[EXOFFI FREELANCE] Behind The Scenes chapter 3

cover-bts

Title : Behind The Scenes chapter 3

Author : SyaCa

Cast : Oh Sehun (EXO), Choi Yuna (Yuju Gfriend),  Jung Chaeyeon(DIA/IOI), Kim Junmyeon (EXO), Kim Seok Jin (BTS)

Genre : Marriage life, angst, romance, little bit idol life

Length : Chapter

Rating : PG-15

Dislaimer : this story is mine. Ff ini asli hasil pemikiran author. Don’t bash, don’t plagiat!

#Happy Reading

Yuna pov

“ annyeonghaseo choi yuna imnida.

Disinilah aku sekarang, ruangan latihan di agensi source music, aku akan memulai hari hariku yang baru disini. Aku bertemu dengan banyak orang , mereka sangat baik, mereka menyambut ku dengan hangat , begitu juga dengan orang orang yang akan menjadi teman segrup ku nanti.

“sebelum kalian memulai semua ini, aku akan memberi name stage kalian, dan aku berharap nama ini akan membawa keberuntungan pada kalian dan membawa kesuksesan pada kita semua .ujar ceo kami ,so sung jin

Ceo  menjelaskan nama nama stage pada kami satu persatu.

“ choi yuna name stage mu adalah yuju.

“ yuju?

“ ya. kau suka?

“ ne, balasku mantap. aku yakin dibalik nama itu ada sesuatu yang baik yang akan menunggu kami.

“ baiklah, selamat bekerja, dan semoga kalian sukses. Aku yakin dengan bekerja keras juga doa kalian, kalian akan meraih impian kalian.

“ ne…

Yuna pov end

—–

Sehun pov

Kemana yeoja itu, selesai pernikahan dia langsung buru buru keluar sore tadi dan sampai tengah malam begini dia belum pulang. yaa aku tau dia juga tidak menginginkan semua ini, kira kira berapa uang yang diberi appa padanya. Haah.. sudahlah itu bukan urusanku asalkan dia tidak menghalangiku dengan chaeyeon, dia bisa bebas. Sekarang aku akan menemui gadisku. Aku tersenyum lega, paling tidak, appa tidak akan mematai mataiku seperti dulu karena mengira aku akan luluh dengan pernikahan ini juga ancamannya. Tidak semudah itu. Aku bersiap dan akan meninggalkan rumah, namun yeoja yang tadinya entah pergi kemana sudah menampakkan dirinya di hadapanku saat ini, aku mengedarkan arah pandangku malas. berjalan melewatinya, dan segera masuk ke mobil, namun aku mendengar seseorang sudah masuk ke mobil dan  mengarahkan pandanganku kearah belakang.

“ yak! Apa yang kau lakukan. Protesku pada yeoja tidak jelas ini, yang sudah ada di dalam mobilku.

“ katakan kau ingin pergi kemana? Tanyanya

“ keluar dari mobil.

“ ahni.

“ keluar!!

“ tidak akan pernah.

“ Keluarr!!!! Bentak ku.

“ ah..ni..yooo… ujarnya dengan nada mengejek

Aku benci seperti ini, sungguh dia sudah menyulut emosiku.

“ keluar dari mobilku, atau aku akan menyeretmu keluar. Ancam ku.

“ ahni, ujarnya santai. Sampai kau mengatakan kemana kau pergi tengah malam bagini. sambungnya

“ apa urusanmu.

“ eobseo, aku hanya bertanya, aku hanya ingin menyiapkan jawaban jika appa menghubungiku dan menanyakan dimana kau. Ujarnya.

“ jawab saja sesuka hatimu.

“ ahniya, aku bukan pembohong yang handal. Ujarnya, aku mulai jengah dengannya, dasar gadis keras kepala.

“ haaiiishh aku pergi bersama temanku. Puas!!! Tegasku.

“ aku tidak percaya.  balasnya

Gadis ini benar benar membuatku muak

“ cukup jujur padaku  , kau tidak akan merasa marah seperti ini. ujarnya seolah merasa tak bersalah.

Aku diam, menenangkan diri sejenak.

“ chaeyeon, kau ingin bertemu dengan nya.?

Sehun pov end

Yuna pov

Kena kau!kulihat dia menegang, tatapannya lurus, haha

“ kenapa diam? Aku benar kan tuan oh sehun. Ledek ku

“ apa maumu? Tanyanya terdengar dingin

“ sepertinya kau salah menyakan pertanyaan untukku. jika kau bertanya apa mauku, maka bawa aku,

Hening, dia hanya diam ?pikirku.

