[EXOFFI FREELANCE]Without Identity (Chapter 7)

pizap-com14777479915231

 

Tittle/judul: Without Identity (Chapter 7)

Author: Annisa Maulidia.

Length: chaptered.

Genre: school life, comedy, romance.

Rating: 17.

Main Cast:

  • Sangmi a.ka You
  • Irene Red Velvet
  • Chanyeol EXO
  • Sehun EXO
  • Jimin BTS
  • Other cast

Disclaimer: Fanfict ini buatanku sendiri, terima kasih yang sudah mau baca fanfict yang ntah bagaimana kedepannya.

“PARK SANGMI..” terdengar suara serak, sepertinya.. sehun mengejarnya, otthokke…

Author POV

Sangmi terus berlari tanpa menoleh kearah belakang, saat berbelok tak sengaja ia menabra seseorang.

“oppa..”

“ayoo..”

Jimin menarik tangan sangmi membawa lari lagi, dan bersembunyi di gang kecil dan agak gelap, mereka duduk sembari memegangi lututnya mencari nafas kelangit.

“oppahh.. kau dari mana, kenapa kau menghilang huh?” gerutu sangmi menonjok pelan bahu jimin.

“mianhae, oppa tadi sebenarnya sudah bilang padamu kalau yang punya rumahnya sudah datang, tapi kau sudah melempar batunya duli yaa, aku lari.” Jimin mengusap bahunya.

“otthokae, dia pimpinanku.”

“jjinjja?”

“ahh.. oppa tanggung jawab, aku malu, bagaimana ini, baru juga hari pertama.” Sangmi menarik-narik baju jimin, hingga jimin merasa rishi.

“apa dia mengikutimu?”

“hmm..” angguk sangmi cepat, “kau keluar lebih dulu, kalau sudah aman bilang aku.” Sangmi mendorong punggung jimin.

“ne..”

Jimin pun keluar pelan-pelan menoleh kekanan dan kekiri lalu kembali menatap sangmi.

“aman.” Ucapnya megacungkan ibu jari.

Sangmi pun keluar dan membersihkan bajunya.

“huf..” baru saja melepas nafas pundak sangmi dipegang erat dari belakang, saat menoleh betapa kagetnya ada sehun menatap  dirinya dengan geram.

“kalian berdua ikut aku.”

**

Sangmi dan jimin tengah duduk disofa, sementara sang tuan rumah sehun duduk menyilaka kaki satunya dan tangan yang dilipat didada sembari menatap keduanya.

“jadi selama ini kalian huh?” ucap sehun dinginnya.

“aniya, dia.. dia yang dulua.” Sangmi menunjuk jimin yang terkejut.

“apa-apaan kamu juga, malah kau yang mengajakku.” Jimin menyilakan kedua tangannya.

“heh? Kok malah aku yang dituduh, aku kan gak..” ucapan sangmi terpotong saat seseorang ikut duduk didekat sehun, “kyungsoo?” mata sangmi tertuju ke kyungsoo yang tersenyum manis.

“hei.. focus..” sangmi kembali menatap sehun dingin.

“adikku ini memang seperti itu, mianhae ne, dia liar.” Jimin menunjuk sangmi, “weeeee….” Teriak sangmi didepan wajah jimin yang membuatnya menutup mukannya.

“ya, sampai terbawa di tempat magang.” Dinginnya sehun membuat kyungsoo tertawa.

Saat kyungsoo tertawa sangmi menoleh kearahnya menatap kyungsoo tertawa terbahak-bahak, tanpa sadar sangmi tersenyum kecil dan mengalihkan pandangannya, sehun mengetahuinya lalu menyuruh kyungsoo kembali kekamarnya.

“huh.. baiklah, jangan lakukan itu lagi, kau aku memintamu tanggung jawab, dan kau oppanya pulanglah jemput ia jam 9 malam.”

Dengan enaknya sehun menyuruh jimin pulang, dan jimin pun menurutinya, sementara sangmi menatap kepergiannya dengan kesal.

“ke..kenapa aku, aishh… yang selama ini memecahkan kacakan dia.”

“tapi aku mau kau yang bertanggung jawab, ok.. bersihkan kamarku.” Sehun menujuk lantai dua tanpa menengok.

“lah?”

“ppaliwa.”

Dengan langkah malas sangmi berjalan kelantai dua dengan hati yang terus mendumel.

‘jimin-ah awas saja kau, tak mau disalahkan.’ ‘apa-apaan dia kira aku maidnya.’ ‘kyungsoo..’

Sangmi POV

Kenapa bisa kyungsoo ada disini, memangnya dia siapanya namja babo itu, maid? Masa sih.

Saat aku berjaan menuju kamar sib abo itu, tak sengaja aku melihat kyungsoo keluar kamarnya dengan pakaian rapih lalu menatapku dengan senyum love-nya, ‘love? Ahhhh…. Ini pertama kalinya..

“mau kemana?” tanyaku bodohnya.

“hm… Irene memintaku menemaninya membeli baju, biasa perempuan, kau sendiri kenapa naik kesini?”

“aku disuruhnya membersihkan kamarnya, ishh..” kesalku hingga kyungsoo terkekeh pelan.

“mau jalan denganku dan bercerita?” saat aku mau menjawab dia langsung melanjutkan perkataannya “jam 2 siang hari sabtu, bai.” Ia melewatiku, apa? Aku di usap kepalanya, mimpi apa aku.

Aku berlari kekamar sehun lalu menutupnya kembali, tidak sopannya aku. Aku memegang jantungku yang berdegup kencang ‘udah punya, udah ada yang punya.’ Ucapku dalam hati.

“ih..” aku menyadari menatap sekeliling ruangan, “yakkkkk!!”

 

**

Maaf dikit hehehe…

 

3 thoughts on “[EXOFFI FREELANCE]Without Identity (Chapter 7)

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s