[EXOFFI FREELANCE] Mr. Mafia (Chapter 21)

mr-mafia-cover1

Tittle/judul fanfic: Mr. Mafia

Author: Leehaera17

Length: Chapter

Genre: Romance, Action, School Life, Married life, kekerasan.

Rating: PG-19

Main Cast & Additional Cast:

 

Main Cast :

Oh Sehun (EXO) , Hwang Hyerin, Yugyeom (Got7), Tiffany (SNSD)

 

Supporting Cast :

EXO member, Got7 member, SNSD member, Beast member

 

Disclaimer :

FF ini hasil kerja sendiri yang sudah pernah di publish di Wattpat author, bisa baca di sana, ID : Leehaera17, semua tokoh hanya sebagai aktor protagonist dan antagonist, tidak ada maksut untuk melecehkan fandom manapun.

jangan lupa Comment dan Like ya

 

add BBM author untuk perkenalan, pertanyaan, dan password (jika di perlukan) : 5C482AF1

“ kau harus meninggalkan Sehun selamanya ”

 

Hyerin tercekat, ia tak dapat mengeluarkan sepatah katapun, ia hanya terus mengeluarkan air matanya tanpa henti,

 

“ Hyerin-aa, biar aku saja yang mati ” Yugyeom kembali berbicara,

 

“ aku… aku akan meninggalkan Sehun selamanya ” Hyerin berkata dengan suara yang bergetar,

 

mungkin ini yang terbaik, ia memang harus meninggalkan Sehun selamanya dan mejadi Hyerin yang seharusnya, Hyerin yang selalu tersiksa dan di tindas, selalu sendiri dan tidak punya siapa – siapa, dengan begitu hanya dirinya yang akan tersiksa, hanya dirinya yang akan menanggung derita, bukan orang – orang yang ada di sekitarnya,

 

setelah kejadian itu, Hani dan Hyerin mengantar Yugyeom ke rumah sakit terdekat, Hyerin yang berstatuskan sebagai sandera masih belum bisa meninggalkan rumah Mr. Oh,

 

keesokan harinya Hyerin menghadap Mr. Oh di ruangannya,

 

“ aku.. punya satu permintaan terakhir ” Hyerin menatap mata Mr. Oh yang duduk di meja kerjanya,

 

“ katakan ”

 

“ beri aku waktu satu bulan sebelum meninggalkan Sehun untuk selamanya, selama satu bulan, kau tak boleh menggagu kehidupan Sehun sama sekali dan jika aku melihat Sehun terluka barang sedikitpun karena ulahmu, aku akan membongkar semua rahasia busukmu ” Hyerin berkata dengan sangat berani,

 

“ rahasia ? aku tidak punya rahasia, lagi pula sampai sekarang Sehun mau melakukan semua tugas yang ku berikan hanya untuk melindungimu ” Mr. Oh menjawab dengan tidak kalah angkuhnya,

 

“ jadi selama ini kau hanya memakaiku untuk memperalat Sehun ” Hyerin meminta penjelasan,

 

“ pintar, kau benar – benar punya banyak kelebihan Hyerin-sshi ”

 

“ bajingan ! jadi untuk apa kau memisahkanku dengan Sehun ?  ” Hyerin mengumpat,

 

“ aku ingin Sehun menjadi orang yang kuat, kehadiranmu hanya melemahkan hatinya, seharusnya seseorang seperti Sehun tidak perlu perasaan busuk seperti Cinta ” Mr. Oh berbicara dengan santai sambil menyeruput sedikit meniman di gelasnya,

 

tanpa kata – kata Hyerin meninggalkan ruang Mr. Oh, mungkin benar, sekarang saatnya ia untuk keluar dari kehidupan Sehun, walaupun benarnya Sehun adalah semua yang ia inginkan, tapi jika hanya untuk kebahagiannya sendiri ia harus mengorbankan banyak orang, lebih baik ia yang mundur dari semua ini,

 

seorang pemuda mengantar Hyerin untuk pulang ke rumah Sehun, kedua kaki Hyerin hanya berdiri di depan pintu masuk rumahnya sendiri, ia begitu merindukan suasana taman di depan rumahnya dan mobil Sehun yang terparkir di garasi,