“ bawa aku pergi bersamamu menemui chaeyeon. Aku akan duduk dibelakang, dan bagian depan untuk chaeyeon ,bukan? ayo pergi, kasihan dia menunggumu lama. Ujarku, selanjutnya sehun tidak mengeluarkan suaranya dan malah menjalankan mobillnya. Perkiraan ku salah, aku mengira dia akan menyeretku keluar, tapi ini? lihatlah sekarang dia membawa istrinya bertemu dengan kekasihnya. Wooow berani sekali, baiklah akan ku nikmati. Tapi aku sangat mengantuk. Apa aku bisa tidur sebentar? Dan anehnya kenapa tindakanku saat ini seolah menyutujui apa yang dikatakan appa sebelumnya? Tapi tunggu sebentar, ada sesuatu yang mengganjal di pikiranku.

“ sehun ssi…

Hening lagi, tidak ada jawaban

“ sehun ssi, ulang ku

Dia hanya focus pada setirnya, atau mengabaikanku,

“sehun ssi… ulangku lagi dengan nada yang sedikit naik

Lagi lagi hening. Haaah.. entahlah

“ baiklah, kalau kau tidak ingin menjawabku. Aku mengerti, aku sangat mengerti! Berada dalam keadaan sekarang, siapapun tidak akan menyukainya, tapi ada alasan yang kuat kenapa hal ini terjadi.

“ berapa ayahku membayarmu? Ujarnya. Sungguh kata-katanya barusan membuatku kesal, apa dia berfikir aku dibayar? Dia menganggapku murahan?

“ maaf , aku bukan wanita murahan, aku tidak menginginkan sepersenpun. Jadi tolong jaga mulutmu. Tegasku

“ heh, aku bukan orang yang bisa dibodohi. Menikahiku karena menginginkan cinta dariku? Itu hanya…

“ aku sama sekali tidak menginkan cinta darimu sehun ssi.  Selaku cepat, aku tidak tahan dengan ejekannya seolah merendahkanku dan Aku mengemis cintanya? Heool yang benar saja!

“ kalau begitu pergilah. Katanya lantang.

“ kau bodoh sehun ssi.. jika kau menyuruhku pergi, kehidupan kelam mu akan kembali lagi. Mata mata ayahmu akan mengikutimu lagi dan memergokimu bersama gadismu itu. Kau akan kesusahan mengurusnya.

“ jadi kau ingin jadi pahlawan? Melindungiku dari ayahku?

“ tidak, sebenarnya tugasku juga untuk mematai mataimu, tapi, dengan cara lain. Aku akan beri waktu kalian untuk bersama, dan setelah itu aku akan membatasi pergerakan kalian. Bukankah ini bisa dijadikan jalan keluar? Anggap saja ini sebuah keadilan, sesekali kau bisa bersama chaeyeon kekesihmu, dan setelah itu bersamaku sebagai istrimu, dengan begitu ayah tidak akan mencurigai mu bersama chaeyeon? Ottokhae?

Hening, aku paling tidak suka diabaikan. Dasar namja es.

“ ehem.. aku tidak mendukung ayah ataupun hubunganmu dengan chaeyeon, tapi disini aku hanya bertindak adil, sesekali kau juga harus memikirkan ayahmu. Jika orang tuamu tidak ada di dunia ini, kau juga tidak ada tuan. Jelasku panjang lebar.

“ heh, aku tidak akan terbuai karna kata katamu. Ungkapnya

“ aish.. terserah padamu. Kesalku. Sepertinya aku sudah bicara banyak padanya -.-‘

30 menit kemudian

“ omooo… dimana aku? Huwaaaaam.. aku mengingat apa yang terjadi padaku. Dan ya, aku tertidur di perjalanan setelah berdebat dengan namja es batu itu. Tapi dimana dia? Dan dimana aku sekarang? Aku keluar dari mobil, dan……….club? ini club malam? Aigoo apa yang dia lakukan disini? Aish aku baru , menyadarinya,  chaeyeon apa dia bekerja disini? Kakiku membawaku masuk ke club tapi 2 orang yang baru saja keluar dan tak jauh dari pandanganku, mereka berjalanan melawan arah dariku, itukah chaeyeon? aku akui dia cantik. Tapi apa yang sedang terjadi. Perlahan aku pergi untuk mengintai mereka.

