[EXOFFI FREELANCE] She Is Male (Chapter 1)

cover-she-is-male-chapter-1

She Is Male – Chapter 1 | Lifen

Title : She Is Male

Cast : Oh Sehun & Kim Lisa(OC)

Other Cast : Find by yourself

Author : Lifen

Length : Chaptered

Genre : Romance, Married Life, Crossdress

Disclaimer : Wattad @xilifen

Summary :Hal lain yang membuatnya benar-benar gila adalah menerima kenyataan bahwa ia telah menikahi seorang pemuda berwujud gadis lugu.

Hujan rintik-rintik berubah menjadi deras lebih buruk dari apa yang Lisa bayangkan. Sebut saja ini musim panas yang menyebalkan, atau sekalian saja musim panas yang kelabu dengan hujan idiot yang membuat tubuhnya basah kuyup dan ponsel sialan yang terus berdering miliknya.

Ini sudah sepuluh kali panggilan tidak terjawab dari kantornya. Benar Lisa pergi meninggalkan kantor tempat dia bekerja tanpa ijin. Dia tidak peduli dengan ‘Hadiah’ bisa di bilang seperti itu, yang akan di berikan oleh Kepala Bagian, mungkin saja Lisa di pecat.

Lisa tidak peduli.

Lisa sudah di depan cafe yang tampak sepi, dia masuk ke dalam dengan tergesa-gesa sampai mengundang perhatian pengunjung lain. Maniknya menyapu seluruh ruangan. Gelisah akan tidak di temukanya seseorang yang dia cari. Saat maniknya melihat di sudut ruangan di deretan meja paling belakang bersebelahan dengan rak buku, terlihat gadis bersurai hitam panjang yang di biarkan digerai. Kulit putih pucat yang kontras dengan seragam sekolah yang dia kenakan. Gadis itu sedang menyendok es cream rasa vanilla ke dalam mulutnya. Ini hujan dan dia makan es cream dengan mata berbinar ?

Ketemu kau batin Lisa.

Lisa membuang nafas dengan kasar. Berjalan dengan sedikit berlari menghampiri meja gadis itu. Lalu duduk dengan bar-bar di kursi di depan gadis itu. Terlihat gadis itu mendongakan kepalanya untuk melihat siapa yang duduk di mejanya lalu dengan malas kembali lagi memakan es creamnya acuh.

Dia benar-benar datang batin gadis itu.

Lisa yang melihat gadis itu mengabaikanya setelah kekacauan yang dia buat, dengan sisa kesabaran yang ia miliki. Lisa mulai berdemem.

“Apa mau’mu? Kau membuatku akan di pecat dengan datang ke cafe ini di saat hujan sialan ini Oh Sehun” tanyanya to the point.

Gadis berwajah cantik bersurai hitam panjang dengan memakai seragam sekolah itu adalah Oh Sehun suami dari Kim Lisa yang sudah dia nikahi empat bulan lalu yang usia terpaut tujuh tahun dari Lisa. Usia Sehun delapan belas tahun dan masih duduk di bangku sekolah di tahun terakhirnya. Mereka di jodohkan, awalnya Lisa menolak. Bahkan Lisa meragukan orientasi seksual Sehun tapi dengan sedikit paksa’an oleh sepupuhnya Kriss Wu akhirnya Lisa menerima segala ke’anehan yang di miliki Oh Sehun tentu dia juga megakui sosok suami cantiknya bahkan lebih cantik dari dirinya.

Lisa terhina.

Gadis cantik itu atau bisa di bilang suami cantiknya masih duduk di bangku SMA berprilaku layaknya seorang gadis. Ini jauh lebih gila lagi. Catat itu!

“Aku tidak suka di sekolah. Jadi aku memintamu datang untuk menemaniku makan es cream” jawabnya santai.

“Mwo! Kau gila, aku menerima telpon dari sekolahmu satu jam yang lalu yang menyatakan ‘Miss Lisa keponakanmu membolos untuk ke tiga kalinya!’ Huh…. kau membolos Oh Sehun! Apa yang kau pikirkan?! Aku menerobos pertahanan kantorku yang lebih mirip Benteng Militer di hari hujan dan aku akan mati kedinginan sekarang demi kau yang sedang asik memakan es cream sialan itu!” Cecarnya.

