[EXOFFI FREELANCE] The Little Prince – (Chapter 9)

tlp2.jpg

Author        : Nurul Margaritha Aulia

Genre          : Romance, Angst, Sad, Action

Rating         : PG 15+

Length        : Multi Chapter

Main cast    :

Cho Hyun Ah (OC)

Oh Sehun (EXO)

Support cast         :

Park Chan Yeol (EXO)

Cho Kyu Hyun (Super Junior)

Im Yoona (SNSD)

Choi Siwon (Super Junior)

U-know Yunho (TVXQ)

Kim Wo Bin (Actor)

Lay (EXO)

Cho Jo Kwon (OC)

Oh In Sung (OC)

Other Cast

Note           : Just enjoy read my Fanfic, I hope you like it. Honestly, I like writing and reading but to explain what I feel its so hard so Hope you like it and I need your (Readers) comment or some advice to correct my fanfic (Author)

 

Cho Hyun Ah

“ Hidup seperti air yang mengalir, walaupun ada penghalang tak menutup kemungkinan air itu akan tetap mengalir sampai menemukan tempat dan membentuk sebuah kubangan, danau, sungai lalu mengalir ke laut, itulah aku ”

Oh Sehun

“ Walaupun berlian tergeletak di tempat sampah, tetap akan menjadi berlian yang sangat indah karena dimanapun dia berada dia tidak akan kehilangan nilai yang ia miliki ”

Story begin

Authour Pov

Hari ini Hyun Ah berangkat kesekolah seperti biasanya, setelah pulang dari rapat dengan Choi Siwon dia sudah bertekad akan mengikuti pertempuran itu walau itu sangat berbahaya untuk keselamatannya. Apalagi dia hanya wanita sendiri tapi ia tak mempermasalahkan gender selagi ia bisa melakukannya. Dia pulang kerumah setelah rapat dengan timnya itu, ibunya sangat mengkhawatirkan kondisi anaknya yang notabenenya dia ada di lokasi kejadian tapi kekhawatirannya sudah sedikit menghilang saat Hyun Ah pulang kerumah. Ia sudah tahu keadaan suaminya yang mengalami koma itu, dia tahu kenapa Hyun Ah tak mau pulang saat malam kejadian itu karena tak ingin membuat dirinya khawatir.

Saat Hyun Ah memasuki kawasan sekolahnya itu banyak mata yang melihat Hyun Ah, apakah dia menggunakan seragam yang salah ?? Apakah ada sesuatu yang aneh dari wajahnya??

“ Kudengar ayah mu menjadi korban kejadian saat rapat itu?? ” Hyun Ah rasa ada seseorang yang bicara dengannya tapi ia tak menghiraukan tetap berjalan

“ Cih, masih sombong padahal Ayahnya sudah sekarat ”

TAP…

Hyun Ah menghentikan langkahnya setelah mendengar apa yang tak pantas ia dengar dari mulut yeoja itu. Dia langsung membalikkan tubuhnya ingin melihat siapa yang berani berbicara seperti itu padanya.

“ Kurasa aku tak kenal padamu, tapi ku lihat kau tinggi, langsing, cantik, kaya tapi satu yang kurang pada mu Nona. PENDIDIKAN !! ” Hyun Ah menekankan kata pendidikan tepat ditelinga Yoona, dia Sunbae di sekolah ini yang satu tingkat dengan Chanyeol tapi Hyun Ah tak peduli itu. Pada hari pertama sekolahnya dia mendekati Hyun Ah seakan dia ingin berteman dan sekarang ia bertemu seakan dia ingin menyalakan api peperangan

“ Menjauhlah dari jarak pandang ku!! ” Hyun Ah meninggalkan Yoona yang terdiam dengan tindakan gadis es itu. Hyun Ah tak akan segan-segan sekalipun itu Sunbaenya kalau sudah melecehkan ayahnya, dia akan bertindak lebih

