[EXOFFI Facebook] I CAN SEE YOU – Vignette

14708162_1102219056562144_867500755118887120_n

I CAN SEE YOU – Ikadul98

Title : I Can See You

Author : Ikadul98

Cast : Oh Sehun (EXO)

: Han Yoora (OC)

: Park Shinji (OC)

Genre : Family life,horror

Rating : General

Disclaimer : Ide cerita murni hasil pemikiran author sendiri. Apabila ada kesamaan nama,tempat,dan unsur cerita hanyalah kebetulan dan tidak ada unsur kesengajaan. Terimakasih kepada admin yg sudah menshare fanfic ini.

 

 

~HAPPY READING~

 

 

Aku melirik jam tangan berwarna coklat yang melingkar indah ditanganku untuk kesekian kalinya. Sudah pukul tujuh malam dan sudah satu jam aku duduk dibangku besi yang tak jauh dari pintu kedatangan para penumpang pesawat terbang. Mataku menelisik diantara keramaian orang yang ada diruang tunggu bandara,mencari sosok pria yang kutunggu-tunggu kedatangannya. Entah aku masih sanggup menunggunya atau tidak,mengingat rasa lelah yang teramat sangat setelah perjalanan berjam-jam yang kutempuh. Bahkan belum ada lima menit tapi aku sudah menguap beberapa kali. Aku menghela nafas panjang dan mengusap wajahku dengan gusar. Berapa jam lagi aku harus menunggu disini?

 

“Yoora-ya!”.

 

Mendengar ada yang memanggilku,aku mengitarkan pandangan mencari sipemilik suara itu. Kulihat sorang pria tinggi dengan celana hitam panjang dan kemeja putih yang membalut tubuh rampingnya,melambaikan tangan padaku. Akhirnya penantianku berakhir. Segera kutarik koper besar disampingku dan berjalan cepat menghampiri pria itu.

 

“Sehun oppa!”. Aku langsung menghambur kepelukan pria yang tujuh tahun lebih dulu lahir dariku. Oppaku tidak banyak berubah. Tetap kurus walau sekarang jauh lebih tampan. Aku lalu melepaskan pelukan dengan kesal. “kenapa oppa lama sekali eoh? Sampai lumutan aku menunggumu”. Gerutuku sembari memanyunkan bibirku. Aku menatap sebentar pada wanita yang berdiri disamping oppa dengan dress putih yang dikenakannya. Wanita itu hanya membalas tatapanku dengan senyuman manisnya. Tak ada yang berubah pada wanita itu. Tetap cantik dan ramah.

 

“hehe..mianhae adikku sayang. Oppa baru saja pulang dari kantor karena ada rapat penting”. Sahut oppa lengkap dengan cengiran bodohnya.

“huh,alasan!”. Aku mendengus kesal.

Oppa mengacak rambutku dengan gemas . “kalau kau marah terus,nanti cantiknya hilang lho. Bagaimana jika kita pergi makan dulu? Kau mau kan?”. Tawar oppa padaku.

“baiklah oppa. Kajja!”. Sahutku bersemangat. Pasal makan,aku nomor satu.

 

Oppa tertawa kecil lalu segera membawakan koperku. Aku berjalan disamping oppa sambil menggamit lengannya menuju kemobil oppa yang diparkirkan didepan bandara. Sesampainya,oppa langsung mengangkat koperku dan meletakkannya dibagasi. Aku duduk disamping kursi kemudi karena kursi belakang sudah ditempati oleh wanita yang bersama oppaku. Dengan kecepatan sedang oppa menjalankan mobilnya dijalanan kota.

 

~SKIP~

 

“jadi berapa lama kau akan berada disini?”. Tanya oppa setelah meneguk minumannya.

“dua minggu. Setelah itu aku harus kembali ke China. Liburan musim panas kali ini aku tidak bisa bersantai-santai. Banyak tugas kuliah yang harus aku selesaikan”. Jawabku lalu kembali menyuapkan makanan kemulutku.

