[EXOFFI FREELANCE] Please! See My Heart (Chapter 4)

see-my-heart-req

Please! See My Heart ( Chapter 4 )

Credit

Poster By: Kyoung @Poster Channel (https://posterfanfictiondesign.wordpress.com/)

Title : Please! See My Heart

Author : Penelope298 (Twitter: @licioussindy)

Cast : Oh Sehun (EXO), Shim Yoori (OC), Park Chanyeol (EXO), Jung Hyora (OC), Kim Jongin (EXO)

Genre : Romance, Hurt, Campus Life, Family

Rating : PG-17

Length : chapter

Disclaimer : All story is mine. I Hate plagiat! Don’t be a sider

My Wattpad: Penelope298

Sumarry: Sehun merupakan anak orang konglomerat namun ia tidak pernah percaya akan nama nya cinta bagi nya itu mustahil ada di dunia ini karena masa lalu nya tentang cinta yang begitu kelam tapi suatu hari ia berhasil menemukan cinta sejati nya.. siapa kah wanita yang berhasil merubah hati nya yang bagaikan es dan tak tersentuh

Yoori setelah pulang dari rumah kai, ia hanya melamun memikirkan cewe yang pernah mengisi hati sedingin sehun, ia pun melemparkan tubuh nya ke ranjang sambil menatap langit-langit kamar nya. Kenapa juga ia harus merasakan sakit seperti ini padahal ia baru sehari bertemu dengan sehun namun sudah merasakan sakit yang begitu parah mengetahui fakta bahwa sehun msaih mencintai cewe masa lalu nya. Ia terduduk dengan memegang kepala nya yang pening memikirkan kejadian ini. Tiba-tiba suara ketukan membuyarkan lamunan nya dan kepala yura sudah nongol setengah dari pintu kamar nya.

modern-luxury-elegant-design-of-the-bedroom-design-room-that-has-warm-lighting-can-add-the-beauty-inside-with-wooden-floor-and-also-white-carpet-inside-the-room-888x500

“Eonni apa kamu sedang sibuk?” yura membawa kaki jenjang nya memasukkin kamar yoori dan duduk di sebelah eonni nya

“Tidak yura, ada apa kamu kesini?” tanya yoori

“Hanya ingin ngobrol saja dengan eonni tapi kenapa muka eonni kayak orang habis putus cinta seperti itu kalau eonni ada masalah bisa ceritakan kepada dongsaeng mu ini” yura menatap intens wajah yoori, ia bingung dengan raut wajah yoori apa eonni nya lagi ada masalah yang ia tidak ketahui.

“Eonni ga apa-apa kok mungkin hanya kelelahan saja ngomong-ngomong kamu ga apa-apa kan sendiri sini dari pagi sampai malam saat eonni pergi kuliah?” yoori menatap cemas ke arah yura sebenar nya ia juga tidak mau meninggalkan dongsaeng nya yang manja ini namun karena ia harus kuliah mau tidak mau ia harus membuat dongsaeng nya sendirian.

“Tenang saja eonni aku ga apa-apa kok bukti nya ga ada luka satu pun di bagian tubuh dan wajah ku kan lagian juga besok aku sudah mulai masuk sekolah kembali, appa sudah mendaftarkan aku di sekolah mulai besok aku sudah bisa ke sekolah deh” yura merembahkan tubuhnya ke ranjang sambil tersenyum ke yoori.

“Eonni mandi dulu terserah kamu masih mau di sini apa balik ke kamar mu badan ku sungguh lengket sekali” yoori beranjak dari ranjang nya menuju kamar mandi yang berada juga di kamar nya

“Aku merasa ada yang ga beres dengan eonni seakan ada hal yang di rahasiakan oleh eonni” yura yakin suatu saat eonni nya akan menjelaskan semua rahasia yang disembunyikan nya, ia keluar dari kamar eonni nya menuju kamar nya yang bersebelahan dengan kamar yoori.

