[EXOFFI LINE@] Frozen Rose (Chapter 6)

myhome_2

[FF BY ADDERS] Frozen Rose
By : Amore

Chapter 6

Pagi harinya saat Xiumin terbangun Nara sudah berada di dapur dan sedang memasak sarapan, sehingga bau harum masakan langsung memenuhi kamar Xiumin ketika ia membuka kamarnya. “Nara-ssi kau tidak usah memasak sepagi ini” kata Xiumin tidak enak. “Tidak apa apa Xiumin-ssi. Lagi pula aku sudah menumpang disini” kata Nara sambil menata masakannya di atas piring. Xiumin tidak membantah perkataan Nara sama sekali dan memperhatikan setiap gerakan Nara.

“Ini makanannya sudah siap !” Kata Nara semangat. Tanpa berkata apa-apa Xiumin makan masakan Nara dengan wajah tersenyum.” Masakanmu enak sekali, kau belajar masak ya ?” Tanya Xiumin terkejut dengan rasa lezat yang menyebar di mulutnya.” Hahaha jangan bercanda Xiumin-ssi. Jika aku belajar masak aku tidak akan memasak untukmu pagi ini. Aku tidak mau memberi racun kepada ular berbisa sepertimu” cibiran Nara membuat Xiumin tersinggung! Tapi ia tau bahwa Nara hanya bercanda jadi dia berencana membalan candaan Nara.

“Wah wah wah teernyata kau sudah merasa sebagai nona besar di sini ya sampai berani memanggilku ular berbisa” balas Xiumin dengan senyuman jahil di wajahnya.

“Ah, tentu saja aku tidak merasa menjadi nona besar disini aku hanya mengatakan yang sebenarnya, tuan besar apartement ini” balas Nara tidak mau kalah dari Xiumin.

” Ooo begitu rupanya kau tidak merasa menjadi nona besar disini tapi kau ingin begitu bukan ?” Kata Xiumin juga sama keras kepalanya dengan Nara

“Jika ada yang menawari, kenapa tidak ?” Kata Nara menantang Xiumin

“Wah jika kau ingin seperti itu artinya kau harus menikah denganku dulu, bukan ?” Xiumin juga tidak mau kalah dan ikut menantang Nara

“Itu adalah masalah yang rumit Xiumin-ssi. Apa kau yakin ?”

.
.

“Mungkin tidak” Xiumin berbohong kepada dirinya sendiri. Ia cukup lama berdebat dengan dirinya sendiri, memikirkan apa jawaban terbaiknya. Jantungnya berdetak sangat cepat saat bersama Nara, tetapi ia baru beberapa hari mengenal Nara, karena alasan itulah ia bingung dan ia lebih memilih alasan kedua.

“Kalau begitu aku siap-siap dulu. Jika kau sedah selesai, biarkan saja di meja nanti aku cuci” kata Nara sambil beranjak pergi. Setelah Nara pergi dan masuk kamar, Xiumin baru bisa bernafas lega. Degupan jantungnya sudah kembali nomal, tapi di dalam hati kecilnya ada sedikit penyesalan karena berbohong kepada Nara dan membohongi perasaannya sendiri. Ya apa boleh buat, pikirannya kosong saat bersama Nara. Ia tidak dapat berfikir jernih dan memutuskan apa yang tepat saat bersama gadis itu, dan setelah itu yang terjadi hanya penyesalan.

Nara sudah berada diambang pintu ketika ia melihat Xiumin masuk kedalam apartement dari beranda. Ia pun hanya tersenyum dan melangkah keluar. Saat sudah hendak mendekati lift, ia merasakan ada tangan kekar yang mencengkram lengannya serta membuat tubuhnya spintan berbalik dan ia oun melihat Xiumin disana.

“Ada apa Xiumin-ssi ?”

“Kau mau kemana ?”

“Aku ada urusan pagi ini jadi aku harus pergi sekarang ”

“Apa aku perlu mengantarmu ?”

“Boleh saja jika kau tidak keberatan”

Akhirnya Xiumin meminta Nara menunggu untuk ia bisa mandi serta bersiap-siap. Nara tau jika Xiunin mandi akan menghabiskan banyak waktu sekitar 20-30 menit, jadi ia berjalan menuju lift dan menekan angka 8. Setelah pintu lift berbunyi dan terbuka di lantai 8, Nara segera turun dan berjalan ke arah kamar 804. Ia menekan bel pintu dan tak lama kemudian, seorang laki-laki telah memeluknya.

“Kau kemana saja Shandy ? Aku merindukanmu, sangat merindukanmu” ucap laki-laki itu tampak kenal Nara dengan baik lalu melepaskannya untuk menatap matanya. “Apa kau akan membiarkanku berdiri disini oppa ?” Terkejut mendengar kesalahannya ia langsung mempersilahkan Nara masuk tapi ia menolak. “Tidak usah oppa aku hanya bercanda lagi pula temanku mungkin sudah menunggu jadi kita bicara disini saja” jawab Nara lembut. “Baiklah” balas laki laki itu setelah berfikir

“Aku langaung saja pada inri kedatanganku kemari karena waktuku singkat. Jadi kedatanganku kemari karena aku ingin melihat gaun-gaunku oppa. Gaun gaun yang kau curi dan juga kau simpan dariku tiga tahun lalu” ucap Nara terang terangan

“Apa yang kau bicarakan Shandy ? Aku jelas tidak mencuri ataupun menyinpan gaun-gaunmu sama sekali”

“Sudahlah oppa aku sudah tau semuanya. Tetang kasus itu aku sudah melupakan semuanya dan aku hanya ingin melihatnya”

“Kah ingi melihatnya karena kau ingin mengambilnya kembali dan bukan cuma itu saja kau pasti juga mau mengambil karirku juga bukan”

“Aku tidak akan melakukan itu selama oppa juga tidak melakukan hal yang sama”

“AKU TIDAK AKAN MELAKUKANNYA SHANDY ! PERCAYALAH PADAKU” teriak laki-laki yang memanggil Nara dengan sebutan Shandy.

“Jika kau tidak mengijinkan aku aku tidak masalah oppa. Itu yang aku juga tidak suka darimu ceoat marah, dan temanku sudah menunggu terlalu lama jadi aku harus pergi” Nara berbalik dan berjalan menuju lift meninggalkan laki laki yang masih memendam emosinya. Di bawah pada saat yang bersamaan, Xiumin bingung dengan kemana perginya Nara dan kebingungan itu menguap setelah ia melihat gadis itu berjalan dengan anggun keluar dari pintu lift masuk ke mobilnya
Author note: untuk penjelasan perbedaan nama author sudah dijelaskan di ff suho birthday event( mungkin saya beruntung jadi juara)jadi ditunggu aja ya (saya bikin ff itu duluan sih (lupa kalo masih lama di post)).
author

One thought on “[EXOFFI LINE@] Frozen Rose (Chapter 6)

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s