[EXOFFI LINE@] I Just Wanna Say “Saranghae?” (Oneshot)

myhome_19

[FF FROM ADDERS] I Just Wanna Say “Saranghae?”

Title : I Just Wanna Say “Saranghae?”
Author : Cindy kim
Length : OneShot
Genre : Romance
Rating : NC-17
Main cast : D.O Kyungsoo , Ahyoung As OC

Cerita ini adalah kisah percintaan seorang vampire bernama D.O Kyungsoo, untuk cerita Hi Nerd, masih proses yah guys. So, ditunggu aja^^

~ Happy Reading ~

*Ahyoung POV*

Mataku masih menatap lurus kepadanya, bahkan suara cicit burung pun tak kuhiraukan tanpa mengalihkan perhatianku pada pria satu ini. Dia masih saja berkutat dengan buku-buku yang ada dihadapannya. Aku benar-benar kesal sekarang. Jadi kekasihnya itu aku atau buku-bukunya sih?
“berhenti berfikir seperti itu, ahyoung” ucapnya yang masih focus dengan buku tebal yang ada dihadapannya. Aku hanya mendengus sebal. Ini bahkan sudah 5 jam lebih aku disini. Bersama dirinya dan buku-buku nya itu. Harusnya aku bakar saja buku-bukunya. Dia langsung menutup bukunya dengan keras, menatapku tajam seolah pikiranku mengganggu kegiatannya. Aku hanya memutar mataku dengan malas. Bangkit dari kursi yang sedari tadi ku duduki dan bersedekap dihadapannya.


“mwo? ” Tanyaku yang tak kalah tajam menatapnya
“apa yang kau inginkan?” tanyanya langsung to the point.
“aku bosan!! Aku ingin kita berjalan-jalan ke myeongdong. Ayo D.O oppa” dia hanya mendengus mendengar suara aegyo dari milikku. Sial, ini tidak berhasil.
“pergilah dengan hye kyung” jawabnya santai, dan membuka buku itu lagi. Aku langsung berteriak di hadapannya. Dia benar-benar pria yang tidak romantis.
“kau tahu akan hal itu” lanjutnya yang masih membuka lembaran buku yang ada di hadapannya
“baik, tapi jangan salahkan aku, JIKA AKU MENDAPATKAN PRIA TAMPAN DAN ROMANTIS!!” aku langsung menghentakkan kakiku dan berjalan menuju pintu keluar. Pintu itu tertutup dengan sendirinya. Kalian pasti berfikir jika pintu itu tertutup karna hembusan angin atau hantu yang bergentayangan. Tentu tidak, dia. Pria itu yang melakukannya dengan kekuatan vampirenya. Dia langsung menutup bukunya lagi, menaruh beberapa buku itu di meja dan berjalan santai ke arahku. Sedangkan diriku hanya bersedekap sambil menatapnya penuh kekesalan.
“cobalah” jawabnya singkat
“coba saja, aku akan mematahkan leher pria itu” suaranya yang penuh ketenangan membuatku bergidik, tapi penuh dengan ancaman yang mematikan.
“jika kau mematahkannya, aku yang akan-” mataku membulat ketika D.O langsung mengunci bibirku dengan bibirnya, sesekali melumatku dengan panas. Dia menggigit bibirku dan memasukkan lidahnya ke area rongga mulutku, memainkan lidahku dengan sangat erotis. Aku hanya memejamkan mata, menikmati ciumannya yang memabukkan. Tanganku refleks mengalungkan ke lehernya. Dia bahkan mengeratkan pinggangku di hadapannya.
Aku langsung mendesah ketika dirinya menghisap kulit leherku, memberi kissmark di bagian kanan leher ku. Oh god, bahkan wajahnya yang polos seperti bayi mampu merubah segalanya dengan sangat erotis.
“D… D.O” aku mengerang saat leherku habis dicecapnya. Tanda itu semakin banyak di sekitar leherku. Aku bisa melihat dirinya tersenyum saat aku mengerang menyebut namanya dengan desahan yang menggelikan. Dan dia langsung menatapku penuh kelembutan, membelai pipiku dan tersenyum manis di depanku. Ini membuat pipi ku memerah, sungguh.
“aku memang tidak romantis” ucapnya yang masih membelai pipiku
“aku tidak bisa mengucapkan hal romantis, tapi aku bisa membuatku tergila-gila saat kita having sex” mataku membulat mendengar ucapannya yang terlalu intim. Aku hanya menunduk, menutupi mukaku yang memerah bagaikan kepiting rebus.
“dari pada ke myeongdong…” lanjutnya lagi
“bagaimana jika kita melanjutkan hal yang tertunda, di ranjang kita” aku langsung menganga mendengar ucapannya. Dia benar-benar gila. D.O sudah gila
“aku gila karna cintamu” cih, sekarang dia sedang berucap sok romantis di depanku. Aku terkejut ketika dirinya menggendongku ala bridal style.
“Ahyoungi” mataku refleks menatapnya saat dirinya memanggil ku seperti itu, itu bahkan sudah lama sekali tidak didengar olehku.
“w..wae??” kataku yang masih memegang erat lehernya. Sial, kenapa aku jadi gugup begini sih.
“I just wanna say…..” aku masih menatapnya, menunggunya untuk melanjutkan kata-katanya yang terlihat menggantung.
“saranghae” lanjutnya.
Aku langsung mengecup pipinya sekilas, serius. Aku benar-benar terharu saat D.O mengucapkan hal itu. Dia benar-benar membuatku gila akan cintanya. Dia hanya terkekeh melihatku.
“Saranghaeyo” jawabku yang langsung dibalas dengan lumatan panas dari bibirnya. Dan kurasa, ini akan menjadi hari yang panjang di ranjang kami. Hahahaha.

END

Tag: #EXOFFI #IJustWannaSaySaranghae

One thought on “[EXOFFI LINE@] I Just Wanna Say “Saranghae?” (Oneshot)

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s