“ Kurasa kata-kata itu pantas untuk dirinya ” Gumam Yoona

Park Chanyeol? Apa yang pria itu lakukan?? Kakinya ia kaitkan ke tiang lalu kelapanya menjuntai kebawah. Apa dia sedang melakukan adegan seperti spiderman, Batman, Percy Jackson, Superman, atau kah Kick Ass?? Aneh sekali. Sesekali rambutnya itu tertiup angin, dia sedang berada di rooftop gedung sekolah, apa ia frustasi karena ujian Negara akan segera dilaksanakan lalu ia membalikkan otaknya agar terlihat lebih pintar? Entahlah

Beda dengan keadaan di kantin, Hyun Ah membawa nampan yang berisi makanan, ia melihat Sehun melambaikan tangannya menandakan Hyun Ah untuk duduk ditempatnya itu. Hyun Ah segera menuju Sehun tiba-tiba ada seorang gadis yang bergelayut manja pada tangan Sehun, kurasa Hyun Ah pernah melihanya, bukankah dia gadis yang tadi pagi mencari masalah dengannya?? Apa yang dia lakukan sekarang?? Tak punya harga diri sekali

“ Sehunie kau sudah makan?? ” Tanyanya dengan nada yang manja tapi tidak ditelinga Hyun Ah yang ingin mengeluarkan isi lambungnya saat mendengar suara itu

“ Aku sedang makan Sunbae ” Bodoh sekali, jelas-jelas tangan kanan Sehun memegang sumpit yang menandakan ia sedang makan. Hyun Ah sudah duduk didepan Sehun, dia melanjutkan makannya tanpa memperdulikan Sehun dan Yoona

“ Ya, suruh siapa kau duduk disitu kau tak lihat aku sedang apa dengan Sehun?? ” Yoona yang tak suka dengan kehadiran Hyun Ah pun mengeluarkan suaranya, mengganggu saja gumam Yoona dalam hati

“ Aku yang menyuruhnya Sunbae ” Sehun angkat bicara, lihatlah sekarang muka Yoona. Dia terlihat malu kali ini

“ Cih bodoh ” Gumam Hyun Ah

“ Mwo? What are you talking about?? I can hear you ” Yoona naik pitam begitupun dengan Hyun Ah dia dengan kesalnya membanting keras sumpit hingga menimbulkan suara yang cukup keras dan cukup membuat seluruh orang yang ada di kantin mengalihkan pandangannya pada Hyun Ah

“ Kau membuatku tak berselera ” Ucap Hyun Ah dengan sangat dingin dan tak lupa dengan tatapan tajam bak elang lalu meninggalkan Sehun dan Yoona. Sehun yang ingin menyusul Hyun Ah ditahan oleh Yoona. Mungkin Hyun Ah butuh waktu sendiri setelah apa yang terjadi pada kehidupannya yang berubah drastis pikir Sehun.

Hyun Ah menikmati angin yang menerpa wajahnya dan membirakan angin menerbangkan rambutnya itu. Dia sedang ada di rooftop sekolah.

“ Awas masuk angin ” Hyun Ah kaget mendengar suara itu, bukannya hanya ada dirinya yah disini. Tidak mungkin hantu keluar siang-siang bolong tapi mungkin saja kalau hantu itu bosan dengan tempat gelapnya. Hyun Ah mencari sumber suara itu dan dia melihat seorang pria yang sedang menggelantung di tiang yang ada di rooftop

What are you doing here? And…” Dia kaget dengan orang yang ia temuinya itu, dia Park Chanyeol yang pernah ia temui di taman beberpaa waktu lalu. Park Chanyeol langsung turun dari posisi anehnya itu

“ Hanya menikmati dinginnya angin Seoul ” Hyun Ah kembali duduk di kursi yang ada di rooftop begitupun Chanyeol yang kini menjatuhkan pantatnya dikursi itu

