[KRIS BIRTHDAY PROJECT] Do It With Me

myhome_3

[KRIS BIRTHDAY PROJECT]
Do It With Me – Authorara
Wu Yifan (Kris), Im Yoona, Han Ji Min, Im Joo Hwan ǀ Family, Comfort, Romance ǀ PG-15

“Do It With Me?”

Malam itu malam yang begitu panjang bagi kedua insan bersaudara ini. Mereka adalah Wu Yifan atau yang kerap dipanggil Kris sebagai adik tiri dan Im Yoona atau yang kerap dipanggil Yoona sebagai kakak tiri. Kris dan Yoona bisa saling mencintai karena adanya pernikahan ayah Yoona, Im Joo Hwan dan ibu Kris, Han Ji Min. Sebenarnya mereka tidak merestui orangtuanya menikah lagi, namun tanpa disengaja pernikahan seorang janda dan duda tersebut mempertemukan pasangan muda yang seharusnya tidak menjadi sebuah pasangan.

Ketika pasangan muda tersebut akan mencapai puncak berhubungan, terdengar suara pintu kamar yang terbuka.
/ceklek/
“Apa yang kalian lakukan?” tanya seseorang yang membuka pintu tersebut.
Yoona yang tanpa busana segera menutupi dirinya dengan selimut dan Kris tanpa berpikir panjang langsung mengambil bajunya yang sudah berantakan.
“Appa? Mengapa appa pulang honeymoon lebih cepat?” ujar Kris mengalihkan pemikiran ayah tirinya.
Ayahnya terlihat berpikir, “Berhenti kau berbicara, ku tunggu penjelasan kalian 5 menit lagi. Aku akan memberitahukan hal ini kepada eomma-mu dulu.”

*****
“Kris? Bagaimana bisa kau tidak mengunci pintunya? Aku pikir kau laki-laki yang penuh pertimbangan, ternyata semua itu salah.” ucap Yoona kecewa sambil mengenakan pakaiannya.
“Aku memang sengaja tidak menguncinya, karena aku pikir di rumah tidak ada siapa-siapa. Lagi pula siapa yang tahu kalau mereka pulang seminggu lebih cepat?” Kris membela dirinya.
Yoona terlihat kesal, “Seharusnya kau tadi menguncinya! Lalu apa yang harus kita jelaskan kepada mereka?”
‘KRIS, YOONA, KEMARI!’ teriak Han Ji Min, ibu mereka.
“Sial! Eomma sudah memanggil kita!”

*****
“Sudah sejauh mana kalian berhubungan? Apakah kalian sering melakukannya? Sudah berapa kali kalian melakukannya? Kapan pertama kali kalian melakukannya? Siapa yang memulainya duluan? Mengapa kalian melakukannya?” tanya Han Ji Min bertubi-tubi.
“Eomma, bisakah kau bertanya satu-satu? Aku kesulitan menjawabnya.” jelas Yoona.
“Kau tidak perlu menjawabnya Yoona, biarkan aku saja.”
Lanjut Kris, “Kami hampir berhubungan sejauh yang kalian pikirkan. Kami baru kali ini melakukannya dan akulah yang memulainya. Kami melakukannya karena kami saling mencintai satu sama lain.”
“Mwo?” Joo Hwan dan Ji Min terlihat begitu terkejut.
“Bagaimana bisa kalian saling mencintai? Kalian itu bersaudara! Aku tidak bisa menerima hal ini.” ujar Ji Min.
Yoona yang geram, segera menjawab, “Kami saling mencintai karena kalian menikah. Ya, kami berdua tidak merestui hubungan kalian, tetapi kalian tetap pada pendirian masing-masing. Kamipun berencana untuk menggagalkan pernikahan kalian. Akhirnya tanpa disadari, kerjasama kami berdua malah membawa kami kedalam hal yang tidak seharusnya terjadi. Kami saling mencintai, appa, eomma!”
“Baiklah, kalau sudah seperti ini jadinya, kami sepakat untuk menjodohkan Yoona dengan kerabat teman appa, Xiumin.”
“Dan aku akan menjodohkan Kris dengan anak teman eomma, Irene.” tambah Han Ji Min.
“Mengapa aku tidak bersama Kris appa? Aku tidak mau dengan yang lain selain Kris!” tanya Yoona tidak setuju.
“Karena Kris lebih muda darimu, sayang. Apa lagi sekarang Kris adalah adikmu. Sudahlah, kalian harus menerima semuanya, eoh? Pernikahannya akan dilakukan seminggu lagi. Kalian menikah di tanggal yang sama dengan pasangan yang sudah kami tentukan.” ucap Joo Hwan dan segera meninggalkan Kris dan Yoona. Begitupun dengan Ji Min.

“Kau ada rencana?”