 

tangannya terlurur untuk mengetuk pintu rumahnya, tapi sedikit dan secara tidak sadar juga Hyerin menarik lagi tangannya untuk tidak mengetuk pintu itu,

 

tiba – tiba pintu rumahnya terbuka dan Sehun berdiri di depan matanya dengan pakaian lengkapnya, sepertinya ia akan menghadiri sebuah acara, rambutnya tertata rapih ia hanya mengenakan T-shirt biasa,

 

“ Hyerin-aa ” Sehun menyebut nama Hyerin dengan lembut,

 

mereka berdua hanya bertatapan satu dengan yang lain dengan,

 

Sehun menarik tubuh Hyerin kedalam pelukannya, seakan lupa dengan keadaannya Sehun memeluk tubuh Hyerin erat,

 

“ aku.. merindukanmu.. jangan pergi lagi dariku, ku mohon, aku.. tidak bisa hidup tanpamu ” Sehun mengucap di sela tetesan air matanya,

 

Hyerin hanya diam, ia tak dapat mengucapkan barang satu katapun,

 

Sehun mengajak Hyerin untuk masuk, ia menuntun wanita itu memasuki kamar tidur mereka dan membuka lemari pakaiannya,

 

Ia mengeluarkan sebuah kotak dengan pita di atasnya,

 

Sehun membuka kota itu dan sebuah kalung dengan liontin berwarna ungu terlihat berkilap,

 

“ kalung ini mempunyai liontin batu bernama Tanzanite, ketika aku membelinya mereka berkata aku harus memberikannya kepada seseorang yang aku inginkan di sisiku selamanya ” Sehun tersenyum dan memakaikan kalung itu pada leher Hyerin,

 

“ cantik ” kata Hyerin dengan Senyum indahnya,

 

“ kau lebih cantik ” Sehun kembali tersenyum,

 

“ apa kau baik – baik saja ? ” Hyerin bertanya menatap tangan Sehun yang masih dengan GIPS dan punggungnya yang masih di bebat,

 

“ selama kau di sisiku aku akan selalu baik – baik saja ” Sehun kembali berkata,

 

“ Cih sejak kapan Oh Sehun menjadi begitu romantis ” Hyerin mencoba mencairkan suasana,

 

“ ya.. aku juga seorang laki – laki ” Sehun kembali berkata,

 

“ laki – laki ? apa aku tidak salah dengar, selama ini kau tidak pernah menyentuhku sama sekali, aku rasa kau tidak suka perempuan ” Hyerin memancing emosi Sehun dengan begitu mudahnya,

 

“ YA ! kau ingin mencobanya ! ”

 

dengan sekali hentakan Sehun membanting tubuh Hyerin ke tempat tidur dan menindih tubuh Hyerin dengan keras,

 

“ tanganmu pasti sakit .. ” Hyerin menatap Sehun khawatir,

 

“ aku tidak peduli ” Sehun memberik senyum andalanya,

 

“ aku harus membersihkan diriku terlebih dahulu Mr. Oh ”

 

“ Mr. Oh ? cih.. kau sepertinya terlalu lama tinggal di tempat kakek tua itu ” Sehun memberikan senyum liciknya,

 

Hyerin tiba – tiba bangun dari posisinya,

 

“ kau.. bagaimana ? ”

 

“ aku tau.. aku berada di Muju dan di seret pulang ke rumah kakek tua itu ”

 

Hyerin hanya membelalakan matanya,

 

“ ayolah.. Kyungsoo mengetahui apapun yang terjadi di dunia ini ”

 

“ Kyungsoo ? ”

 

“ jadi kau tidak peduli dengan keadaanku dan membiarkanku hidup sengsara ? dasar keterlalun ! ” Hyerin membuang pandangannya,

 

“ ya… Oh Hyerin, apa kau tidak pernah berfikir kedatanganku bisa saja membuatmu lebih dalam bahaya? Kakek tua itu tidak mungkin membiarkan kau hidup jika aku mencoba menyelamatkanmu begitu saja, tapi bagaimana kau bisa keluar dari rumah itu tanpa terluka sedikitpun ? ” Sehun bertanya bingung,

 

“ aku… ” tiba – tiba Hyerin berhenti berbicara, Hyerin masih terus berusaha mencari alasan yang tepat, apa ia harus jujur di hari pertama ia bertemu dengan laki – laki ini,

