[CHANYEOL BIRTHDAY PROJECT] We Meet Again – rainizm

picsart_11-29-11-43-04

Main Cast : Park Chanyeol || Kang Hyunmi [OC] || EXO’s Member

Genre : Slice of Life, Friendship, Sad (?)

Rating : G

Lenght : Oneshoot

* Taipei, 27 November 2016 *

“Saeng-il chughahamnida.. Saeng-il chughahamnida.. Saranghaneun Chanyeol-ah.. Saeng-il chughahamnida..”

Aku mendengar dengan jelas suara seluruh penggemar EXO dari panggung ini dan juga dari rekanku sendiri, saat mereka menyanyikan lagu ulang tahun untukku. Hatiku bergetar melihat betapa besar kasih sayang mereka. Mataku mulai memanas, aku mencoba menahan diri untuk tidak menangis tapi pada akhirnya air mata ini keluar tanpa kendali. Bahagia? Ya tentu aku merasa bahagia.

“Terimakasih untuk nyanyian yang sangat indah tadi, sungguh aku benar-benar sangat terharu dan bahagia. Terimakasih selalu mengingat hari kelahiranku. Terimakasih kalian telah hadir menjadi kado terindah setiap tahun di hari ulang tahunku. Aku harap di tahun berikutnya kita terus seperti ini, berbagi cinta, berbagi kebahagiaan bersama. Aku mencintaimu kalian EXO-L dimana pun.”

Aku mencoba mengungkapkan perasaan dalam hatiku kepada penggemar Taipei yang datang ke konser kami hari ini dan untuk semua EXO-L di seluruh dunia yang selalu mendukung dan mencintai kami.

“Aaah sekarang waktunya untuk meniup lilin dan memotong kuenya. Chanyeol-ah ayo berdoa !” ajak Suho hyung.

Aku mulai berdoa pada Tuhan,  berdoa untuk apapun yang ingin aku dapat dalam hidup dan juga untuk satu hal yang selalu aku panjatkan setiap tahun di hari kelahiranku.

Lilin di atas kue pun padam, selanjutnya aku mulai memotong kue dan memberikan beberapa potongannya untuk semua teman-temanku terlebih dahulu.

“Aku hanya penasaran saja, mau kau jawab atau tidak itu bukanlah suatu masalah. Dari semua doamu yang begitu banyak, kamu berharap doa mana yang ingin cepat di kabulkan Tuhan ?” tanya Baekhyun dengan mulut penuh kue.

“Aku ingin bertemu dengan seseorang sekali lagi.” jawabku pelan.

Setelah aku selesai menjawab, semua EXO-L di depanku berteriak sangat kencang dan aku juga melihat teman-teman di sampingku menampakan wajah penuh tanya.

Yeoja atau namja ?” tanya Sehun cepat.

Yeoja, namanya Kang Hyunmi.” jawabku tak kalah cepat.

“Apa dia kekasihmu ?” tanya Jongdae dengan nada genit.

“Bukan, tapi bagiku dia adalah seseorang yang lebih istimewa dari seseorang kekasih. Hyunmi sahabat dan juga tetanggaku dari kecil, kami juga bersekolah di sekolah yang sama. Semenjak itu kami sering bertemu, bermain dan menghabiskan waktu bersama. Dia sering menginap di rumahku,  begitu pun sebaliknya. Kami juga pernah membolos saat sekolah. Dia orang yang berperan penting dalam perjalanan karirku selain keluarga. Dia selalu menemaniku berlatih di studio musik sampai larut malam. Selalu rela mengantarku untuk ikut audisi dimana pun. Yang paling aku ingat adalah saat aku di terima menjadi trainee di SM Entertaiment, dia datang ke rumahku pukul 11 malam membawa kue beras dan juga sup rumput laut sebagai ucapan selamat untukku. ” tuturku dengan perasaan tak menentu.

“Sudah bisa di pastikan dia memang yeoja yang begitu istimewa. Sampai membuat Chanyeol kita memuji dia seperti itu.” ujar Baekhyun dengan nada bercanda.