Yoori merilekskan badan nya dengan air dingin di bath up sambil memejamkan mata nya setidak nya cukup membantu mendinginkan pikiran nya dari masalah yang terjadi.

5-kamar-mandi-marmer

Setelah 30 menit ia berendam, ia berdiri dari bath up nya dan mengambil baju mandi sambil mengosokkan rambut nya yang basah. Ia menatap pantulan diri nya di meja rias di dalam kamar mandi nya, ia menghelakan nafas nya tanda sebagai kegundahan hati nya karena hanya seorang pria seperti sehun. Cukup lama ia menatap diri nya akhir nya ia keluar dari kamar nya, memilih babydoll yang akan ia kenakan untuk tidur. Ia sudah terbiasa tidur dengan baju yang super tipis yang pasti nya melihatkan lekuk tubuh proposional nya. Ia merembahkan tubuh indah nya di ranjang dan mulai terlelap.

****

Sehun masih membantu appa nya menyelesaikan dokumen-dokumen tentang perusahaan di ruangan appa nya. Walaupun ia masih kuliah namun otak nya sudah mampu menganalisa masalah perusahaan nya bahkan appa nya pun terkadang suka meminta bantuan dia dalam memecahkan kasus perusahaan. Betapa hebat nya sehun bukan pantas saja di usia nya yang masih muda ia juga menjabat sebagai direktur di perusahaan appa nya bahkan sehabis kuliah ia langsung menuju kantor nya.

6030c38a8404643a74ede98370d91946

“Lebih baik kamu pulang saja nak sudah jam 10 PM sekarang, appa kasian melihat mu yang kelelahan sehabis pulang kuliah lalu kembali bekerja bareng appa di sini” appa menatap wajah lelah sehun, ia kasian dengan anak semata wayang nya ini bagaimana pun juga sehun masih muda dan masih kuliah lagi.

“Sebentar lagi appa baru aku akan pulang nanti” sehun masih serius memeriksa dokumen yang di berikan appa kepada nya

“Appa bangga sekali punya anak seperti mu nak yang begitu kerja keras dan gigih dalam bekerja tapi kamu sudah harus mulai memikirkan wanita kembali jangan hanya fokus pada kuliah dan kerjaan saja” kata appa yang membuat sehun mengalihkan kerjaan nya untuk menatap wajah appa nya saat membicarakan hal ini lagi

“Sudahlah appa lagian juga aku masih muda dan aku belum mau mencari wanita mana pun untuk saat ini tujuan utama ku adalah meraih kesuksesan sebesar apa pun itu lalu membuat appa dan eomma tidak usah memikirkan masalah perusahaan lagi cukup aku yang nanti akan menghandle semua nya” ia merasa belum saat nya kembali menemukan wanita yang mampu menggantikan wanita masa lalu nya

“Tapi nak appa dan eomma sudah tua kami hanya ingin melihat mu kembali seperti sehun yang dulu sebelum yejin meninggalkan mu” kata appa yang tak sanggup melihat kepedihan hati anak nya yang sudah 3 tahun di tinggal oleh calon menantu nya

“Aku pulang dulu appa” sehun bangkit dari kursi di depan appa dengan langkah yang lebar meraih pintu ruang kerja appa nya dan menutup dengan kencang sampai meninggalkan bunyi kedebum sontak membuat appa nya tersenyum miris melihat pintu ruang kerja nya yang sudah menghilangkan sosok anak nya

****

Sehun menelepon chanyeol untuk menemani nya ke club untuk hari ini karena ucapan appa nya tadi. Kenapa lagi-lagi semua orang berusaha menggeserkan yejin dari ingatan nya sampai sekarang ia masih tak mengerti jalan pikiran orang-orang yang ia sayangi.

