[CHANYEOL BIRTHDAY PROJECT] First Love – KumaChan

a

First Love by KumaChan

Cast; park chanyeol (exo), Kang chi yeon (OC)

Genre; sad romance, school life

Rating: R

(Author POV)

Aku melirik seorang lelaki yang tengah merebahkan kepalanya dimeja, wajahnya terlilalhat memerah.

“apa kau baik-baik saja?” aku mencoba menyapanya

Akhirnya setelah beberapa hari yang lalu dia pindah kesekolah iini, aku baru bisa bicara dengannya. Dia benar-benar pendiam. Tidak ada kata-kata yang keluar dari mulutnya, hanya sebuah tatapan aneh yang dia lontarkan. Mungkin dia heran kenapa aku baru menyapanya sekarang.

“lebih baik kau pulang saja chanyeol, bibi sudah menjemputmu didepan sekolah” ucap ji eun, dia adalah teman kecil chanyeol

“Hmmm,,,” dia bangkit dari kursinya dan pergi keluar kelas

Aku terus menatapnya hingga menghilang dibalik gerbang sekolah.

“tumben sekali kau menyapanya?” suara ji eun membuyarkan lamunan ku

“iya, aku hanya ingin mengenalnya” ucapku asal

Sebenarnya aku mulai tertarik dengan sosok park chanyeol, yang padahal baru beberapa hari ini aku kenal. Dia adalah siswa pindahan dari Busan, tempat asalnya. Dia harus pindah kesini karena orang tuanya dipindah tugaskan di Seoul. Dan dia tinggal didekat rumah ji eun, tempat tinggal ibunya dulu. Dia sangat ramah pada siapa pun, tapi dia sangat usil kepadaku.

“yaa, chi yeon sipit! Hati-hati kalau jalan. Lihatlah didepanmu ada tiang” teriak chanyeol yang berjalan tidak jauh dibelakangku. Saat itu aku sedang membaca buku sambil berjalan pelan, aku menghentikan langkahku saat mendengar perkataannya. Aku melihat kedepan, tidak ada tiang disana.

Dasar dia mengejekku- batin ku

Chanyeol yang melihat ekspresiku hanya tertawa, dan pergi menuju kelas.

Aku tau dia hanya bersenang-senang dengan menipuku dan terus meledekku karena mata sipit yang aku miliki. Namun itulah yang paling aku sukai darinya.

Masa-masa SMP inilah, yang paling aku sukai. Kami berteman begitu dekat, walau chanyeol tidak pernah tau bahwa aku berteman dengannya karena aku menyukainya. Hingga kami lulus SMP dan chanyeol masuk SMA yang berbeda denganku dan ji eun. Dia pindah ke busan, karena ayahnya ada sedikit urusan pekerjaan disana. Aku sangat merindukannya, merindukan kata-kata usil yang sering dia gunakan untuk meledekku.

Aku dan ji eun masuk di SMA yang sama. Dan dimulailah kisah cintaku yang sesungguhnya.

“chi yeon, kau masuk grub berapa?” ucap ji eun sambil merapikan pita yang menghiasi rambut hitamnya

“grub 1,kau?”

“grub 3. Ahhh aku berharap kita bisa satu grub. Kau beruntung sekali kakak kelas yang membimbing grupmu sangat tampan, hmm… siapa namanya?”

“kim jong in” aku tau tujuan dari pembicaraan kami hanyalah membicarakan kakak kelas kami yang menurut ji eun semuanya terlihat tampan

“yaa, kau ini dimana pun selalu membaca buku. Kau harus melihat sekelilingmu, lihatlah banyak pria tampan disekolah ini” ji eun terlihat sangat semangat saat membicarakan para pria tampan itu.

Menurutku semua pria disini sama saja, yang paling tampan manurutku hanya park chanyeol.

Tidak terasa setahun pun berlalu begitu cepat. Aku dan ji eun sekarang menjadi seorang senior.

“yaa! Chi yeon!!” teriak ji eun yang masih berada didepan kelasnya

“hmm, ada apa?”

“kau tau, chanyeol sudah kembali. Dia sekolah disini”

Aku benar-benar terkejut mendengar perkataan ji eun, apakah benar dia kembali?. Tanpa sadar aku berlari menuju gerbang sekolah, disana aku melihat chanyeol sedang menyapa beberapa teman SMP kami dulu. Dia masih sama seperti setahun yang lalu, senyuman dan wajah tampannya yang begitu menawan.