“ Ahh dingin ” Gumam Hyun Ah, ia tak tahu kalau rooftop akan sedingin ini padahal ia sudah menggunakan mantel, melihat itu Chanyeol melepaskan mantelnya lalu menaruhnya di badan mungil Hyun Ah. Hyun Ah kaget melihat yang barusan Chanyeol lalukan

“ Kau kelihatanya tak kuat dingin, pakai saja. Aku tak apa ” Chanyeol tersenyum lembut pada Hyun Ah, Hyun Ah hanya membalas dengan senyum seadanya tapi tak menghilangkan kecantikan dari wajahnya. Entah apa yang dirasa, Hyun Ah pasti akan dingin dan terkesan cuek kepada orang yang baru ia kenal tapi tidak dengan Park Chanyeol, ia merasa berbeda dan selalu ingin terlihat bahagia saat di dekatnya

“ Pria itu bernama Kim Ryeowook, seorang mantan ahli bedah medis di salah satu rumah sakit ” Jelas Kyung Soo, mereka sedang mengadakan rapat setalah Hyun Ah dan Sehun pulang sekolahnya

“ Mantan?? Adakah kasus yang ia perbuat sehingga memutuskan keluar dari tim medis itu?? ” Tanya Wo Bin

“ Dia tertangkap basah menjual organ manusia yang baru saja meninggal dan menjualnya dengan bayaran tinggi. Dia sekarang masih menjadi buron ” Jelas Kyung Soo

“ Gila ” Komen Byun Baekhyun

“ Keren ” Komen Hyun Ah, kenapa anak ini selalu menjadi pusat perhatian saat ia memberikan statement ? apa karena statement yang ia ajukan selalu aneh ? Mungkin

“ Ya apanya yang keren?? ” Tanya Byun Baekhyun

“ Molla ” Jawaban yang sangat konyol apalagi dengan raut wajah polosnya itu, ingin sekali baekhyun memakan gadis cantik ini

“ Inilah tugas kita untuk mengungkap kejadian ini, kurasa setelah kita mengungkap kelompok itu semua kejahatan mereka akan mengikuti dengan sendirinya. Hyun Ah, kau akan ada kelas tambahan ” Ujar Siwon

Maksud kelas tambahan siwon adalah tambahan untuk mengetahui semua jenis senapan laras panjang atau pendek dan cara penggunaanya, macam-macam ranjau atau bom, bela diri juga. Ini semua untuk dirinya sendiri Karena ini akan sangat beresiko apalagi notebene Hyun Ah bukan dari sekolah kepolisian atau anggota militer, dia hanya gadis kota biasa.

Hyun Ah belajar banyak dari rekan-rekan di tim kecilnya itu, Hyun Ah yang notabene sangat cepat dalam menangkap sesuatu hanya dalam satu kali penjelasan. Kini ia tahu tentang handgun yang menjadi keahlian Oh Sehun itu, dari mulai SIGP250, USP Heckler & Koch, HS2000, Glock-17, Mark 23, FN-FNP45, Heckler & Hock Mk23, FN Herstal FNP, Watlher P99, QSZ-92, Baretta 92, FN 57, HK USP Compact 45, Remmington 700. Itu semua adalah senjata laras pendek atau bisa dibilang handgun. Tidak hanya itu handgun, senjata laras panjang pun ia tahu, dari mulai Machine Gun, Shotgun, Sniper Rifle, M16, M1 Garand, Steyr AUG, AK47, Remmington 870, AR15. Dia juga tahu tentang kendaraan militer tercanggih yang di punyai dunia, yakni M60A1-Launched Bridge (AVLB), kendaraan berlapis baja Trojan, M3 Amfibi RIG, Engin de Franchissement de I’Avant, Wolverine M104 Heavy Assault Bridge. Landing Craft Air Cushion (LCAC), Expeditionary Fighting Vehicle (EFV), Rhino Runner, M270 Multiple Launch Rocket System, PTS-M. Terakhir adalah tentang ranjau, kalian mungkin bingung kenapa harus tahu tentang sebanyak itu karena misi ini adalah misi rahasia yang sangat penting yah walaupun yang tertembak itu bukan Presiden tapi tetap saja kejadian yang bermunculan itu menyebabkan kerugian Negara dan membuat Negara ini semakin tidak nyaman.

