[EXOFFI LINE@] My Real Life (Oneshot)

myhome_14

[FF FROM ADDERS] My Real Life (Oneshoot)

Author : Yasmin A.P.
Cast :ChanYeol,Jangmi,Joy
Genre : drama,sad,slice of life,etc

[#realyeon #MRL #EXOFFI]

[PERINGATAN]
Ini beneran real life,cuma diganti nama aja. Maaf jika kurang sopan. Cuma mau curhat aja🙂
{Yang nunggu I Hate You,harap sabar..}
Happy reading~♡

-¤¤¤-

Di suatu kelas pada jam istirahat terlihat seorang gadis tengah duduk manis di kursinya,acuh terhadap semua pemandangan sekitarnya. Tak peduli pada para murid lain yg berebut keluar untuk pergi ke kantin. Gadis itu hanya diam di kursinya,tangannya terlihat sibuk membuat garis di atas kertas gambarnya. Menggambar. Itulah hal yg dilakukannya setiap hari,tak peduli bagaimanapun kondisinya ia tetap melakukan hal itu.
“JangMi-ya!!”panggil seorang gadis berambut pendek
JangMi menoleh,matanya menatap gadis itu dalam lalu menggeleng pelan. Gadis itu berdecak sebal dan berlari ke arah JangMi,menggeretnya pergi.
“Joy-ya.. Aku sedang malas..”keluh JangMi pada Joy yg terlihat mendengarkannya
Joy terus menggeret JangMi hingga tiba di perpustakaan. Disana,terlihat seorang gadis tengah duduk sembari membaca buku dengan serius tetapi konsentrasinya langsung pecah saat mendengar suara JangMi.
“Joy!”pekiknya girang
Seketika,mereka sibuk berpelukan lalu duduk bersebelahan. Sementara Jangmi? Dia hanya dapat diam memandang mereka. Dalam hatinya Jangmi sesungguhnya menyesali perbuataannya beberapa bulan yg lalu. Kenapa dia membiarkan gadis disamping Joy ini menyatakan perasaannya pada Joy? Kenapa pula dia menyuruh Joy meladeni gadis ini hanya karena alasan tak enak hati? Kenapa?
“Jangmi-ya? Kau kenapa?”tanya Joy ketika melihat JangMi yg hanya diam
Jangmi menggeleng lalu membuang wajahnya ke arah jendela. Setiap kali menemani Joy kemari untuk menemui pacarnya ini,membuat Jangmi merasa bersalah. Entah kenapa rasanya dia harus menghentikan ini sebelum terlambat.

Beberapa minggu pun berlalu,tak ada yg terjadi. Kenapa? Karena Jangmi bahkan belum bertindak apa-apa,dia hanya pasrah menunggu mereka bertobat dan kembali ke jalan yg benar. Tak lama,kabar yg membahagiakan pun datang. Joy dan gadis itu putus! Jangmi merasa sangat senang. Akhirnya Joy bisa kembali menjadi gadis normal!

Tetapi ternyata Jangmi salah,Joy masih belum bisa sembuh. Untuk kedua kalinya,dia kembali memiliki pacar perempuan. Jangmi sudah mengingatkannya,memintanya untuk tidak kembali mengulangi perbuatannya. Tetapi sia-sia lagi lagi dia tak mendengarkannya.

Hubungan itu tak berlangsung lama,mereka akhirnya putus. Jangmi berpikir,inilah saatnya dia membuat Joy kembali normal. Jangmi berusaha keras mencarikan pemuda yg cocok dengannya,memanas-manasinya untuk pergi berkencan dengan pria itu. Tetapi sekali lagi,Joy tak mau.

-¤¤¤-
(JangMi POV)
Tahun pun berganti,kini kami sudah SMA. Kebetulan sekali kami masuk ke sekolah yg sama bahkan kami sekelas. Banyak yg terjadi. Joy sudah mengubah gaya rambutnya,yg awalnya pendek dan menyerupai laki-laki kini telah memanjangkan rambutnya hingga sebahu.

Wajahnya pun berubah,yg awalnya terlihat sangar dan tegas kini terlihat lebih manis dan cantik. Akupun berubah,aku menjadi lebih supel dan ramah. Mungkin ini juga efek dari MOS kemarin. Bahkan kini aku tengah jatuh cinta,pada seorang kakak kelas berwajah tampan tetapi jutek itu.

