[EXOFFI FREELANCE] SACRIFICE OF LOVE (Chapter 1)

Sacrifice of love Part 1.jpg

Title  : SACRIFICE of LOVE – 1

Author : BanHana Chance

Cast :

– Xi Luhan

-Seohyun (SNSD)

-Oh Sehun (EXO K)

Support cast :

Byun Baekhyun (EXO K)

Park Chanyeol (EXO K)

Zhang Yixing (EXO K)

Kwon Yuri (SNSD)

Genre : Sad, Romance, School life, Friendship, Mariage life

Lenght : Chaptered

Rating : PG17

Disclaimer : FF ini TERINSPIRASI oleh Bunga Sakura alias Achik Amay teman sekelas saya. Kebetulan dia adalah guru BK saya di kelas

Summary : Kisah cinta Luhan dan Seohyun tengah di uji ketika Seohyun harus menerima perjodohan kedua orang tua-nya. akan-kah Seohyun memilih perjodohan itu, atau tetap berada di samping Luhan

Note: Anyeong Haseyo chingu….hehe. kali ini author bawa ff chapter pertama nihh. Huh sedikit grogi sih mau ngucapin apa buat salam perkenalan nya. Semoga para readers pada suka sama ff ini. Oh iya bicara soal cast, author suka banget sama Luhan and Seohyun, mereka berdua bias aku chingu. Semoga kalian semua suka ya, mohon di baca ff  ku ini chingu.* Keep Reading ^_^

Pagi itu suasana sama seperti biasa. Dua pasangan yang sedang kasmaran berjalan dengan tangan saling bergandengan tanpa menghiraukan teman di sekeliling nya yang saling menatap malas kedua pasangan itu. Ya siapa lagi kalau bukan Xi Luhan dan Seohyun.

Namanya Xi Luhan, seorang namja paling tampan nomor dua setelah Park Chanyeol. Chanyeol sendiri yang bilang seperti itu kepada Luhan saat mereka berdua  sedang berkumpul bersama.

Chanyeol sendiri adalah sahabat dari Luhan sejak mereka masih berumur 7 tahun, tepat setelah Luhan baru saja pindah dari Beijing. Mereka berkawan baik sejak saat itu.

Kembali lagi kepada Luhan. Selain menjadi namja paling tampan di sekolahan nya setelah Chanyeol, Luhan juga termasuk anak dari pengusaha sukses yang berada di Beijing.

Luhan sendiri pindah ke Korea karena desakan dari sang Ibu. Karena Ny.Lu sendiri menginginkan anak nya belajar di sekolah High School seperti di drama-drama Korea.

Kebetulan sang ibu adalah salah satu penggemar drama Korea. Jadi beliau menyuruh Luhan agar  bersekolah di Korea dan melanjutkan perguruan tinggi nya di sana. Benar-benar ibu yang sangat lucu menurut Chanyeol katanya.

Selanjutnya yaitu Seohyun. Dia adalah wanita paling populer di kalangan semua namja-namja yang berada di sekolahan nya. Dia tidak sombong, murah senyum, dan juga cantik. Tidak heran kalau Luhan menyukainya dan menjadikan Seohyun sebagai yeojachingu nya.

“ya, Luhan-ah. Hari ini kau ingin makan apa?” ucap Seohyun sambil terus menggandeng tangan Luhan dengan mersa.

“hhmm kurasa hari ini kita ke caffetaria saja. Apa seobaby ku ini sudah sangat kelaparan”. Sahut Luhan sambil mencubit hidung seohyun dengan manja.

“yyaakk Luhan-ah apa yang kau lakukan, ini sakit sekali. Aigoo hidung mungilku yang cantik…” teriak Seohyun sambil memegang hidung nya yang memerah karena di cubit oleh namjachingu nya tadi.

Luhan hanya tersenyum kecil melihat kelakuan manja sang kekasih sambil mengacak-acak rambut Seohyun dan membuat nya semakin kesal dengan perlakuan Luhan tadi.

~oOo~

“ooohhh aku lapar sekali…lama sekali mereka” Seohyun tetap saja manja dan merengek kepada Luhan. Yapz  benar, hanya di depan Luhan dia berlagak manja seperti ini. Luhan hanya tersenyum melihat kelakuan manja sang kekasih.

