[EXOFFI LINE@] Frozen Rose (Chapter 7)

myhome_2

[FF BY ADDERS] Frozen Rose
By : Amore

Chapter 7

“Nara-ssi kau mau kemana ?” Tanya Xiumin setelah mereka sudah di dalam mobil. “Jika kau tidak keberatan kau bisa mengantarkanku ke Yongsan-gu tidak ?” Tanya Nara ragu karena jarak antara Seongsu-dong atau biasa disebut Seongsu saja dengan Yongsan-gu atau Yongsan cukup jauh, memang sama-sama dekat Han river tapi jika perjalanan darat cukup memakan waktu.

“Apa yang kau lakukan disana ?”

“Aku ingin bertemu temanku untuk minta tolong sesuatu”

“Memangnya siapa temanmu ? Itukan tempat pertokoan elit bukan ?”

“Ya benar, dia memang seseorang yang cukup terkenal di bidangnya”
.
.
.
.
.
“Dia seorang designer” lanjut Nara melanjutkan

“Aku takjub padamu”

“Kenapa ?” Kat Nara sambil menoleh ke arah Xiumin setelah melihat pemandangan dari samping jendelanya

“Karena kau punya banyak teman yang tidak terduga. Padahal kemarin kau bilang hanya penjual bunga”

“Ya mungkin kemarin aku bisa bilang ‘aku hanya penjual bunga’ tapi sebentar lagi tidak. Dan apa penjual bunga tidak boleh mempuyai teman dari kalangan diatasnya ?”

“Tidak bukan begitu Nara-ssi kau boleh mempunyai teman dari kalangan manapun. Lagi pula aku tidak berhak ikut canpur”

.
.
.

Keheningan kembali menyelimuti mereka seakan tidak pernah terjadi perbincangan diantara mereka, sampai Xiumin teringat sesuatu

“Oh ya bukankah tadi kau bilang ‘tapi sebentar lagi tidak’ apa maksud kata katamu ? Kau tetap masih bisa menjadi penjual bunga bukan ?”

“Memang aku masih bisa menjadi penjual bunga. Tapi bukan itu jalan yang akan kuambil”

“Lalu jalan apa yang kau ambil ?”

“Nanti kau akan tau. Jika kau tau sekarang bukan kejutan namanya”

“Jadi kau ingin memberiku kejutan ?”

“Tidak”

Jawaban Nara sangat ambigu bagi Xiumin. Ia tidak tau harus bicara apa lagi. Nara melihat kebingungan yang tampak jelas terukir diwajah Xiumkin dan berkata

“Aku tidak akan meberimu kejutan Xiumin-ssi. Tapi aku akan memberin semua orang kejutan”

Akhirnya Xiumin mengerti apa yang Nara maksud dan ia merasa bodoh karena berhasil masuk kedalam jebakan kata Nara.

Mereka telah sampai di depan sebuah butik yang cukup megah di Yongsan. Xiumin sendiri tidak menyangka akan masuk ke dalam sana, bisa dibilang walaupun ia artis terkenal, ia jarang memakai baju mewah dan mahal, lebih sering ia memakai pakaia mahal sponsor atau pesta pernikahan sunbaenya saja, dan sekarang ia akan masuk salah satu butik designer ternama kelas atas yang merupakan teman Nara.

“Nara-ssi apa kau yakin ini tempatnya ? Ini butik milik salah satu dari top ten designer loh” tanya Xiumin ragu.

“Tentu saja aku yakin” kata Nara tidak peduli dengan kecemasan Xiumin dan membuka pintu ruangan pribadi sang designer tanpa ragu.

“Nara…… Kau datang lebih cepat dari dugaanku” kata sang designer seolah dia memang dekat dengan Nara atau dia benar- benar dekat dengan Nara ya.

“Tentu saja lebih cepat, karena aku memperkirakan akan naik bus, tetapi ada orang yang tidak keberatan mengantarku ke sini” ucap Nara sambil melihat Xiumin.

“Aku yakin kau sudah tau orangnya Hana, dia sangat populer sepertimu” lanjut Nara.

“Hmm..?” Designer bernama Hana sedikit bingung dan akhirnya menyadari ada seorang anggota EXO di belakang Nara.

“Ah… Maaf Xiumin-ssi aku tidak melihat anda. Perkenalkan aku Lee Hana seorang designer sekaligus patner Nara” ucap wanita itu sembari menjulurkan tangan.

