[EXOFFI FREELANCE] Q & A

q-a-poster

||Q & A||

||Nano storyline||

||Slice of Life, Brothership, Comedy?||

||Ficlet||

||G||

||Kris Wu, Minjung Wu and Byun Baekhyun||

||In suggestion read prev.series : Breakfast – Cupcake – Damage – Confession – Still confession||

|Desclaimer : Fanfic ini asli milik dan berasal dari Nano. Bila ada kesamaan alur, tokoh, tempat, dan lainnya, itu murni kebetulan. Hargai karya setiap orang, jangan pernah berniat memplagiat karya orang karena hal itu memalukan.

Sorry for typo and happy reading^^ |

.

.

.

.

.

Minjung, gadis mungil yang membawa buku tugas dan pensilnya duduk terdiam menatap kakaknya. Ia tadi meminta sang kakak untuk membantunya mengerjakan tugas, namun sang kakak malah asyik menghubungi seseorang di seberang sana.

 

Selagi kakaknya sibuk bercakap-cakap, Minjung memutuskan untuk mencari posisi yang nyaman. Ia akhirnya berbaring telungkup sembari tangan kanannya menopang kepala.

 

Bosan karena sepertinya percakapan sang kakak tidak akan berhenti, ia pun mengeluarkan suara, “Kakak kapan membantuku?”

 

Sang kakak menoleh sekilas lalu tangannya membekap ponselnya bermaksud agar di seberang sana tidak mendengar.

 

“Minjung cukup berikan pertanyaan dan kakak akan menjawabnya, oke? Tapi jangan keras-keras, ya?”

 

Gadis itu mengangguk mengiyakan. Setelah itu sang kakak kembali bercakap-cakap.

 

Sebenarnya Minjung ragu ingin meminta tolong pada kakaknya itu lantaran sang kakak sepertinya sedang sibuk, entah sibuk apa.

 

“Pertanyaan pertama, jika diketahui skala peta 1:250.00 dengan jarak antara titik A dengan titik B adalah duapuluh sentimeter, berapakah jarak sebenarnya?”

 

Kakaknya itu kembali membekap ponselnya, dan ia dengan pasti menjawab, “Pass!! Yang lain dulu!”

 

Minjung memutar bola matanya, kakaknya pikir ini acara hiburan televisi bisa diloncat-loncat? Minjung sedikit merengut karena kakaknya kembali pada ponselnya. Tapi meskipun dongkol, ia tetap mengajukan pertanyaan lainnya.

 

“Kedua, jika jarak sebenarnya adalah 150 kilometer, dengan jarak pada peta dari C ke D duapuluh lima sentimeter, hitunglah skalanya.”

 

Netra sang kakak berfokus pada adiknya, namun ia masih bercakap-cakap dengan seseorang di sana, ia hanya memberikan jawaban tanpa suara, atau bisa disebut bahasa isyarat.

 

“Pass!!! Cari yang lain yang lebih mudah!!”

 

Oh, Minjung naik pitam, kakaknya pikir adiknya itu tunarungu?

 

Minjung menutup bukunya tanpa sepengetahuan sang kakak. Baiklah, jika kakaknya itu memang menginginkan pertanyaan yang mudah, ia akan memberikannya.

 

“Gambaran pada permukaan bumi pada bidang datar yang di perkecil disebut?”

 

“Peta.”

 

Well, kakaknya cukup pintar bisa mengingat pelajaran dua tahun yang lalu. Tapi Minjung belum puas karena sang kakak menjawabnya tanpa acuh-meskipun jawabannya benar.

 

“Peta berskala satu berbanding seratus disebut?”

 

“Peta Kadaster”

 

“Warna hijau pada peta memiliki arti?”

 

“Dataran rendah.”

 

“Jika kuning?”

 

“Dataran tinggi.”

 

“Garis putus-putus?”

 

“Batas wilayah.”

 

“Lambang P?”

 

“Parkir di sini.”

 

“Lambang P di silang?”

 

“Dilarang parkir.”

 

“Jika es?”

 

“Berhenti.”

 

“Bukan!! Es itu dingin!! Jika tidak ingin membantu bilang saja!! ”

 

Hentakkan kaki Minjung terdengar keras kendati sang empu sudah di lantai atas. Kris, sang kakak hanya terdiam meski sedikit terkejut. Ia menghembuskan napasnya, ‘Oh tuhan, maafkan dirinya karena melupakan sang adik.’

 

Meski malas, ia berencana memutuskan panggilan dan segera beranjak ke atas guna membujuk sang adik yang sedang marah padanya.

 

“Baekhyun, kututup panggilannya, kekasihmu sedang merajuk.”

 

“Eh? Memangnya mengapa?”

 

“Nanti kuceritakan. Dan tentang pokemon go, kita lanjutkan kapan-kapan. Tapi semuanya sudah siap, kan?”

 

“Oh begitu. Oke, semuanya sudah siap. Suho yang tahu tempat-tempatnya, dia kan koneksinya banyak, kita tidak salah meminta bantuan padanya.”

 

“Bagus. Sampai jumpa nanti.”

 

“Ya.”

 

Klik.

 

Sambungan terputus. Kris menatap pintu kamar adiknya yang tertutup. Ia berharap agar adiknya tidak susah di bujuk.

 

Tok-tok. Kris mengetuk pintu.

 

“Minjung?”

 

“Pergi sana! Aku bisa mengerjakannya sendiri, kakak jahat!!”

 

Lagi-lagi hembusan napas keluar dari hidung Kris, jika sudah begini, ia hanya bisa meminta bantuan pada dua orang. Ia mengirim pesan pada dua orang tersebut yang diharapkannya dapat membantunya.

 

“Seoyeon, kumohon datanglah ke rumah. Bantu aku sayang, Minjung sedang merajuk.”

 

“Baek, datanglah ke rumahku jika kau masih ingin hidup.”

 

Send.

Pesannya telah terkirim. Dan ia masih berusaha membujuk Minjung yang siapa tahu berubah pikiran untuk menyudahi pertengkaran ini.

 

“Minjung…”

 

“Diam!!! Kakak mengganggu konsentrasiku!!”

 

Kris menelan ludahnya kasar sembari berdiam diri tidak berdaya di bentak oleh adiknya. Well, rupanya naga betina sedang menguasai Minjung. Harapan satu-satunya bergantung pada dua orang itu, semoga mereka berhasil.

.

.

.

.

.

.

Fin.

 

Nano note’s :

Hai hai semua!!! Berapa lama ini series gak ngambang? Satu bulan? Dua bulan? Ane gak tahu karena gak ngitung. Adakah yang menunggu atau ingat sama ini series? *Gak ada? Ya udah.

Pft, aku tahu ini series semakin gaje, tapi aku harap kalian yang membaca ini cukup terhibur meski ini ff gak lucu sama sekali.

See you next time^^

2 thoughts on “[EXOFFI FREELANCE] Q & A

  1. Suka!!! ><, udah segitu doang, kkk. Yah Seenggaknya ini menghibur buat aku yang sedang bete karena LIAT-LIAT MV LAMA ITU SUDAH TAK NENGASIKKAN LAGI, hufftt, jadwal download MV baru udah numpuk, tapi aku tak bisa ke warnet hikss (tolong abaikan aja lah)(aku gak waras udah nyampah yang enggak2 disini)

    Dan akhirnya yang ini bisa juga, selamat MELON (terenak), jadi jangan males nulis lagi yaaa… *pukpukpuk. Fighting!!!

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s