[KRIS BIRTHDAY PROJECT] A Heartless Heartly

myhome_3

[KRIS BIRTHDAY PROJECT] A Heartless Heartly ||

Cast: Kris Wu, OC as Heartly, Lee Hyun Jae as Ethen Lee || Romance || 610021FireThunder

Heartly Keegan Yoo. Wanita berdarah blasteran Inggris Korea, 26 tahun, karir cemerlang, rupa menawan bak model internasional dan terakhir memiliki suara brilian yang seakan diturunkan dari surga untuknya. Tetapi baginya itu bukan apa – apa, ketika kekasih yang sudah menjalani hubungan selama 4 tahun mendadak hilang tanpa pesan 2 bulan lamanya dan paling parah 3 hari yang lalu. Ya. semua berawal dari 3 hari yang lalu.

Hari itu layaknya hari biasa, di meja kerja menyesap secangkir cokelat panas. Sampai ketika seorang staf masuk ke dalam ruangan membawa amplop yang dibubuhi stempel segel berwarna keperakkan. Cantik, kata pertama yang terpintas di kepalanya melihat tampilan amplop dan ketika jemarinya membuka isi amplop seketika raut wajahnya berubah. Kata ‘cantik’ sebelumnya seakan lebur begitu saja, ia seperti menerima sebuah surat kaleng berantai untuk disebarkan dan jika tidak ia akan mengalami kesialan seumur hidup. Bedanya efek kesialan itu sudah ia terima saat itu juga.

Itu semua karena isi dalam amplop adalah sebuah undangan berwarna maroon beludru yang terkesan mewah dan didepannya terpatri 2 nama dengan tinta emas. Matanya tertaut pada satu nama. Ethen Lee. Hanya ada satu orang yang ia tahu memiliki nama itu, nama yang terus membayangi selama 2 bulan belakangan. Dan ia juga tidak salah lihat, kalau surat yang ada di tangannya adalah sebuah undangan pernikahan!

Ingin sekali ia melempar undangan itu ketempat sampah. Namun secarik kertas terjatuh dari dalamnya. Tertulis..

“ We wish you can sing for us, in wedding party “

Saat itu juga, mulutnya ingin mengeluarkan kalimat kasar dari level pemula sampai ekstrem. Lelaki ini.. brengsek!

**
Kris mengangkat gelas wine, menyesapnya lalu kembali memperhatikan seorang wanita yang saat ini tengah bernyanyi dihadapan sepasang mempelai. Jelas sekali terbaca oleh Kris tidak ada perasaan rela ketika wanita itu membawakan lagu romantis, membuatnya ingin tahu segala kemungkinan yang sedang terjadi.

Tak lama musik habis, wanita itu membungkuk lalu pergi begitu saja meninggalkan panggung dan menghampiri meja panjang untuk diambilnya segelas wine. Mata Kris terbelalak ketika dilihatnya wine itu lenyap dalam sekali teguk dan saat ini akan menuju ke gelas kedua.

“ Menarik “

Kris melangkahkan kaki untuk menghampiri wanita itu sampai Ethen Lee lebih dulu sampai dan mencoba menghentikan gelas ketiga wine yang akan meluncur mulus ke tenggorokannya. Ya.. sudah ke tiga.

“ Hei.. “
“ Ethen? Pergi! “
“ Ck. Cukup, kau akan mabuk jika seperti ini. “
“ Lalu apa urusannya denganmu? Jadi 2 bulan itu kau mencari seorang istri? Bravo! “
“ Maafkan aku. “
“ Maaf? Hanya sampai aku diculik alien baru memaafkanmu. 2 bulan Ethen, 2 bulan! “
“ Dengar Heart. Ini semua karenamu. “
“ Bagus! Setelah menghilang dan sekarang kau menyalahkanku? Rasanya saat ini juga aku ingin menumpahkan wine ke jas necismu! “
“ Kau selalu seperti ini..pemarah. Dan kau terlalu sempurna. Aku tidak bisa.. “
“ Wha..what? Alasan klasik! “

Benar – benar gila! Heartly tidak pernah bisa menerima alasan yang sama setiap kali hubungannya kandas karena ‘ia terlalu sempurna’. Dilihatnya mata Ethen yang ia kenal dengan sangat baik dan ia benci lelaki itu tengah jujur. Jikalau bisa saat ini juga ia ingin memecahkan gelas dan menusuk lelaki dihadapannya itu, tapi ia masih waras terlebih ia tidak mau terlihat begitu menyedihkan di hadapan semua tamu yang hadir.