 

tidak…

tidak…

 

“ aku.. mengatakan pada ayahmu bahwa aku begitu mencintaimu ” Hyerin mencoba memberi senyum tulusnya,

 

“ benarkah ? ” Sehun tiba – tiba tertawa begitu kencangnya,

 

“ ya! mengapa tertawa ! ” Hyerin kesal dan meninggalkan Sehun di atas tempat tidur dengan sejuta tawannya dan beralih ke kamar mandi,

 

“ cih.. sial… ” kata Hyerin kesal saat melihat Sehun masih tertawa di atas tempat tidur saat ia berjalan masuk ke kamar mandi,

 

Hyerin memandang pantulan dirinya di depan kaca besar di kamar mandi, rambutnya terlihat tidak terurus, wajahnya begitu tirus, memang beberapa hari ini tanpa Sehun, ia seperti mayat hidup yang  hanya menyambung hidup dengan makanan.

 

Setelah membersihkan diri dan memakai pakaian rumahnya Hyerin berjalan keluar dari kamar mandi dengan perasaan segar,

 

“ ya.. ya.. ya.. siapkan makanan ” Suara Sehun kembali membuat Hyerin menekuk wajahnya,

 

“ Sehun-aa, bagaimana kalau kita makan di luar ” Hyerin menawarkan,

 

“ alasan yang bagus Ms. Oh, aku hanya ingin makan masakanmu ” Sehun menjawab pertanyaan dengan menopang satu tangannya di atas tempat tidur,

 

“ cih.. ” Hyerin mengumpat,

 

“ ah.. baiklah – baiklah… bagaiman kalau kita makan bersama – sama dengan yang lain.. lagi pula mereka semua menghawatirkanmu ” Sehun berkata lagi,

 

“ benarkah ? bagaimana kalau Pizza party ? aah… pasti menyenangkan ” Hyerin berlari kecil keluar kamar dan mengambil telpon rumahnya untuk memesan pizza yang biasa ia order saat Sehun tidak di rumah,

 

Sehun mulai mengambil ponselnya dan mencoba menghubungi Suho,

 

“ Hyung.. ”

 

[ SEHUN-AA!!! ] tiba – tiba suara Baekhyun terdengar,

 

[ ya ! apa – apaan kau ini ] kini Suara Suho yang terdengar,

 

[ oo.. Sehun-aa.. ada apa ? Baekhyun mengangkat telponnya tadi ]

 

“ hyung.. bisa kau bawa mereka semua ke rumahku, Hyerin mentraktir pizza untuk semuanya ”

 

[ hyerin ? ]

 

“ dia baru saja pulang Hyung ” Sehun mengulas sebuah Senyum di wajahnya,

 

[ YA ! ADIK IPAR SUDAH PULANG! ] Baekhyun kembali berteriak dan di sambut riuh suara member WOLF yang lain,

 

“ cih.. berisik sekali ”

 

Sehun memutuskan sambungan telponnya,

 

“ Sehun-aa, apa yang harus kita pesan ? ” Hyerin berteriak dari ruang tamu,

 

Sehun berjalan keluar kamar dan mendapati Hyerin yang sedang membuka brosur pizza yang entah dari mana,

 

“  Aku bisa makan semuanya ” Sehun duduk di samping Hyerin melihat – lihat gambar pizza yang ada di brosur tersebut,

 

“ Bagaimana kalau kita pesan semuanya, jadi semuanya bisa ku coba ”

 

“ ya.. apa si tua Bangka itu tak memberimu makan ? ”
“ aku tidak bisa makan selama kau tak ada ” Hyerin mengetuk – ngetuk kedua jari telunjuknya di depan wajahnya,

 

“ benarkah Ms. Oh begitu merindukan ku ? ” Sehun tersenyum cerah mendengar perkataan Hyerin dan memeluk tubuh Hyerin pelan menikmati moment – moment indahnya yang mungkin tidak bisa datang lagi,

 

tok tok tok..

