa nya menjadi saintis bahkan semua tahu jika hyunra hampir setiap hari disiksa oleh appanya dengan jam belajar yang sangat menyiksa setelah pulang sekolah, setelah belajar disekolah selama 15 jam hyunra kembali belajar selama 3 jam dan tidur hanya beberapa jam saja sebelum ia kembali sekolah. Tidak ada kata menggambar baginya dirumah karena jika ia kepergok appanya sedang menggambar endingnya gambaran hyunra hangus terbakar dan tangan kiri hyunra akan berubah warna biru ditambah goresan-goresan pisau seperti 3 bulan lalu peristiwa itu terjadi dan kejadian itu kembali terulang sehingga tangan hyunra saat ini harus dibaluti oleh perban kembali,tidak ada yang tau karena hyunra berusaha menyembunyikannya termasuk jongdae.

Jongdae pun pergi dari koridor sekolah sedangkan hyunra langsung pergi ketoilet, ia perlu refreshing sebentar. Ditoilet wanita terlihat sepi namun hyunra lihat ada yeon ju dan hannie yang nampak asik berbincang sambil bermake-up ria, mereka berdua terkenal dengan gadis cantik tanpa bakat keduanya sama sekali tak mempunyai prestasi sama sekali.

‘’Hyunra? Kau mau ikut? Setauku make-up mu tipis sekali’’ajak yeon ju secara tak langsung nampaknya ia menghina

‘’Tapi itu cocok untuknya, kau tau kan yeon ju aku pengamat yang baik’’

Hyunra tersenyum melihat tingkah temannya itu, ia bingung sampai sekarang apa specialnya jika kita memakai make-up secara berlebihan? Cantik? Memang sih, namun mereka saking kecanduannya dengan make-up mereka jadi mengaplikasikan kewajah dengan cukup tebal dan dalam waktu yang sering. Lambat laun kulit mereka akan rusak.

Hyunra langsung mencuci tangannya lalu tanpa sepatah katapun yang keluar dari mulut mungilnya hyunra langsung keluar, yeon ju sempat melemparkan senyum pada hyunra namun diabaikan mentah-mentah yaahh ia tak terlalu peduli sih baginya hyunra hanya salah satu gadis dingin yang ada disekolahnya itu dan lebih baik ia kembali merias wajahnya. Ia tak ingin wajahnya dianggap jelek oleh orang lain.

BRAAAKKK

‘’Serius kamu hyun? Bagaimana kalau kamu kalah?! Labilnya dirimu hyun’’

‘’ssstt.. aku tau aku mengambil keputusan yang salah tapi saat itu hatiku seolah menerima tantangan itu jadi—‘’

‘’kau menerimannya? Kau kelewat pintar hyun’’

Hyunra menundukkan wajahnya, yaa ia cukup sadar bahwa keputusannya tadi cukup membuat ia berada diposisi tidak aman sekarang ini apalagi ulangan itu akan dimulai dua hari dari sekarang ia rasa dua hari saja, 3 jam saja tidak cukup untuk mendapatkan nilai 99,8 yang sering jongdae raih. Ia rasa akan menderita setelah ulangan itu.

‘’Tak apa hyun, walaupun aku tak percaya kau akan menang nanti tapi aku akan menyemangitimu’’

‘’entah mengapa omonganmu sedikit nyelekit, hanbi’’

‘’Ooppss,, maaf’’

Hanbi pun tertawa, Hanbi cukup berbakat dalam hal membuat orang bahagia loh yaa walaupun kadang kata-katanya ada yang membuat orang kecewa namun dalam waktu cepat hanbi bisa memperbaiki kesalahan ucapannya itu. setelah 20 menit istirahat akhirnya bel tanda istirahat berakhir berbunyi dengan keras bahkan setelah bel itu berbunyi Song yoon ah seosangnim sudah memasuki kelas 2-4. Sementara hanbi langsung keluar kelas karena kelas ia dan hyunra berbeda jika hyunra berada dikelas 2-4 ia berada dikelas 2-3.