Tak selang berapa menit kemudian tiba-tiba terdengar suara tertawa yang sangat keras dari ujung pintu. Suara yang sangat menggelegar sehingga se isi ruangan di Caffetaria tersebut terdiam menatap nya.

Ya siapa lagi kalau bukan Park Chanyeol dan Byun Baekhyun. Si raja happy virus dan pasangan nya si namja berparas cantik dengan senyum yang sangat mempesona tetapi sangat tajam cara berbicaranya sehingga membuat siapa pun malas berbicara kepadanya.

Anehnya mengapa Chanyeol begitu betah setiap hari berada di samping Baekhyun yang super menyebalkan itu. Benar-benar clop yang sangat aneh, mereka berdua di juluki dengan “The idiots Brothers”.

“hheeyyy… mianhae lama menunggu” seohyun hanya melirik malas kedua namja tersebut.

“apa yang membuatmu sangat lama Chanyeol-ssi? Kau tidak tahu berapa lama kita menunggu” Sahut Luhan dengan nada bicara malas.

“Mian hari ini ada ulangan, jadi aku dan Baekhyun agak telat sedikit”. Elak Chanyeol dengan sedikit mengatur nafasnya akibat tertawa terlalu keras tadi.

~oooOooo~

Seperti biasa Baekhyun hanya terdiam saat berada di depan Seohyun. Dulu mereka pernah menjalin hubungan saat berada di Junior High School, itu pun hanya bertahan hingga satu bulan saja karena orang tua Baekhyun yang melarang nya berpacaran saat masih SMP.

Begitu pula dengan Seohyun, dia hanya diam saat berada di depan Baekhyun. Tidak hanya itu, Seohyun diam-diam merahasiakannya kepada Luhan loh.

Dia tidak ingin Luhan mengetahui kalau mereka dulu pernah menjalin hubungan saat masih SMP. Luhan pun juga tidak menaruh perasa’an curiga kepada keduanya.

*Seohyun house*

“Mengapa aku jadi memikirkan Baekhyun ya? Memangnya kenapa kalau dia akan selamanya menjauhiku seperti ini, aku kan hanya ingin berteman dengan nya meskipun dulu dia mengakhiri hubungan kita seperti itu walaupun menyakitkan”.

Seohyun terus saja terbayang-bayang dengan Baekhyun yang tidak pernah menegur sapa dengan nya selama hampir 2 tahun belakangan ini.

Sementara itu sembari melamun tiba-tiba ponsel Seohyun bergetar. Ternyata ada sms dari Luhan

.

.

from: BabyLU  20:18PM

apa kau sudah makan seobaby ku yang cantik

Seohyun merasa damai melihat pesan dari Luhan. Bayangan nya kepada Baekhyun tadi hilang seketika. Jemari lentik Seohyun pun mulai mengetik pesan dari Luhan.

For: BabyLU 20:22PM

Sudah BabyLU yang tampan, apa kau merindukan ku sampai-sampai kau mengirimkan pesan kepadaku? Haha arraseo aku tau kalau kau tidak bisa kan hidup tanpa kabar dariku walaupun satu menit saja?

Seohyun semakin gemas dengan pesan yang dikirimkan tadi. Sementara itu dari luar kamar Seohyun terdengar suara tangisan yang sangat keras.

Tanpa perlu berfikir panjang Seohyun langsung beranjak dari kamar dan tidak menghiraukan pesan-pesan dari Luhan. Dia meninggalkan ponsel nya di kamar dan segera mungkin keluar untuk memastikan apa yang telah terjadi keributan di luar tadi.

*Luhan House*

Luhan terus saja mondar-mandir di dalam kamarnya sambil beberapa kali mengecek layar ponsel nya. Ya hasilnya tetap saja nihil. Sudah hampir satu jam Luhan menunggu kabar dari Seohyun tapi tetap saja tidak ada balasan pesan darinya.

“aaiisshhh kemana perginya wanita manja ini eoh? Bisa-bisa nya dia meninggalkan ku dan membiarkanku menunggu sampai satu jam tanpa memberi kabar sama sekali?” luhan terus saja mondar-mandir dengan perasaan gelisahnya. “lihat saja kau seobaby tega-tega nya kau membuat pangeran mu ini menunggu lama”.

Luhan tidak mengetahui apa yang sebenarnya telah terjadi kepada Seohyun. Berulang kali Luhan mengirimkan pesan dan mencoba untuk menghubungi nya, tetapi tetap saja tidak ada jawaban sama sekali.

