[CHANYEOL BIRTHDAY PROJECT] Hello Angel – deviljong

myhome

 

[CHANYEOL BIRTHDAY PROJECT] Hello Angel – deviljong
Chanyeol & Irene|| Romance, Angst || G
Chanyeol tersenyum ketika menatap gadis itu. Hanya menatapnya, menatap dari jauh dan secara diam-diam lebih tepatnya. Entah sudah berapa lama Chanyeol melakukan hal ini, hanya berani menatap gadis itu dari kejauhan tanpa berani menghampiri dan menyapanya.
Namanya Irene. Dengan rambut hitam sebahunya dan wajah yang bisa dibilang sangat cantik, Irene telah berhasil membuat seorang Chanyeol jatuh ke dalam pesonanya.
“Hanya melihatnya dari sini lagi?” Seseorang yang kini berdiri di samping Chanyeol kini ikut melihat ke arah Irene yang tengah berkumpul bersama teman-temannya.
Chanyeol mengangkat bahunya, matanya masih tak lepas memperhatikan gerak-gerik Irene seolah ia tak ingin kehilangan satu detikpun pandangannya dari Irene. “Dia cantik sekali, Hun.”
“Kalau begitu datangi dia. Setidaknya kau harus mengajaknya berkenalan. Kau tidak lelah menjadi pengagum rahasianya selama 2 tahun?” Sehun mengerang frustasi, tangannya bergerak mengacak rambutnya sendiri dengan kesal.
“Dengan begini saja aku sudah bahagia. Melihat dia tertawa seperti itu rasanya sudah cukup.” Chanyeol mengalihkan pandangannya ke arah Sehun. “Aku menikmati posisi ku sekarang sebagai penggemar rahasianya. Irene tidak perlu tahu tentang keberadaanku.”
“Bodoh. Terserah kau saja.”
Dan Chanyeol pun kembali menatap Irene seperti sebelumnya.

***

Menjadi seorang penggemar rahasia sudah dijalani Chanyeol selama 2 tahun terakhir ini. Setiap istirahat dia akan selalu mencari keberadaan Irene dan menatap gadis itu dari jauh. Tidak lebih, hanya itu yang berani dilakukan Chanyeol sampai saat ini.
Jika saja Chanyeol bisa sedikit lebih berani untuk menghampiri Irene dan mengajaknya berkenalan, mungkin ceritanya tidak akan seperti ini. Karena Chanyeol juga memiliki wajah yang tampan dan postur tubuh ideal untuk ukuran seorang pria.
Sore itu Chanyeol berniat akan menghampiri Irene setelah didesak terus menerus oleh sahabatnya, Sehun. Dengan melihat Chanyeol yang tidak berani berbuat apa-apa selama 2 tahun cukup membuat Sehun merasa kesal sendiri. Akhirnya Sehun mengancam akan mendiamkan Chanyeol selama sebulan jika hari ini Chanyeol tidak berani menghampiri Irene.
Dengan menarik nafas panjang, Chanyeol mulai melangkahkan kakinya mendekati Irene yang saat itu tengah bersiap untuk pulang. Jantungnya berdebar sangat cepat dan keringat dingin mulai menetes di pelipisnya.
Chanyeol menahan nafasnya ketika dilihatnya Irene mendadak berbalik dan berjalan menuju ke arahnya dengan senyum manis yang menghiasi wajahnya. Tunggu, apakah Irene tengah tersenyum pada dirinya?
“Hai.” Sapa Irene ketika dia sudah berada di depan Chanyeol. Dan Chanyeol berani bersumpah bahwa suara Irene adalah suara paling indah yang pernah dia dengar.
“H-hai.” Suara Chanyeol terdengar sedikit bergetar namun dia berusaha mati-matian agar kegugupannya tidak terlihat di mata Irene sekarang.
“Aku selalu melihatmu. Kau, Park Chanyeol dari kelas 11 Ipa 5, kan?” Irene kembali menunjukkan senyum manisnya.
Rasanya Chanyeol seperti akan pingsan jika mengingat keadaannya saat ini. Irene berada di depannya, tengah berbicara padanya dan lihatlah, Irene juga tengah tersenyum. Oh ayolah Park Chanyeol, kau tidak sebodoh ini untuk pingsan sekarang, kan?
Chanyeol hanya mengangguk. Bagaimana Irene bisa tahu namanya bahkan kelasnya? Apakah Irene tahu bahwa selama ini dia suka memperhatikannya diam-diam?
“Ehm, begini.” Entah Chanyeol yang salah lihat atau memang benar muka Irene sedikit memerah. “Aku sering melihat kau bersama dengan Sehun. Sehun sahabatmu, kan?
Firasat Chanyeol mengatakan ada hal yang tidak beres. Alarm peringatan di dalam tubuhnya berbunyi seolah memperingatkan Irene akan mengatakan sesuatu yang jelas-jelas bukan hal bagus.
“Aku menyukainya. Aku menyukai Sehun. Aku ingin meminta bantuanmu, Chanyeol. Aku ingin kau memperkenalkanku padanya.”
Tubuh Chanyeol mendadak melemas. Semua persendian di tubuhnya seolah terlepas. Jika saja Chanyeol tidak bisa mengontrol emosinya, mungkin dia sudah menangis sekarang. Gadis yang dicintainya selama 2 tahun secara diam-diam, ternyata menyukai sahabatnya sendiri. Adakah hal lain yang lebih menyakitkan dari itu?
Suara Irene kembali menyadarkan Chanyeol. “Kau bisa membantuku, kan?”
Chanyeol menelan ludahnya sendiri dan berusaha tersenyum. “Tentu saja.”
Sore itu, untuk pertama kalinya, senyuman Irene tidak membuat Chanyeol bahagia.

One thought on “[CHANYEOL BIRTHDAY PROJECT] Hello Angel – deviljong

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s