“Halo charlie segera angkat bongkong mu dari kasur tercinta mu dan kembali temanin aku ke club vegas hari ini” sehun mneyela chanyeol sebelum chanyeol berkata halo di telepon

“Kau mabuk atau apa ha? ga biasa nya kamu ke club lagi bahkan masih jelas dalam ingatan ku terakhir kamu ke club pada saat sebulan yejin meninggal lalu kamu ga pernah meninjak kaki mu di sana lagi” chanyeol mengerutkan keningnya di sebrang sana saat mengetahui saudara nya kembali masuk ke club

“Tidak usah banyak tanya cepat ke sini sebelum aku memegal kepala mu dan aku pastikan kau tidak akan aku berikan black card kul agi” sehun memutuskan sambungan nya setelah berhasil mengancam chanyeol dan memacukan mobil nya di atas rata-rata

‘Haiksss sial tuh anak iblis tau saja kelemahan ku” chanyeol merasa kalah telak saat sehun mengucapkan kelemahan nya walaupun chanyeol kaya namun ia tidak sekaya sehun

May 23, 2014: General View at Drai's Beach Club & Nightclub grand opening at The Cromwell in Las Vegas, NV. Mandatory Credit: INFphoto.com Ref.: infusny-244|sp|

Sehun turun dari mobil sport nya dan menyerahkan kunci mobil nya pada salah satu supir di club tersebut. Malam hari ini club vegas begitu ramai bahkan banyak artis hollywood yang ikut mengantri untuk masuk ke dalam club itu. Jangan heran saat masuk ke club vegas atau booking kursi di dalam nya harus menyediakan uang sebanyak 500 juta bisa kita bayangkan bukan betapa mahal dan berkelas nya club vegas. Semua mata kaum hawa di sana menatap sehun seakan ingin menikmati tubuh kekar pria itu. Ia hari ini memakai kemeja yang lengan nya di gulung sampai siku dan membiarkan 2 kancing kemeja nya tidak di kancing serta rambut yang sedikit acak-acakan menambah kesan liar dan maskulin pada sosok nya

1456328908541

Sehun hanya menatap minuman alkohol nya dengan pandangan kosong, ia memainkan gelas yang berisi alkohol nya dengan diam. Di samping itu chanyeol sudah berada di tempat nya berada, ia mendudukan bongkong nya di sebelah sehun sekarang. Ia bisa melihat raut wajah saudara nya yang begitu lelah hari ini. Kenapa dengan saudara nya ini tumben sekali ia kembali menginjakkan kaki nya di club ini.

“Ada apa Xavier? tumben sekali kau menelepon ku pada jam-jam segini pasti sedang terjadi sesuatu dengan mu kan? kalau tidak mana mungkin kamu kembali ke tempat ini” chanyeol merasa heran dengan saudara nya sehun, ia sudah lama mengenal sehun kalau sedang terjadi sesuatu pasti sehun akan ke tempat seperti sekarang

“Cukup kau diam saja di sini kepala ku rasa nya sudah mau pecah mendengar suara mu yang berisik itu lagian aku menyuruh mu ke sini hanya sekedar untuk menemani ku minum bukan bertanya apa pun”  sehun sangat kesal hari ini berbagai masalah datang menghampiri nya di tambah lagi ocehan chanyeol yang begitu berisik layak nya ibu-ibu membuat ia semakin frustasi.

“Buat apa aku datang ke sini kalau hanya diam bagai patung tapi ya sudah lah karena mood mu begitu buruk dan muka bagai orang patah hati aku bersedia menemani mu malam ini” chanyeol merasa kasian dengan sehun namun untung nya ia mendapatkan minuman mahal yang gratis di berikan sehun bisa kapan lagi ia bisa meminum minuman seperti saat ini.

