[ CHANYEOL BIRTHDAY PROJECT ] Bubble Gum – Syahra

1480397499426

Chanyeol & OC | Romance | G

 

Aku terus berjalan tanpa arah sambil mengumpat sumpah serapah pada kakak ku karena telah mengambil gaji bulanan ku.

Aku mengumpulkan uang itu setengah mati tapi kakak ku, Kim Jongin mengambil uang itu begitu saja.

Lalu saat kutagih uang itu, dia malah menggantinya dengan sebuah permen karet dengan alasan karena aku menyukai permen karet , setelah itu dia kabur dari rumah.

Bandingkan sebuah permen karet dengan uang 4 juta.

Itu sangat jauuuuuuuh sekali.

Aku akan menagihnya saat aku bertemu dengan kakak.

Aku melanjutkan jalanku yang entah tujuannya kemana.

Lalu aku memutuskan untuk memakan permen karet 4 juta ini.

Aku terus mengunyah dan mengunyah sepanjang perjalanan dan sesekali membuat sebuah bubble.

Saat manisnya habis, aku membuangnya sembarang kejalan dan

” KAU PIKIR APA YANG BARU SAJA KAU LAKUKAN?! ” Ucap seseorang yang sepatunya terkena permen karetku.

” M-maafkan a-aku. ” ucapku sambil menunduk melihat nasib permen karetku diatas sepatu orang itu.

” Kau tau?! Sepatu ini sangat mahal! Ini impor dari London dan baru saja kudapatkan hari ini! kau harus membersihkannya. ” ucapnya dengan belagu tapi aku tetap menunduk.

Aku sedang memikirkan betapa menyedihkannya hidupku di hari ini seperti istilah ‘ sudah jatuh tertimpa tangga ‘, jadi aku hanya menghiraukannya.

” Yak! tatap aku saat aku sedang berbicara.” Ucapnya lalu mengangkat daguku.

Ternyata dia cogan, tapi sayangnya belagu.

” Dasar perempuan tak tau diri! Sudah mengotori sepatuku, tidak mau tanggung jawab, dan bahkan bersikap tidak sopan didepanku, kau harus ikut denganku nona.” Ucapnya lalu menarikku bagaikan sebuah koper.

” YAK! LEPASKAN! KAU MAU MEMBAWAKU KEMANA! HEI!!” Racau ku sambil berusaha melepaskan genggamannya.

Tapi laki laki selalu lebih kuat dari seorang perempuan.

Ya, aku pasrah aja.

Jadi sekarang aku sudah jatuh, ketimpa tangga, habis itu ketimpa atap lagi gitu ya?

Aku ditarik menunju ke apartement nya.

” Kau bersihkan ini.” Ucapnya lalu memberikan ku sepatu dengan bonus spon dan sabun.

Memang hari yang benar benar sial.

Aku segera membersihkan sepatu ini sambil mengumpat dalam hati.

” Sudah selesai, sekarang aku boleh pulang? ”

” Ya, sini kuantar kau pulang.” Ucapnya yang membuatku kaget.

” Ah tidak perlu, aku bisa pulang sendiri kok.”

Jaim dulu boleh kan?

” Yaudah, kau pulang saja.”

Ini orang gak peka ya?πŸ™‚

Aku langsung pergi dan ingin membuka pintu, tiba tiba dia langsung menarikku kedalam mobilnya.

Aku gak ngerti jalan pikiran orang ini lho.

Lalu dia menjalankan mobilnya.

Selama perjalanan kami hanya terdiam.

” Ummm… terimakasih.” Ucapku yang berusaha menghentikan suasana hening ini.

” Rumah mu dimana?” Tanya nya to the point, lalu aku langsung memberitahu alamatku tapi dia langsung berhentiin mobilnya di pinggir jalan.

” Eummm, ini bukan rumahku, kenapa kamu berhenti disini?” Tanya ku.

” Kamu mau menipuku ya?”

” Hah? Nipu apa? Emang aku ngomong apa?”

” Kau memberiku alamat palsu kan?”

” Hah? Jelas jelas itu rumahku, ngapain aku ngasih alamat palsu?”

” Aku tau itu bukan rumahmu, aku ini tidak gampang ditipu oleh gadis sepertimu.”

” Kau ini keras kepala ya?! Itu rumahku.”

” Kau yang keras kepala atau jangan jangan kau kabur dari rumahmu?!”

” Emang aku gelandangan sampai kau kira aku kabur dari rumah?!”

” Memang faktanya begitu bukan?”

” astagaaaa, itu benar benar rumahku!”

” Dasar penipu.” Ucapnya yang ingin ku balas tapi dia mendekatkan mukanya ke muka ku yang membuatku membeku.

” Aku tau kau berbohong. ” ucapnya sambil menatap mataku lekat lekat.

Tiiiiiiiin.

Cup.

Aku dan dia shock karena ciuman tak disengaja kami.

Lalu tiba tiba ada yang mengetuk jendela kami dan dia membuka jendela itu.