Lisa menjadi wali Sehun yang bernotaben Suaminya sendiri. Sehun di kenal sebagai seorang Gadis lugu bukan seorang Bocah tengik. Lisa di anggap sebagai Bibi Sehun bukan istrinya. Hancur sudah harga diri Lisa. Namun Lisa tidak akan mempersoalkan bagaiamana Orang Tua Sehun bisa menutupi gender anaknya di Sekolah campuran.

Lisa tidak mampu berfikir.

“Apa kau mau escream Blueberry? Menu favorite di cafe ini cobalah?” Tawarnya dengan senyum cerah.

“Berhentilah mengalihkan pembicara-” perkataan Lisa terhenti saat Sehun dengan tiba-tiba memanggil waiters. Lalu seorang waiters datang dengan senyum ramahnya. Dia membawakan Lisa sebuah handuk dan bertanya apakah Lisa membutuhkan sesuatu, tapi sayang Lisa tidak tersenyum dan malah memesan segelas coklat panas dengan nada sinis. Mendapat tatapan geli oleh Sehun.

“Apakah ada pesanan lain Nona?” waiters itu mengangkat catatannya, masih dengan senyum ramahnya-yang Lisa anggap seperti senyum wiraniaga.

“Tidak, terimakasih. Cepatlah” Ujar Lisa cepat.

“ ew kau kaku sekali” ejek Sehun.

Lisa ingin menggunduli rambut indah Sehun. Itu Nanti dan pasti, pikirnya.

Moodnya sudah terlanjur buruk dan dia tidak mau waiters ini semakin membuatnya buruk. Lisa tidak bisa membayangkan apa-apa lagi karena di kepalanya sudah penuh mengenai tugas menumpuk di kantor lalu kebutuhan rumah tangga beserta tunggakan air dan listrik. Lisa hanya pegawai biasa. Bagaimana jika dia benar-benar dipecat dan tidak bisa menutup kebutuhan rumah tangga. Demi apapun itu, Suaminya masih anak SMA yang seperti gadis lugu. Lisa adalah kepala rumah tangganya. Di luar dari itu, terutama untuk tugas-tugas rumah tangga hanya Lisa yang mengerjakan. Suaminya hanya bisa bernafas dan mempersolek dirinya. Lisa seakan ingin mengubur dirinya sendiri.

“ Sehunie, berhentilah bermain-main. Aku sungguh lelah” keluh Lisa

Sehun terdiam.

Mungkin ini keterlaluan membuat istrinya terlihat buruk. Walaupun Sehun selalu merepotkan Lisa. Dia tidak benar-benar marah pada Sehun. Tatapan sendu Lisa membuat Sehun merasa bersalah.

“Ne, bisa kita pulang sekarang?” tanya Sehun.

“Dasar kau ini. Aku belum meminum coklat pan-” ucapan Lisa terhenti matanya membulat sempurna ketika melihat Sehun menyampirkan Jaket kelabu ke sayangan’nya ke pundak Lisa.

“Kau harus mencucinya nanti”

Sehun tidak ingin Lisa sakit. Bagaimanapun cerewetnya Lisa, dia tetap istri  dari Sehun. Tentu dia tidak suka jika ada pria yang melihat lekuk tubuh Lisa yang tercetak sempurna di balik kemeja tipis yang basah. Sehun pria normal hanya saja dia lebih menyukai semua orang memandangnya sebagai seorang gadis kecuali Lisa. Hanya Lisa yang mengagapnya serigala di balik pakaian wanita.

“Jangan diam saja. Ayo kita pulang, oke?” Sehun berdiri dan menarik lengan Lisa semena-mena.

“KAU!” Dia berteriak marah. Tapi tetap saja tidak berdaya.

Lisa menyerah-bukan berarti dia memang tidak ingin pulang, tapi dia sadar seberapa besar perbedaan tenaga mereka. Membiarkan dirinya memberontak secara bar-bar di cafe hanya akan membuat situasinya semakin tidak menguntungkan, terlebih lagi Sehun hanya bisa membuat citranya tampak buruk. Mungkin pengunjung lain akan berfikir pasangan Lesbian sedang bertengkar.

“Aku bisa jalan sendiri, Sehunie” Lisa berusaha melepaskan tangannya dari genggaman Sehun, tapi dia sama sekali tidak berniat untuk membiarkan Lisa lepas darinya.

“Eonni..”

Satu kata dapat membuat Lisa bungkam dan Sehun tersenyum kemenangan.

