The Falling Leaves (Prolog) – Shaekiran

The Falling Leaves prolog2.jpg

The Falling Leaves

By: Shaekiran

 

 [EXO] [SNSD] [RV]

Genres Romance, Drama, Hurt, Sad (?)

Length Chapter | Rating PG-15

“Sama seperti daun pohon pinus yang berserakan di halaman sekolah dulu,

seperti itulah hatiku sekarang.”

-Prolog-

Daun pohon pinus berjatuhan di halaman sekolah SMA Yongi, SMA terbaik di Busan. Banyak siswa siswi berlarian diantara dedaunan yang berjatuhan itu, membuat beberapa daun itu mulai beterbangan asal. Mereka tertawa bahagia. Mengenang kembali semua memori indah yang telah tercetak  di sekolah itu selama 3 tahun terakhir ini.

Upacara kelulusan dilaksanakan dengan hikmat. Salah satu namja yang merupakan pemilik nilai kelulusan tertinggi waktu itu memberikan pidato singkat mewakili angkatannya yang akan segera lulus. Semua bertepuk tangan tatkala namja berkacamata itu mengakhiri pidato kelulusannya. Dengan hati-hati dia pun menuruni podium itu dan kembali ke tempat duduknya yang berada di deretan depan.

Kepala sekolah SMA Yongi pun tak mau ketinggalan memberikan sepatah dua patah kata kepada murid-muridnya yang 100 persen lulus dengan nilai yang memuaskan, yang tentunya semakin membuat harum nama sekolah yang dipimpinnya itu. Setelah pidato kepala sekolah yang menggebu-gebu itu selesai, acara yang dinanti-nantikan pun dimulai. Satu persatu siswa yang lulus pun maju ke podium untuk menerima surat kelulusannya.

Giliran yeoja cantik itu pun tiba. Dengan percaya diri dia melangkah pasti ke atas podium. Yeoja itu menerima surat kelulusannya dari SMA Yongi. Dia sedikit membungkuk memberi hormat kepada kepala sekolah untuk sekedar mengucapkan terima kasih. Rambut lurus yeoja itu pun sedikit turun menutupi wajahnya, namun dengan cepat yeoja itu memasukkan helaian rambut hitamnya ke belakang telinga kanannya yang mungil.

Yeoja itu pun berbalik dan menghadap kearah kumpulan manusia yang juga menyaksikan acara kelulusan itu. Dia tersenyum manis sambil mengangkat surat kelulusannya tinggi-tinggi, menandakan dia bangga telah lulus dari SMA terbaik di Busan dengan nilai yang memuaskan. Kedua orang tua yeoja itu berdiri di tempat duduknya sambil bertepuk tangan bangga kepada putrinya.

Saranghae Sunbae…”, teriak para hoobae-nya semangat. Mereka tidak mau ketinggalan memeriahkan upacara kelulusan para sunbae. Yeoja itu tersenyum hangat membalas ucapan cinta para hoobae-nya. Namja itu tak mau ketinggalan. Dia membentuk tanda love dengan kedua tangannya di atas kepala, khusus untuk yeoja di podium itu.

Chukae noona.” , kata namja itu sambil menyodorkan sebuket bunga mawar sebagai tanda kelulusan sunbae yang merupakan kekasihnya itu.

Kumawo..”, balas yeoja itu singkat sambil menerima buket bunga yang disodorkan namja itu. Daun pinus kembali berjatuhan , bahkan beberapa hinggap di atas kepala dua manusia itu.

“Aishh, daun-daun kecil ini merusak rambut indahmu noona.”, lanjut namja itu sambil mengambil beberapa daun yang ada di rambut yeoja di depannya.

Gwencana…Aku menyukai daun-daun ini.”, balas yeoja itu kemudian.

“Ah, benar juga. Noona kan memang sangat menyukai musim gugur.” Jawab namja itu sambil mengacak-acak rambut yeoja itu dengan gemas. Yeoja itu hanya tersenyum kecut.

Wae noona? Kenapa kau cemberut? Kau tidak suka aku mengacak-acak rambut indahmu? Mianhae.”, kata namja itu sambil menghentikan tangannya mengacak-acak rambut yeoja itu saat sadar kekasihnya malah tersenyum kecut.

“Bukan itu, hanya saja aku ingin mengatakan sesuatu yang penting kepadamu.”, jawab yeoja itu berterus terang. Namja di depannya tersenyum, artinya yeoja itu boleh mengatakan ‘hal penting itu’ kepadanya.

