[Chanyeol Brithday project] Assalamu’allaikum oppa-by tria satien

1480436688029

Masukkan keterangan

Chanyeol-khairan(oc)||sweet romance||Rtng:PG -15

Pagi hari di musim semi tetap dengan udara dingin khas kota Seoul,Saat itu Khairan terbangun karena ringtone pesan singkat yang masuk ke ponselnya.
“Assalamu’allaikum..palli il-eona.!!.”

Pukul 4 subuh pesan itu berturut-turut membangunkanya dari 47 hari yang lalu.

“Wassamu’allaikum”

Balasan cepat ala Khairan meski dengan mata setengah tertutup,bergegas ia bangun menuju kamar mandi berpisah dengan segrumul selimut kuning miliknya yang sulit sekali untuk di lepas.

“Kamsahamida sunbaenim”desis nya dengan mulut penuh odol.

ahh…ia ingat 2 bulan yang lalu saat tiba-tiba saja hidupnya gila-gilaan tugas kuliah.Ini salah nya,konsekuensi menjadi mahasiswi yesul university meninggalkan jakarta tercinta ternyata benar-benar menyiksa & juga terpencil.Khairan bukan lah anak bodoh tapi hanya sulit bersosialisasi terlalu cepat atau dengan keadaan yang terlalu berbeda alasanya hanya karena ia muslim.yap,tidak aneh memang toh korea sudah biasa dengan kehadiran wanita-wanita berhijab bahkan makanan berlabel halalpun sudah mejeng di berbagai minimarket.Tapi khairan memakai khimar lebar dan juga cadar hitam yang menjadi bukti keimananya namun justru ia malah membuat anak kecil di subway kelojotan karena takut.
“Buku penguasa monarki pertama korea?”

Hari ini Khairan mendapat tugas yang mengharuskan ia mengobrak-abrik isi perpustakaan kampusnya yang selama 1 jam masih tak ada hasil.

“Itu ada di rak ke 4 lorong ke2 dekat jendela.!” tunjuk seorang penjaga perpustakaan yang ia tanyai dengan rasa putus asa.

“kamsahamida” ucap nya membungkuk lalu cepat melesat mencari buku penyelamatnya.
“tidak ada..tidak..tidak…tidak…”

Matanya mengabsen setiap judul buku yang dalam spekulasi jumlahnya tidak terbatas.

“aah…ketemu”
ia berjingkrak membuat kolot orang disekitarnya.

“mianhae”ucapnya lalu meraih buku itu yang ternyata berada diketinggian 190 cm.
ahh..tau Khairan pendek hanya 140 centi.

“maaf,bisa kah kau ambilkan buku itu?”

Bagaimana lagi ia harus mengambil buku itu meski memohon pada orang lain.

“kau kan bisa menggunakan tangga.aku sibuk…”saran keren dari orang yang dimintai tolong yang sedetik kemudian ngacir dengan tergopoh-gopoh.
Beberapa orang mengira orang bercadar itu aneh,seram atau spekulasi kasarnya teroris,Tapi ini perintah Tuhan yang tak pernah salah.

Yang khairan lakukan sekarang adalah memanjat tangga seperti tukang bangunan.

tapi..BRUK..suara tangga yang terguling membuat beberapa orang menengok namun tidak bersimpati sama sekali mereka hanya melihat dengan mulut melompong.

“aaww..”ringis khairan meringisi telapak tangannya berdarah yang ternyata terkena paku di buku-buku tangga tadi.

Sepersekian menit tak ada yang membantu sepasang sepatu nike mendekatinya lalu mengulurkan tangan berhias jam mewah.

“agashi tidak apa-apa?”

Khairan tidak dapat menjawab ketika pandanganya menangkap sosok itu.Namja yang lebih indah dari cahaya di sekelilingnya.

Astaghfirullah,dentuman hatinya menyadarkan bahwa ini adalah zina hati,lantas ia buang pandangan matanya kearah ubin-ubin yang tak menarik.

“sombong sekali!”decih namja itu sembari menarik tanganya yang tak lekas dijabat & berlalu pergi.
Dengan langkah terpincang-pincang akhirnya Khairan dapat menemukan ruang kesehatan.

“permisi..”

Ia mendesah ternyata tidak ada perawat satupun di sana.

Khairan meringis lengkap dengan Plester,kapas dan alkohol disisi ranjang.Ia memutuskan duduk & mengobati dirinya sendiri.

“permisi”
dentum suara seorang namja sembari membuka pintu ruang kesehatan yang membuat Khairan terperanjat,dan ternyata namja itu lagi.

“ahh..sudah kuduga..”ucap namja itu sembari duduk disamping ranjang yang otomatis membuat khairan beringsut menjauh.

“wae?jijik banget ya sama aku?”tanya namja itu salah faham.

“aniyo…aku hanya takut akan dosa..!”

“hah?”
namja itu terkaget tapi lalu tersenyum.
“kamu kulot sekali ya?bahkan kamu menutupi semua bagian tubuhmu?apa kamu kepompong pemalu?”

“Aku hanya menjalankan perintah Tuhan..!”ucap Khairan sedikit menyentak,yaa…ini sedikit mengusik karena perkataan kepompong pemalu dan kulot kedengaran meledek.

“ahh…”desis namja itu.”mianhae”ucapnya kemudian.

“no problem,maaf juga aku membuatmu sebal waktu di perpustakaan tadi”
“ahahaha jangan di fikirkan.. namaku chanyeol…bisakah kita berteman..?”
Mulai detik itu Chanyeol oppa membantu dengan suka rela,bahkan bantuan dalam bentuk yang tidak begitu penting semisal mengirim sms membangunkan sholat subuh.Tapi itu membuat Khairan tetap bersyukur sekarang ia tidak keki dalam hal berkomunikasi lagi.Meski begitu hati Khairan tetap selalu merasa malu di hadapan namja yang diberkahi Tuhan untuk membantunya itu,namun hatinya di hadapan Tuhan selalu berharap semoga di lauhul mahfudz ia tertulis sebagai tulang rusuk Chanyeol oppa.

——————End———————–

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s