Tiba-tiba saja ponsel Luhan bergetar. Luhan sangat bersemangat membuka kunci layar ponselnya. Dia sangat bahagia, tetapi…. tiba-tiba raut wajahnya kembali murung, bahkan terlihat sangat kesal.

“nde eomma, wae?” luhan menjawab telepon ibu nya dengan malas.

“aigoo kenapa dengan suaramu Luhan? Apa kau sakit? luhan jawab eomma!!!” luhan sedikit menjauhkan layar ponselnya dari telinganya karena mendengar suara teriakan ibu nya yang sangat keras.

“tidak eomma, aku hanya sedang malas saja berbicara. Pasti yang akan eomma katakan Luhan apa kau sudah makan apa kau sudah minum susu setiap mau tidur, apa kau sudah minum vitamin mu setiap pagi menjelang sarapan dan saat istirahat sekolah, apa kau tidak makan seafood di kantin, kalau kau merasa kedinginan peluk haramonim, kalau kau bla bla bla itu kan yang ingin eomma katakan?” dengan kesal luhan berbicara kasar kepada ibunya karena merasa bosan hampir setiap hari sang ibu telepon dan hanya itu itu dan itu itu saja yang dikatakan sampai Luhan menghafalnya.

Terdengar suara tarikan nafas panjang dari sang ibu “hehe ndee arraseo, eomma tahu kalau kau bosan Luhan dengan kata-kata eomma setiap hari seperti itu. Yasudah eomma tutup dulu telepon nya. Besok eomma hubungi kamu lagi, jangan lupa minum susu saat mau tidur, arraseo?” Luhan menjawab nya dengan nada malas.

“ndee eomma”.

Tutt…

Tiba-tiba telepon dari sang ibu terputus. Luhan merebahkan badan nya di atas ranjang dan melihat langit-langit di kamarnya. Berkali-kali dia melamun dan pikiran yang sangat kacau.

Entah mengapa malam ini dia merasa gelisah akibat bicara terlalu kasar kepada ibu nya dan di tambah dengan Seohyun yang dari tadi menghilang tanpa kabar.

Perlahan Luhan pun mulai memejam kan matanya karena hari yang mulai larut malam.

05:00AM

Pagi ini sama seperti biasanya, suasana sangat sejuk ditambah lagi dengan pemandangan indah yang berada di ujung kota Seoul.

Hari ini Seohyun berencana pergi olah raga sebelum berangkat sekolah. Sekaligus menjernihkan otak nya dari tugas sekolah yang setiap hari menghantuinya.

“aahhh sejuk sekali udaranya….” teriak seohyun sambil merentangkan tangan nya.

“kenapa tidak dari dulu saja ya aku sering-sering berolah raga seperti ini. Hhmm aku suka sekali udara di Seoul”.

Tiba-tiba seseorang menabrak Seohyun sehingga membuatnya terjatuh.

“aahh mianhae, maaf aku tidak melihat  kalau kau berada di sini”. Ucap namja itu sambil membantu Seohyun berdiri.

“omoo… kau terluka! Kemarikan tangan mu biar ku obati”. Tiba-tiba seohyun menepis tangan namja itu.

“gomawo, tapi kurasa kau tidak perlu melakukan ini, terimakasih sudah membantuku berdiri”. Ucap seohyun sambil berdiri meninggalkan namja tersebut.

“tapi, tanganmu terluka”. Sela namja tersebut  sambil menarik tangan Seohyun dengan tatapan khawatir.

“gwencana?” ucap seohyun sembari meninggalkan namja tersebut.

Namja itu hanya terdiam melihat punggung Seohyun yang semakin lama menghilang. Tersadar dari lamunan nya tiba-tiba ada suara yeoja yang berteriak memanggil namja tersebut.

“yaakk Yixing-ah!!! Kenapa larimu begitu cepat eoh? Apa kau tidak kasihan melihat yeoja secantik diriku ini kelelahan akibat mengikutimu?”. Yixing hanya malas mendengar omelan dari yeoja tadi.

“yakk Kwon Yuri! Siapa suruh kau mengikutiku dari tadi,? Cepat sana kau pulang, aku sudah tidak sabar ingin melihat sekolah baru kita nanti. Aku ingin merasakan sekolah di Korea itu seperti apa”. Dengan kesal Yuri memukul perut Yixing dengan keras.