“bagaimana kabar appa dan eomma?”.

“mereka baik-baik saja. Mereka bilang minggu depan akan datang kesini untuk mengujungimu. Sekalian untuk membahas acara pernikahanmu”. Aku mengambil tisu untuk membersihkan bibirku dari sisa makanan yang mungkin masih menempel.

Oppa terlihat menghela nafas panjang. “kenapa mereka harus repot-repot? Cepat kau hubungi mereka dan katakan tidak perlu dating kemari jika untuk membahas soal pernikahan. Berapa kali harus kukatakan,aku tidak ingin menikah dengan siapapun selain dengan Park Shinji”. Tuturnya sembari mengarahkan pandangan kearah lain.

“ayolah oppa. Mei Ying adalah yeoja yang baik dan cantik. Kenapa kau tidak bisa menerimanya?”. Ucapku berusaha membujuknya.

Oppa beralih menatapku dengan tajam. Tatapannya menyiratkan kepedihan yang teramat dalam. “aku tid-“. Ucapan oppa terpotong karena suara ponselnya yang bordering diatas meja. Ada panggilan masuk dan oppa segera mengangkatnya.

“yeobeoseyo sekretaris Lee”.

“direstoran Chinesse dekat bandara Incheon”.

“sekarang? Oh baiklah,aku tunggu”.

*PIP* sambungan telepon diputus.

“oppa,gwaenchanha?”. Tanyaku penasaran setelah oppa selesai berbicara ditelepon.

“ne,mianhae yoora-ya. Oppa harus pergi keluar kota malam ini juga. Ada beberapa urusan penting yang harus oppa selesaikan secepatnya. Kau bisa pulang sendiri kan? Ini kunci mobilnya. Jaga dirimu baik-baik ya,oppa pergi dulu”.

 

Setelah mengemasi barang-barangnya,oppa lalu beranjak dari kursinya. Dia terlebih dulu mencium keningku sebelum pergi meninggalkanku direstoran sendiri. Aku hanya bisa menghela nafas berat dan enggan untuk berkomentar apa-apa. Padahal aku baru sebentar bertemu dengan oppa. Tapi sekarang dia harus pergi lagi mengurus pekerjaannya. Sesibuk itukah menjadi seorang direktur? Harapanku untuk tidur dipangkuan oppa dan mendengarnya mendongeng untukku sirna sudah. Aku rindu bermanja-manja dengan oppa. Apa itu terlalu sulit untuk diminta?

 

“jangan sedih yoora-ya. Aku akan menemanimu malam ini”. Ucap wanita yang duduk disebelahku sembari tersenyum hangat.

“gomawo Shinji-ya”. Balasku ikut tersenyum.

“sudah lama tak bertemu,sekarang kau terlihat cantik sekali ya. Pasti banyak pria yang menyukaimu”.

Aku terkekeh mendengar ucapan wanita itu. “kau juga cantik. Pantas saja oppaku tergila-gila padamu”. Mendengar pujianku,dia kembali tersenyum. “kajja kita pulang Shinji-ya”. Ajakku padanya karena aku mulai merasa tak nyaman dengan tatapan pengunjung restoran lainnya yang memperhatikanku.

Shinji mengangguk dan berdiri dari kursinya. “kajja”.

 

~SKIP~

 