***

Tok Tok Tok

Yoori terbangun saat mendengar suara ketukan pintu kamar nya, ia melirik jam yang berada di sebelah ranjang nya ternyata sudah jam 12.15 AM namun siapa yang malam-malam begini mengetuk pintu kamar dan berhasil membangunkan ia dari mimpi indah nya. Ia beranjak dari tempat tidur nya menuju pintu kamar saat ia membuka pintu ternyata yura yang berdiri di depan kamar nya tapi ada yang aneh dengan yura mengapa ia berpakaian layak nya mau pergi ke pesta atau acara tertentu bahkan pakaian yang di pakai oleh yura begitu sexy dan minim tak mau pikir panjang ia langsung menanyakan kepada yura saat itu juga.

“Mau kemana kamu malam-malam begini dan mengapa berpakaian seperti itu? ini sudah sangat larut malam bukan nya kamu tidur tapi malah berdiri di depan kamar eonni dengan seperti ini?” yoori menatap intens yura dengan kening yang bekerut karena yura juga sukses membangunkan ia dari mimpi indah tentang sehun.

“Maaf eonni bukan nya mau menganggu eonni cuma aku tadi dapat telepon dari teman lama ku yang berada di paris kalau ia mengajak ketemuan di club vegas sekedar ngobrol biasa-biasa aja dan hari ini juga ia terakhir berada di german jadi ia sengaja ingin bertemu dengan ku, bolehkan eonni aku ke sana?” yura tetap harus mendapatkan izin dari eonni nya karena ia di sini di titipkan untuk di jaga oleh yoori apalagi kedua orang tua sengaja menyuruh yoori untuk memperhatikan gerak gerik nya.

“Boleh saja kamu pergi tapi eonni harus ikut kamu kesana lagian juga kamu ga bisa bawa mobil dan supir josh juga sudah pulang ke rumah nya, sekarang kamu tunggu di ruang tamu saja dulu, eonni mau ganti pakaian sebentar” yoori menutup pintu kamar, ia bergegas menuju pintu lemari pakaian yang akan ia kenakan untuk ke club vegas.

Ia memilih tank top berwarna biru yang ada pita di depan nya dan celana pendek berwarna putih serta ia mulai memoleskan muka nya dengan make up bergaya glamour dan ia menatap diri nya begitu sempurna make up yang ia sentuhkan ke muka nya.

68747470733a2f2f73332e616d617a6f6e6177732e636f6d2f776174747061642d6d656469612d736572766963652f53746f7279496d6167652f6e6f78397a4876537631346c57673d3d2d3332363232353939322e313438306638316331626637396434

* Make up gaya yoori *

ulzzang-girls-ulzzang-ulzzang-style-cute-fashion-favim-com-471062

* Baju yang yoori kenakan *

Ia pun keluar dari kamar nya dan menghampiri yura yang sedang menunggu nya sambil bermain hp.

“Yura ayuk pergi sekarang sebelum club nya tutup” yoori mengajak yura untuk pergi sekarang, ia mengambil kunci mobil yang ada di atas meja ruang tamu.

Yoori memacukan mobil Audi nya di atas rata-rata mumpung jalanan sudah sepi karena jam sudah menunjukkan jam 12.15 AM namun ia terbangun gara” yura ada acara dengan teman nya itu.

Mobil Audi nya telah sampai di lobby VIP khusus club vegas dan ia turun dari mobil nya untuk memberikan kunci mobil nya ke supir yg ada di sana.

Yura telah masuk terlebih dulu untuk menghampiri teman-teman nya yang ada di dance floor, ia melirik keadaan di club vegas apa ada sofa yang masih kosong ternyata mata nya mendapatkan sofa yang masih kosong di pojokkan kanan agak tidak terlalu bising cukup membuat ia tenang karena jujur saja yoori benci dengan suasana seperti ini.

Ia mendaratkan bokong nya di sofa sambil menunggu yura yang tengah mengobrol dengan teman nya ia pun memainkan hp nya tiba-tiba mata nya menangkap 2 sosok pria yang ia kenalin namun mana mungkin sehun dan chanyeol berada di sana mungkin ia salah lihat tak mau ambil pusing ia kembali memainkan hp nya.

