[KRIS BIRTHDAY PROJECT] THE LAST ROSE – KaiHun8894

kris236

 

[KRIS BIRTHDAY PROJECT] THE LAST ROSE – KaiHun8894
Kris & OC || Sad || G

Aku terus berlari, aku tak peduli lagi dengan semuanya. Hanya satu tujuanku yaitu dia, mawarku.

〖31〗^st Oktober, 2013
Guangzhou, China

Kuayunkan kedua kakiku, diatas gedung ini aku dapat merasakan semilir angin yang menembus setiap celah kulitku. Aku tengah menunggu seseorang sedari tadi namun hingga saat ini ia masih belum datang. Tak terasa waktu semakin berlalu, namun hingga sekarang ia masih belum datang. Aku menghela napasku berkali-kali dan berharap ia datang. Tak berapa lama aku mendengar derap kaki yang mendekatiku, aku mengembangkan bibirku. Ia datang.
“Maaf terlambat, apa kau menungguku lama?” Suara ini suara yang begitu kurindukan,bahkan wanginya masih sama wangi mawarnya yang khas.
“Kris? Kau mendengarku kan?” ucapnya lagi. Aku hanya menganggukkan kepala.
“Syukurlah, aku kira kau marah padaku” marah? Untuk apa aku marah bahkan tak ada alasan untuk aku marah padanya. Bahkan aku rela jika harus menunggu lebih lama dari tadi asalkan dia akan datang dan tak meninggalkanku.
“Kau darimana?” tanyaku.
“Aku baru saja pulang kuliah, dan baru bisa kesini sekarang. Maaf ya kau pasti sudah menungguku lama”
“Aku tak apa, kau tidak usah berlebihan seperti itu” aku mencoba meyakinkannya bahwa aku tak pernah benar-benar marah padanya.
“Baiklah aku tak akan berlebihan, puas?” aku mendengar kekehan kecilnya, tanpa sadar aku pun tersenyum.
Aku adalah anak yang tak diharapkan oleh kedua orang tuaku, bahkan aku tak tahu siapa mereka dan bagaimana wajahnya. Walaupun mereka ada tetap saja aku tak akan bisa melihatnya karena aku buta, iya buta aku tak dapat melihat keindahan dunia seperti orang-orang lainnya. Terkadang aku iri dengan orang-orang normal mereka bisa melihat apa yang ada di depannya, sedangkan aku? Aku tak bisa. Walau begitu aku bisa merasakan bagaimana keindahan itu. Keindahan itu adalah Dia. Dia adalah wanita yang telah merubah kehidupanku. Kehidupanku yang begitu menyedihkan berubah menjadi indah. Wanita itu kini duduk di sampingku, wanita yang selalu mengisi hari-hariku, walaupun aku tak pernah tahu bagaimana wajahnya namun aku yakin ia adalah wanita baik. Dia selalu ceria dengan canda tawanya. Itulah yang selalu membuatku bahagia. Dia adalah mawarku.
Waktu itu kami habiskan untuk berbincang panjang, ia menceritakan tentang cintanya. Itu yang membuatku sedikit sedih karena ia selalu menceritakan orang yang dicintainya, jujur itu sangat membuatku sakit hati. Aku mencintainya namun ia tak merasakan hal yang sama.
“Aku sangat bahagia bila ada didekatnya. Rasanya dunia ini begitu indah dan tak ada yang bisa menandinginya” Dia cerita dengan nada yang begitu menggebu-gebu, sebisa mungkin aku mencoba tersenyum.
“Aku senang bila kau sudah menemukan pangeranmu. Aku ingin sekali bisa melihat lelaki itu, bagaimana rupanya sehingga bisa membuatmu tergila-gila”
“Kau akan terpesona melihatnya, ia begitu tampan dengan kulit putihnya, hidung mancung, dan kau tahu apa yang membuatku semakin terpesona saat melihatnya?” aku menggelengkan kepala.
“Matanya. Ia memiliki mata yang begitu indah. Mata yang tak pernah menampakkan kemarahan sedikit pun, tatapannya selalu teduh dan lembut. Itulah yang aku suka darinya” Aku tak dapat membayangkan seperti apa wajahnya, aku yakin dia adalah lelaki yang sempurna tak sepertiku yang tak sempurna.