 

pintu rumah Sehun di ketok begitu kerasnya,

 

“ SEHUN-AA! ” suara Baekhun sepertinya terdengar 4 blok dari sini,

 

Sehun menghela nafasnya panjang,

 

“ EOMMAYAAA!!!! ” Baekhyun kembali berteriak di depan rumahnya,

 

Sehun meninggalkan pelukannya dan berjalan membuka pintu rumahnya,

 

“ HYERIN-AA!!!! ” Baekhyun berlari masuk ke dalam rumah tanpa aba – aba, sedangkang yang lain hanya memandang Baekhyun kesal dan memberikan salam pada Sehun,

 

“ Hyerin-aa, kemana saja kau ? kami menghawatirkanmu…  ” Baekhyun berdiri di sebelah Hyerin dengan senyum cerahnya seperti biasa,

 

“ Baekhyun-sshi, kau mau pesan apa ? ” Hyerin bertanya dan menunjukan brosur Pizza yang ia pegang,

 

Hyerin sama sekali tidak bisa menjawab pertanyaan yang bersangkutan dengan keberadaan dirinya belakangan ini sebelum berakhir di rumah Mr. Oh,

 

“ berikan aku telponnya, aku akan memesan ” Baekhyun mengambil telpon rumah Hyerin dari tangan Hyerin,

 

Hyerin hanya tersenyum dan membiarkan Baekhyun memesan dan beralih menuju ruang tengah menyambut tamu – tamu lainnya,

 

“ Hyerin-sshi.. ” suara rendah Chanyeol terdengar dengan jelas di belakang tubuhnya,

 

“ oo.. Chanyeol-sshi.. ” Hyerin sedikit kaget dengan kedatangannya,

 

“ syukurlah kau bisa pulang dengan selamat ” Chanyeol kembali tersenyum manis,

 

mereka semua menanyakan keadaan Hyerin dan terus bertanya tentang keberadaan dirinya sebelum berakhir di rumah Mr. Oh, sedangkah Hyerin benar – benar tidak bisa memberikan jawab apapun, ia tak ingin Sehun dan teman – temannya menyandera Yugyeom hanya karena berusaha menyelamatkan hidupnya dan sekarang Yugyeom di sembunyikan oleh Hani yang entah berada di rumah sakit mana dan dengan nama apa,

 

Hyerin melarikan diri ke dapur dan menyiapkan minuman untuk tamu – tamunya,

 

“ Hyerin-sshi ” suara Chanyeol terdengar,

 

Hyerin memutar tubuhnya dan menyadari laki – laki jangkung itu berada tepat di belakang tubuhnya,

 

“ oo.. ada apa Chanyeol-sshi.. ” Hyerin bertanya gugup,

 

“ aku ingin memerikan ini..  ” Chanyeol memberikan sebuah kotak kecil dengan panjang 15cm pada Hyerin,

 

Hyerin menerima kotak itu dan membuka penutupnya, sebuah pulpen dengan ukiran yunani terlihat,

 

“ apa ini ? ” Hyerin bertanya,

 

“ jika suatu saat kau membutuhkanku.. kau tekan saja pulpen itu, aku pasti akan datang menyelamatkanmu ” Chanyeol kembali berbicara,

 

mata mereka berdua bertemu, sedangkan Hyerin bertanya – tanya ada apa dengan laki – laki yang berada di depan tubuhnya saat ini,

 

“ Hyung.. ” Sehun tiba – tiba datang,

 

mereka berdua memalingkan wajah mereka bersamaan dan terlihat Chanyeol yang sepertiya salah tingkah,

 

“ pesanan sudah datang ”

 

“ oo… keude… terima kasih atas minumannya Hyerin-sshi ” Chanyeol mengambil segelas Whiskey dari nampan yang berada di meja dapur dan berjalan kearah Sehun,

 

Sehun kini memandang mata Hyerin dalam, seperti tidak percaya dengan pengheliatannya sendiri, sepertinya Chanyeol menyukai Hyerin,

 

“ kita bicara nanti ” Sehun berkata dan meninggalkan Hyerin sendiri,

 

Hyerin memandang pulpen yang berada di tangannya, apa sebenarnya laki – laki ini tau bahwa dirinya dan Sehun hanya akan bersama sekitar 1 bulan saja,

 

Hyerin melepaskan nafas beratnya dan berjalan dengan nampan yang berisi minuman ke ruang tamunya,

 