Seorang pelayan club menghampiri nya untuk menanyakan pesanan apa yang akan ia pesan.

“Gute-Nacht-Dame, möchten Sie bestellen? ( selamat malam nona, anda ingin pesan apa? )” pelayan itu menanyakan kepada yoori

“Ich möchte Diamanten für immer Cocktails bestellen, bitte ( aku mau pesan diamond are forever koktail, please )” yoori memberikan pesanan nya kepada pelayan di sana, minuman itu merupakan minuman favorit nya kira-kira harga minuman yang ia pesan sekitar 50M-150M bisa kalian bayangkan betapa mahal nya minuman yang ada di club vegas.

Saat pelayan nya pergi ia pun kembali melirik keadaan sekitar nya namun ia di kejutkan oleh wajah chanyeol yang begitu dekat dengan nya bahkan nyaris berciuman.

“Hai Valen kita kembali bertemu, sedang apa kamu di sini sendirian begini?” Chanyeol heran dengan yoori yang berada di club macam kayak gini namun tak bisa ia pungkiri wajah yoori malam ini begitu cantik dan elegan sangat kontras dengan kulit muka nya yang halus.

“Aku di sini lagi temanin adik ku namun ia lagi bergabung dengan teman nya dan mengapa juga kamu bisa berada di sini sendirian juga?” Tanya yoori yang penasaran dengan keberadaan chanyeol juga di club ini.

“Aku tidak sendirian melainkan bersama xavier tuh dia orang nya kayak orang lagi patah hati saja bahkan dari tadi aku hanya diam bagai patung tanpa boleh mengucapkan sepatah kata pun” chanyeol menunjuk tempat sehun berada dan kembali menatap mata indah yoori.

Namun saat yoori ingin membalas ucapan nya terjadi keributan yang di sebabkan oleh sehun sontak membuat chanyeol serta yoori terkejut dengan keributan yang terjadi.

Chanyeol membawa kaki panjang nya ke tempat keributan yang di sebabkan oleh sehun. Ia tak habis pikir dengan sehun kenapa hari ini ia begitu aneh sekali.

“Xavier hentikan, ada apa ini ha?? Kau terlihat aneh hari ini” chanyeol berusaha menahan sehun untuk membuat keributan terjadi lagi dan menjadikan mereka tontonan gratis.

68747470733a2f2f6b79756a696e726f6f6d66696374696f6e2e66696c65732e776f726470726573732e636f6d2f323031352f30382f7061726b2d7365756c2d6c617267652d34342e6a7067

“Kau lihat wanita itu ia yejin ku, cinta ku dan kekasih ku, ia ga meninggal charlie lepaskan tangan ku” sehun memberontak dalam genggaman tangan chanyeol namun tak berhasil dan ia kembali kehilangan sosok yejin.

“Ga akan aku biarkan kau lepas, yejin telah lama meninggal asal kau tau ia tak mungkin kembali lagi xavier” chanyeol menatap sehun dengan iba jujur saja saat melihat wajah wanita itu sangat mirip sekali dengan yejin nya sehun tapi mana mungkin yejin masih hidup.

Yoori berjalan ke arah sehun dengan mata yang sulit di artikan. Ia merasakan bagaimana kesedihan dan frustasi yang di rasakan oleh sehun sang pujaan hati.

“Charlie ada apa dengan xavier? Mengapa ia seperti itu?” Yoori tau apa yang terjadi dengan sehun namun ia masih ga yakin apa yang baru saja terjadi.

“Maaf valen, aku tak bisa menjelaskan nya sekarang mungkin di lain kesempatan baru aku akan mengatakan nya kepada mu” chanyeol ga mungkin membongkar rahasia sehun kepada yoori.