***
Aku begitu bahagia Karena hari ini dokter mengatakan bahwa aku akan mendapatkan donor mata dan aku akan menjalani operasi, itu adalah hal yang sangat aku impikan dari dulu. Aku akan tahu bagaimana dunia ini, yang mana orang bilang begitu indah. Dan yang paling membahagiakan aku bisa melihatnya, mawarku.
Hari ini aku akan dioperasi, aku benar-benar tak sabar. Perasaanku begitu tak karuan, sejujurnya aku senang akan dioperasi namun disisi lain aku merasa sedih karena hampir tiga hari aku tak bertemu mawarku, padahal aku ingin memberitahu kabar gembira ini padanya.
***
Lebih dari tiga jam aku melewati operasiku, operasinya berjalan dengan lancar “Sekarang buka matamu perlahan” aku menuruti instruksi dari dokter, dan mulai membuka kedua mataku perlahan. Aku mulai merasakan seberkas cahaya yang masuk ke dalam mataku, aku dapat melihat dokter yang berada di depanku. Aku begitu bahagia sangat bahagia. Kini aku dapat melihat bagaimana dunia sebenarnya.
“Dokter Kim, apa ini kau?” tanyaku pada dokter di depanku, ia hanya menganggukkan kepala sebagai jawaban.
“Lihatlah” dokter Kim memberikan sebuah cermin padaku. Aku melihat pantulan wajahku dalam cermin tersebut. Apa benar ini aku? Aku benar-benar tak percaya kini aku dapat melihat wajahku sendiri rasanya begitu bahagia.
“Aku benar-benar berterima kasih pada orang yang sudah mendonorkan matanya untukku. Apa boleh aku tahu siapa yang sudah mendonorkan matanya untukku?” dokter Kim hanya diam, kemudian ia mengambil sebuah kaset dari sakunya dan memberikannya padaku.
“Ini apa Dok?” tanyaku.
“Lihatlah sendiri, kau akan tahu jawabannya lewat kaset itu. Kalau begitu aku akan pergi dulu” aku tak mengerti apa maksud dokter Kim. Tapi aku langsung meyetel kaset itu, untuk mengetahui jawabannya. Video itu memperlihatkan seorang wanita dengan rambut panjangnya yang tergerai. Ia begitu cantik, siapa dia?
“Saat kau melihat video ini berarti kau sudah dapat melihat, pasti kau sangat bahagia kan?” suara itu, aku seperti mengenal suara itu.
“Aku akan menjadi orang yang sangat beruntung, karena aku telah berhasil membuat orang lain bahagia, meskipun perbuatan itu kecil. Kau tahu aku begitu bahagia mengenalmu Kris”
Deg… Aku yakin itu adalah suaranya, mawarku.
“Semoga kau bahagia dengan kebahagiaan barumu. Maaf aku tak bisa menghadiri operasimu, namun aku selalu berdo’a agar operasimu berjalan lancar. Tetap jadi Kris yang kukenal, jangan pernah berubah. Maaf jika selama ini aku membuatmu bersedih, ataupun apa. Tapi percayalah aku tak pernah berniat membuatmu seperti itu. ”
“Terima kasih telah memberikanku kesempatan untuk mengenalmu dan berteman denganmu. Kau ingat dengan seorang lelaki yang selalu kuceritakan padamu? Sekarang kau akan bisa melihatnya, bahkan setiap hari kau akan dapat melihatnya. Dan orang itu berada di depanku sekarang”
“Namanya adalah Wu Yifan. Aku mencintaimu Kris” gadis itu tersenyum manis, dan bersamaan dengan itu video itu berakhir. Tak terasa air mataku tak dapat terbendung lagi. Aku menangis, aku baru menyadari jika kita menginginkan sesuatu maka kita harus mau kehilangan sesuatu yang lain. Aku ingin dapat melihat dan itu sudah terwujud, namun aku juga kehilangan seseorang yang begitu aku cintai, mawarku.
“Aku juga mencintaimu Roseline, terima kasih”

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s