‘’Keluarkan buku bahasa inggris kalian, taruh diatas meja kalian’’

Hyunra pun membuka tasnya dengan maksud mengambil buku bahasa inggrisnya namun mendadak expressi wajahnya berubah, tangannya mulai liar kesana kesini. Firasatnya mulai berkata bahwa hal buruk yang terjadi. Sedangkan Jongdae yang kini tengah duduk dibelakang hyunra hanya bisa tersenyum lucu pasalnya saat istirahat saat ia pergi meninggalkan hyunra ia langsung pergi kekelas dan mengambil buku bahasa inggris milik hyunra dibawah laci meja lalu menyimpannya didalam tas. Tanpa merasa bersalah ia sama sekali tidak kasihan dengan hyunra yang nampaknya sudah keringat dingin apalagi song yoon ah seosangnim menduduki peringkat 2 sebagai seosangnim galak setelah song joon kyo seosangnim yang kini menduduki peringkat 1.

‘’Hyunra?! Berdiri! Dan silahkan keluar,lainkali jangan lupa membawa bukumu’’

Hyunra langsung pergi keluar kelas lalu berdiri didepan kelas. Saat ini ia hanya berpikir kemana bukunya pergi sedangkan pagi tadi ia ingat sekali bahwa ia sudah memasukkan catatan bahasa inggris nya kedalam tas, bukunya tak mungkin pergi berjalan sendiri membayangkan buku berjalan saja sudah ngeri apalagi ia melihat aslinya. Hyunra adalah tipe gadis yang penakut.

 

 

 

11:32

Nampaknya hari ini bukanlah keberuntungan bagi hyunra, seharusnya ia dihukum saat mata pelajaran bahasa inggris saja namun nyatanya ia dihukum dari pukul 1 siang sampai pulang sekolah ia disuruh membersihkan ruangan olahraga,music,toilet apalagi saat ia diharuskan membersihkan toilet laki-laki ia bertemu jongdae dengan senyum mengejek, bagaimana tak kesal? Bahkan jongdae mengakui bahwa ialah yang menyembunyikan catatan milik hyunra, marahnya hyunra saat itu semakin menjadi-jadi.

‘’Kim Jong dae? Arghh menyebut namanya saja sudah ingin membuat ku melepas mulutku dan menggantinya yang baru’’

Hyunra yang saat itu sedang dalam perjalanan dikejutkan dengan seorang kelinci berwarna hitam putih sedang loncat sana-sini awalnya hyunra kira itu kucing namun faktanya itu adalah kelinci yang sangat imut. Hyunra langsung menggendongnya dan mengelusnya lembut, nampaknya kelinci itu sangat nyaman didalam dekapan hangat hyunra.

‘’Kau tersesat? Dimana pemilikmu? Dia sengaja membuangmu?’’

Sebenarnya hyunra ingin membawanya pulang namun jika membawa kelinci itu pulang ia harus terima resiko akan dimarahi habis-habisan oleh appanya apalagi eomma yang sering membelanya sedang melakukan syuting diluar negeri. Tapi tak apa dibandingkan kelinci ini mati kedinginan lebih baik ia membawanya lagian besok pulang agak pagian karena diumumkan para seosangim akan rapat ia bisa mencari pemiliknya saat ia pulang.

‘’Eonnie!!’’

Hyunra yang sudah mulai melanjutkan langkahnya mendadak berhenti dan mencoba menengok kebelakang dan melihat…

-bersambung

Coba kau tebak, siapa dia? Anak kecil pemilik kelinci yang digendong hyunra? Aku rasa orang tuanya tak akan mengizinkan anaknya untuk mencari kelinci ditengah malam.

Adik dari jongdae? Aku rasa aku tak pernah membuat cast adik untuk seorang jongdae.

Jadi… tunggu kelanjutannya oke..

Btw cara refreshing hyunra kali ini anti mainstream deh. Ditoilet? Leg ugha haha.

Terimakasih sudah membaca

Renlie

4 thoughts on “[EXOFFI FREELANCE] 365TSF – (Chapter 1)

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s