[EXOFFI FREELANCE] Ilunga

1475506419940

Ilunga

Story by ╰BumbleBee╮

[Cast]

╰EXO’s Zhang Yixing & Twice’s Chou Tzuyu╮

[Other Cast]

╰BTS’s Jeon Jungkook╮

[Genre]

╰Sad, Romance, Friendship╮

[Rating]

╰PG-16╮

[Lenght]

╰Chaptered Lenght╮

[Disclaimer]

╰ this is a work of fiction. I don’t own the cast. Every real ones belong to their real life and every fake ones belong to their fake appearance. Any similarity incidents, location, identification, name, character, or history of any person, product, or entity potrayed herein are fictious, coincidental, and unintentional. Any unauthorized duplication and/or distribution of this art and/or story without permission are totally restricted. ╮

” Kesalahan pertama dan kedua mungkin akan mudah bagiku melupakannya. Tapi, ma’af untuk ketiga kalinya, aku tidak dapat melupakannya semudah kau mengulangnya ..” –Ilunga.

♣◇——— Ilunga ———◇♣

Aku mengenalmu karena sebuah kejadian tidak terduga. Aku mencintaimu karena perjalanan kisah cinta kita. Aku selalu percaya karena kamulah yang membuatku lebih berwarna. Aku hanya dapat melihat kebenaran yang tersirat dimata indah dari pencipta sempurna tuhannya. Kebenaran yang bersifat kebohongan dimata orang lain namun, berbeda dimataku yang selalu menganggapmu benar akan keadaannya.

Inilah aku, Chou Tzuyu. Gadis yang akan selalu percaya dengan ciptaan sempurna tuhannya.

.

.

.

Dengan sekali hentakan Tzuyu mampu membuat genangan airnya terpencar kemana-mana. Beberapa menit yang lalu, sesuatu yang dihindari setiap orang turun membasahi bumi.

Sempurna.

Itu deskripsi yang diberikan oleh Tzuyu untuk tetesan berharga yang diberikan tuhan untuk makhluknya. Ia tersenyum kecut mengingat waktu yang selalu cepat berlalu dengan mudahnya. Membiarkan kesalahan fatal yang tidak dapat dilupakannya menjadi sebuah memori yang mengitari pikirannya. Kesalahan pertama dan kedua mungkin bisa dilupakan tapi, tidak untuk kesalahan yang ketiga kalinya. Semua orang selalu bertoleransi dalam hal yang dibuatnya. Tapi, untuk masalah ini, Itu semua tidak akan diperlukannya.

“Kau lama menunggu?” Sebuah suara membuyarkan lamunannya. Seorang pemuda dengan senyum manisnya yang hangat mampu menyita pikiran kosong Tzuyu yang tidak ada artinya. Dengan cepat Tzuyu menggeleng, ia tidak akan pernah mengakui pertanyaan tidak bermutu itu. Ia hanya mementingkan kedatangan pemuda itu, itulah point utamanya.

“Apa yang membuatmu ingin bertemu denganku?” Tanya pemuda bernama Zhang Yixing itu lagi sembari terus melemparkan senyuman hangatnya.

“Apa kamu ingat tentang pertama kali kita bertemu sebelumnya? Dimana kita tidak sengaja saling bertabrakan tepat didepan kebun buah jeruk disana.” Ujar Tzuyu dengan senantiasa menatap hazel Yixing tanpa memperdulikan arah tunjuk tangannya. Dengan cepat Yixing mengangguk.

“Kita memiliki banyak kenangan. Tapi, tidak semua kenangan kita itu indah.”

“Apa maksudmu, Tzu?” Yixing mulai menyadari arah pembicaraan melantur Tzuyu yang terkesan to the point. Dengan sigap Yixing meraih pergelangan tangan Tzuyu. Ia menatap tidak percaya, mata Tzuyu yang melukiskan ketidakyakinan tentang hubungan berlanjut mereka membuatnya semakin takut akan kehilangan sesuatu berharga miliknya.

“Ma’afkan aku tapi ..,-“

“Tzu, aku tidak mengerti. Apa kamu memintaku untuk mengakhiri hubungan ini?” Potong Yixing cepat. Tzuyu pun mengangguk. “Apa alasanmu, Tzu?” Tanya Yixing lagi.

“Alasanku adalah ..,aku tidak kuasa menahan segala kesakitan benakku, aku tidak kuat menanggung resiko menjadi gadis yang kuat melihat kekasihnya berselingkuh dengan sahabatku, dan aku benar-benar tidak kuat menghadapi segala perubahan perilakumu. Itu alasanku ..,” Tzuyu mengambil nafas sejenak lalu, menghembuskannya perlahan.

“Dan aku tidak kuat menghadapi semua kesalahan yang kau ulang tanpa mau mengubah titik sumber masalahnya.” Lanjutnya.

.

.

.

Yixing mengecup pelan kening gadis, —Tzuyu— lalu, berlalu begitu saja dari hadapan gadis dengan rambut blonde itu. Tzuyu hanya dapat menghela nafas sejenak lalu, memperhatikan sekelilingnya. Dan nyatanya, ia tidak bodoh untuk masalah ini. Ia tau betul kekasihnya sedang berselingkuh tapi, ia hanya bisa diam dan memperhatikan dengan wajah pucat pasinya.

“Aku bukan gadis bodoh yang dapat dibohongi, Zhang Yixing ..” gumamnya.

.

“Aku mohon, Tzu. Ma’afkan aku, aku benar-benar menyesal. Aku sadar, kau begitu sempurna, komohon ma’afkan aku.” Ia tau kata-kata bodoh itu. Ia dapat pastikan kata-kata bodoh itu dapat meluluhkan hatinya. Dan membiarkan kesalahan pertama pemuda keturunan China itu dapat dilupakan.

Dan untuk yang kedua kalinya, pemuda keturunan China itu membuat hatinya semakin rapuh dibuatnya. Ia tidak hanya melanggar tapi, ia juga melupakan janji palsunya. Ia begitu bodoh bukan. Ya, dan ia malah memilih mema’afkan dan melupakan kesalahan pemuda yang notabene sebagai kekasih pengulang masalah tidak bergunanya.

.

.

.

Disini, ditempat ini Tzuyu berdiri dengan air mata yang mengalir. Bendungan yang ia bentuk sebagai pertahanan bahkan tidak kuat menahannya. Yixing yang memilirkan kesalahan fatalnya mulai hancur berkeping-keping.

“Kamu boleh saja melakukan kesalahan tapi, kumohon pikirkan dampak akibatnya yang benar-benar fatal dan tidak dapat ditoleransi.” Ucap Tzuyu. Yixing menggeleng pelan dalam isakan kecilnya.

“Aku tau. Tapi, hatiku bukan tempat sampah yang selalu bisa menampung kesalahan orang lain apalagi orang yang mengisi hari dan hatinya.” Tambahnya lagi.

“Dan kali ini, aku minta ma’af. Aku tidak bisa mengulang sesuatu yang telah terjadi tiga kali dikehidupanku. Ma’af ..”

Tzuyu melepaskan genggaman tangan Yixing pada pergelangan tangannya. Apapun yang tuhan tuliskan untuk rencana masa depannya semoga saja itu bukan tentang mengulang kembali kesalahan fatal yang dibuat oleh orang yang disayangnya.

Ia hanya menghindari kesalahan yang berlanjut dan merusak pikirannya …

– END –

 

One thought on “[EXOFFI FREELANCE] Ilunga

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s