Yuna pov end

author pov

“ chaeyeon ah, dengarkan aku, kita bisa pergi saat ini juga. Aku mohon jangan mengelak lagi. Ujar sehun memelas

“ tidak oppa, aku tidak bisa. Aku tidak bisa pergi bersamamu jika ayahmu belum memberiku restunya.

“ chaeyeon ah, jangan memendam perasaanmu seperti ini, ini menyakitkan, aku tidak tahan melihatmu mencoba kuat dan tegar di depanku seperti ini. ujar sehun. Cairan bening dari mata indah chaeyeon jatuh, dan itu membuat sehun sangat bersalah dan sakit padanya.

“ oppa, aku sangat mencintaimu, aku juga percaya pada cintamu, tapi aku tidak bisa lari dengamu dan tidak bertanggung jawab seperti ini. aku ingin bersamamu , menjadi keluarga kecil, dengan restu dari orang tuamu, itu lebih membuatku damai dan tenang. Oppa percaya padaku , aku dengan kekuatan cinta kita yakin kita akan bisa melewati semua ini, ini hanya masalah waktu.

Sehun memeluk erat kekasihnya itu, tak sadar cairan bening itupun ikut membanjiri pipinya. Ia tidak tahu sampai kapan ini akan terjadi pada mereka, dan ia merasa bersyukur mempunyai seseorang seperti chaeyeon dalam hidupnya. Seseorang yang membuat hidupnya lebih berwarna, yang mengajarkannya akan kehidupan, yeoja yang tegar meski banyak rintangan yang harus dia hadapi. aku tidak akan meninggalkanmu yeon ah, tidak akan. pikir sehun.

“ chaeyeon ah, keluarlah dari klub ini, aku akan memberimu pekerjaan yang mungkin bisa mengubah pikiran appa.ujar sehun melepaskan pelukannya dan mengenggam erat jemari kekasihnya itu.

“ tidak oppa, dari awal ayahmu sudah tidak menyukaiku.dia mencari alasan untuk terus menjatuhkanku. Tapi tidak apa, asalkan oppa terus mendukung dan bersamaku, percaya padaku, itu akan menjadi kekuatan ku. Percayalah oppa. Ujar chaeyeon lembut mencoba meyakinkan sehun.

“ yeon ah, aku mencintaimu, aku sangat mencintaimu, aku mohon bertahanlah, dan jangan pernah menyerah. Aku akan membuatmu menjadi milikku. Tetaplah disiku.

“ emm, aku percaya padamu oppa, jangan tinggalkan aku. Ujar chaeyeon tersenyum dan menghilangkan jejak air mata di pipi sehun. Sehun pun ikut membalas senyumannya dan membersihkan jejak air mata chaeyeon,lalu menangkup pipi chaeyeon pelan

“ kau adalah bidadariku yeon ah. Ujar sehun yang disambut senyuman hangat dari chaeyeon. Perlahan sehun mendekatkan wajahnya pada chaeyeon dan    cup…..

bibirnya sukses menyapu bibir indah chaeyeon. Mereka berciuman dalam tanpa menyadari sepasang mata sudah menyaksikan mereka dari awal, dan yeoja dengan pony tail itu hanya bisa melongo.

EHEEEK…

sebuah cegukan yang membuat aktivitas sehun dan chaeyeon terlepas. Dan mencari sumber suara itu. Yuna merutuki dirinya cegukan disaat seperti ini. ia yakin sehun dan chaeyeon pasti mendengarnya. Ada apa denganku, kenapa aku cegukan tiba tiba. Pikirnya. Ia mengatur nafasnya baik dan keluar dari tempat persembunyiannya.

“ annyeongg… sapa yuna dengan senyuman paksa yang menghiasi wajahnya.  sehun melotot terkejut dengan kedatangan tiba tiba yeoja yang sekarang sudah berstatus sebagai istrinya . banyak pertanyaan yang hinggap dikepalanya saat ini. yuna yang merasa berbahaya jika memandang sehun, hanya memusatkan perhatiannya pada chaeyeon dan mendekat kearah mereka.

“ annyeong, chaeyeon onnie..sapa yuna ramah

“ aaahh.. an..annyeong . balas chaeyeon terbata bata. Ia masih merasa aneh dengan kedatangan yeoja ini.

“ kenalkan aku choi yuna. Tapi sekarang kau boleh memanggilku yuju, itu adalah nama masa depanku.

“ mwo masa depan? Tanya chaeyeon bingung. Yuna hanya tersenyum.