“hei itu siapa? Wahhhh ganteng banget ya, apa dia anak baru?” beberapa siswi berbisik saat melihat chanyeol memasuki pintu gerbang

“iya sepertinya dia siswa pindahan. Aku belum pernah melihatnya” ucap siswi lainnya

Aku tau hal ini akan terjadi saat kami beranjak dewasa, bukan hanya aku yang mencintainya. Pasti banyak wanita lain yang akan ikut menyukainya juga.

Pagi ini aku menunggu bus menuju sekolah sambil membaca novel. Tiba-tiba sebuah sepeda motor berhenti didepanku.

“hei, apa kau mau berangkat sekolah juga?” dia senior kim jongin

“iya kak”

“ayo naik” aku sedikit ragu untuk berat bersamanya, terlebih dia senior yang cukup popular disekolah.

“ayolah, tidak apa-apa” ucapnya lagi seakan tau kalau aku sedikit ragu untuk pergi bersamanya. Kemudian kami berangkat bersama kesekolah. Ketika kami tiba disekolah, banyak siswa yang memperhatikan kami. Terlebih siswa yang menatapku seolah aku telah mencuri sesuatu dari mereka.

Aissh, inilah yang paling tidak ku sukai- batinku

Bahkan aku tetap menjadi pembicaraan mereka hingga jam istirahat.

“apa dia pacar barunya senior jongin?” bisik seorang siswa sambil menatap tajam kearahku.

Aku hanya berpura-pura tidak mendengarnya dan terus membaca buku diperpustakaan. Hingga sudut mataku menangkap sosok chanyeol yang berjalan cepat kesudut perpustakaan. Aku ingin menyapanya, tapi dia sudah menghilang dibalik tumpukan rak buku. Aku mencarinya, dan saat aku melihatnya dia sedang berbicara dengan seorang wanita, krystal jung.

Ada hubungan apa mereka- batinku

Keesokan harinya saat aku duduk didalam kelas, ji eun menghampiriku.

“chi yeon, apa kau sudah mendengar kabar itu?”

“kabar apa?”

“ummm, kalau chanyeol sekarang sedang berkencan dengan seseorang”

“aa-aapa itu benar?” ucapan ku seakan tertahan dan tiba-tiba mengalir, dadaku terasa sesak. Kemudian aku pergi meninggalkan kelas menuju toilet. Didalam toilet aku menangis sejadi-jadinya, melampiaskan kekesalan didalam dadaku, bahkan aku tidak menghiraukan panggilan ji eun yang berusaha menenangkan ku. mulai hari itu aku bertekat ingin melupakannya. Hingga menjelang kelulusan kami

“chi yeon-ah, apa kau masih tidak menegur chanyeol?” ji eun memulai pembicaraan

“hmm”

“apa kau mau terus begini? Sebentar lagi kita akan lulus sekolah, dan pasti akan sulit bertemu. Ayolah setidaknya kau harus menyapanya”

Mendengar kata-kata ji eun ada benarnya juga, untuk apa aku harus terus mendiamkan chanyeol. Lagi pula dia sudah lama putus dengan krystal, walaupun sekarang dia sudah berkencan dengan wanita lain.

Aku melihat chanyeol sedang memainkan gitarnya dibawah pohon dekat kelasnya, aku pun menghampirinya.

“hai” sapaku

“tumben sekali kau kesini” dia masih memainkan gitarnya

“hmm, ada yang inginku bicarakan denganmu” lalu dia menoleh kearahku dan mata kami saling bertemu

“ada apa?”

“aku ingin mengakhiri bsemua ini, maafkan aku” aku menjulurkan tanganku

“maaf? Untuk apa?”

“untuk semuanya, kau tau bukan kalau selama ini aku menyukaimu. Bukankah itu terlihat jelas. Aku benar-benar ingin mengakhirinya, karena aku tau kau hanya menganggapku hanya sebagai teman. Aku hanya ingin kau tau, ini adalah terakhir kalinya kita bertemu”

“Terakhir? Kau ingin kemana?”

“aku akan melanjutkan sekolah di Australia, dan memulai sesuatu yang baru disana. Terimakasih untuk semuanya park chanyeol” aku tersenyum lembut padanya walau air mataku perlahan jatuh.

FIN

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s