Namanya ChanYeol. Aku sering melihatnya sewaktu MOS kemarin,karena dia adalah pelatih kelompok di sebelah ruanganku. Dia memang selalu memasang wajah datar,tetapi jika dia tersenyum,kau bisa meleleh dibuatnya. Aku tersenyum membayangkan wajah ChanYeol saat tiba-tiba sebuah suara mengagetkanku.
“Pagi Jangmi!”sapa Joy yg tiba-tiba sudah ada di hadapanku
Aku tersentak dan menatapnya dalam,sebelum akhirnya memberikan satu balasan padanya.
“Pagi juga”jawabku sambil tersenyum
Joy meletakkan tasnya di kursinya yg berada tepat di sebelahku. Wajahnya hari ini terlihat berbeda,dia terlihat sangat bahagia. Aku menatapnya penuh tanda tanya. Tak biasa-biasanya dia seperti ini,batinku.
“Joy-ya?”panggilku
.
.
“Hm?”sahutnya sambil menoleh
.
.
.”Kau sedang gembira ya? Kau seperti tengah jatuh cinta saja..”tanyaku
.
.
BLUSH
.
.
Wajahnya memerah malu
.
.
“I-iya.. Aku memang jatuh cinta..”jawabnya

Aku menatapnya makin bingung,ini bukan Joy yg kukenal sewaktu SMP dahulu. Dia berbeda. Bahkan kini dia.. sedang jatuh cinta..? Aku menatapnya makin dalam.
“Dengan siapa..?”aku mencoba memulai pembicaraan kita kembali
“Kau pasti kenal dia..”jawabnya misterius

Aku mencoba mencerna kata-katanya. Mengenal? Siapa? Aku masih tak menyerah,aku mencoba kembali bertanya padanya. Tetapi hanya jawaban inilah yg kudapatkan.

“Suatu hari kau pasti akan tahu”jawabnya sambil mengedipkan matanya dan tersenyum

Jawabannya yg tak biasa itu membuatku penasaran. Apakah dia jatuh cinta pada perempuan lagi? Oh Tuhan! Jangan sampai itu terulang! Maka,dengan sepenuh tenaga aku mencari tahu. Tetapi tetap saja,nihil,tak ada jawaban pasti.

Ketika aku akan menyerah pada penyelidikanku,sebuah status Joy di media sosial membuat hatiku bergejolak. Dia menuliskan “PCY” di statusnya. Aku tersentak. Bukankah itu singkatan nama dari ChanYeol..? Kakak kelas yg kusukai..?

Keesokan harinya,aku sungguh menanyakan hal itu padanya.
“Kau semalam membuat sebuah status bukan? PCY?”tanyaku
.
.
“Iya”
.
.
“Apa maksudmu,PCY itu adalah Park ChanYeol? Kakak kelas kita?”tanyaku lagi
.
.
.
Dia tertawa. Lalu mengangguk.
Dugaanku benar. Dia menyukai ChanYeol. Saat itu,ada 2 hal yg memenuhi pikiranku. Aku lega karena akhirnya dia dapat jatuh cinta pada laki-laki lagi setelah beberapa tahun jatuh cinta pada perempuan. Tetapi.. ini juga membebani pikiranku. Kenapa? Karena dia menyukai orang yg sama sepertiku. Dia boleh jatuh cinta,tetapi kenapa harus dengannya? Kenapa harus dengan orang yg kusukai?

Aku terdiam,bagaimanapun juga ini kondisi yg membingungkan. Apakah aku harus senang atau marah? Aku juga tak tahu.
“Jangmi-ya? Bolehkah aku bercerita satu hal padamu?”tanyanya
.
.
“Hm? Iya,silahkan”jawabku
.
.
“Saat perpisahan MOS,dia datang ke kelasku dan mengajakku berfoto. Dia bahkan menanyakan namaku saat berjabat tangan,dia mengatakan bahwa aku mirip seorang temannya. Wah~ aku sungguh senang~”tuturnya riang
Aku menyimak ceritanya dengan seksama lalu hanya mengangguk-angguk diam. Hatiku sakit. Jantungku pun berpacu dengan cepat,tetapi entah kenapa saat melihat senyumnya ini membuatku tak tega untuk merusaknya.

Melihatnya yg makin hari makin menyukai ChanYeol membuatku akhirnya membuat sebuah keputusan. Aku harus membuat mereka dekat! Dan,akhirnya pada suatu malam aku memberanikan diri untuk berterus terang pada ChanYeol jika Joy menyukainya. Dan alhasil,kini aku melihat mereka makin sering menatap satu sama lain. Saling tersenyum malu-malu jika tak sengaja ketahuan menatap. Walaupun Joy mengatakan dia takkan berpacaran dengan ChanYeol,tetapi aku yakin mereka saling memiliki perasaan satu sama lain.

Jujur,itu sakit. Tapi demi teman,apapun kulakukan. Sekalipun harus mengorbankan perasaanku sendiri. Mengubur harapan dan juga perasaanku padanya. Membiarkannya bahagia bersama temanku itu. Aku yakin,Joy dan ChanYeol cocok untuk bersama. Aku tak masalah jika hanya menjadi penghubung diantara mereka.

Setidaknya aku tahu,ChanYeol tak salah jika menyukai Joy balik. Aku kenal Joy,dan aku ingin dia kembali normal.. Maafkan aku jika aku munafik padamu,tak pernah bisa mengatakan jika akupun menyukainya. Biarkan aku berkorban untukmu kali ini,walaupun aku tak tahu apakah kau akan membalas pengorbananku suatu hari nanti..
Dan untukmu ChanYeol..
“Aku menyukaimu..” :’)

Catatan: aku tak bisa mengatakannya karena aku sadar aku tak pantas untukmu,dan kau adalah cahaya untuk temanku
[THE END]

#EXOFFI

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s