[EXOFFI FREELANCE] Without Identity – (Chapter 04)

pizap-com14704064468501

Tittle/judul: Without Identity (Chapter 4)

Author: Annisa Maulidia.

Length: chaptered.

Genre: school life, comedy, romance.

Rating: 17.

Main Cast:

  • Sangmi a.ka You
  • Irene Red Velvet
  • Chanyeol EXO
  • Sehun EXO
  • Kai BTS
  • Other cast

Disclaimer: Fanfict ini buatanku sendiri, terima kasih yang sudah mau baca fanfict yang ntah bagaimana kedepannya.

Author POV

Sangmi berjalan sambil membawa pel dan ember ditangannya, saat berbelok tak sengaja ia bertemu dengan Irene dengan berkas ditangannya, berbanding dengan sangmi.

“e.. sangmi, kau..” kaget Irene menunjuk pel dan ember.

“waeyeo?” ketus sangmi dengan wajah flatnya.

“kau membuat ulah ya?” selidik Irene mendekati sangmi.

“kau sedang apa disini?”

“mengantarkan berkas ke direktur.” Irene menunjukkan berkasnya.

“berkas?”

“yasudah aku duluan ya, jangan membuat ulah arra,” Irene pun berjalan santai setelah menepuk pundak sangmi.

“ish, tuhkan, ini tidak adil.” Sangmi berjalan cepat kekamar mandi lalu beralih kedapur.

Saat membuat kopi, sangmi mencari gula di sudut-sudut tempat, dari lemari dan laci dapur, namun tetap tidak ditemukan.

“dimana gulanya, ahh sepi sekali.” Ia menatap ke segala arah berharap ada seseorang yang datang kedapur untuk membuat kopi juga.

“biarlah, dia yang minum..” sangmi mengaduk kopi tersebut lalu membawanya kembali keruang direktur.

Clekkk..

Ia berjalan hati-hati lalu menaruh kopi tersebut di meja kerjanya.

“ini kopinya, saya keluar dulu.” Sangmi pun keluar untuk menghindar dari omongan sehun yang pasti akan menggerutu kesal karena kopinya pahit.

“tunggu dulu.” Sehun mengambil kopi tersebut lalu meminumnya, sangmi mengetahuinya walau tak melihatnya, “uhuukk.. pahit sekali.” Sehun kebali menaruh kopinya, “kau tak menambahkan gula huh..” lanjutnya.

“euu.. gak tahu ah.” Sangmi melangkah cepat keluar dari ruangan tersebut.

“hei.. hei.. aishh.”

Sangmi berlari menuju lift lalu menekan tombol bawah, setelah terbuka sangmi pun masuk, namun tangan seseorang mencegatnya lebih dulu membuat ia terkejut.

“maaf hehehe..”

Ia masuk lalu menekan tombol 4, sangmi hanya menunduk menatap sepatunya yang sudah kotor.

“gwenchana?” Tanya namja tersebut menatap sangmi dari atas sampai bawah, namun Sangmi hanya mengangguk.

“kau anak magang ya?” sangmi pun menatap namja tersebut lalu kembali tertunduk.

Sangmi POV

Argghh.. kenap harus ada praktek seperti ini sih, dia kira aku pembantunya apa,

“kau anak magang ya?” kudengar suara berat dari namja tersebut tengah menatapku, lalu aku menatapnya,

Eugh.. tampan

Aku dengan cepat mengalihkan pandanganku kearah lain, pasti wajahku memerah, ahh.. aku malu.

“ahhahh.. tidak apa kok dia memang seperti itu.” Katanya menatap pintu lift yang sudah terbuka.

“kau tidak keluar?” ia menahan pintu tersebut dengan tangannya.

“ah iya..” aku berjalan keluar bersamanya, ahhh.. siapa dia, harusnya dialah yang jadi direktur disini bukan yang tadi itu.

“siapa namamu.” Katanya.

“sangmi, park sangmi.” Ucapku lembut, baru kali ini aku berbicara pada laki-laki ahh..

“wah marga kita sama, namaku park chanyeol, aku wakil dari direktur bisa disebut teman direktur sehun.” Ucapnya tersenyum menunjukan senyum pipitnya.

“ah iya, kau mau apa disini?” tanyanya berhenti dihadapanku, aku tiba-tiba tersadar kenapa aku mengikutinya, ah pabbo sangmi.

“a..aniya aku mencari seseorang.” Ucapku gugup.

“baiklah kalau gitu, ruanganku dilantai 4, jika ada sesuatu yang bersangkutan dengan magang bilang padaku saja ne, aku akan membantu.”

Aku pun berjalan mendahuluinya sebelumnya aku memberi hormat dulu, saat beberapa langkah ia berteriak “sangmi faighting ne.” aku hanya mengangguk tanpa menoleh menyembunyikan wajahku yang memerah.

“sepertinya aku lebih suka dilantai 4.” Ucapku tanpa sadar.

“jangan terlalu memilih dalam bekerja disini.” Ucap seseorang membuatku menoleh, aishh.. dia lagi, sehun bersama Irene disampinnya, kulihat wajah Irene yang tampak berbeda, sepertinya dia tepikat pada ajjushi disampinya.

“eu..”

“sedang apa disini, jangan lari dari pekerjaan, kembali ke ruanganku, kopinya tolong bikin ulang.” Dia berjalan mendahuluiku, lalu Irene tersenyum mengejekku.

“lihat saja kau Irene..”

Istirahat pun tiba aku pun segera beristirahat setelah disuruh fotocopy 200 halaman oleh jongin ajjushi, aku berjalan menuju toilet membenarkan pakaianku dan membasuh wajah agar kembali menjadi refresh.

“hah, tinggal beberapa jam lagi, pulang.”

Saat keluar dari kamar mandi tanpa sengaja aku bertemu dengan chanyeol,

“kau, ah mau beristirahat bersama?” ajaknya,

“aniya, aku mau bertemu jongin ajjushi dulu.” Ucapku berbohong, jika saja aku mengiyakan ajakannya bisa-bisa jantungku keluar dari tubuhku.

“baiklah, aku duluan.” Ucapnya mengacak-acak rambutku yang baru saja kutata dikamar mandi, lalu ia berjalan menuju kantin dengan tegapnya, ah idaman sekali.

“perhatiannya..” ucapku pelan menatap punggungnya, “pasti wajahku memerah sekarang.” Aku memegang kedua pipiku yang sudah memanas.

“bisa tolong aku?”

Siapa lagi ini aku ingin istirahat, eoh..

3 thoughts on “[EXOFFI FREELANCE] Without Identity – (Chapter 04)

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s