Hyun Ah juga belajar menembak jarak dekat maupun jarak jauh, dengan kemampuan dia menggunakan busur panah akan memudahkan belajar menembak ini karena media yang digunakan sama hanya alatnya saja yang berbeda. Kini ia harus menembakan semua peluru yang ada pada tangan kanannya itu ke papan orang yang jaraknya lumayan dekat karena ia akan balajar menembak jarak dekat dengan sasaran organ-organ vital seseorang. Dia juga belajar untuk bela diri dari martial art, judo, karate, taekwondo. Ini berguna untuk perlindungan diri kalau sewaktu-waktu dia tidak punya senjata lagi, Hyun Ah juga belajar dengan sangat cepat dengan tubuh yang lumayan lentur dia bisa belajar dengan sangat cepat. Dia juga tak melupakan keahliannya dalam bidang IT bersama Do Kyung Soo. Hampir beberapa bulan mereka berlatih untuk kesiapan di lapangan. Jangan ditanya tentang bagaimana ia sekolah, iangatlah Sehun dan Hyun Ah mempunyai IQ diatas rata-rata jadi bisa mengikuti pelajaran walau tak hadir dan duduk mendengarkan penjelasan guru.

“ Hyun Ah~ah palliwa !! ” Seru Wo Bin dan Hyun Ah pun segera menemui sumber suara yang memanggilnya itu. Wo Bin tengah berkutat dengan handgun miliknya

“ Hyun Ah~ah sejauh ini kau cukup terampil dan sangat cepat dalam menerima informasi, kurasa aku akan mengetes keakuratan tembakan mu ”

“ Hanya itu? Baiklah ” Hyun Ah segera menggunakan pelindung telinga dan kaca mata yang khusus disediakan di tempat tembak ini untuk keamanan. Hyun Ah sudah siap untuk menarik palatuknya

“ Sasaran mu bukan itu ” Suara Wo Bin berhasil membuat Hyun Ah tak jadi menembak. Dia bingung dengan apa yang dibicarakan angry bird Ahjushi ini

“ Tapi itu ” Wo Bin menunjuk kearah depan dan itu berhasil membuat Hyun Ah melebarkan matanya

“ Kau lihat itu? Di kepala Sehun terdapat sebuah tomat dan itulah target mu ” Ini gila, apa yang dipikirkan orang tua satu ini dan apa juga yang dilakukan Sehun dengan suka rela menjadi bahan percobaan orang tua beralis tebal itu? Apa ia bosan hidup? Ataukah mereka benar-benar gila. Hyun Ah hanya bisa melongo melihat itu

Shit !! Its fuckin crazy. No !! ” Ucap Hyun Ah tegas lalu langsung beranjak meninggalkan tempat latihan tembak itu tapi tangannya telah di tahan oleh Wo Bin

“ Wae?? Apa kau takut? Lalu bagaimana di lapangan? Apakah kau akan lari juga? Lalu apa yang kau lakukan di tempat ini selama berbulan-bulan ? main-main? Pulanglah aku tak butuh orang seperti mu, lagian kau ini sungguh merepotkan dan juga…” Rupanya Wo Bin sudah tak bisa mengontrol emosinya, lihatlah saat ia berbicarapun mata tajamnya tak pernah lepas dari mata Hyun Ah dan juga dari intonasinya cukup menandakan kalau ia benar-benar tersulut emosinya

“ Dan juga? Mwo? KAU GILA ?!!! KALAU AKU GAGAL, APA KAU AKAN BERTANGGUNG JAWAB ? HANYA KARENA PERMAINAN BODOH MU ITU AKU BISA MEMBUNUH SEHUN? ARRA??!!!!! ” Baiklah kini Hyun Ah yang tersulut emosinya lihat saja dari cara ia berbicara. Dia menggunakan intonasi yang sangat tinggi dan tedengar seperti bentakan