“Aku Kim Min Seok dan kau bisa memanggilku Xiumin seperti yang lain Hana-ssi” kata Xiumin sambil membalas uluran tangan Hana.

Setelah itu Nara dan Hana berbicara cukup panjang di dalan ruang kerja pribadi Hana dan Xiumin tidak dapat mendengar apapun, ia hanya melihat dari luar bahwa Nara sedang mengeluarkan sebuah file penuh berisi kertas yang ia ambil dari dalam kotak besarnya di apartement sebelum berangkat.

Nara yang sudah selesai bicara dengan hana pun pamit dan berjalan ke arah Xiumin. Xiumin yang melihat hal itu berdiri dan berkata

“Habis ini kau mau kemana lagi ?”

“Apa kau tidak ada jadwal hari ini ?”

“Ada tetapi masih 3 jam lagi jadi tidak masalah”

“Benarkah ?” Nara masih tidak percaya dengan ucapan laki-laki ini. Bisa di bilang Xiumin bahkan menemaninya seharian kemarin dan tidak mungkin ia tidak bekerja lagi hari ini.

“Jika kau tidak percaya kau bisa menelfon managerku sekarang” kata Xiumin sambil menawarkan ponselnya kepada Nara

“Ani.. Ani … Tidak perlu aku percaya kepadamu”
.
.
.
Keheningan kembali menyelimuti mereka sampai akhirnya mereka masuk kedalam mobil dan Xiumin bertanya lagi

“Jadi kau mau kemana ?”

Nara yang merasa tidak enak merepotkan Xiumin dengan mengantarnya kemana mana memutuskan
“Baiklah kita ke JHC saja, kau tau kan dimana ?”

“Tentu saja aku tau, tapi apa yang kau lakukan disana ?”

“Tentu saja untuk melakukan sesuatu Xiumin-ssi jika tidak untuk apa aku kesana”

Xiumin berdecak kesal tidak puas dengan jawaban yang ia dapatkan, sedangkan Nara tersenyum puas bisa menjahili Xiumin lagi. Lalu Xiumin teringat hal yang sering ia lupakan.

“Nara-ssi kau tidak perlu memanggilku menggunakan banmal lagi, panggil aku Xiumin saja”

“Baiklah, kau juga bisa memanggilku Nara saja”

Xiumin pun mengiyakan perkataan Nara dengan anggukan.

JHC>>

Mereka telah sampai dan sudah berada di dalam JHC. Nara sibuk dengan ponselnya menelfon seseorang. Tidak lama kemudian, muncullah seorang laki-laki tinggi dan tampan dari pintu karyawan. Nara yang melihatnya langsung berlari memeluknya, Xiumin yang melihat itu merasa hatinya seakan diremas kuat, tetapi ia tetap memungkiri perasaannya kepada Nara.

“Oppa lama tidak bertemu, aku rindu padamu”kata Nara setelah melepaskan pelukannya

“Kau kira aku tidak rindu padamu hah ?”

Nara yang mendengar itu hanya tersenyum.

“Dimana uri agi*, aku tidak sabar melihatnya oppa”

“Baiklah ikut aku”

Xiumin yang mendengar kata kata yang keliar dari mulut Nara seperti tersambar petir siang bolong. ‘Bagaimana bisa ?!’ Pikirnya dalam hati dan juga mengutuki dirinya senduri tetapi ia tetap mengikuti Nara dari belakang yang berjalan bersisian dengan laki-laki tadi. Dan akhirnya mereka sampai di sebuah basement yang penuh dengan …….. Kenyatan itu membuat Xiumin lebih terkejut dan bahkan bisa di bilang mendekati syok.

Author note : seperti biasa Frozen Rose kalau tidak ada Author notenya bukan Frozen Rose rasanya. Dan terima kasih untuk yang like dan comment. Saya akan menjawab pertanyaan dari |\| ! $ @. Saya lebih memilih memakai kata-ssi dari pada kata -ah atau -ya, karena mereka di ceritakan baru kenal jadi masih memakai banmal yang formal. Mubgkin jika skenarionya memungkinkan >di tabok readers trus dan bilang kan skenarionya dari otak lu min. Saya akan pakai -ah dan -ya jika saya minat habis ini, karena Xiumin dan Nara sudah memutuskan tidak banmal formal lagi
*uri agi= bayi kita

One thought on “[EXOFFI LINE@] Frozen Rose (Chapter 7)

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s