Eonni ? Aku bisa gila. Batin Lisa menjerit.

Lisa baru ingat dengan hal yang lebih penting, coklat panas pesanan Lisa bahkan belum tiba dan dia belum membayarnya.

“-hey! Aku belum bayar pesananku!!”

Baiklah Lisa benar-benar di ambang batas. Tidak ada yang lebih memuakkan dari pada terjebak bersama Sehun hingga setengah jam ke depan di dalam Bus. Lisa memiliki mobil pribadi, tapi dia sengaja menitipkan mobilnya di rumah orang tuanya. tentu dia tidak ingin di repotkan dengan menjadi supir pribadi Sehun atau budaknya. Lupakan saja. Setidaknya naik Bus mampu mengatar mereka tiba di apartemen dengan selamat.

Lisa pikir, dia harus menjelaskan keadaannya saat ini. Seberapapun ia membenci ini-lebih dari seluruh kekacauan soal hujan, Sehun membolos atau Bosnya akan membunuhnya besok.

Oke, setidaknya meski ini tidak bisa dibilang benar-benar ‘normal’, Lisa masih menjadi satu-satunya yang normal di sini. Dan dia sangat bersyukur untuk itu.

Walaupun Lisa tidak tahu pasti seberapa besar presentasi kenormalan orientasi seksualnya, Sehun tetap saja suaminya yang sudah tercatat sah secara hukum dan agama. Mereka menikah tepat bulan Maret empat bulan lalu di sebuah gereja sederhana yang lokasinya berdekatan dengan rumah orang tua Sehun.

Ini semua murni akal-akalan keluarganya dengan campur tangan Kriss Wu di dalamnya. Lisa sama sekali tidak tahu menahu soal pernikahan ini dan tahu-tahu saja dia di paksa dinikahkan dengan bocah yang masih duduk di bangku SMA dan berpenampilan seperti gadis sungguhan. Kedua orang tuanya seperti ingin merubah Lisa mejadi Pedofil, Siscon, Brocon, Lesbian, Lolicon semacamnya, pikir Lisa

Lisa hanya tahu kalau ini perjodohan lama yang sudah direncanakan keluarganya dengan keluarga Sehun. Minggu-minggu awal pernikahan mereka juga tidak berjalan mulus dan cenderung diramaikan dengan adu mulut. Dalam beberapa kesempatan, bahkan Lisa harus merelakan tenggorokanya sakit untuk meneriaki dan mengomeli Sehun karena memakai peralatan make’upnya dan menghilangkan airliner kesayanganya.

Tidak jarang juga Sehun menggunakan kartu kredit Lisa diam-diam hanya untuk membeli pakaian wanita. Dan sekali lagi, mereka hampir saling bunuh satu sama lain.

Benar-benar kurang ajar, pikir Lisa.

Dimana letak sopan santunnya pada wanita lebih tua, yang terlebih lagi adalah istrinya sendiri. Lisa menghela napas panjang. Melirik Sehun dengan ekor matanya. Sorot mata semua penumpang seperti ingin menelanjangi tubuh Sehun. Dia terlalu cantik dan menggoda dengan rok mini dan kaki indah itu. Lisa melempar pandangan jijik pada setiap penumpang pria yang sengaja mencuri pandang ke arah Sehun

Sial! Apa yang kalian lihat dia itu pria batin Lisa ingin berteriak.

Perjalanan menggunakan bus terasa lebih lama. Ia mulai berpikir kalau ini benar-benar final destination dalam versi comedy. Semua ini diluar kuasanya-ada hal yang kadang-kadang melenceng dari rencana yang ia buat, dan Sehun termasuk dalam hal itu. Begitu pula pernikahan ini. Lisa tidak bilang kalau dia membenci ini, tapi ia akan mencoba menjalaninya bersama Sehun. Paling tidak, dia berusaha untuk pelan-pelan menjatuhkan dirinya pada laki-laki ini. Dan Lisa hanya ingin tahu apa yang akan Sehun lakukan setelah ini.

TBC

8 thoughts on “[EXOFFI FREELANCE] She Is Male (Chapter 1)

  1. Wow sehun dandan kya cwe ,, eehhmm jujur gk bsa ato lbih tepatny gk mau bayangin sehun versi cwe
    Tp bener2 koplak hahhaa prnikahan mereka
    D tunggu thor chap slanjut ny

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s