Seketika aku mendengar teriakan EXO-L semakin kencang. Sambil menggoyangkan light stick yang mereka bawa.

“Tapi kenapa aku tak pernah bertemu dengannya sekalipun ?” tanya D.O begitu tenang tanpa ekspresi.

“Saat kami menginjak kelas 2 Sekolah Menengah Atas, dia memutuskan menyelesaikan sekolah setahun lebih cepat dari siswa pada umumnya, di karenakan dia harus pindah mengikuti orang tuanya yang bertugas di Inggris. Semenjak itu kami tidak pernah bertemu dan jarang berkomunikasi. Di tambah lagi dengan kesibukan kami satu sama lain.” jawabku sendu.

Mendengar jawabanku semuanya diam, teman-temanku menatapku penuh tanya, terikan EXO-L pun hilang sesaat dari pendengaranku.

“Apa yang ingin kau katakan jika dia ada bersama kita saat ini ?” tanya Xiumin hyung penasaran.

“Hyunmi-ya, aku ingin kau melihatku tampil di atas panggung sebagai seorang idol  yang berbakat. Kau tahu, aku bersama EXO sudah melakukan banyak konser besar di seluruh dunia, tapi aku merasa kecewa saat tidak bisa menemukanmu disana, duduk diantara kursi para penonton dengan tersenyum bangga padaku. Bukankah kau sudah berjanji dulu akan melihatku debut, datang ke setiap konser EXO sambil membawa banner dan light stick layaknya seorang fangirl, yang akan datang ke fanmeeting  atau fansign EXO sambil membawa hadiah dan meminta tanda tanganku. Jika kita bertemu kembali aku akan menagih semua janjimu itu, sungguh aku akan melakukannya.” Aku menundukan wajahku, menahan cairan yang sepertinya sebentar lagi akan meluncur dari kedua mataku.

“Happy birthday to you.. Happy birthday to you.. Happy birthday my Chanyeol..  Happy birthday to you..

Lampu yang menerangi kami seketika mati, digantikan dengan cahaya dari layar besar di belakang kami. Seketika teriakan EXO-L terdengar begitu kencang membuatku dan semua member  langsung membalikan badan menatap layar yang menampilkan seorang yeoja yang tersenyum manis sambil bernyanyi lagu selamat ulang tahun untukku, dialah Hyunmi.

“Chanyeol-ah, bagaimana kabarmu ? Aku harap kau baik-baik saja kapan pun dan dimana pun. Selamat ulang tahun yang ke-25 Chanyeol sayang. Aku berdoa di usiamu yang sekarang Tuhan memberimu umur panjang, selalu sehat, semoga karirmu bersama EXO terus berjalan lancar. Maaf aku tidak ada di sampingmu saat kau menghadapi masa sulit. Maaf aku belum sempat berkunjung dan datang ke konsermu. Tapi aku janji jika pulang ke Korea, aku akan membelikanmu turkish delight  yang banyak dan memenuhi semua janjiku itu.”

“Satu lagi, aku tahu kehidupan sebagai idol  tidaklah mudah. Tapi kau harus tetap semangat, jangan mudah menyerah ! Kau sudah bekerja sangat keras dan jalan yang kau tempuh bersama EXO sudah sangat jauh. Jangan dengarkan orang-orang yang hanya membenci dan ingin menjatuhkanmu. Ingatlah masih ada kami yang akan selalu mendukung dan mencintaimu. Chanyeol-ah, aku merindukanmu.” tutur Hyunmi dengan berlinang air mata.

Melihat semua itu aku tidak bisa berkata apa-apa dan sama sepertinya seketika air mataku yang berusaha tadi ku tahan menetes perlahan membasahi pipi. Ini seperti mimpi yang menjadi nyata. Akhirnya di tahun ini Tuhan mengabulkan doa itu begitu cepat.

“Senang bisa bertemu lagi denganmu, Hyunmi-ya

 

-END-

 

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s