Mobil Ferrari yng kukendarai tiba didepan sebuah rumah besar milik oppa. Aku segera turun lalu berjalan masuk kedalam setelah lebih dulu memasukkan kode password. Shinji berjalan mengekor dibelakangku. Aku mempersilakan Shinji duduk disofa ruang tengah dan menyalakan TV untuknya. “kau pilih saja chanel yang kau suka. Aku mau mandi dulu”. Ucapku dan dibalas anggukan oleh Shinji. Aku menaiki tangga menuju kamarku dilantai dua. Sesampainya dikamarku,aku segera mengeluarkan pakaianku dari koper. Kuambil beberapa peralatan mandi dan handuk. Setelah itu aku masuk kedalam kamar mandi yang ada didalam kamarku. Setelah setengah jam memanjakan diri dengan berendam dibathtub,aku keluar dari kamar mandi dengan handuk yang melilit tubuh mungilku. Segera kukenakan pakaian ditempat tidur yang sudah kusiapkan sebelumnya. Celana jeans pendek diatas lutut dan kaos santai berwarna pink. Selesai berpakaian,aku segera keluar dari kamarku menuju keruang tengah menemui Shinji. Namun setibanya disana aku justru mendapati oppa sedang duduk santai sambil menonton acara berita di TV. Kemana Shinji pergi ya?

 

“oppa kapan pulang? Memang urusannya sudah selesai?”. Tanyaku sembari duduk disofa depan oppaku. Sedikit heran juga karena oppa baru pergi dua jam yang lalu dan kini sudah pulang. Bahkan aku tak mendengar suara mobilnya. Apa karena aku terlalu asik dikamar mandi?

“baru saja. Karena semua urusan sudah selesai,jadi aku bisa pulang cepat”. Tutur oppa tanpa mengalihkan pandangan dari TV. Layar datar itu kini tengah menampilkan acara music dengan beberapa wanita yang sedang menyanyi dan menari bersama. Aish! Lihatlah oppa begitu menikmatinya sampai-sampai belum mengganti pakaiannya.

“oppa,aku tidak suka itu,ganti chanelnya. Aku ingin menonton drama Scarlet heart ryeo. Palli!”. Rengekku sembari berusaha merebut remote dari tangan oppa. Namun gerakanku kalah cepat.

“sudah sana tidur,ini sudah malam. Jangan menggangguku nonton Tv!”. Sahut oppa dengan menjulurkan lidahnya meledekku. Aku hanya mendengus kesal dan melipat tanganku didada.

 

Tiba-tiba Shinji berjalan masuk keruang tengah. Dia menghampiriku dan oppa yang sedang menonton TV lalu mengambil posisi disebelah oppa. “maaf aku baru pulang menengok orangtuaku”. Tutur Shinji entah pada siapa.

 

*DEG*

Aku terkejut setengah mati. Tiba-tiba jantungku berdetak kencang dan nafasku tersengal-sengal. Kututup mulutku rapat-rapat sambil terus menatap oppa tak percaya. Cairan bening mulai merembes dari mataku. Tubuhku merosot dan jatuh kelantai yang dingin. Kugelengkan kepala menolak semua yang terjadi. Tidak! Ini tidak mungkin! Ini pasti salah! Hanya aku yang bisa melihat Shinji! Hanya aku yang bisa berinteraksi dengannya. Dan kini..aku baru menyadari satu hal.

“OPPAAAAAAA!!”.

 

.

.

.

 

~END~

 

.

.

.

 

Annyeonghaseyo readers-nim..kali ini author datang dengan membawa ff riddle story. Entah ini bisa disebut riddle atau nggak karena author cuman menjawab tantangan dari temen author untuk bikin story dengan teka teki didalamnya. Author yakin readers semua bisa jawab teka teki dari cerita diatas. Makasih banyak untuk readers yang sudah meluangkan waktu membaca cerita ini. Author tunggu RCLnya ya. See you in the next story..

-Ikadul98-

2 thoughts on “[EXOFFI Facebook] I CAN SEE YOU – Vignette

  1. Aahhh thor kesel kesel kesel
    Kok sehun d buat mati d sni??
    Prtama w nyangka s cwe d bandara yg bareng sehun itu sekretarisny
    Tp anehny kok pas naik mobil dy duduk d blakang
    Eehh pas d resto baru tau dy hantu
    Daaannnn nyeesseeekkknyaaa laagggiiii seehuuunnnn
    Aaaarrrrggghhhh

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s