Setidaknya satu hal yang harus dilakukan, menampar lelaki itu! Mungkin sampai giginya tanggal atau pipinya memar selama satu minggu. Namun belum sempat ia melakukan apa yang direncanakannya, seorang lelaki menubruk tubuh Ethen dan menumpahkan segelas wine tepat ke atas jas putihnya. Perfect!

“ Hey! Perhatikan langkahmu!! “ teriaknya kepada entah siapa.

Ethen berbalik menghadap lelaki bertubuh tinggi, berambut silver dan memiliki tatapan tajam mirip elang. Tidak tahu Heartly yang salah lihat atau memang benar lelaki tinggi itu tengah mengedipkan sebelah mata padanya seraya menyeringai tipis.

“ Oh! Maaf. Aku sangat minta maaf, sebelumnya ada seseorang tidak tahu diri berlari ke arahku. Dan.. yah.. kau tahu kan yang selanjutnya terjadi? “

Terlihat Ethen menarik napas, kini tatapan para tamu disekitar pun tertuju pada mereka. Noda merah di jas putih itu seperti lukisan abstrak indah yang layak Heartly kagumi, ingin ia tertawa puas karenanya tetapi yang bisa ia lakukan hanya berdehem.

“ Siapa kau? Aku tidak pernah ingat menundangmu. “
“ Ah. Maaf sekali lagi atas ketidak sopananku. Aku Kris, Kris Wu. Ya.. kau tidak pernah mengenalku karena aku adalah tamu dari istrimu. “

Ethen mengerutkan kening tidak percaya, namun dengan cepat Kris berkata lagi.

“ Mmm.. kupikir kau harus cepat mengganti jas. Masih banyak tamu yang hadir dan kau tidak mungkin membiarkan istrimu sendirian bukan? Sekali lagi maaf. “ Kris menepuk tangannya ke pundak Ethen namun disingkirkan dan pergi.
“ Oke. Maafku diterima. “ ucap Kris pada dirinya sendiri, membuat Heartly mau tak mau melepas tawa yang ia tahan.
“ Terimakasih. “
“ Huh? “
“ Untuk drama wine tumpah tadi “
“ Drama? Aku tidak sengaja, sungguh. Kau.. “ Kris mengulurkan tangan.
“ Baiklah, aku akan percaya itu. Ah.. Heartly. “
“ Heartly si Heartless? “
“ Maaf? “
“ Kau bernyanyi tanpa perasaan tadi. Kupikir namamu Heartless. “
“ Lucu sekali. “
“ Aku? Lucu? Terimakasih. Mau ikut? “
“ Kemana? “
“ Apa kau ingin terus menerus berada disini? Kalau aku jadi kau sih.. tidak. “

Begitu saja Heartly mengekor Kris yang berjalan keluar aula dan berhenti pada undakan tangga. Kris duduk lebih dulu, ia menepuk tempat disebelahnya mengisyaratkan agar Heartly duduk.

“ Minum untukmu “ Kris melayangkan segelas wine.
“ Oh. Thanks. “
“ Jadi apa kisahmu, Heartless? “
“ Panggil aku seperti itu sekali lagi jas mu akan bernasib sama.”
“ Hahaha. Maaf. Mmm.. Jadi?”
“ Yah.. hanya seorang wanita membuang waktu dengan lelaki bodoh selama 4 tahun lalu dia menghilang selama 2 bulan sampai.. disinilah aku menemukannya lagi. Ups.. dia yang menemukanku, sebenarnya. “
“ Lalu? Kalau memang dia yang menemukanmu, menyuruhmu untuk bernyanyi pula kenapa kau datang? Kau benar – benar heartless huh? “
“ Aku pikir dia akan menyesal setelah melihat ku dengan berani datang atau kemungkinan besar membatalkan pernikahan dan aku keluar sebagai pemenang. Ternyata salah. “
“ Bodoh. “
“ Ya.. manusia memang melakukan hal bodoh sekali dalam hidupnya. Lalu kau? “
“ Aku? Mantan si gadis “
“ Kau hebat dalam berbohong. “
“ Tidak. “
“ Serius? “
“ Aku memang mantannya. Kenapa? “
“ Tidak apa – apa. Kau tidak sakit hati? “
“ Untuk apa? Dia memilih kebahagiaannya. Kuberitahu satu hal.. meskipun sepanjang waktu kau berpergian keliling dunia satu hal yang pasti, kau tidak bisa membuat seseorang jatuh cinta kepadamu hanya karena kau sudah mengenalnya selama perjalanan itu. “
“ Jadi maksudmu itu bukan cinta? Hey.. aku ini juga masih seorang wanita yang berharap dia lebih memilihku daripada wanita lain yang baru 2 bulan ia temui! “
“ Apa kau yakin hanya 2 bulan? “
“ Apa yang kau tahu? Kau sama saja, brengsek! “
Heartly berdiri dari tempatnya hendak pergi, namun Kris menggamit lengannya.
“ Lepas! “
“ Baiklah “ Kris membiarkan Heartly melangkah menjauh namun kemudian Kris berteriak. “ Jika kau pergi kau tidak akan pernah mendengar sesuatu yang ingin kau dengar! “

