[CHANYEOL BIRTHDAY PROJECT] She’s Dreaming – riy994

myhome

 

[CHANYEOL BIRTHDAY PROJECT] She’s Dreaming – riy994
Chanyeol x Oc || romancae || G

Pukul 22.30. Badanku sudah lelah mengerjakan tugas yang tidak ada habisnya. Mataku sudah tidak kuat lagi lama-lama di depan laptop. Dan kuputuskan untuk menarik selimut hingga batas daguku dan tidur. Pilihan yang tepat.

“Kret.. kret..” ku dengar suara jendela kamarku terbuka. Padahal aku sudah yakin menguncinya tadi. Apa ada maling?? Badanku langsung terjaga. Kuraih benda terkeras yang ku bisa. Dan sialnya, aku hanya bisa meraih penggaris 30cm diatas meja belajarku.

Kulangkahkan kakiku perlahan kearah jendela. Dan dapat kulihat samar-samar bayangan seseorang disana.

Saat aku hendak memukulnya, entah kenapa tiba – tiba bulan purnama besinar dengan sangat terang tepat dibelakang ku. Cahayanya masuk menembus jendela dan memantul sempurna tepat di wajahnya. Dan itu sukses membuatku diam mematung di tempat.

Yang pertama kulihat adalah telinga lebarnya yang besar dan indah. Apakah ia dari sejenis peri bertelinga lebar?? Tidak lupa hidung mancung yang bertengger indah di tengah wajahnya. Bibir penuh yang berwarna merah muda juga terlihat menggoda disana. Sedangkan ia mengenakan hoodie abu-abu dan celana jins robek di bagian lututnya. Dan tentu saja itu menambahkan kesan sexy ditubuhnya.

Ok, aku remaja 17 tahun yang sudah mengerti apa itu nafsu dan hasrat. Ok, aku akui aku sudah tidak polos lagi. Tapi apa aku salah jika bilang ia terlalu menggoda??! Sebutkan kata sexy apapun, dan kupastikan itu tidak akan pantas disandingkan dengannya.

Hai..” tanganya yang panjang dengan bebas melayang di udara.

“si..siapa kau??” ohh kupastikan suaraku lebih parau dari burung bangau.

“hmm.. anggap saja aku bunga tidurmu” tangannya tergerak menggaruk sesuatu di balik tengkuknya, yang sudah pasti tidak gatal sama sekali. Gugup sepertinya.

“ehh, berarti, kau… mimpi??”

“entahlah kau mau menyebutnya apa. Yang jelas mulai saat ini aku akan selalu menemani malammu. Dari mulai kau menutup matamu…” langkahnya perlahan medekat. Jarinya dengan lembut meraba mataku. Dan dapat ku hirup harum mint maskulin dari tubuhnya. Dan refleks aku memejamkan mataku meresapi semua perlakuaanya, “…hingga kau membuka mata” dan mataku kembali refleks terbuka. Wajahku langsung berhadapan dengan wajah bodohnya yang berhias senyum. Dan sialnya, ia memiliki wajah bodoh yang terlewat tampan.

“baiklah, apa yang harus kita lakukan sekrang mimpiku?”

“hey.. aku punya nama asal kau tau? Kau mau tau??”

“ tidak. Untuk apa. Intinya kau kan mimpiku”

“ishh kau wanita yang yang sangat kasar dengan mimipinya sendiri, kau tau?? Namaku Park Chanyeol. Ingat itu kau tidak boleh lupa.”

“iya.. mimpi cerewet. Baiklah sekarang apa??”

“terserah padamu. Inikan mimpi mu”

“memang apa yang orang biasa lakukan dalam mimpi?”

“mungkin mewujudkan apa yang tidak bisa kau wujudkan dalam dunia nyata. Tapi dalam beberapa kasus, banyak dari mereka yang hanya menggunakan ku sebagai tempat untuk bercerita. Curhat lebih tepatnya.”

“hmm.. baiklah sepertinya kita bisa mulai dari hal yang palng sederhana dulu. Ayoo duduk di kasurku, aku akan bercerita” kutarik tangannya yang kelewat panjang naik ke kasurku.
Kami duduk berhadapn. Dan kali ini kurasakan degup jantungku berdetak lebih kencang dari biasanya. Apakah ini benar mimpi?? Kenapa rasanya terlalu nyata??

“ehem, jadi kau mau bercerita apa?” suara bass-nya memecahkan lamunanku.

Untuk pertama kalinya aku bercerita dengan bersemangat. Entah berapa lama aku bercerita, yang pasti ia selalu menanggapiku dengan tepat disertai dengan sentuhan kecilnya yang membuatku kehilangan arah. Beberapa kali aku tertawa karena leluconnya. Yahh kuakui ia mimpi yang pandai bersosialisasi.
Entah kapan tepatnya ceritaku selesai, tiba – tiba aku terbangun esok paginya. Dengan selimut yang masih menutupi batas leherku. Dan aku langsung tersadar, bahwa tadi malam hanya mimpi
~~
Entah kenapa hari ini aku bersemangat untuk tidur. Aku bahkan memakai parfum sebelum tidur. Haha. Konyol sekali.

Seperti malam sebelumnya, Park Chanyeol –mimpiku- akan datang saat aku tidur. Seperti biasa aku akan langsung terbangun saat mendengar jendela kamarku terbuka. Dan seperti biasa juga, ia memakai hoodie abu-abu dan celana jins yang agak robek.

Tapi malam ini, ia datang dengan sesuatu yang lain, gitar. Dan ia menyanyi untukku.Dan selesainya ia bernyanyi, ia mengucapkan suatu hal yg tidak pernah aku ingin dengar,
“aku tidak bisa lagi menjadi mimpi tidurmu. Tidak akan pernah”

“kenapa?” entah kenapa mata ku terasa berat oleh air mata. Apa aku secengeng itu??

“hanya tidak bisa. Hari ini tanggal 26 November. Tepat pukul 00.00 27 November nanti, aku akan pergi dari mimpimu. Dan jangan bertanya kenapa. Karena aku tidak bisa menjelaskan.” Dan malam itu terakhir kali aku melihatnya. Dan kembali seperti malam2 sebelum aku bertemu Chanyeol, malamku sibuk dengan tugas2 yang tidak kunjung usai. Dan dengan begitu saja, semua hal yang berkaitan dengan Chanyeol hilang begitu saja.

1 tahun berlalu begitu saja. Aku sudah menjadi mahasiswa baru dari salah satu universitas top dikotaku. Dan bertapa terkejutnya aku, saat melihat sosok yang sudah lama kulupakan muncul kembali. Hanya saja, sekarang ia tampak lebih nyata. Dengan balutan jas kuning terang sebagai almamaternya, sekaligus menandakan ia kakak kelasku disini. Ya Tuhan.. tolong bilang padaku ini nyata!
-end

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s