“yakk saudara tiriku yang tampan Zhang Yixing! Ohh salah, Kwon Yixing! Aku juga malas setiap hari bertemu dengan mu, kenapa kita harus satu sekolah lagi?” Yixing hanya tersenyum kecut mendengar perkataan saudara tiri nya tadi.

Mereka berdua adalah saudara tiri sejak Junior High School. Tuan Kwon menikah dengan Nyonya Zhang saat berada di Amerika dan mereka memutuskan untuk pindah dan menetap di Korea karena urusan pekerjaan

~oOo~

“Huhh aku merasa gugup Yixing-ah. Apa kau tidak merasakan nya eoh?”. Yixing hanya tersenyum kecut kepada Yuri.

“Kau ini pabo sekali, Dimana sifat narsis mu itu eoh?” sela Yixing.

“Pokoknya jangan pernah  bicara dengan semua orang disini kalau kau saudara tiri ku, aisshh itu sangat menggelikan harus bersaudara dengan wanita narsis sepertimu”. Yuri tiba-tiba membelalakkan kedua matanya dan memukul Yixing dengan keras.

“yyaakkk ? Aku juga tidak suka bersaudara dengan mu, aishhh jinjja kau membuatku gila bahkan di saat hari pertama sekolahku.”

Sementara itu Yixing meninggalkan Yuri yang masih mengomel tanpa mengetahui kalau Yixing sudah meninggalkan nya.

“yyaakkk Yixing-ah kau tidak mendengarkan ku?”. Teriak Yuri sambil berlari mengejar Yixing.

#@@@#

“yakk kudengar ada siswa baru di kelas kita, namja dan yeoja”. Teriak salah satu siswa di kelas itu sambil lari menuju sekerumunan siswa.

“oh iya kudengar mereka pindahan dari Amerika”.

“mereka juga pintar, katanya namja itu bisa bermain piano dan si yeoja pintar sekali dance dan singing nya”. Seluruh siswa itu bergumam.

“wwooaahhh daebbak……”. ucap seluruh siswa secara bersama’an.

Sementara itu dari pojok kelas, namja yang sangat menyebalkan itu tiba-tiba memotong pembicaraan para siswa.

“haisshh jinjja? apa yang sedang kalian bicarakan eoh? Dasar kekanak-kanakan sekali, jinjjaa!” kata-kata namja itu membuat salah satu siswa yang lain terpancing emosi nya.

“yakk Byun Baekhyun siswa yang paling menyebalkan di seluruh dunia!!! Apa masalahmu eoh? Urusi saja dirimu itu. Oh iya jangan lupa buka hatimu juga agar tidak diselimuti oleh dunia gelap!! Arraseo ?”. teriak salah satu siswa yang berada di kelas tersebut.

Sementara itu Baekhyun hanya mendengus kesal dengan ucapan teman sekelas nya itu lalu melanjutkan memainkan ponselnya.

“sudahlah jangan urusi mereka Baekhyun-ssi”. Ucap Chanyeol sambil menepuk pundak Baekhyun.

“omoo Luhan-ah ada apa dengan wajah mu eoh? Kenapa kau terlihat murung seperti itu? Omoo Seohyun-ah, ada apa dengan kalian berdua? Apa kalian bertengkar?”. Ucap Chanyeol dengan gegabah. Wajar saja di happy virus ini sangat hyperaktiv.

Seohyun yang terlihat murung pun hanya duduk tanpa menghiraukan Luhan. Begitupula dengan Luhan.

“Yak’ Baekhyun-ssi, apa kau tidak heran dengan Seohyun dan Luhan. Sepertinya mereka berdua bertengkar.” Ucap Chanyeol dengan wajah melongo sambil memperhatikan keduanya.

“haishhh aku sedang tidak mood hari ini. Jadi jangan bicara kepadaku.” Ucap Baekhyun sambil mendengus kesal.

Sementara itu Chanyeol hanya diam saja tanpa menghiraukan Baekhyun yang super menyebalkan. Tiba-tiba saja seseorang datang dari pintu kelas.