Mereka semua sudah membuka kotak pizza yang mereka inginkan dan mulai menyantap makanannya sendangkan Sehun terlihat tidak menyentuh pizza yang berada di depannya sedikitpun, matanya masih sama seperti tadi, ada kemarahan yang terlihat dari pandangannya,

 

“ Sehun-aa, ini kesukaanmu kan ? ” Xiumin memberikan satu box pizza pada Sehun,

 

“ benar, mungkin Chanyeol menginginkannya ” Sehun menyindir keberadaan Chanyeol,

 

“ ya.. apa – apaan kau ini, aku tidak melakukan apapun ! ” Chanyeol kini tidak tahan dengan apa yang Sehun lakukan,

 

tiba – tiba keadaan menjadi sepi, Hyerin hanya menundukan kepalanya,

 

“ aku tidak mengatakan apapun ” Sehun kembali membuang wajahnya,

 

“ cih! Kau saja yang tidak bisa menjaga istrimu ! ”

 

“ Ya! kau yang datang kemari untuk bermesraan dengan istriku ! kau yang tak tau malu ”

 

“ karena aku yang menemukannya duluan ” kini Chanyeol berdiri dari tempat duduknya dan melangkahkan kakinya ke luar rumah, sedangkan Sehun masih  memberikan tatapan dinginnya pada siapa saja mata yang memandang,

 

“ Sehun-aa, ada apa ? apa yang sebenarnya terjadi antara kau dan Chanyeol ” kini Suho bertanya,

 

“ kau tanyakan saja padanya ” Sehun berdiri dari tempatnya dan berjalan menuju kamar tidurnya,

 

“ ada apa ini, bukankah beberapa menit lalu semuanya baik – baik saja ” Baekhyun bingung dengan keadaan ini,

 

“ Hyerin-sshi, apa kau tau apa yang terjadi ” Xiumin bertanya

 

“ aah.. se-se-sepertinya Sehun dan Chanyeol ada ke-kesalah pahaman… saat aku berada di dapur, Chanyeol-sshi datang untuk menanyakan kabarku dan Sehun sepertinya tidak menyukainya ”

 

“ ahh… si batu es itu cemburu !! ” Baekhyun kembali berteriak,

 

“ aah… sudahlah… sebaiknya kita tinggalkan mereka berdua ” Luhan memutuskan untuk meninggalkan rumah Sehun,

 

Xiumin, Luhan, Suho dan Baekhyun akhirnya pergi meninggalkan Hyerin yang masih mematung di ruang tamunya,

 

Hyerin menutup pintu rumahnya dan mulai merapihkan kotak – kotak pizza yang berserakan, setelah selesai merapikan semuanya, Hyerin berdiri di depan kamar Sehun,

 

Ia mengetuk pintu kamar Sehun pelan,

 

“ Sehun-aa, boleh aku masuk.. ” Hyerin bertanya,

 

tidak ada suara dari Sehun, Hyerin memutuskan untuk masuk pelan – pelan,

 

terlihat Sehun yang terduduk di sofa di depan TV yang biasanya menjadi tempat tidurnya,

 

Hyerin sedikir mendekat dan duduk di sebelah Sehun,

 

“ apa maksutnya Chanyeol menemukanmu terlebih dulu ? ” Sehun membuka suara,

 

Hyerin masih terdiam, ia tak bisa mengatakan apapun saat ini,

 

“ jawab aku sekarang atau kau tau aku tidak bisa menahan emosiku, aku tidak ingin menyakitimu lagi ” Sehun berbicara dengan nada dinginnya,

 

“ Sehun-aa, jangan salah sangka, saat itu Chanyeol memang datang menemuiku sebelum aku di seret ke rumah ayahmu tapi ”

 

“ cih.. beraninya laki – laki itu ”

 

“ Sehun-aa, ia datang untuk memberikan berita tentang keadaanmu, itu saja tidak lebih ” Hyerin kembali mengucap,

 

“ dengar, aku tidak memandang status apapun, siapapun yang berani menyentuhmu akan berakhir di tanganku, kau hanya miliku dan aku sudah mengatakan ini ratusan kali, aku tak suka miliku menyentuh atau di sentuh orang lain, jadi aku minta padamu untuk tidak berbicara apa lagi menyentuh laki – laki lain selain diriku mengerti ?   ”