“ tapi kau siapa? Kenapa kau mengenaliku.? sambung chaeyeon

“ aku….

Yuna melirik kea rah sehun, ia bisa melihat sehun melotot padanya. Yuna hanya tersenyum menanggapinya. Ia tidak tau kalau sehun saat ini ingin menendangnya dan membungkam mulutnya dengan perban jika ia memberi tau semuanya pada chaeyeon, sungguh jantung sehun sedang bekerja tak normal saat ini, lebih cepat dari biasanya.

“ aku sepupunya sehun. Aa maksudku sehun oppa. Ujar yuna dengan senyuman jahil yang terlukis di wajahnya.

“ sepupu.?? Chaeyeon baru tahu hal ini, sehun tidak pernah memberi tau jika ia mempunyai sepupu yeoja sebelumnya. Sehun lega, sangat lega, perlahan detak jantungnya kembali normal. Tapi ia bingung kenapa yuna menyebutnya sebagai sepupu dan menyembunyikan kebenaran, apa yang sedang ia rencanakan? lalu …sehun oppa? Haah.. menjijikan! dasar gadis aneh.

“ oppa.. lirih chaeyeon pada sehun, menatap sehun seolah bertanya apa hal ini benar. Sehun bingung dan hanya mengangguk.

“ dia.. sepupuku yeon ah, maaf aku tidak memberitaumu selama ini, karena kupikir dia jauh dan tidak bertemu denganmu .jadi..

“ jauh? Dimana? Sela chaeyeon

“ aa dia dari… sehun gelagapan

“ Canada. Sela yuna cepat.

“ Canada? waaah, apa kau sekolah disana? Tanya chaeyeon mulai merasa senang dengan yuna.

“ em, aku jago bahasa inggris juga eonnie. Bangga yuna

“ waaa, kau hebat. Puji chaeyeon. Sehun mulai merasa terabaikan.

“ keundae, onnie kekasihnya sehun oppa? Tanya yuna .

“ aaaa.. itu, emm.. ne . balas chaeyeon terbata

“ sejak kapan onnie? Tanya yuna lagi.

“ 8 tahun sudah. Jawab chaeyeon

“ MWOO?? Sungguh yuna terkejut bukan main. bukannya tidak pernah mendengar berpacaran selama itu sebelumnya, tapi ia hanya melihat dalam kehidupan selebriti dan ia selalu percaya kalau itu fake. Tapi sekarang buktinya ada di depan mata. Yuna melongo sesaat. Banyak pikiran yang menerjang pikirannya. Tentang jika sudah selama itu kenapa mereka bisa bertahan walaupun rintangan banyak? Kenapa ayah sehun tetap tidak merestui mereka? dan apakah mereka sudah melakukan hal yang diluar kendali itu? Haiishh….

Yuna menggeleng cepat membersihkan pikirannya yang ternodai. Chaeyeon dan sehun bingung melihat tingkah yeoja dihadapannya saat ini.

“ apa yang kau pikirkan. Akhirnya sehun angkat bicara.

“ ah? Ahniya, eobseoyo. Aku hanya merasa terkejut saja. emm, aku tidak menyangka kalian bertahan selama itu. Tapi, apa kalian tidak ada rencana untuk menikah? Tanya yuna

Pertanyaan yuna sukses membuat sehun semakin tidak mengerti dengan apa yang direncanakan yeoja dihadapannya saat ini. jika ia akan menghalangi hubungan sehun dan chaeyeon , yuna pasti akan memberitau kebenaran, tapi dia malah menyembunyikan semua itu dan malah seperti mendukung hubungannya.

“ ee itu…kami belum ada rencana..ujar chaeyeon malu

“ kenapa? Kau ingin kami menikah sekarang? sela sehun datar.

Yuna terdiam sebentar dengan raut wajah yang tak bisa ditebak oleh sehun, terkejut? Marah? Kasihan? Entahlah.

“ em, ne. balas yuna dengan seulas senyuman di wajahnya. sehun hanya termangu , dahinya semakin mengerut.

Apa yang dia pikirkan?

Tbc

Gimana? Sebenarnya ff ini juga aku publish di wattpad pribadi dan udah sampai part 6, mungkin akan lebih cepat update di sana. Tapi disini tetap lanjut kok..

Bagi yang mau baca silahkan ke wattpad aku syaca07 atau langsung ke link ini https://www.wattpad.com/story/87509042-behind-the-scenes

Jangan lupa tinggalkan jejak juseyoo… ^^ let’s respect for each other

gomawo

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s