Yoori mengesampingkan malu dan ego nya untuk berjalan lebih dekat kepada sehun biarkan saja sehun mengatai nya jalang atau gadis murahan sekali pun yang penting ia ingin sehun tenang barang sebentar saja. Mata sehun dan yoori saling menatap dengan intens. Yoori dapat melihat mata yang penuh dengan kerapuhan dan kesakitan yang mendalam. Ia langsung memeluk sehun ke dalam dekapan nya sambil mengelus rambut sehun yang terasa halus di genggaman tangan nya.

Yura melihat eonni nya baru pertama kali memeluk seorang pria dan ia butuh penjelasan nanti.

Chanyeol terkejut dengan perlakuan yoori ke sehun kenapa bisa yoori memeluk sehun seakan telah mengenal nya begitu lama. Hati nya merasa sakit saat melihat yoori begitu memancarkan cinta yang dalam terhadap saudara nya. Ia makin yakin kalau yoori terlalu mencintai sehun bukan hanya suka tapi cinta. Sebelum sehun menjadikan yoori milik nya ia harus berhasil merebut hati yoori terlebih dahulu, ia tak akan ikhlas sampai kapan pun yoori menjadi kekasih saudara nya. Tiba-tiba lamunan nya terbuyar saat yoori memanggil nama nya.

“Charlie bisa kah kamu mengantar adik ku pulang? aku yang akan mengantar xavier pulang ke rumah nya tenang saja aku akan membawa xavier pulang dengan keadaan selamat kok” yoori ga sanggup melihat sehun begitu rapuh sekarang sehingga ia memutuskan yang akan mengantar sehun pulang ke rumah nya.

“Apa ga apa-apa kamu yang anterin karena setau aku, xavier jarang mau di pegang oleh wanita lain selain eomma dan hyora sahabat kami?” chanyeol berusaha membuat yoori goyah dengan kata-kata nya agar sehun tidak hanya berduaan saja dengan yoori.

“Tak masalah charlie, bisa kah kamu membantu aku memapah xavier?” yoori merasa ga sanggup kalau harus membawa tubuh sehun tanpa bantuan chanyeol bisa-bisa ia jatuh saat memapah sehun nanti.

“Baiklah, mari sini aku bantu” chanyeol meraih tangan kanan sehun membawa nya ke mobil yoori yang berada di lobby club vegas.

“Terima kasih charlie kalau begitu aku duluan tapi tolong banget ya antarkan adik ku yang bernama yura di dalam sana dan kamu jangan macam-macam dengan adik ku ya, awas saja” gurau yoori, ia menunjukkan foto adik nya yang bernama yura agar chanyeol tidak salah mengenali orang di dalam sana kalau sampe salah membawa pulang orang lain yang dikira yura.

ulzzang2

Yoori melambaikan tangan kepada chanyeol ketika mobil nya meninggalkan club vegas. Ia merasa dari tadi sehun menatap wajah nya begitu intens membuat nya semakin gugup saja. Suasana awkward terjadi di dalam mobil yoori. Ia melirik sehun dengan ekor mata nya apa sehun masih menatap nya atau sudah ga lagi. Ia melihat sehun yang termenung menatap jalanan di luar sana melewati kaca mobil nya. Daripada suasana awkward begini lebih baik ia membuka tape yang berisi lagu-lagu kesukaan nya.

Lagu all with you milik taeyeon bergema di dalam mobil nya sontak membuat sehun kembali mengingat yejin mantan nya. Yejin juga menyukai lagu ini sama seperti yoori yang suka dengan lagu nya, saat ini suasana hati mereka berdua lagi  sama-sama terluka di sisi lain yoori merasa sakit saat sehun harus kembali mengingat wanita masa lalu nya. Ketika yoori menghayati lagu all with you, suara tegas sehun terdengar di telinga nya betapa tegas dan maskulin suara nya.