Sehun mengkahiri kata – katanya dan berdiri dari tempat duduknya,

 

Tiba – tiba tangan Hyerin menahan satu jari Sehun,

Sehun terdiam begitu juga Hyerin,

 

Hyerin berdiri dari sofa itu dan memeluk tubuh Sehun erat, ia ingin mengutarakan seberapa sedih dirinya saat mengetahui jika dirinya harus meninggalkan Sehun dalam waktu kurang lebih 29 hari lagi,

 

“ maafkan aku Sehun-aa ” Hyerin berbisik,

 

“ sudahlah, aku tidak menyalahkanmu, lagi pula Chan.. ”

 

“ bukan.. ”

 

“ aku meminta maaf bukan untuk hari ini, tapi untuk masa depan.. ”
“ apa maksutmu ? ”

 

Hyerin kini terdiam, ia tidak menjawab apa – apa dan memberikan senyum manisnya,

Mata mereka bertemu dan sedikit demi sedikit Hyerin mengikis jarak di atara mereka  dan mengadu bibir mereka berdua dengan pelan,

 

Hyerin mulai berani untuk memulai peperangan antara mereka, wanita itu ingin menyatakan rasa cintanya pada laki – laki yang akan ia tinggalkan begitu saja,

 

Hati Hyerin berkata bahwa ia harus tinggal, sedangkan pikirannya mengatakan ia harus pergi, begitu banyak orang yang sudah mengorbankan nyawa hanya untuk wanita rendahan sepertinya,

 

Lima menit berlalu, Hyerin melepaskan ciuman mereka, Sehun terlihat sedikit kecewa, sepertinya ia menginginkan sesuatu yang lebih dari sekedar berciuman,

 

“ Mr. Oh Sehun tunggu sampai tanganmu bisa bergerak dengan bebas, aku tidak ingin di kecewakan ” Hyerin menggoda Sehun,

 

“ tunggu saja Ms. Oh aku tak akan mengecewakanmu ” Sehun kembali berbicara,

 

Sehun menarik tangan Hyerin kearah tempat tidur, dan mendekap Hyerin dalam pelukannya,

 

“ untuk saat ini, aku hanya ingin merasakan kehadiranmu ” Sehun berbisik,

 

Hyerin hanya menghirup wangi tubuh Sehun dan menikmati aroma maskulin yang menyerbak di sekelilingnya saat ini,

 

Ia mungkin akan merindukan setiap detik keberadaannya bersama Sehun, tapi ini semua untuk keselamatan semua orang yang ada di sekitarnya.

 

~EXOGOT7~

 

Beralih ke rumah ayah Sehun yang sekarang berada di belakang meja kerjanya dan memegang telpon di tangannya,

 

“ Mr. Harvey, apa kabar ? ” Mr. Oh memberi salam,

 

[ Mr. Oh, sudah lama kita tidak berbincang, bagaimana dengan makan siang di restoran favoriteku ] Mr. Harvey memberi tawaran,

 

“ baiklah, aku ada berita bahagia untukmu ” Mr. Oh mengakhiri telponnya dengan Mr. Harvey,

 

sekitar 30 menit setelah itu, Mr. Harvey dan Mr. Oh berada di sebuah Restoran mewah di daerah Gangnam,

 

“ Mr. Oh jadi sebenarnya ada berita apa ?  ” Mr. Harvey bertanya to the point,

 

“ ah.. aku ingin melaksanakan pernikahan Tiffany dan Sehun dalam waktu 1 bulan, apa anda setuju ? ”

 

– TBC –

 

 

 

 

 

33 thoughts on “[EXOFFI FREELANCE] Mr. Mafia (Chapter 21)

  1. Woahh., aku ketinggalan berapa chap ini.,ckckck

    “ jika suatu saat kau membutuhkanku.. kau tekan saja pulpen itu, aku pasti akan datang menyelamatkanmu ” pulpennya canggih banget..hhehe

    Itu., Aishh dasar apanya Sehun bikin kesel tingkat akut., sbnernya mau dia apa sih?. Udah tua juga..ck

