[KRIS BIRTHDAY PROJECT] Start Again? Bi’s storyline

myhome_9

 

[KRIS BIRTHDAY PROJECT] Start Again? Bi’s storyline

Kris Wu & OC || Romance || Teen

Sebenarnya berdiri menunggu bis di halte tidak semenyedihkan ini jika saja hujan tidak turun. Alys, gadis berkuncir kuda itu menggerutu, menyadari sudah hampir setengah jam ia berdiri mengenaskan seperti ini. Entah sudah berapa kali ia menghela napas. Ia menengok ke arah datangnya bis dengan menyipitkan mata, hujan deras sepertinya mengurangi jarak pandangnya. Inginnya naik taksi saja tapi tidak jadi, mengingat ini akhir bulan dan uang bulanan dari orang tuanya sudah menipis seperti kertas.

“Hari ini pasti bukan keberuntunganku,” ucapnya sambil mendengus.

Alys memeluk dirinya sendiri, seragam sekolah yang melekat di tubuhnya tampaknya tidak mampu menghalang dingin yang menusuk tulang.

Alys menoleh tatkala ada seseorang yang baru saja datang di halte dengan tergopoh-gopoh. Jaketnya yang berwarna abu-abu tampak sedikit kebasahan. Alys terperangah menatapnya, mengetahui siapa yang berdiri tak jauh di sebelahnya itu.
Kris.
Alys tak sadar jika mulutnya melafalkan namanya, alhasil si empunya pun menoleh.

“Alys?”

Alys terkejap, kaget. Cepat-cepat ia merubah mimik wajahnya, ia tersenyum.

“Eum, hai Kris?” sapanya sangat-amat-canggung.

“Hai, sedang menunggu bis?” tanyanya.

“Ya,” jawab Alys sembari menggangguk.
Mimpi apa Alys tadi malam hingga sekarang ia bertemu secara tidak sengaja dengan Kris. Laki-laki yang pernah menjadi kekasihnya. Ia tak percaya bertemu Kris. Alys mencubit lengannya sendiri. Ini bukan mimpi, desis Alys. Apa ini? Susah payah ia melupakan orang itu, berusaha tidak mengingat wajah orang satu itu. Tapi sekarang ia malah datang secara tidak terencana dan tiba-tiba.

Alys dan Kris memang pernah menjalin status sebagai sepasang kekasih, mereka mengawalinya sejak sekolah menengah pertama. Namun hubungan mereka tak bertahan lama, setelah kelulusan Alys dan Kris diterima di SMA yang berbeda. Karena sama-sama sibuk mereka jadi jarang bertemu ataupun sekedar berkirim pesan. Puncaknya, saat Kris tidak mengirim kabar padanya selama tiga hari. Kris bilang ia sangat sibuk dan lupa untuk menghubunginya. Karena itu, Alys lebih memilih untuk berpisah saja daripada mereka pacaran tapi saling acuh begini. Yah, walaupun dalam hati Alys masih menyukai Kris.

“Al?” Kris mengibas-ngibas tangannya di depan wajah Alys.

“Eh, i-iya?” Alys mengerjap. Kris sudah berada di dekatnya ternyata.

“Malah melamun..”

Alys meringis.

“Kau kok ada disini?” Alys bertanya, mencoba mengalihkan detak jantungnya yang terus berdetak cepat. Selalu begitu kalau di dekat Kris, aneh memang.

Kris merapikan rambutnya yang agak basah. Sial, kok sekarang tambah tampan sih? Gerutu Alys dalam hati.

“Eh, tadi tanya apa?”

“Kau kok ada disini?” Alys mengulang pertanyaannya.

“Ah, itu aku dari rumah temanku kebetulan daerah sini.”

“Oh,” jawab Alys singkat.

Suasana canggung melingkupi mereka.

Alys memeluk dirinya sendiri, menggosok-gosok lengannya barangkali ada sedikit kehangatan yang timbul. Kris yang menyadarinya lantas melirik ke Alys, lalu melepaskan jaketnya dan menyampirkan di bahu Alys.

“Eh?” Alys kaget ketika Kris memakaikan jaketnya.

“Pakai saja, luarnya memang basah tapi dalamnya tidak kok.”

“Tidak usah repot-repot, Kris.” Alys hendak mengembalikan jaket tersebut.

“Tidak apa-apa.” Kris memakaikan lagi pada Alys.

“Terima kasih.”

“Hm,”
Lalu mereka sama-sama terdiam.

“Al,”

“Ya?” Alys menoleh pada Kris.
“Kau sudah punya pacar?”
Deg!
“Ha?” Alys terkejut untuk kesekian kalinya.

“Jawab saja,”

“Beㅡbelum, kenapa memangnya?”

“Tidak apa-apa sih, ingin tahu saja.” ucap Kris.

Mereka terdiam, lagi.
“Ah, bis ku datang.” ujar Alys ketika melihat bis jurusan rumahnya datang dari arah kanan.

“Ini, jaketmu Kris.” Alys hendak menyerahkannya pada Kris namun ditolak olehnya,

“Bawa saja dulu,”

“Eh, tapiㅡ”

“Bawalah,” Kris mengucapkannya sambil tersenyum yang membuat Alys terpaku beberapa detik karenanya.

“Oke, baiklah. Aku duluan, ya.” pamit Alys karena memang arah rumah mereka berlawanan.

Bis berhenti tepat di depan mereka, ketika pintu otomatis terbuka lantas Alys dengan berlari kecil masuk ke dalam. Saat Alys sudah sampai di depan pintu, Kris memanggilnya,

“Al!”

Alys berbalik,

“Bagaimana kalau kita pacaran lagi?”

Kemudian pintu otomatis tertutup dan bis berjalan, menyisakan Alys yang masih berdiri terpaku dengan raut wajah kaget.

“Aㅡapa maksudnya..”

Tak lama, ponselnya bergetar. Alys mengambil dari saku, ada pesan isinya:
Kris Wu:

Ucapanku sungguhan, kuterima jawabanmu besok.
Alys mengelus dadanya, mengantisipasi kalau-kalau jantungnya meloncat keluar. Sepertinya Kris harus bertanggung jawab karena telah berhasil membuat pipi Alys memerah seperti apel.

Alys memegang kedua pipinya, “Apa lagi ini?”
*
Fin.

One thought on “[KRIS BIRTHDAY PROJECT] Start Again? Bi’s storyline

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s