[KRIS BIRTHDAY PROJECT] As My Gift

myhome_7

[KRIS BIRTHDAY PROJECT] As My Gift – Nucha Erika
Kris & Go Ara || Romance, Fluff || PG-13

Tampaknya kali ini Go Ara tidak akan sering bertemu dengannya seperti biasa. Seminggu ini pasti orang itu sibuk dengan acara besar yang rutin diadakan setahun sekali oleh jurusannya. Go Ara pun menghela nafas pendek saat memikirkannya.

Dia berjalan lesu menuju bangku-bangku di bawah jembatan yang menghubungkan gedung A dan B. Tubuhnya dia hempaskan ke salah satu bangku di sana.

“거기에 갈래요? (Apakah aku akan datang ke sana?)” gumamnya.

Dia mengingat-ingat sesuatu. Kemudian tangan kanannya mengeluarkan smartphone dari dalam tas dan menghidupkan layarnya.

“어, 3일 남아 있어??! (Eh, tiga hari lagi??!)” serunya.

Kemudian dia berdiri. Dirinya bergegas menuju sebuah supermarket yang ada di dekat kampusnya.

~~~~~~~~~

Go Ara menggeledah seluruh isi tas belanjaannya. Dia mengambil wrap bag berwarna hijau daun dan membukanya. Kemudian mengambil sekotak kopi beserta beberapa bungkus kue dan memasukkannya ke dalam wrap bag itu. Go Ara menatanya dengan rapi. Terakhir, dia menutup wrap bag itu dengan pita coklat emas.

“아, 퍼펙토! (Perfecto!)” seru Go Ara dengan senang.

Dia memandang wrap bag itu dengan tersenyum penuh harap.

=======

“선미야~ (Seonmi-ya~),” panggil Go Ara pada temannya yang ada di sebuah stand merchandise.

Orang yang dipanggil menoleh ke arah Go Ara. Lalu berjalan menghampiri Go Ara.

“아라야 (Ara-ya),” balas orang itu yang bernama Seonmi.

“선미야, 잘 지냈어? (Seonmi-ya, apakah kamu baik-baik saja?)” tanya Go Ara.

“응. 왜 여기로 왔어? (Ya. Mengapa kamu datang ke sini?)” Seonmi balik bertanya.

“이거 (Ini)”-Go Ara mengeluarkan sebuah bungkusan berisi wrap bag yang disiapkan kemarin-“크리스 씨한테 주세요 (Tolong berikan kepada Kris-ssi),” kata Go Ara.

Seonmi menatap wrap bag itu dengan penasaran, “크리스 씨한테? (Kepada Kris-ssi?)”

“응. 저에게서 말하지마. 한 사람에게서 말해 줘 (Ya. Tolong jangan katakan dari aku. Katakan dari seseorang),” pinta Go Ara.

“그래요. 나중에 크리스 씨한테 줄래 (Baiklah. Nanti aku akan berikan kepada Kriss-ssi),” ujar Seonmi.

“진짜 고마워, 선미야 (Sungguh terimakasih, Seonmi-ya),” kata Go Ara sambil memegang kedua tangan Seonmi.

“네 천만에요 (Iya sama – sama),” balas Seonmi dan tersenyum ramah.

“제가 먼저 갈거야. 안녕히 계세요 (Aku pergi dahulu ya. Selamat tinggal),” pamit Go Ara dan membungkukkan sedikit kepalanya.

“안녕히 가세요. 조심해 (Selamat jalan. Hati-hati),” ucap Seonmi yang melambaikan tangannya kepada Go Ara.

“진짜 고마워 선미야! (Sungguh terimakasih Seonmi-ya!)” seru Go Ara seraya membalas lambaian tangan Seonmi.

Go Ara kembali ke rumahnya dengan hati yang berbunga – bunga.

“잘 받아 뭐, 크리스 (Tolong terimalah dengan baik, Kris).”

Go Ara tersenyum dan memandang langit yang sama cerahnya dengan senyumnya.

=======

Go Ara sedang disibukkan dengan persiapan penampilan tari pada festival jurusannya malam ini.

Setelah memakai hanbok, Go Ara duduk sambil menunggu gilirannya untuk tampil.

“사실 나 궁금해 (Sebenarnya aku penasaran),” lirih Go Ara, “어땋게 안 받았거나 다른 사람한테 줬어? (Bagaimana kalau tidak dia terima atau diberikan kepada orang lain?)”

Go Ara menyandarkan tubuhnya di dinding ruang transit. Dia menatap jam dinding di atasnya.

“고아라 씨, 빨리 준비해. 우리 공연이 어서 시작할거야 (Go Ara-ssi, cepat persiapkan diri. Penampilan kita akan segera dimulai),” seru salah satu rekan tarinya. Go Ara bangun dari duduknya dan merapikan hanboknya.

“괜찮아, 아라야. 잘해 (Tidak apa-apa, Ara-ya. Good job),” kata Go Ara pada dirinya sendiri. Dia melangkah pergi menuju panggung utama.

~~~~~

“고아라-씨, 그 실로 빨리 돌아오세요 (Go Ara-ssi, cepat masuk ke ruang itu),” kata rekan tarinya sambil menunjuk ke arah sebuah ruang.

“무슨 일이 있어? (Ada apa?)” tanya Go Ara heran karena tiba-tiba rekannya menyuruh pergi ke sebuah ruang.

“그냥 오세요 (Masuklah),” ujar rekannya.

Go Ara yang lelah karena penampilannya tadi, hanya menuruti perkataan rekannya itu. Dengan langkah tidak bersemangat, Go Ara menuju ke ruangan yang ditunjuk rekannya tadi.
Sampai di dalam ruangan itu, dia tidak mendapati siapapun. Hanya sebuah buket bunga mawar biru, yang menjadi bunga favoritnya selama ini, tergeletak di atas meja rias. Go Ara menghampiri buket itu. Matanya melihat sebuah kartu ucapan terselip di antara kelopak-kelopak bunga.

Go Ara mencabut kartu itu dari tempatnya dan membukanya.

“그 전에 선물로 고맙다. 오늘 제 생일이다. 기억한다? 아니? 그럼 제 생일 선물로, 제 여자친구가 되어 줄래? (Terimakasih untuk hadiah yang dulu itu. Hari ini adalah ulang tahunku. Ingat? Tidak? Kalau begitu sebagai hadiah ulang tahunku, maukah kau jadi kekasihku?)”

Go Ara terpaku setelah membaca isi kartu itu. Matanya menatap lekat buket bunga di depannya.

“뭘 너의 답? (Apa jawabanmu?)”

Go Ara langsung membalikkan badannya. Jantungnya berdegup kencang. Tanpa dia sadar, orang yang selama ini disukainya sudah ada di depannya.

“크리스 씨? (Kris-ssi?)” tanya Go Ara tidak percaya.

Kris hanya tersenyum. Go Ara menghampiri Kris dan membalas senyum Kris dengan malu-malu.

“그래서? (Lalu?)” tanya Kris sambil memandang lurus ke arah mata Go Ara.

“네 (Ya)”, jawab Go Ara sepenuh hati.

Kris langsung mendekap tubuh Go Ara dan berbisik, “고맙고 사랑해 (Terimakasih dan aku cinta kamu).”

“나도 사랑해 (Aku juga cinta kamu).” Go Ara mengeratkan dekapannya.

*********Selesai**********

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s