“ LALU APA YANG AKAN KAU LAKUKAN PADA KELOMPOK BRENGSEK ITU EOH?? MEMOHON?? MENANGIS?? THINK ABOUT IT !!! KALAU KAU TAK MAMPU LEBIH BAIK KAU KELUAR DARI KELOMPOK INI ” Wo Bin langsung keluar dari tempat latihan penembakan itu meninggalkan Hyun Ah yang hanya diam. Sehun langsung menghampiri Hyun Ah

“ Gumi~ya ” Hyun Ah langsung mendongakkan kepalanya saat mendengar panggilan itu. Hanya satu orang yang memanggilnya seperti itu, yakni Oh Sehun

“ Aku percaya pada mu, kau percaya pada ku kan? ” Hyun Ah hanya menganggukan kepalanya lemah

“ Aku yakin kau bisa melakukan itu. Cobalah !! ”

“ Geundae…aku tak bisa Sehun~ah. Kau yang akan menjadi target ku ” Ucap Hyun Ah lirih

“ Tomat, Hyun Ah. Ingatlah target mu tomat ” Sehun memegang kedua bahu Hyun Ah lembut lalu membuat yang punya bahu itu mendongakkan kepalanya dan menatap Sehun yang sedang menatapnya lembut

“ Tapi itu ada diatas kepala mu, bagaimana kalau…”

“ Sssttt…Ingat saat kau dikejar orang yang tak dikenal itu? Kau bahkan belum pernah melakukannya tapi kau berhasil dengan selamat. Cobalah !! Aku percaya pada mu, It’s gonna be okay as long as you believe ”

Dengan sedikit keyakinan dan banyak keraguan ia melangkahkan kakinya di posisi dan Sehun sudah siap dengan tomat yang ada di atas kepalanya. Sehun tersenyum menandakan ia percaya apa yang ia lakukan itu dan percaya kalau Hyun Ah bisa melakukannya. Hyun Ah berjalan sedikit demi sedikit menuju posisinya. Lihatlah sekarang wajahnya, ia sangat takut. Takut akan membuat kesalahan yang akan mengakibatkan ia kehilangan orang yang ia sayangi, ia tak ingin kehilangan lagi setelah Ayahnya yang sedang tebaring tak berdaya di pembaringan rumah sakit. Air mata sudah menggenang di pelupuk mata Hyun Ah. Ia mengambil handgun FN 57, lalu memasukkan amunisi setelah itu ia arahkan ke targetnya.

“ Please…” Ucap Hyun Ah lirih, lalu ia mendoakkan kepalanya yakin

“ I can do it !! ” Lalu ia siap dengan handgun di tangannya walaupun ada rasa kekhawatirkan saat ia mengarahkan senjata laras pendek itu pada seseorang di serang sana

“ Pull the trigger !! ” Terdengar suara Wo Bin yang sedang melihat adegan itu dan menyuruhnya untuk menarik pelatuknya itu. Semua orang yang ada di tempat itu memandang gadis yang tengah mengarahkan handgunnya pada Oh Sehun. Suasanapun semakin mencekam. Lalu dengan membuang nafas kasar Hyun Ah menarik pelatuknya. Ia memfokuskan matanya hanya pada tomat merah yang ada di atas kepala Sehun.

“ I believe you, Oh Sehun ” Dan ia menarik tuasnya dan …

DORRRR…

 

8 tanggapan untuk “[EXOFFI FREELANCE] The Little Prince – (Chapter 9)”

  1. aaaaaahhhhhhhhh tbc di saat yang tdak tpat
    waeeee???
    author sungguh pandai membuat orang penasaran yaa
    keren aku serasa melihat film action sungguhan
    moment CADEL ama GUMI di banyakin dong thor
    di tunggu kelnjutannya, moga cepet ya

    sharakarunia05@gmail.com

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s