Kalimat itu cukup membuat Heartly berdiri mematung dan menolehkan kepala. Terlihat dari kejauhan Kris tersenyum lebar merasa puas bisa mengambil alih kontrol dirinya. Tidak bisa dipungkiri pula jika ia penasaran, bisa jadi ini berhubungan dengan Ethen. Akhirnya dengan mengesampingkan rasa malu ia kembali mendekati Kris.

“ Apa? Apa hal yang ingin aku dengar? “
“ Sebenarnya. Aku bukan mantan dari gadis itu. “
“ Kau? Apa maksudmu berbohong? “
“ Setidaknya kau beruntung pernah memilikinya, pernah tertawa bersama. Aku? Hanya mencintainya sendirian, tidak memiliki keberanian mengungkapkan. Selama bertahun – tahun sampai detik ini ia bersama orang lain. “
“Itu masalahmu dan rasa pengecutmu. Lalu apa peduliku? “
“ Karena kau harus mengerti. Hal yang paling kau inginkan tidak terjadi, sebaliknya hal yang tidak pernah kau harapkan terjadi.. don’t be a heartless Heartly, karena itu memuakkan. Aku sudah pernah mengalaminya. “
“ Kau.. kau itu sebenarnya siapa? Hah? “ entah kenapa situasi seperti ini membuat Heartly mendadak berubah menjadi cengeng, ia ingin menangisi segala kesialan yang terjadi karena di satu sisi lelaki bernama Kris ini muncul seakan mengatakan kepadanya tidak apa – apa untuk merasa sakit hati dan setelah itu lupakan. Agar kau bahagia.
“ Aku hanya lelaki yang patah hati sama seperti mu. Namun kemudian kau muncul seperti memicu euphoria dalam tubuhku hanya dengan membuatmu tidak terluka lagi. Benar kata Ethen, kau sempurna terlalu sempurna. Itu cacatmu dan entah kenapa aku suka. “
“ Berhenti bicara. Aku tidak menginginkan cinta baru disaat seperti ini. Dan lagi apa – apaan? Kau bilang kau tidak punya keberanian mengungkapkan cinta kepada wanita itu, lalu kau mengungkapkan cinta pada wanita yang baru beberapa menit saja bersamamu? Gila! “ Heartly mengusap pipinya yang basah.
“ Siapa bilang aku mengungkapkan cinta? Aku hanya menegaskan aku tertarik padamu,itu saja. Rasa percaya dirimu itu..ckck “ Kris menaruh telapak tangannya yang besar diatas kepala Heartly dan menepuknya pelan.
“ Hei!!! “ teriak Heartly kesal, Kris tak peduli ia malah berjalan menuruni tangga pergi meninggalkannya.
“ Besok, Restoran Bel Canto. Jam 8 malam! “
“ Huh? Apa?! Kau pikir aku akan datang? Tidak akan! “

Kris hanya melambaikan 2 jarinya sebagai salam perpisahan membuat Heartly berdecak.

“ Kenapa dia harus mengajak ke restoran yang aku tidak tahu sih? Argh.. benar – benar lelaki itu. Kau puas? Ya.. kau mendapatkanku, Kris. “ sahut Heartly seraya mengeluarkan ponsel dan mengetikkan nama restoran tersebut pada mesin pencari.

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s