    Mau lanjut baca^^

  2. whaattttt????? sehun gantian mau dijodohin sama tiffany????? semoga aja sehun gak mau, haduuuuhhh itu pak tua kapan tobatnya sih, gregeten deh lama2

  3. Sadarlah pak tua.kau terlalu memaksakan kehendakmu.apa dia nggak mikirin putranya??? Brengsek bener kelakuannya kesel aku jdinya.
    Hyerin kau benar” gegabah dlm mengambil keputusan. Kau tdk memikirkan hati&perasaan sehun.
    Sehun oppa pertahangin hyerin apapun yg terjadi.
    kakak next part ditunggu Fighting……

  4. Hahh jengah dgn klakuan mr.oh it apa sih mwx shgg dy hrs mmprlakukan anakx sndri bgt… demi keegoisannya…
    Apa lagi dy ingn mnikahkan dy tiffany it huhh

  5. Ruwet ampun deh X(
    Hyerin mau pergi segala ckck Mr.oh juga pake bikin acara pernikahan sehun ama nenek sihir pula x_x
    Makin greget aja
    Btw ini agak kecepetan alurnya eonn ckck

    Nextnya ditunggu eonn😄

  6. Whatt??? Apa apaan ini?? Sis ehun langsunh mau dijodohin sama yg laen?? Yaampun, kasian amat si hyerin, dia serba salah banget! Sehun jagain si hyerin donggss, sedih gitu yaa ceritanya. Yaampun. Moha merrka bisa bersatu lgii

  7. Oh,,, yatuhan,, jangan samapai Hyerin ninggalin Sehun,, kalau smapai Hyeri ninggalim Sehun terus keadaan sehun nantinya gimna dan juga pasti Hyerin tersiknya semoga hyerin berubah fikiran,, Mr Oh sih jahat banget sih mau misahin mereka berdua,,,,

    seruuuu,,, ih jadi kebawa suasana thor,, cepet dilanjut yah thor jadi gak sabar pengen tau kelanjutannya,,,
    Terus Semangat Thor,,,

  8. “ Mr. Oh Sehun tunggu sampai tanganmu bisa bergerak dengan bebas, aku tidak ingin di kecewakan ” Hyerin menggoda Sehun,

    Ayolah ayolah w jd mikir yg aneh2 ini
    Sumpah mr oh ngeselin bgt hyerin sehun d suruh bubaran
    Tp sehun malah d suruh nikah ma tiffany
    Aarrgghhh benci

  9. Aaahh romantiss banget sih aku suka sam chapter ini sehun uda gak dingin lagi sifatnya dan hyerin uda gak malu malu lagi tapi aku berharap jgn pisahin mrk dong kak huhu pokoknya mereka hrs langgeng teruss wkwkw

  10. Ayahnya Sehun gak ada kapok kapoknya buat nyatuin Sehun sama Tiffany. Toh Sehunnya juga udah punya istri dia juga sangat mencintai Hyerin.😦 Harusnya Hyerin cepet punya anak biar gak bisa dipisahin sama Sehun.

  11. ealah so swett banget loh ini….aduhhh tapi kasian hyerin..hahhh..sedihhnya
    ayah sehun kok kejam banget ya..belum tau apa dia kalo hyerin saudara tirinya tiffany..
    kutunggu kelanjutannya..penasarannnnn

  12. oh oh oh,,,, hunrin so sweet mcm gula2 kapas hahaha,,, aku suka part dimana sehun cmbr sama chanyeol hahaha kesian chan oppa… aku harap hyerin tidak jadi tinggalkan sehun,,, tnggu cptr lnjt yh

  13. gila bapaknya sehun udah benar2 gila, sehun masih sama hyerin, dia udah ngerencanain pernikahan sehun sm tiffany benar2 daebak kegilaannya, kelicikannya, kejahatannya apalagi #KeselBanget
    next chapter di tunggu

  14. anjay! apa²an tuh. tiffany dinikahin ama sehun? woy sehunnya udah ada istri kali kek! gak paham juga kakek tua itu ihh ): kelanjutannya cepet ya authornim^^ hehe

  15. Ngga…. pernikahan antara sehun dan tiffany ngga boleh terjadi…..
    Ohhh….. hyerin membuat keputusan yg salah… seharusnya hyerin lebih memilih sehun….
    Bagaimana ini…..

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s