” Hyung, mengapa kau berhenti disini dan siapa perem- SARA?!” ucap seseorang yang wajahnya familiar bagiku.

Astaga! Dia kakak ku! Akhirnya aku bisa menagih uang nya kembali.

” Kau mengenalnya Kai?” Tanya dia.

” Iya dia adikku, aku ada urusan hyung, aku pergi dulu ya.” Ucapnya lalu melajukan mobilnya.

” YAK! JANGAN KABUR! OPPAAAA AKAN KUBUNUH KAU! JANGAN HARAP KAU AKAN SELAMAT!” Teriakku.

” Kau adiknya? Jadi kau jujur kepadaku? ”

” Iya, aku tinggal satu atap dengan temanmu itu dan aku bukan gelandangan apalagi penipu, dan kau harus bertanggung jawab karena sudah mengambil first kiss-”

Ini mulut gak ada rem nya ya?

” Itu first kiss mu?” tanyanya dengan raut wajah serius dan aku hanya bungkam.

” Maafkan aku.” Lanjutnya.

Aku hanya terdiam.

” Aku Park Chanyeol, kamu?” ucapnya.

Akhirnya aku mengetahui namanya, kita sudah berciuman dan mengobrol tapi kita belum mengetahui nama satu sama lain, keren bukan?

” Kim Sara.”

” Nama yang cantik secantik orang nya.”

” Eh?”

Ternyata cogan belagu bisa aja gombal.

” Aku akan bertanggung jawab atas first kiss mu, jadilah pacarku.”

” Lah?! Pacaran tuh gak kayak makan kacang tau! Emang aku ini mu-”

Tiba tiba dia main nyium aku lagi.

” Kau tau? Ini juga first kiss ku.”

Lalu sejak hari itu kami berpacaran walaupun dia menembak ku secara tidak romantis tapi kita benar benar saling mencintai.

Dia cinta pertamaku.

Dan ada satu misteri yang terungkap, ternyata sepatu itu hadiah ulang tahunnya Chanyeol dari kakak ku dengan menggunakan uangku.

Dan baik nya, Chanyeol mengganti uangku.

Kami terus berpacaran selama 3 tahun, hingga suatu hari sifatnya benar benar berubah drastis.

Aku hanya memakluminya, mungkin dia sedang ada masalah.

Tapi entah kenapa, sepertinya semakin hari dia semakin acuh padaku dan pada hari anniversary kita tepat saat ulang tahunnya, aku mengunjungi apartement nya secara diam diam, tapi tanpa sengaja saat aku dalam perjalanan, aku melihatnya berduaan dengan seorang perempuan di taman belakang apartement.

Dan aku terus melihat mereka secara diam diam dan menguping pembicaraan nya.

” Kapan kau putusi pacarmu? Kau tau, sudah 2 bulan kita berpacaran dan aku lelah karena selalu diam diam berpacaran denganmu. ” ucap perempuan itu.

” Aku akan memutuskan dia secepatnya, tunggu saja, aku sudah mengacuhkannya selama dua bulan ini, aku yakin dia merasakannya.”

Apakah aku dibuang?

Aku ini bukan permen karet yang bisa dibuang begitu saja setelah manisnya habis.

Aku segera mendatanginya dan kulihat dia shock berat saat melihatku.

” Tak perlu susah susah memutusi ku chan, aku akan memutuskan mu duluan, kita akhiri disini saja ya? Kau sudah menemukan yang lebih baik rupanya. Maafkan aku karena aku hanyalah gadis yang tak tau diri dan sangat bodoh, jaga perempuan ini ya, jangan bermain di belakang lagi ya Chan, karena itu akan terasa sangat sakit. Aku mencintaimu Chan.” Ucapku lalu pergi meninggalkannya.

Aku mendengar Chan yang terus memanggil namaku dan meminta maaf sambil mengejarku tapi kuhiraukan, dan aku terus berlari dan berlari lalu menyebrangi jalan.

Dan ternyata Chanyeol masih mengejarku tapi dia tak melihat jalan dan ada mobil yang melaju kearahnya.

Aku segera mendorongnya menjauh dari jalanan itu tapi mobil itu malah menabrakku.

Hal terakhir yang kulihat adalah sebuah permen karet yang sudah dibuang dan tepat berada di sebelahku.

Lalu semuanya menjadi gelap.

===== Bubble Gum =====

Jadi beginilah kisah asmara ku, semuanya berakhir ketika aku menghembuskan nafas terakhirku.

Memang tidak ada yang menarik dari ceritaku. Hanya cerita seorang perempuan yang seperti permen karet, setelah habis manisnya, dibuang begitu saja.

Tapi kau harus berhati hati bila membuang permen karet itu sembarangan, bisa jadi kau tidak sengaja menginjaknya dan itu membuat kau susah berjalan.

Maka permen karet itu akan selalu membekas dan kau akan menyesal karena telah membuangnya.

The End

One thought on “[ CHANYEOL BIRTHDAY PROJECT ] Bubble Gum – Syahra

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s