[EXOFFI LINE@] My Last Four Words For You (Chapter 4)

myhome_4

[FF from adders] My Last Four Words For You [Chapter 4]

Title:My Last Four Words For You
Author:dkdina
Length:Chaptered
Genre:Romance
Main Cast:Kyungsoo,Kim Joon Myun,Han Yoo Ra
Disclaimer:Fanfiction ini asli buatan saya sendiri. Ide, cast, latar, dan alur berasal dari pikiran saya sendiri. Jika ada kesamaan, itu merupakan sebuah ketidaksengajaan.
Author’s Note:FF ini pernah dipublish di facebook dan blog pribadi

~Happy Reading~

Kyungsoo memarkirkan sepeda di teras rumah kecilnya, ia segera masuk ke rumahnya untuk menghangatkan tubuh.

“Hyung, aku pulang!!!” teriak Kyungsoo sambil berjalan ke arah dapur hendak mencari minuman yang bisa menghangatkan tubuhnya. Namun, ia tidak menemukan setetes airpun yang bisa diminum. Akhirnya, ia memutuskan mencari hyung-nya. Kyungsoo memasuki kamar Joon Myun dan ia begitu terkejut ketika melihat hyung-nya duduk di lantai kamarnya dengan tubuh basah kuyup.

“Hyung, ada apa denganmu? Kau bisa masuk angin. Cepat ganti bajumu, aku akan merebuskan air untukmu,” Kyungsoo begitu panik, namun melihat hyung-nya tidak bergerak sedikitpun, ia akhirnya mengambil pakaian dari lemari dan mendekati hyung-nya. Kyungsoo hendak mengeringkan tubuh hyung-nya dengan handuk yang tadi dipakainya, namun tangan hyung-nya menepis tangan Kyungsoo dengan kasar. Kyungsoo begitu terkejut dengan perlakuan Joon Myun.

“Hyung? Ada apa, Hyung?” bukannya jawaban yang keluar dari mulut Joon Myun, justru tatapan tajam yang keluar darinya. Tatapan yang menatap mata Kyungsoo secara langsung.

“Hyung?”

“Cepat keluar!” kalimat itulah yang perama kali keluar dari mulut Joon Myun.

“Hyung?”

“Cepat keluar selagi aku masih bisa menahan amarahku.”

“Hyung, ada apa denganmu? Kenapa kau tiba-tiba begini?” Kyungsoo masih tidak mengerti dengan situasi yang sedang dialaminya. Joon Myun sudah merasa sangat muak, ia menarik kerah baju Kyungsoo dan mendorongnya keluar, bukan hanya keluar kamar, tetapi keluar rumah. Padahal, hujan sedang turun deras-derasnya. Joon Myun sudah bersiap berjalan kembali memasuki rumahnya, namun niatnya terpatahkan oleh teriakan Kyungsoo.

“HYUNG!”

Begitu rangsangan suara itu sampai ke otak Joon Myun, otaknya ternyata menyuruhnya memberikan respon yang tidak baik. Sebuah tinju melayang ke wajah Kyungsoo. Alhasil, setetes darah segar mulai mengalir dari bibir Kyungsoo. Kyungsoo memandangi hyung-nya tidak percaya, ia tidak memedulikan darah yang mengalir dari bibirnya.

“Hyung, sebenarnya ada apa?”

Sekali lagi sebuah tinju mendarat di kepala Kyungsoo, kali ini darah segar keluar dari pelipis Kyungsoo. Sejenak, Kyungsoo merasa dunia berputar sangat cepat, namun ia segera berusaha menyadarkan dirinya.

“Jangan lagi bertingkah seolah kau tidak melakukan kesalahan apa-apa.”

“Kesalahan apa, Hyung?”

“Cih, sebenarnya aku tidak ingin membicarakan ini, namun aku muak dengan tingkahmu yang sok polos itu. Jadi, dengarkan aku baik-baik karena aku tidak akan mengulanginya lagi,” Joon Myun menghentikan sejenak ucapannya, “tidak tahukah kau siapa orang yang selama ini aku sukai? Kurasa kau tidak perlu tahu, tapi cintaku bertepuk sebelah tangan. Dan tahukah kau siapa pria yang membuatku patah hati seperti ini? Orang itu adalah dirimu. Aku harap kau tahu apa maksudku.”

Kyungsoo berusaha mencerna kata-kata Joon Myun, begitu otaknya bisa memahami kalimat Joon Myun itu, ia begitu terkejut dan tidak percaya.

“Jadi? Han Yoo Ra? Hyung, aku… tidak tahu,” Kyungsoo merasa sangat bersalah pada hyung-nya, ia yakin hyung-nya melihat kejadian di sekolah tadi karena ia memang merasa Joon Myun tadi datang ke sekolahnya, namun ia merasa itu tidak mungkin. Ternyata, dugaannya benar.

“SUDAH KUBILANG JANGAN BERLAGAK POLOS SEPERTI ITU!” Joon Myun benar-benar marah, amarahnya sudah mencapai titik puncaknya, ia tidak kuasa menahan tangannya untuk diam saja. Dengan secepat kilat, tangannya melayangkan beberapa pukulan ke wajah Kyungsoo. Ia segera meninggalkan Kyungsoo yang tergeletak tak berdaya di jalan depan rumahnya. Darah segar yang tadinya hanya satu tetes dua tetes, kini mengalir seperti air terjun di wajah Kyungsoo. Air hujan di jalan yang tadinya berwarna putih jernih berubah menjadi merah darah. Kyungsoo menatap punggung kakaknya yang semakin lama semakin mengecil dengan sisa-sisa tenaganya.

“Hyung, mianhae,” itulah yang keluar dari mulut Kyungsoo setelah tubuhnya babak belur seperti itu. Ia mengucapkannya dengan kekuatan terakhirnya sebelum akhirnya ia tidak sadarkan diri.

“KYUNGSOO!” terdengar teriakan seorang wanita seiring dengan menutupnya mata Kyungsoo.

~TBC~

#EXOFFI #MyLastFourWordsForYoudkdina

One thought on “[EXOFFI LINE@] My Last Four Words For You (Chapter 4)

  1. yah tuh kan kya gini deh jadinya kalo kakak beradik menyukai yeoja yang sama,kasian Dyo Oppa,sini sama aku aja tinggalin aj Si Yoo Ra😛 Siapa ya Yeoja Yang ngeliat Dyo Kya gitu

    keep writin Author-nim

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s