“Aku ingin kita putus.”, lanjut yeoja itu mantap, membuat namja di depannya terdiam dengan mata membulat sempurna-setengah percaya dengan pendengarannya sendiri. Putus?

Namja itu hanya diam mematung tanpa menjawab pernyataan sunbae itu. Dia berusaha mencari tanda-tanda kebohongan dari yeoja-nya. Mungkin saja yeoja cantik itu hanya bercanda, kan? Namun nihil, namja itu tak menemukan tanda kebohongan sedikitpun dari mata yeoja yang 2 tahun 6 bulan lebih tua darinya itu. Yang nampak hanya mata coklat yang menatap namja itu mantap akan kata-kata yang baru saja keluar dari bibir tipisnya. Suasana seketika membisu. Yang terdengar  hanya suara semilir angin yang membawa daun-daun pinus yang berjatuhan diantara kedua insan yang asyik saling menatap dengan pandangan berbeda itu. Si namja dengan kekagetannnya, dan si yeoja dengan tekad bulatnya.

-Prolog END-

Iklan

33 pemikiran pada “The Falling Leaves (Prolog) – Shaekiran

    • Oalah, kok kamu malah penasaran sama authornya sihh.😂😂
      Yuk kenalan kalo gitu, author-authornya caem lo/ngarep/plakk/😂
      Thanks for reading, baca next chap yaw. Cintakuh padamuh.😍

  1. Ping balik: The Falling Leaves (Chapter 3) – Shaekiran | EXO FanFiction Indonesia

  2. Setelah berjuang melawan para buku tebal menyebalkan yg isinya huruf, angka dan rumus yg aduhai bikin mata memerah dan kepala yang bengkak secara mendadak, dan sialnya terkenal virus yg menyiksa batin/? Kepala pening, tenggorokan sakit, hidungnya beler, dan dari tadi gagal bersin yg membuatku ingin teriak tapi gk bisa karena tenggorokan sakit. Lalu setelah buka hp dan langsung ke wp tercintaku, ku menemukan ff Eki yg baru (atau lama?).

    Setelah membacanya ku berkata .DUH MASA BARU PROLOG UDH PUTUS. dan setelahnya ku ter ngakak” yg mengakibatkan tenggorokannya makin sakit :’.
    Siapakah itu yg diputusin? Dan yg mutusin? Pas liat cover yg burem, ini mata malah maksa ngeliatin siap orang difotonya ampe maju-mundur in hpnya 😂😂😂 yg abis itu gk usah ditanyain apa kabar matanya :’v
    Dan baru nyadar klo udh ada chapter 1 nya, seketika ingin berkata kasar tapi dosa :’ jadi kubanting hp ini .he.

    Peringatan : ini terlalu di lebay” kan
    Salam cipok dari ku 😘😘

    • Tebakan eki, chingu lagi ujian kah?😂
      Eki juga laigi ujian nih/plakk/😂
      Virus penyiksa batin? Apaan tuh chingu?😂
      Yalord, sakit itu istirahat neng, bukannya baca epep, dirikuh sekali.😂
      Ini epep lama eki, huhu, pengen di next chap setelah berjamur hampir setahun, wkwk, jadi dipost ulang.😂
      ini nista banget emang prolog aja udah putus, wkwk.siapa nih kira” castnya? Wkwk.😂😂
      Maaf yak, eki memang nista. Suka mata buat orang sakit mata sama cover full blur cemni, wkwk/plakk/😂
      Jangan dibanting, sayang hpnya chingu, wkwk.😂
      Monggo dibaca chap1nya, 😉😂
      Thanks for reading, Cintakuh padamuh.😍

  3. Ini jadinya begimane?-.- Al pusing, ini prolog tapi chapter 1 ama 2 udah ada.-. Tolong jelaskan kakak, Al otaknya penuh dengan rumus2, berhubung sekarang minggu ujian akhir semester-.-

    • Hehe, ini sebenarnya epep lama, cuma eki sunting jadwal postnya biar nampang lagi di exoffi, soalnya eki rencana mau ngelanjut chapter yg udah berkarat ini. Udah sampek chap 2, hehe. Ntar bakal di sunting lagi jadwal post chap 1 dan 2 nya dulu, baru di next chap.😂
      Eki juga lagi UAS, penuh rumus sementang eki ini anak ipa. Kita senasib bg al, wkwkw.😂
      Thanks for reading.😆

  4. Ping balik: The Falling Leaves (Chapter 1) – Shaekiran | EXO FanFiction Indonesia

  5. Ping balik: The Falling Leaves (Chapter 2) – Shaekiran | EXO FanFiction Indonesia

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s