“Baiklah selamat pagi semuanya, hari ini di kelas kita kedatangan siswa baru”. Seluruh siswa tepuk tangan dan berteriak kegirangan termasuk Chanyeol. Tetapi tidak dengan Baekhyun, Luhan, dan Seohyun. Mereka bertiga hanya diam saja terutama Seohyun yang murung sejak masuk kelas sambil memperhatikan tangan nya yang terluka. Tunggu dulu, terluka???…..

Luhan yang tidak sengaja melihat tangan Seohyun pun langsung membelalak kan mata nya.

“omoo Seobaby, kenapa dengan tangan mu?”. Ucap Luhan sambil menarik tangan Seohyun yang berbalutkan perban di pergelangan tangan nya.

“gwencana, aku baik-baik saja Luhan-ah, aku hanya terjatuh tadi pagi saat olah raga”. Seohyun hanya tersenyum melihat Luhan.

Sementara itu Kim Songsaengnim memanggil kedua siswa baru yang berada di luar untuk masuk ke dalam kelas.

Jrrengggg kupu-kupu beterbangan *Author lebay plaakkk*

“Anyeonghaseyo… Kwon Yuri imnida. Aku pindahan dari Amerika dan aku harap kita bisa berteman baik. Senang bertemu dengan kalian”. Yuri tersenyum manis dengan teman-teman sekelas nya.

Sementara itu Yixing hanya tersenyum kecut melihat senyuman saudara tirinya itu seolah-olah di buat-buat hanya untuk mendapatkan ketenaran di kelas baru nya.

“yakk’ hentikan senyuman mu itu, kau membuat ku ingin muntah”. Yuri yang kesal terhadap Yixing pun melirik ke arah nya.

“Jaga mulut mu eoh? Atau kau akan mati di tangan ku”. Sahut Yuri dengan ketus sambil mengatur volume suara nya sedikit berbisik ke arah Yixing.

“Baiklah Kwon Yuri, nama yang bagus, selanjutnya kau namja yang tampan”. Ucap guru Kim kepada Yixing.

“nde’ anyeonghaseyo Kwon…” Yixing tiba-tiba menghentikan kata-kata nya.

“eehem ehemm, anyeong, Zhang Yixing imnida, aku pindahan dari Amerika, senang bertemu kalian berdua.”

“oohhh eottokeh… tampan sekali diaaaa”. Rengek salah satu siswa yang berada di dalam kelas tersebut.

“Apa kau sudah punya yeojachingu?”

“Apa kau ingin berkencan dengan ku malam ini Yixing oppa?” sahut siswa lain nya dengan manja.

Yuri yang melihatnya pun sangat geli mendengarnya.

“yak’ Kwon Yuri, kau lihat kan? Fans ku sangat banyak di sini”. Ejek Yixing kepada Yuri. Yuri pun yang tidak terima langsung mencubit tangan Yixing tanpa ada siswa lain yang melihatnya.

“Baiklah kalian bisa duduk di sebelah sana sekarang”. Ucap Kim Songsaengnim sambil menunjuk tempat duduk yang dimaksudnya tadi.

Saat menuju tempat duduknya, mata Yixing tiba-tiba tertuju kepada salah satu gadis yang sangat cantik yang ia temui tadi pagi. Ya siapa lagi kalau bukan Seohyun gadis yang dia tabrak hingga tangan nya terluka tadi pagi. Seohyun yang melihat Yixing hanya tersenyum kepadanya. Yixing pun begitu. Malah dia melambaikan tangan kepada Seohyun dengan senyum manis nya. Luhan yang melihatnya pun langsung membelalak kan matanya.

“yak’ apa-apa an ini? Kenapa dia tersenyum kepadamu Seobaby?”. Kesal Luhan dengan muka sedikit marah.

“Sudah jangan di permasalahkan, kita tadi pagi bertemu saat olah raga. Dia juga yang menolongku saat jatuh. Jadi kau jangan cemburu eoh? Aku hanya mencintaimu seorang Luhan-ah”. Sahut Seohyun dengan senyum an yang terukir di wajah nya membuat Luhan yang tadinya dibakar rasa cemburu kini tiba-tiba perlahan mulai tersenyum juga.

~oOo~

“Baiklah sampai disini pelajaran kita, langsung saja pulang ke rumah, jangan ada yang main sampai malam, arraseo?”. Serempak para siswa menyahut ucapan Kim Songsaengnim.

“ndeee….”. sementara itu Yixing tiba-tiba menghampiri Seohyun.