“Kenapa kau begitu baik pada ku padahal kita baru sekali bertemu namun kau sudah berani memeluk ku, siapa diri mu sebenar nya seharus  nya kau sadar bahwa kau tak perlu ikut campur urusan ku biarkan charlie yang membawa ku pulang tadi” sehun merasa tidak suka dengan kehadiran yoori yang mulai ikut campur dengan masalah nya bahkan ia merasa wanita di samping nya bagaikan jalang di luar sana yang langsung memberikan hati nya begitu mudah pada sosok pria.

“A-aku hanya ingin membantu mu saja kalau kau menganggap aku jalang atau gadis murahan sekali pun tak masalah bagi ku, kau bisa menghina ku sepuas mu tapi bisakah aku peduli dengan mu?” yoori merasa kata-kata sehun bagaikan pisau yang menggoreskan hati nya sampai sulit sekali untuk bernafas barang sebentar saja, ia berusaha sekuat tenaga agar air mata tidak menetes dari mata indah nya dan membuat sehun semakin merasa bersalah atau bahkan semakin menghina nya dengan omongan kasar.

“Terserah kau saja tapi kau harus ingat bahwa ga ada satu wanita  pun yang boleh menggantikan sosok yejin di dalam hati ku termasuk kau sekali pun” sehun membuang nafas yang terdengaran menahan kekesalan dengan wanita  keras kepala di samping nya.

“Baiklah” yoori tetap berusaha menatap jalanan di depan nya walaupun ia sudah tak sanggup menahan air mata nya yang sebentar lagi mengalir membasahi pipi tembem nya.

“Jangan pernah kau mengharapkan apa pun dari ku termasuk berusaha menggantikan yejin di dalam hati ku, kau itu hanya wanita yang tak tau malu yang ikut campur dengan masalah pribadi ku dan kau semakin merusak mood ku saat melihat muka sok polos mu itu” sehun kembali menatap jalanan di luar sana saat telah berhasil melukai hati wanita yang tulus mencintai nya bahkan ia cuek saja saat raut wajah yoori menampakkan kesedihan saat mendengar omongan nya.

Mobil Audi milik yoori telah sampai di depan gerbang rumah sehun, ia hanya menatap punggung sehun yang semakin jauh masuk di dalam rumah nya dengan air mata yang sudah mengalir dari kedua mata indah nya. “Bisakah kamu menatap ku xavier suatu saat nanti? apakah mungkin kamu membalas perasaan cinta ku yang tulus ini? tau kah kamu tiap kata yang kau ucapkan bagaikan pisau yang menggores hati ku begitu dalam? sungguh aku mencintai mu xavier” yoori terisak di dalam mobil nya yang masih bertengger di depan rumah sehun, ia kembali mengemudikan mobil nya meninggalkan halaman rumah sehun dengan kecepatan di atas rata-rata agar ia bisa kembali tertidur tanpa harus mengingat dengan jelas tiap kata yang keluar dari mulut sehun.

Sehun dengan langkah gontai memasukkin kamar nya tiba-tiba saja suara eomma nya terlintas bersamaan dengan angin yang mampu di dengar sehun begitu jelas. ia kembali membalikkan badan nya menghadap eomma tercinta.

“Kenapa pulang selarut ini sayang? lihat wajah mu itu kenapa banyak lebam dan gurat kelelahan tampak jelas di wajah mu nak” eomma memegang wajah sehun dengan perasaan khawatir, sudah lama sekali sehun tidak menampakkan wajah seperti sekarang.

“Eomma bisakah aku istirahat sekarang aku sungguh lelah hari ini lain kali aku janji akan menceritakan semua nya kepada eomma tapi kali ini aku butuh waktu” sehun merasa tubuh nya lelah sekali dan butuh istirahat yang banyak.

“Selamat malam sayang, istirahat lah eomma tau kamu lelah hari ini” eomma nya mengusap wajah sehun setidak nya memberikan kekuatan pada anak nya.