*****
Seminggu setelah kejadian tersebut, diadakanlah acara pernikahan antara dua pasangan yang telah ditentukan. Yoona dan Irene dengan gaun peach yang dibaluti emas disisi leher dan anting silver yang tergantung mewah membuat mereka terlihat mempesona. Begitu juga dengan Kris dan Xiumin yang mengenakan tuxedo putih dan bawahan gelap yang dipasangkan dengan sepatu hitam mengkilat membuat mereka terlihat menawan.
“Acara pernikahan selesai, sekarang kalian telah sah menjadi sepasang suami istri.”
Begitulah kalimat yang dilontarkan sang pemandu pernikahan.

“Terimakasih appa, eomma, kalian telah membuat kami sah sepenuhnya.” senyuman manis Yoona terpancar setelah melontarkan kalimat tersebut.
“Sudah appa katakan bukan? Kalian pasti akan menerima hal ini.” balas Joo Hwan.

*****
/ceklek/
“Do it with me again?”
“Ok, lets play, baby.”

Joo Hwan dan Ji Min, orang tua yang penuh rasa ingin tahu. Mereka yang sibuk dengan pekerjaan mengintipnya, saling tersenyum mendengar kata-kata yang didengarnya dari luar kamar pengantin baru tersebut.Tanpa disadari mereka mengintip dengan pintu yang dibuka terlalu lebar, dan betapa terkejutnya mereka melihat hal itu.

“Kris?”
“Yoona?”
“Mengapa kalian yang melakukannya?”

“Appa dan eomma mengapa bisa disini? Kalian mengintip kami?” ucap Kris sambil membenarkan tuxedonya.
“JAWAB DULU PERTANYAAN KAMI!” teriak Joo Hwan.
“Hm aku rasa ini sebuat kejutan bagi kalian. Kami sudah menikah. Sedangkan Xiumin menikah dengan Irene, karena mereka juga sepasang kekasih sebelumnya.” jelas Yoona. “Kami juga tidak menyangka kalian memilihkan pasangan yang tepat, jadi ini memudahkan kami.” Tambahnya.

“Apa? Tidak mungkin! Tidak mungkin! Haha, tidak mungkin! Ya, tidak mungkin.” ucap Ji Min seperti orang yang tidak terkendali.
“Ji Min? Kau kenapa? Ada apa denganmu?“ ucap Joo Hwan panik.

“Sudahlah appa, jika appa dan eomma tidak merestui kami, kami akan sama seperti kalian, tetap pendirian pada keputusan masing-masing. Aku dan Kris akan tinggal bersama eomma kandungku. Aku tidak akan menghubungi kalian lagi. Jadi, anggap saja bahwa hak asuhku ada ditangan eomma-ku, eomma Seulgi.” ucap Yoona yang bersiap-siap meninggalkan mereka.
“Ayo, Kris.”

“Tunggu!”
Yoona dan Kris menengok ke belakang setelah mendengar perkataan dari Han Ji Min.
“Baiklah, hubungan kalian kami restui. Aku dan Ayahmu akan bercerai, tetapi kami masih tetap menjalin hubungan. Karena kami ingin yang terbaik untuk kalian. Aku tidak ingin bermusuhan dengan anakku sendiri, eoh? Dan, kau? tidak apa-apa kan Joo Hwan?” jelas Ji Min.
Joo Hwan memeluk Ji Min dan membalas, “Tidak apa-apa, asalkan aku masih bisa bersama kalian semua, aku tidak mempermasalahkannya.”

“Ah benarkah? Terimakasih eomma, appa. I love you!”
“We love you.”

*****
Sinar matahari yang menembus ke kamar Kris, membuatnya terbangun dari tidurnya. Ia meraba sekitar kasurnya yang ternyata kosong.
“Yoona? Kemana dia?”

Setelah mengelilingi seisi rumah, Kris menemukan Yoona yang sedang memasak di dapur.
“Sayang?” ucap Kris yang memeluk Yoona dari belakang.
“Hm?”
“Kau begitu menggoda pagi ini.” ujar Kris dengan mengubah posisi tangannya ke perut Yoona.
“Benarkah?”
“Iya, ayo bermain denganku.”
Tanpa mendengar jawaban Yoona, Kris segera mendaratkan kecupannya ke bibir merah Yoona. Awalnya hanya menempelkan, lama kelamaan Kris mengubah posisi dengan membawa Yoona ke sudut dinding dan melumat habis liptint kesukaan Yoona tersebut.
‘Prang!’
“Maaf, Tuan, Nyonya saya tidak sengaja.” ucap pelayan baru yang memecahkan piring tadi.
“Sudahlah, tidak masalah. Anda bisa pergi sekarang.” ujar Yoona memerintahkan pelayan tersebut.
.

“Hah, tidak ayah, tidak ibu, pelayan barupun berhasil menangkap keadaan nikmat kami.”
“Kau benar-benar ceroboh melakukannya, Kris.” lanjut Yoona.
“Haha, whatever you say.”
“But,”
“Will you do it with me today?”

END.

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s