[EXOFFI FREELANCE] MY STRONG DADDY (CHAPTER 6A)

my-strong-daddy6a

Tittle        : My Strong Daddy#6a

Author        : Angestita

Length        : Chaptered

Genre        : Family and romance

Rating        : PG – 13

Main cast    : Oh Sehun – Leo William – Kim Na Na(OC)

Summary    : Kim Na Na tak paham dengan perasaan yang dia miliki kepada Sehun. Semuanya begitu semu… maka setelah kejadian itu dibulatkan tekatnya untuk melupakan Sehun. Tapi Sehun membuat niatnya berantakkan.

Disclaimer    : FF ini murni punya saya kecuali Oh Sehun dan Leo William. Saya tidak mencontoh karya orang lain. Saya harap anda berkenan untuk melakukan hal yang sama dan meninggalkan jejak setelah membaca.

Na Na POV

Aku tidak akan berharap untuk berjumpa lagi dengan pria beranak satu itu lagi. Semuanya sudah menjadi rumit sekarang. Aku tidak ingin memperkeruh ke adaan. Semua yang terjadi kemarin aku anggap adalah ketidak sengajaan. Mulai saat ini aku berjanji tidak akan terbawa perasaan dengan kedekatan kami. Bukan, bukan kedekatan kami tetapi kedekatan aku dan anaknya.

Aku dan anaknya…

Kenapa perasaan tak iklas itu selalu membelenggu hatiku ketika mengingat wajah polos Leo? Seolah aku terikat olehnya. Nyatanya aku tidak lebih dari ibunya di sekolah. Ibunya di sekolah. Fakta yang harus aku pegang erat di otakku. Aku bukan siapa-siapa untuknya di luar sekolah. Ya, bukan siapa-siapa. Maka tak baik aku masih menyimpan rasa memiliki akan Leo lebih dari seharusnya.

Dengan tekat itu, aku mulai menarik senyum tipis ketika anak itu menyapaku. Aku mencoba tetap mengontrol gelombang hangat yang menggerakkan tanganku untuk merengkuh tubuh mungil itu. Anak laki-laki itu berdiri di hadapanku dengan senyum yang cukup lebar, seolah menunggu kecupan hangat yang biasa aku berikan. Hatiku bergejolak ketika bersitatap dengan matanya yang indah. Rasanya saat itu juga aku ingin merengkuh putra kesayangan Oh Sehun itu.

Leo menatapku dengan tatapan menunggu, bibirnya masih tersenyum nan lebar. Aku masih berfikir keras apa yang harus aku lakukan. Merengkuhnya dan kembali terbelenggu dengan rasa kepemilikan yang semu atau mengacuhkannya dan jatuh dalam jurang yang dingin.

Namun sebelum kubuat sebuah keputusan seseorang lebih dahulu merengkuh Leo kedalam sebuah gendongan yang hangat. Dia lah Oh Sehun. Orang yang aku hindari. Orang yang tidak ingin aku temui. Kurasakan tubuhku menghangat ketika mata tajamnya menatap mataku. Ah… betapa indahnya mata hitam itu.

Cukup, aku tidak boleh terlena terlalu lama oleh rasa hangat itu lagi. Kutegarkan hati ini untuk mendorong mataku menatapnya dingin. Tak akan ada lagi perasaan aneh itu lagi untuk saat ini.  Sehun terlihat mulai tak nyaman kupandangi seperti itu membuatku merasa iba. Namun jika tidak kuteruskan, apa kabar hatiku nanti?

“Pak Sehun…” panggilku dengan suara dingin. Hatiku terasa merekah bahagia ketika mendengar nama itu kusebut lagi. “Ternyata anda ikut menemani Leo, saya fikir Leo akan seorang diri.” Aku mencoba mencari topic untuk berbasa-basi.

Dari sudut mataku aku melihat ia tersenyum tipis sebelum berkata dengan suara yang lunak, “Aku tidak ingin ada kejadian yang sama terulang lagi.” Jujur aku tak tahu maksud dia mengatakan ini. Hanya untuk bercandaan atau sebuah ancaman untukku namun dapat kurasakan gelenyar aneh yang mengiris perasaanku secara perlahan. Setelah dua minggu berlalu ternyata masih tak mampu membuat seorang Sehun memaafkan kecerobohanku. Apa yang harus aku lakukan untuk menebus kesalahanku satu ini?

Aku mencoba tersenyum lembut dan memandang matanya kian tajam, “Saya paham akan kemarahan anda untuk kejadian dua minggu yang lalu. Saya minta maaf apabila kejadian itu membuat anda kian tak nyaman dengan sekolah ini. Tetapi jika permohonan maaf dari saya masih membuat hati anda tidak berkenan juga, saya iklas anda memecat saya. Saya fikir saya pantas untuk itu.” Bodoh, keluhku dalam hati setelah menyelesaikan ucapanku. Apa yang akan terjadi jika aku tidak bekerja? Uuh… Na Na kenapa mulutmu tak bisa terkontrol dengan baik.

Sehun menatap diriku dengan pandangan tak terbaca membuatku menunggu dengan hati berdebar. “Aku fikir memecat kamu  tidak memperbaiki kecerobohanmu.” Kata Sehun masih dengan suara yang terkendali.

“Lalu apa yang harus saya lakukan untuk menebus kesalahan saya?” tanyaku spontan. Rasanya Sehun terlalu bertele-tele. Aku segera ingin mengakhiri pembicaraan ini. Aku tidak ingin terlalu lama berada disampingnya dan kembali terbuai dalam perasaan semu itu.

Sehun tampak tengah berfikir lama seperti sedang menguji kesabaranku. Aku mencoba mengatur debaran jantungku yang kian tak terkendali. Menatap matanya selama ini kian membuatku jatuh dalam lubang yang diam-diam pria itu buat.

Sehun tersenyum samar sembari menatap tajam mataku. Hatiku merinding seketika, perasaan asing itu menyeruak keluar. Perasaan yang membuatku  harus waspada menghadapinya.

“Jadilah ibu untuk Leo dan anak-anakku.”

Apa?! Tubuhku membeku saat itu juga. Aku merasakan dunia disekitarku berputar dan semuanya sunyi, meninggalkan aku dan pria beranak satu itu seorang diri. Saling berpandangan dengan emosi bergejolak di dada masing-masing.

TBC

Aku ingin memberi tahu bahwa mungkin FF My Strong Daddy akan lama update. Akhir Oktober dan  November nanti aku ada ujian. Maaf  atas ketidak nyamanan ini dan terimakasih sudah berkenan membaca FF abal-abal milikku. Sampai jumpa lain waktu.

abc

Kim Na Na

abc

Oh Sehun

abc

Irene Bae

abc

Leo William Recipon

16 thoughts on “[EXOFFI FREELANCE] MY STRONG DADDY (CHAPTER 6A)

  1. Oke terbukti kalau bang sehun emang bangsat bisa ae ngancem anak orang ya, menebus kesalahan dengan jadi emak nya leo sama emak bagi anak anak nya kelak, uwaaaaa aku terhura bang sini bang nikahin dd aja *keyfix gue mulai ngaco 😂

  2. walah sehun langsung blak”an gitu…
    aku jadi nana jg pasti kek disambar petir loh..ahhhhhhhhhhhhhh
    tapi kenapa begitu singkat…kenapa dichapter ini ada a nya dibelakang 6…kenapa harus update lama…ahhhhh..benar”membuatku penasaran..hehehe

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s