“Selamat malam juga eomma, sampai ketemu besok” sehun menuju kamar tidur nya melewati tangga yang akan membawa nya ke kamar nya sambil memegangi kepala nya yang sakit luar biasa.

****

Matahari sudah terbit dari arah barat  yang berhasil membangunkan yoori dari tidur lelap nya karena semalam ia banyak mengeluarkan air mata hanya gara-gara sehun pria yang berhasil merebut hati dan cinta pertama nya. Ia merasakan kepala nya agak sedikit pusing mungkin faktor ia nangis sampai tertidur. Ia membersihkan diri nya sebelum pergi ke kampus nya nanti, ia menatap wajah nya di cermin terlihat jelas sekali mata nya seperti mata panda karena kebanyakkan nangis dan kurang tidur, ia hanya tidur 5 jam saja dan sekarang ia harus kembali ke kampus. Ia merasa badan nya lelah dan sakit di saat yang bersamaan.

Setelah selesai mandi ia memilih pakaian seada nya yang akan ia kenakan karena mood nya lagi tidak baik pagi ini walaupun matahari begitu bersinar namun tak berhasil menyinari hati nya yang mendung. Ia mulai merias muka  dan menutup mata panda nya agar yura maupun teman kampus nya tidak curiga terutama sehun nanti. Ia tersenyum setelah memastikan make up nya membantu menutupi mata panda nya.

Yura menatap yoori yang turun dari tangga, ia akan menanyakan tentang semalam kepada yoori siapa pria yang yoori peluk semalam dan sejak kapan yoori begitu peduli dengan seorang pria yang jelas-jelas baru ia tau semalam. Yoori menarik kursi di depan yura yang menatap penuh curiga kepada nya. Ia yakin pasti nanti yura akan menanyakan tentang sehun kepada nya dan kenapa dia ga tau apa-apa tentang pria itu.

penthouse-dengan-desain-interior-futuristik-071

* Ruang makan di penthouse yoori dan yura *

“Nanti saja baru eonni jelaskan lebih baik kamu makan yang cepat biar ga telat masuk sekolah baru mu” yoori berusaha mengalihkan topik pembicaraan yang di ajukan yura jujur saja ia belum siap meceritakan semua nya kepada yura.

“Janji loh eonni jangan menghindar dari pertanyaan ku tentang ini lagi” yura ga mau kalau sampe yoori tidak menceritakan apa-apa tentang pria yang dekat dengan yoori walaupun ia adik nya tetap saja ia harus berusaha menjaga yoori juga.

“Eonni janji sekarang mari kita pergi, supir josh telah menunggu lama” yoori bangkit dari kursi makan nya dan di ikuti oleh yura.

Mobil Audi milik yoori telah membelah jalanan di kota berlin. Tidak sampai 30 menit mobil Audi nya telah berada di depan gerbang sekolah baru yura. Ia melambaikan tangan kepada yura sebelum mobil nya kembali meninggalkan sekolah yura. Ia hanya tersenyum melihat yura yang begitu antusias memulai sekolahan nya kembali.

Mobil nya kembali membelah jalanan menuju kampus nya sekarang. Yoori melamun memikirkan apa yang akan ia lakukan saat bertemu sehun nanti. Tak mau ambil pusing ia akan tetap menjadi diri nya dan seolah melupakan masalah yang terjadi kemarin.

Ia berjalan memasukkin kampus namun suara chanyeol menginterupsi pendengaran nya sontak ia berhenti dan membalikkan badan nya menghadap chanyeol yang berjalan ke arah nya sambil melambaikan tangan nya. Ia dapat melihat sehun saat itu juga tapi bukankah cewe yang berada di samping sehun itu hyora musuh nya dari taman kanak-kanak kenapa ia bisa bersamaa sehun dan chanyeol. Nanti akan ia coba tanyakan kepada karen atau kai karena mereka telah lama berkuliah di sini.

****

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s