“yak’ kita belum berkenalan kan tadi pagi, nama ku Yixing, siapa nama mu?” tanya Yixing sambil mengulurkan tangan nya.

Tiba-tiba saja tangan Yixing di tepis oleh Luhan.

“apa masalah mu eoh”. Tanya Yixing dengan nada sedikit membentak.

“aku tidak suka saja”. Jawab Luhan dengan muka datar nya.

Luhan langsung berdiri dan menarik tangan Seohyun sambil meninggalkan Yixing begitu saja.

Baekhyun dan Chanyeol yang tadinya hendak pergi pun menghampiri Yixing dengan muka datar nya, berbeda dengan Chanyeol yang terus saja tersenyum seperti orang gila.

“Apa kau gila? Mengajak kenalan dengan gadis yang sudah mempunyai kekasih?”. Ucap Baekhyun dengan nada bicara yang super duper datar.

“Aku hanya ingin berkenalan saja apa salahnya, oohh jadi namja tadi kekasih nya, mianhae aku tidak tau soal itu”. Sahut Yixing dengan nada yang tak kalah datar nya dengan Baekhyun.

“Sudah-sudah kajjaa kita pulang”. Ajak Chanyeol lalu mereka berdua pergi meninggalkan Yixing.

“haisshh benar-benar namja yang aneh” (umpat Yixing dalam hatinya).

Saat hendak berdiri tiba-tiba Yuri bertabrakan dengan Baekhyun.

“aahhh,” teriak Yuri kesakitan karena terjatuh. Tanpa habis pikir pun Baekhyun langsung membantu Yuri berdiri.

“Gwencanaa? Mianhae aku tidak hati-hati tadi”. Sesal Baekhyun sambil membantu Yuri.

“Nan gwencana, gomawo”. Yuri langsung keluar kelas dengan jalan sedikit sempoyongan.

“Kurasa gadis itu cantik juga, apa kau tidak ingin berkencan dengan nya?” tanya Chanyeol dengan nada sedikit menggoda. Baekhyun pun tersenyum kecil sambil melamun. Melamun membayangkan wajah cantik Yuri yang tanpa sengaja dia tabrak tadi.

“siapa nama nya?”. Sela Baekhyun tanpa mengalihkan pandangan nya kepada Yuri yang semakin menjauh.

“Aigooo kau tadi kemana saja. Kenapa kau tidak memperhatikan dia saat berkenalan tadi?” Baekhyun tetap saja diam dan melamun.

“Sudah-sudah kajja kita pulang, ahh aku sangat lelah.”

~Ooo~

“Sepertinya namja itu menyukaimu, aaahhh aku sangat cemburu.” Seohyun yang mendengar ucapan Luhan tadi hanya tersenyum.

“ooh ngomong-ngomong kenapa kau tadi malam tidak menjawab pesan ku eoh?” Seohyun tiba-tiba menghentikan langkah kaki nya.

“hh aku tadi malam tertidur Luhan-ah”. Tiba-tiba sekelibat bayangan tadi malam menghentikan bicara Seohyun.

Flashback

“appa, kenapa kau menampar eomma?” teriak  Seohyun sambil menangis memeluk eomma nya.

“kau tidak usah ikut campur. Semua ini salah eomma-mu.” appa nya semakin geram saja.

“Memang-nya eomma melakukan kesalahan? Apa sangat fatal? Kurasa appa sangat berlebihan.”

“oohh jadi kau membela eomma mu? Perusahaan ayah sekarang bangkrut dan appa harus membayar semua hutang-hutang eomma mu!” seohyun pun diam tanpa menjawab appa nya.

“kau harus appa jodohkan dengan teman appa, itu satu-satu nya cara agar menyelamatkan perusahaan appa, arraseo?”

Flashback end

“yak’ seobaby, kenapa kau melamun eoh?”. Tangan Luhan pun membuyarkan lamunan Seohyun seketika.

“ahh mian, kajja kita pulang saja”. Luhan pun menaiki motor nya dan memberikan helm kepada Seohyun.

To be continued…….

Chapter pertama sudah kelar, semoga saja di awal cerita tidak membosankan. Jangan lupa tinggalkan jejak ya chingudeu…. terimakasih ^_^

2 thoughts on “[EXOFFI FREELANCE] SACRIFICE OF LOVE (Chapter 1)

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s